Jumat, 21 September 2012

Tugas 5 - Sejarah Perkembangan Rubik's Cube™


PERKEMBANGAN RUBIK’S CUBE™

            Sebagian besar dari kita pasti mengenal suatu permainan puzzle yang bernama Rubik’s Cube™, bahkan mungkin kita pernah memainkannya dan menyelesaikan puzzle tersebut. Puzzle ini telah banyak membuat banyak orang-orang di seluruh dunia menjadi ketagihan untuk memainkannya. Tapi apakah anda tahu bagaimana proses sejarah terciptanya puzzle ini?
"We turn the Cube and it twists us"
- Erno Rubik
            Sebelum membahas mengenai sejarahnya, sebaiknya kita mengenal Rubik’s Cube™ terlebih dahulu. Rubik’s Cube™ adalah sebuah puzzle mekanis 3 dimensi yang pada setiap sisinya memiliki 9 kotak. Kotak kotak tersebut dibagi menjadi tiga warna yaitu putih, kuning, merah, oranye, hijau dan biru. Puzzle ini dimainkan dengan cara memutar setiap sisi-sisi puzzle tersebut sampai teracak semua warnanya dan kemudian menyusunnya kembali ke sisi-sisi sebenarnya sesuai dengan kelompok wananya. Terdapat sekitar 43,252,003,274,489,856,000 atau sekitar 43 quintillion (miliar miliar) kombinasi posisi yang memungkinkan, namun hanya dibutuhkan sekitar 56 gerakan/putaran untuk bisa menyelesaikan puzzle ini.
Prototype Rubik's Cube
Rubik’s Cube™ atau Kubus Rubik pertama kali diciptakan di Hungaria pada tahun 1974. Puzzle ini diciptakan oleh Erno Rubik, seorang professor arsitektur dan pemahat asal Hungaria.  Pada saat awal pembuatannya, Rubik tidak berbentuk “benar-benar kotak”. Pada bentuk awalnya, bagian di setiap ujung sisi-sisinya berbentuk segitiga, membuat ke enam sisinya terlihat seperti berbentuk lingkaran. Sebelum dijual ke seluruh dunia, pada awalnya puzzle tersebut hanya digunakan oleh Erno untuk mengajarkan tentang objek 3 dimensi di Departement of Interior Design di Academy of Applied Arts and Crafts di Budapest, tempat Erno Rubik bekerja.
           
            Erno berusaha mematenkan hasil karyanya itu pada tahun 1975. Namun hal itu tidaklah mudah.  Sebelum Erno, sudah ada paten yang serupa di Kanada oleh Larry D. Nichols pada tahun 1972 dan di Inggris oleh Frank Fox pada tahun 1974. Setelah melalui berbagai proses, akhirnya Erno pun mendapatkan Hungarian patent HU170062 atas puzzlenya, namun belum mendapatkan paten internasional. Erno pun mulai memproduksi puzzle ini secara massal. Setelah bekerja sama dengan produsen mainan Politechnika di Hungaria, puzzle ini pun berhasil diproduksi dengan bentuk yang sama seperti sekarang. Saat pertama kali dibuat, puzzle ini diproduksi dengan nama Magic Cube (Bűvös kocka), bukan Rubik’s Cube™ seperti namanya sekarang.

Larry D. Nichols
           
Magic Cube mulai dipasarkan pada tahun 1977. Magic Cube di distribusikan ke Toko Mainan Budapest. Pada saat itu, Magic Cube sudah menggunakan sambungan plastik agar bagian-bagiannya  tidak mudah lepas, berbeda dengan rancangan Nichols yang menggunakan magnet.

Pada tahun 1979, tepatnya pada bulan September 1979, Erno membuat kesepakatan dengan Ideal untuk memperkenalkan Magic Cube ke pasar internasional. Setelah meneken kontrak, Magic Cube pun mulai merambah dunia internasional. Debut penjualan Magic Cube pertama adalah pada pameran mainan di London, Paris, Nuremberg, dan New York pada tahun 1980. Agar dapat dijual ke negara-negara di barat, Magic Cube haruslah memenuhi standar keamanan dan pengemasan di negara barat. Akhirnya , Magic Cube pun diproduksi dengan lebih ringan. Ideal pun kemudian memutuskan untuk memberi nama baru untuk Magic Cube. Beberapa nama tersebut adalah “The Gordian Knot” dan “Inca Gold”, namun akhirnya mereka pun memutuskan untuk merubah nama puzzle ini dari yang awalnya Magic Cube menjadi Rubik’s Cube™, sesuai dengan nama penciptanya Erno Rubik, seperti namanya yang kita kenal sekarang. Setelah selesai mengubah puzzle tersebut menjadi Rubik’s Cube™, Rubik pun mulai dijual ke berbagai negara di bagian barat. Rubik pertama di ekpor dari Hungaria pada bulan Mei 1980. Rubik pun mulai dikenal oleh masyarakat luas dan menjadi suatu puzzle yang fenomenal. Lebih dari satu 1 juta Rubik terjual di dunia sejak 1980 hingga 1982. Hal ini menyebabkan Rubik sering sold out dan banyak orang tidak dapat memiliki Rubik. Akhirnya, banyak produk tiruan yang dijual. Selain produk tiruan tersebut, banyak juga produk-produk lain yang diciptakan oleh Erno untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Pada tahun ini, Rubik menerima penghargaan Spiel de Jahres  Best Puzzle.
Kemasan Rubik's Cube

Pada tahun 1981, Patrick Bossert, seorang anak sekolah dari Inggris, menulis sebuah buku yang berjudul “You Can Do the Cube”. Buku ini menjelaskan mengenai cara-cara untuk  menyelesaikan Rubik. Ditengah kepopuleran Rubik di dunia dan tantangan yang diberikan kepada para pemainnya, ada segelintir orang yang merasa kesulitan untuk menyelesaikan puzzle Rubik ini. Alhasil, buku ini pun laris manis di kalangan para pemain puzzle Rubik. Saking larisnya, buku ini pun terjual sebanyak 1,5 juta kopi di seluruh dunia. Bahkan buku ini menjadi buku dengan penjualan No. 1 menurut The Times. Pada tahun itu juga, dijual lembaran warna-warna untuk Rubik sehingga para pemain yang sudah putus asa dalam menyelesaikan puzzlenya dapat menggunakan lembaran tersebut dan mengembalikan Rubiknya menjadi seperti semula. Karena banyaknya pemain Rubik, maka banyak kejuaraan yang dibuat sehingga para pemain dapat menyalurkan hobi mereka. Terdapat banyak macam kejuaraan yang di pertandingkan, salah satunya adalah Speedcubing. Speedcubing adalah ajang dimana para pemain akan berlomba-lomba untuk meyelesaikan Rubik dengan catatan waktu secepat-cepatnya. Speedcubing dunia pertama diadakan pertama kali oleh Guinness Book of World Record. Kejuaraan ini diadakan di Munich pada tanggal 13 Maret 1981. Kejuaraan ini pun dimenangkan oleh Jury Froeschl dengan catatan waktu 38 detik.

Setelah adanya kejuaraan Speedcubing, kejuaraan serupa pun mulai banyak bermunculan. Pada tahun 1982, tepatnya pada tanggal 5 Juni 1982, kejuaraan dunia pertama diadakan di Budapest. Kejuaraan ini diadakan oleh World Cube Association (WCA), sebuah organisasi resmi yang mengurusi masalah kejuaraan dan rekor-rekor dalam dunia Rubik. Kejuaraan ini akhirnya dimenangkan oleh Minh Thai, seorang pelajar Vietnam dari Los Angeles, dengan catatan waktu 22,95 detik.
Logo dari World Cube Association (WCA)


Masih pada tahun 1982, David Singmaster dan Alexander Frey menciptakan teknik yang lebih cepat untuk memecahkan puzzle ini. Teknik ini dinamakan “Singmaster Notations”. Dia juga menciptakan simbol-simbol untuk menunjukan bagian-bagian yang harus diputar untuk menyelesaikan puzzle ini. Simbol-simbol tersebut adalah :

  • F (Front): sisi yang berhadapan dengan pemain
  • B (Back): sisi yang berada di balik sisi depan kubus
  • U (Up): sisi yang berada di atas kubus
  • D (Down): sisi yang berada di bawah kubus
  • L (Left): sisi yang berada di sebelah kiri kubus
  • R (Right): sisi yang berada di sebelah kanan kubus
  • ƒ (Front two layers): sisi yang menghadap pemain dan barisan yang ada di belakangnya
  • b (Back two layers): sisi yang berada di bagian belakang kubus dan barisan yang ada di depannya
  • u (Up two layers) : sisi yang ada di bagian atas kubus dan barisan yang ada di bawahnya
  • d (Down two layers) : sisi yang ada di bagian bawah kubus dan barisan yang ada di atasnya
  • l (Left two layers) : sisi yang berada di sebelah kiri dan barisan yang ada di sebelah kanannya
  • r (Right two layers) : sisi yang berada di sebelah kanan dan barisan yang ada di sebeblah kirinya
  • x (rotate): putar seluruh kubus bagian kanan
  • y (rotate): putar seluruh kubus bagian atas
  • z (rotate): putar seluruh kubus bagian depan
Ketika simbol-simbol tersebut diikuti dengan tanda kutip (‘), maka Rubik harus diputar berlawaan arah. Hal ini sangat membantu banyak orang yang baru belajar bermain Rubik untuk menyelesaikannya. Selama tahun 1982, lebih dari seratus juta Kubus Rubik terjual di seluruh dunia. Karena kepopulerannya, kata “Rubik’s” masuk ke dalam Oxford English Dictionary.


David Singmaster

Pada tahun 1995, untuk merayakan ulang tahun, Diamond Cutters International menciptakan “Masterpiece Cube” untuk merayakannya. Masterpiece Cube memiliki penampilan yang sangat mewah. Rubik 185 karat ini terbuat dari emas murni dan dilapisi dengan berlian warna-warni, sesuai dengan warn yang terdapat pada Rubik yang asli. Walaupun terlihat sangat mewah, Rubik ini bukanlah hanya untuk pajangan semata. Rubik ini pun juga bisa dimainkan seprti Rubik lainnya.

Walaupun populer pada tahun 1980-an, kegemaran masyarakat akan Rubik pun makin lama makin berkurang, menyebabkan kepopuleran Rubik dalam masyarakat. Untuk mengatasi hal tersebut, diadakanlah kejuaraan dunia ke dua yang diadakan din Toronto, Amerika Serikat. Kejuaraan ini diadakan pada tanggal 24 Agustus 2003. Kejuaraan tersebut dimenangkan oleh Dan Knights. Dan Knights memenangkan kejuaraan ini dengan catatan waktu 20,02 detik. Pada tahun 2003, pemenang ditentukan dengan pengambilan 3 waktu rata-rata. Sejak tahun 2004, World Cube Association (WCA) mewajibkan penggunaan Stackmat Timer  untuk mencatat catatan waktu para pemain.

Untuk merayakan ulang tahun Rubik yang ke-25, maka di produksilah sebuah Rubik yang spesial. Rubik ini memiliki perbedaan dengan Rubik lain pada umumnya. Jika pada Rubik biasa menggunakan stiker warna putih, Rubik spesial ini menggunakan stiker berwarna silver untuk menggantikannya. Menurut banyak pemain, rubik ini memiliki kualitas yang jauh diatas Rubik biasa. Jika Rubik biasa terkadang sering terlepas bagian-bagiannya saat dimainkan, Rubik yang satu ini sangat awet dan kuat sehingga tidak mudah lepas saat bermain biasa atau saat sedang Speedcubing yang sangat membutuhkan kecepatan. Selain membuat Rubik spesial untuk merayakan ulang tahunnya, Rubik juga kembali mengadakan Kejuaraan Dunia Rubik 2007. Walaupun pelaksanaannya telat 2 tahun, namaun tetap saja kejuaraan ini diselenggarakan untuk meryakan ulang tahun Rubik yang ke 25, yang jatuh pada tahun 2005 lalu. Kejuaraan yang diadakan di Budapest ini akhirnya dimenangkan oleh Yu Nakajima dengan catatan waktu terbaik 11,50 detik dan rata-rata 12,46. Selain petandingan Peed Cubi8ng 3x3, ada pula cabang lain yang dipertandingkan seperti Blindfolded 3x3, one-handed 3x3, 3x3 fewest moves, 4x4, Pyraminx dan cabang-cabang lainnya.

MACAM-MACAM RUBIK

1. Pocket Cube (2x2x2)
Macam-macam Pocket Cube

            Pocket Cube adalah Rubik yang memiliki potongan paling sedikit yaitu delapan potongan dan semuanya adalah bagian ujung Rubik. Bentuk Rubik ini mirip dengan rancangan Nicholson yang juga sama-sama 2x2x2, tapi perbedaannya terletak pada sambungannya dimana Rubik menggunakan sambungan plastik semetaraNicholson menggunakan sambungan magnet.

2. Rubik’s Cube™ (3x3x3)
Rubik's Cube

Ini adalah Rubik pertama yang diciptakan oleh Erno. Seperti inilah Rubik yang paling sering diaminkan oleh masyarakat umum yaitu Rubik’s Cube 3x3x3.

3. Rubik’s Revenge (4x4x4)
Rubik's Revenge

            Walaupun bernama Rubik’s Revenge, Rubik yang satu ini bukanlah karya dari Erno Rubik melainkan Péter Sebestény. Pada awalnya Rubik ini akan diberi nama “Sebestény Cube”, namun karena sudah adanya Rubik dan untuk mendongkrak penjualan, maka dinamakan Rubik ini menjadi Rubik’s Revenge.

4.  Professor’s Cube (5x5x5)

Professor's Cube

Seperti yang terlihat, Rubik ini memiliki 5 baris pada setiap sisi-sisinya untuk diselesaikan. Banyak bagian yang digunakan dalam Rubik ini membuat designnya rapuh sehingga tidak bisa digunakan untuk pertandingan Speedcubing.

5. V-Cube 6 (6x6x6)

V-Cube 6
            V-Cube 6 adalah versi 6x6x6 dari Rubik’s Cube™ yang hanya 3x3x3. Sama seperti Prrofessor’s Cube, V-Cube 6 tidak memiliki bagian tengah yang dipasang tetap karena jumlahnya yang genap sehinggal posisi bagian yang tengah dapat berpindah-pindah.

6. V-Cube 7 (7x7x7)
V-Cube 7

            V-Cube 7 juga merupakan dari salah satu variasi Rubik’s Cube™. V-Cube 7 ini ditemukan oleh Panagiotis Verdes dan diproduksi oleh Verdes Innovations SA. Rubik ini memiliki 7 baris pada setiap sisinya membuat kesulitannya bertambah. Walaupun memiliki 7 baris, Rubik ini juga memiliki sistem mekanisme yang sama seperti V-Cube 6.

7. Pentaminx

Pentaminx

            Rubik yang satu ini sangatlah berbeda dengan Rubik yang lainnya. Selain betuknya yang agak membulat, jumlah sisinya juga bukan hanya enam, namun Pentaminx memiliki 12 sisi.dan 975 bagian-bagian yang kecil.  Pentaminx tidak diciptakan oleh Erno, tetapi diciptakan oleh Jason Smith. Dalam proses pembuatannya, Jason membutuhkan setidaknya 75 jam untuk menyelesaikan puzzle Pentaminx ini.

            Selain contoh-contoh diatas masih ada juga variasi seperti Pyraminx, Megaminx, Rubik’s Snake dan lain-lain.

Begitulah sejarah dan perkembangan dari Rubik’s Cube. Semoga bermanfaat bagi anda sekalian.

Video-video mengenai Rubik’s Cube™ :

Pemain Rubik tercepat di dunia, Feliks Zemdegs

video

Iklan Volkswagen Fast Golf R Vs Speed Rubik Anthony Brooks

video

           
  
Referensi :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar