Sabtu, 22 September 2012

Tugas 5 - Perkembangan Soft Drink dan Coca Cola


 Perkembangan Soft Drink dan Coca Cola

Globalisasi pasti dimulai dari sebuah kesederhanaan. Yaitu kesederhanaan yang dimulai dari sebuah keinginan dan mimpi besar dari orang – orang yang memiliki tekad dan pengetahuan yang kuat. Perkembangan – perkembangan dari budaya – budaya dan penemuan - penemuan terdahulu yang sering kita lihat dan kita nikmati fungsi dan gunanya hingga sekarang pasti berasal dari pemikiran – pemikiran manusia – manusia hebat yang memiliki mimpi dan tekad yang besar. Selain itu tanpa manusia – manusia hebat dari zaman terdahulu tersebut, mungkin sekarang kita belum dapat merasakan banyaknya fasilitas – fasilitas di dunia yang dapat memenuhi seluruh kebutuhan dan keinginan kita yang jumlahnya tidak terbatas. Kebutuhan – kebutuhan dan keinginan – keinginan tersebut pasti akan selalu terus bertambah setiap waktunya. Secara garis besar kebutuhan dan keinginan memiliki perbedaan dalam segi definisinya. Kebutuhan memiliki definisi segala sesuatu yang kita butuhkan dan wajib dipenuhi dalam hidup, karena jika tidak dipenuhi kelangsungan hidup kita akan terancam. Sedangkan keinginan sendiri memiliki definisi sebagai segala sesuatu yang kita inginkan di hidup ini agar dapat memuaskan kita, namun jika keinginan tidak terpenuhi kelangsungan hidup kita tidak akan terancam. Secara keseluruhan kebutuhan manusai terbagi menjadi 3 yaitu kebutuhan prime, kebutuhan sekunder dan kebutuhan tersier. Kebutuhan primer merupakan kebutuhan pokok yaitu seperti sandang, pangan dan papan. Sedangkan kebuthan sekunder merupakan kebutuhan yang tingkatannya dibawah kebutuhan primer contohnya dadah mobi, sepeda, dan masih banyak lag. Sedanglan kebutuhan yang terakhir merupakan kebutuhan yang sering dianggap sebagai  kebutuhan yang mewah dan jarang dapat terpenuhi oleh setiap orang. Segala kebutuhan yang telah disebutkan diatas berbeda jauh konteksnya jika kita sandingkan dengan dengan apa yang sering kita sebut sebagai keinginan. Keininan merupakna segala hal tentang apapun yang kitainginkan di dunia ini, baik itu berupa fisik maupun non fisik. Dalam keinginan kita lebih memntingkan kepuasan kita sendiri. Jika keinginan tersebut terpenuhi maka kita akan merasa puas dan sengng. Sama halnya dengan barang yang akan saya bahas sekarang. Barang ini termasuk dalam kategori keinginan, yang jika barang itu dapat terpenubi maka siapapun yang meniginginkannya akan merasa senang. Barang saya maksud diatas adalah soda atau yang sering disebut sebagai softdrink. Minuman yang menyegarkan dan sering membuat kontroversi ini juga memiliki sejarah dan perkembangannya sendiri, sama halnya dengan berbagai teknologi canggih yang ada sekarang.Pada zaman kini, di zaman modern yang begitu universal ini, saya pikir tidak ada yang tidak mengetahui dan tidak mengenal minuman soda atau yang biasa disebut softdrink. Minuman ini banyak digemari oleh sebagian besar penduduk dunia, tidak hanya masyarakat dari kalangan muda saja yang menyukainya, tetapi masyarakat tua juga banyak yang menyukai minuman  softdrink  ini. Selain fast food ,softdrink menjadi fenomena yang sangat populer di Indonesia, bahkan dunia. Banyak muncul anggapan bahwa orang yang tidak meminum soft drink , dianggap  kuno dan tidak dapat mengikuti perkembangan zaman. Saat ini softdrink sangat digemari di Indonesia. Rasanya yang mudah diterima oleh masyarakat Indonesia dan menggunakan kemasan yang fleksibel itulah yang membuat minuman ini cepat digemari oleh masyarakat Indonesia.Itu didukung suhu udara yang cukup tinggi di Indonesia .

Soft drink pertama diracik di negara bagian Georgia dan South Carolina.Sejak diproduksinya Coca-Cola pada ,softdrink menjadi minuman paling populer di Amerika Serikat. Popularitasnya mengungguli kopi, teh, dan jus. Di wilayah utara AS yang beriklim subtropis dan dingin, minuman beralkohol menjadi favorit.Sedangkan di AS bagian selatan yang panas, softdrink lah yang populer. Karena kepopulerannya,softdrink bahkan menjadi budaya bagi rakyat AS. Karena begitu membudayanya, softdrink bermerek Coca-Cola menjadi favorit tentara AS. Minuman itu dibawa saat Perang Dunia II. Robert Woodruff , presiden Coca-Cola Company saat itu, berkata bahwa setiap pria berseragam harus bisa mendapatkan sebotol Coca-Cola seharga 5 sen, di mana pun dia berada, tak peduli berapa pun biaya yang ditanggung perusahaan. Coca-Cola yang pada 1939 hanya memiliki lima pabrik pengemasan di luar pulau segera berkembang menjadi 64 hanya dalam waktu enam tahun. Perkembangan pesat Coca-Cola itu lambat laun masuk ke Indonesia. Promosi gencar yang dilakukan perusahaan soft drink membuat setiap restoran, depot, warung, bahkan pedagang kaki lima selalu menyediakan soft drink . Merek-merek softdrink seperti Coca-Cola, Fanta, Sprite, Pepsi, dan 7-up mulai akrab di telinga kita. Banyaknya pilihan rasa, buah cola, jeruk, nanas, coffee cream ,root beer hingga cream soda membuat kita susah berpaling. Perlahan-lahan masyarakat mulai meninggalkan teh dan kopi. Mereka mulai beralih ke softdrink . Kepopuleran soft drink itu tak lepas dari jasa Joseph Priestley. Pada 1767 ilmuwan asal Inggris tersebut menemukan sebuah metode dengan cara memasukkan CO2 ke dalam air. Kala itu Priestley menaruh semangkuk air suling di atas sebuah tong bir. Sejak saat itu, dikenallah istilah air berkarbonasi, alias soda water , komponen utama dalam soft drink .Saat ini pembuatan soft drink sudah jauh lebih maju. Produsen-produsen soft drink besar seperti Coca-Cola Company dan PepsiCo sudah memiliki mesin-mesin raksasa untuk mengilang produknya.Bahkan, kita bisamembuatsoft drink sendiri di rumah. Dengan sebuah alat yang bernamaThe SodaStream, kita dapat menambahkan sensasi soda ke dalamminuman kita. Alat itu akan memaksa CO2 yang tersimpan dalam silinder bertekanan tinggi untuk masuk kedalam air. Unsur CO2 itulah yang akan memberikan sensasi khas di mulut kita. Di dunia ini dunia industri yang berkecimpung di dalam dunia minuman bersoda sudah mulai bermunculan, banyak dari mereka yang mengedepankan rasa dan penampilan dalam penyajian softdrink yang mereka produksi. Namun ada sebuah perusahaan yang terkenal dan softdrink  yang mereka produksi sudah sangat mendunia. Perusahaan ini adalah Coca- Cola Company. Perusahaan ini membuat brand yang mereka ciptakan pada bulan Mei tahun 1886, oleh Dr. John S. Pemberton di kawasan Atlanta, Georgia. Sebenarnya nama dari brand Coca cola company ini merupaka ide dari frank Robinson, Dr. John S. Pemberton dan Frank Robinson akhirnya bekerja sama dan menggambarkan ide – ide mereka yang akhirnya dapat diwujudkan hingga menjadi sangat terkenal hingga saat ini. Nama Coca-Cola sendiri sebenarnya berasal dari campuran bahan minuman tersebut yaitu stimulant cocaine, yang dicampur dengan kola nuts yang merupakan bahan caffeine. awalnya Dr. Pemberton mengatakan bahwa Coca-Cola dapat menyembuhkan berbagai penyakit, termasuk morphine addiction, dyspepsia, neurasthenia, sakit kepala, dan impotensi dan dijual seharga 5cent per gelas.

Penjualan pertama dilakukan di Atlanta, Georgia di sebuah farmasi bernama Jacob Pharmacy pada bulan Mei pada abad ke 18, dan berkat kerja keras dan kegigihan mereka berdua  akhirnya produk mereka ini , terjual sebanyak sembilan minuman setiap harinya. Selain dengan penjualan mereka, melaksanakan oemasaran – pemasaran dari berbagai media, da media massa, dan iklan – iklan yang sering ditampilkan pada berbagai media massa. Dr. Pemberton memasang iklan pertama kali pada bulan yang sama di Jurnal  Atlanta untuk produk minuman. Total penjualan yang berhasil dilakukan oleh Dr. Pemberton pada tahun pertama ternyata tidak sebesar yang diharapkan. Penjualan yang mereka lakukan masih lebih sedikit daripada pengeluaran yang mereka lakukan. Jadi pada tahun tersebut mereka mengalami kerugian. Namun mereka tidak cepat menyerah dan berputus asa. Mereka terus berusaha walau beberapa kali mereka jatuh. Dan berkat ittu semua akhirnya kini, produk Coca-Cola dikonsumsi lebih dari 834 juta per hari.

Pada abad ke 18 akhir, Dr. Pemberton menjual sebagian saham perusahaannya kepada Asa Griggs Candler, yang menjadikannya sebagai sebuah perusahaan berbadan hukum Coca Cola Corporation di tahun 1888. Di tahun yang sama, Pemberton menjual sahamnya kedua kalinya kepada tiga orang pebisnis, yaitu J.C. Mayfield, A.O. Murphey, dan E.H. Bloodworth. Sementara itu, anak Dr. Pemberton, yaitu Charley Pemberton mulai menjual minuman buatannya sendiri. Hingga pada saat itu, ada tiga macam produk Coca- Cola, yang dijual oleh tiga perusahaan yang berbeda, berada di pasaran.

Di tahun 1891, Asa Candler yang merupakan pemilik dari bisnis Coca-Cola yang telah dijalankannya selama lima tahun, berhasil mendapatkan penghasilan yang cukup besar, kemudian ia sempat mencoba beberapa jenis produk lainnya, namun kemudian menghentikan serta memfokuskan diri sepenuhnya pada minuman yang berhasil membuatnya menjadi seorang pebisnis yang sukses. Candler mendaftarkan trademark "Coca-Cola" pada kantor paten Amerika . Candler secara pribadi selalu melibatkan diri dalam proses pencampuran setiap tetes sirup yang dibuatnya. Formula rahasia tersebut dikenal dengan sebutan "7X", dan hanya diketahui oleh beberapa rekanan yang sangat dipercaya. Dalam waktu tiga tahun kemudian, seiring dengan perkembangan dunia periklanan dan promosi saat itu, seperti penggunaan souvenir, kalender yang menampilkan gambar perempuan muda dan tidak terhitung berbagai hal yang baru, Coca-Cola berhasil menembus ke setiap negara bagian Amerika Serikat. Logo Coca-Cola menyebar dan dapat ditemukan di seluruh penjuru dinding di Amerika. Candler berhasil membuat masyarakat untuk mencoba minumannya dan mereka membelinya. Sejarah membuktikan bahwa apa yang dilakukannya benar yaitu dengan membentuk persepsi bahwa minumannya lebih dari sekadar suatu minuman bersoda.

Pada saat itu juga, sebuah toko permen di Mississippi yang terkesan dengan besarnya permintaan terhadap minuman ini, mencoba membotolkan dan menaruhnya di depan tokonya. Idenya adalah seharusnya masyarakat bisa membawa minuman penyegar kemanapun mereka pergi. Tahun 1899, pembotolan skala besar dilakukan oleh dua orang Chattanooga, entrepreneur dari Tennesse, yang membeli hak untuk membotolkannya seharga satu dollar dan menjual Coca-Cola di seluruh Amerika Serikat. Apa yang dilakukan ini menjadi pelopor dari suatu jaringan produksi dan distribusi terbesar di seluruh dunia.Tulisan Coca-Cola (spencerian script), biasanya disertai dengan kata "drink", mulai memenuhi sisi-sisi berbagai bangunan dan gudang di seluruh Georgia, segera setelah Coca-Cola Company terbentuk. Di tahun 1960an, saat dunia periklanan berubah dan arti lain dari periklanan mulai bermunculan, Coca-Cola pun mulai bergerak ke penggunaan metode-metode promosi yang lebih modern hingga kini.

Sama populernya, botol Coca-Cola, yang disebut "Contour bottle" (botol berkontur) atau ada juga yang menyebutnya sebagai botol "hobble skirt" yang berarti pengikat kaki kuda diciptakan pada tahun 1915 oleh seseorang yang memiliki kebangsaan swedia yang bekerja sebagai peniup gelas, Alexander Samuelson, yang berimigrasi ke Amerika tahun 1880an, yang bekerja sebagai manajer pada perusahaan The Root Glass Company di Terre Haute, Indiana, yang merupakan salah satu supplier botol Coca-Cola. Sehubungan dengan permintaan perusahaan Coca-Cola, Samuelson membutuhkan waktu untuk memikirkan kemungkinan desain baru botol akibat produksi di pabriknya terhenti karena adanya angin panas. Samuelson terinsiprasi dengan kemungkinan desain baru berdasarkan bentuk kola nut atau coca leaf, dua bahan utama minuman ini. Samuelson lalu mengirimkan dua orang pekerjanya untuk melakukan riset bentuk dari dua objek tersebut, namun terjadi kesalahpahaman yang mengiring pekerjanya kembali dengan gambaran berbentuk cacao pod yaitu kelopak biji buah coklat sebuah bahan baku untuk pembuatan coklat, bukan Coca-Cola. Namun oleh perusahaan, kesalahan desain ini diterima dan botol tersebut diproduksi. Walaupun diproduksi, sungguh sulit untuk dipercaya versi ini dapat disetujui karena telah dipertimbangkan oleh banyak pihak yang berwenang. Raymond Loewy seorang pencipta desain yang unik untuk kemasan kaleng dan botol Coca-Cola di tahun-tahun kemudian, saat itu masih berada di Angkatan Bersenjata Perancis pada tahun ketika botol tersebut diciptakan dan belum berimigrasi ke Amerika hingga tahun 1919. Sementara ada desainer lainnya juga pernah memberikan masukan untuk desain botol yang terinspirasi bukan dari bentuk biji coklat, tapi dari model pakaian mengembang zaman Victorian.

Pada bulan April 1985, Coca-Cola Corporation meluncurkansebuah minuman yang direformulasikan, disebut dengan New Coke dengan suatu usaha pemasaran yang sangat intens untuk mengenalkannya. New Coke hampir menjadi suatu kesalahan fatal dari suatu program pemasaran. Publik ternyata tidak menyukai formula baru tersebut dan menjadi tendangan yang sangat keras, sehingga perusahaan akhirnya memutuskan untuk kembali meluncurkan Coca-Cola dengan formula orisinalnya pada bulan Juli 1985 dengan bendera "Coca-Cola Classic." Setelah itu pula, tulisan "classic" yang menyertai Coca-Cola mulai dihilangkan dari kemasan minuman yang kembali dalam rasa yang aslinya.

Dari cerita dan sejarah ini, kita dapat mengambil berbagai pelajaran yang dapat membuat hidup kita lebih baik. Pelajaran pertama yang dapat saya ambil adalah jangan abaikan setiap mimpi – mimpi kecil dan impian – impian kecil kita. Karena kelak jika kita memiliki tekad dan impian yang besar yang disertai dengan usaha dan doa yakinlah semua mimpi – mimpi kecil kita tersebut akan terwujud dan menjadi nyata. Pelajaran kedua yang dapat saya ambil adalah diasaat kita berada dititik paling rendah, dimana diri kita sudah tidak memiliki harapan lagi maka jangan lah kita berputus asa dan menyerah pada keadaan begitu saja karena jika kita menyerah pada keadaan begitu saja maka sama saja kita membuang semua usaha dan mimpi – mimpi yang telah kita lakukan sebelumnya. Dan Pelajaran terakhir yang dapat saya ambil adalah segala sesuatu yang berkembang pasti dimulai dari sesuatu yang kecil. Karena saya percaya bahwa perkembangan itu dimulai dari mimpi dan pemikiran - pemikiran kecil yang harus disertai dengan segala usaha, segala doa, dan segala tawakkal kita kepada yang diatas. Sekian tulisan saya ini, semoga dapat bermanfaat bagi siapapun yang membacanya. 

en.wikipedia.org/wiki/Soda
en.wikipedia.org/wiki/Coca-Cola
www.coca-cola.com/
www.livestrong.com/
www.antiquebottles.com/coke/

1 komentar: