Minggu, 16 September 2012

Tugas-5 Perkembangan SkateBoard Di Indonesia

Di Indonesia perkembangan olahraga skateboard masih tergolong sangat baru yakni sekitar tahun 80an sudah ada beberapa orang Indonesia yang menekuni olahraga ini. Peminatnya semakin banyak sejalan dengan waktu meskipun sebenarnya tidak pernah diadakan kejuaraan skateboard di Indonesia. Para skater mendapatkan informasi tentang skateboard dengan cara menonton Video atau membaca majalah skateboard dari luar negri. Cara mendapatkannya pun tergolong tidak gampang, cara termudah biasanya salah seorang teman memiliki kakak atau orang tua yang bekerja diluar negri dan menitipkan oleh-oleh berupa video ataupun majalah skateboard bahkan mungkin ada yang dibelikan skateboard lengkap yang masih tergolong sulit pula dibeli di Indonesia.

Pertengahan tahun 90an semakin banyak pemuda yang bermain skateboard karena sudah ada skateshop yang menjual peralatan skateboard secara lengkap meskipun tidak dengan legal license. Pada tahun 1996 Mr. Craig Huddleston membuka sebuah toko yang menjual Surf, Skate and Street Apparel dengan nama City Surf. Toko tersebut menjual segala pernak pernik peralatan untuk surfing maupun skateboarding. Dengan perkembangan pemikiran yang semakin kritis atas potensi skateboard di Indonesia, akhirnya Mr.Craig selaku pemilik City Surf memiliki inisiatif untuk menggelar kejuaraan skateboard pada tahun 1998 di Jakarta.


Tahun 1998 adalah tahun pertama kalinya City Surf menyelenggarakan kejuaraan skateboard dengan skala lokal. Peserta yang hadirpun tidak terlalu banyak, karena memang masih tergolong olahraga minoritas dan awam. Kelas yang dipertandingkan adalah street course dan mini ramp. Melihat animo peserta yang sangat antusias dalam mengikuti kejuaraan ini aKhirnya tahun 1999 dan 2000 City Surf menggelar kembali kejuaraan skateboard dengan nama “City Surf Open Skateboard Competition†di Pulo Mas Jakarta Timur.Pada tahun 2001 City Surf mulai mencoba menyelenggarakan kejuaraan skateboard di luar Jakarta. Seri pertama berlokasi di Balai Kota Bandung. Pada saat itu kejuaraan skateboard ataupun olahraga skateboard itu sendiri masih tergolong olahraga yang identik dengan olahraganya orang bule. Seri kedua diselenggarakan di Balai Kota Surabaya. Memang pada tahun tersebut peserta belum sebanyak saat ini. Karena masih banyak yang belum mengerti bagaimana bermain skateboard dan juga dimana harus membeli perlengkapan skateboard. Dengan diadakannya kejuaraan ini, City Surf juga ingin menginformasikan kepada khalayak bahwa telah dibuka toko yang menyediakan pakaian, aksesoris dan perlengkapan skateboard dengan nama City Surf.Pada tahun 2002 City Surf memiliki komitmen tinggi akan memasyarakatkan olah raga ini dengan menggelar 3 seri dalam 1 tahun. Seri pertama tahun ini diselenggarakan di kemang skatepark Jakarta pada tanggal 17 Maret 2002. pada saat itu kemang Skatepark adalah skatepark permanen pertama di Jakarta. City Surf Open 1st Series Skateboard Competition ini dipertandingkan 2 kategori. Untuk kategori pertama adalah Street Course. Kategori ini pun dibagi menjadi 4 kelas yaitu Junior under 12 years old, Pemula, Menengah dan Amatir. Kategori yang kedua adalah Bowl. Untuk kategori ini hanya dipertandingkan 1 kelas yaitu Bowl Open.


Bowl adalah skate course yang tergolong baru di Indonesia dan kemang skateparklah yang pertama kali membuatnya. Bowl berbentuk mangkuk yang bulatannya bisa berbentuk benar-benar bulat, lonjong ataupun lebih kreatif lagi.Dengan ide yang gila dan kreatif akhirnya sering digelar kejuaraan khusus kategori ini yang kenal dengan Bowl Rider.
City Surf Open 2nd Series Skateboard Competition 2002 atau seri kedua ditahun 2002 diselenggarakan di Buqiet Skatepark Bandung tanggal 13 Juli 2002. buqiet skatepark adalah satu-satunya skatepark indoor ddengan obstacle permanen yang cukup lengkap. Terletak di daerah perbukitan di Bandung tepatnya Jl. Geger Kalong.Pada seri kedua ini hanya dipertandingkan kategori street course dan dibali menjadi 3 kelas yaitu Pemula, Menengah dan Amatir.
Seri terakhir di tahun 2002 ini adalah City Surf Open 3rd Series Skateboard Competition tanggal 29 September 2002. Lokasi kejuaraannya di Kenjeran Skatepark Surabaya. Kenjeran skatepark ini merupakan satu-satunya skatepark indoor pertama dan satu-satunya di Jawa Timur dan City Surf adalah yang pertama kali menggelar kejuaraan skateboard disana. Seperti biasa kategori yang dipertandingkan hanya street course dibagi menjadi 3 kelas yaitu pemula, menengah dan amatir.
Seperti pada tahun sebelumnya City Surf open tahun 2003 akan diselenggarakan di 3 kota besar yaitu Jakart, Bandung dan Surabaya. Untuk City Surf open 1st Series diselenggarakan Tanggal 23 Maret 2003 di Buqiet Skatepark Bandung. City Surf open 2nd Series diselenggarakan Tanggal 15 Juni 2003 di SMUN 1 Surabaya. Dan City Surf open 3rd Series diselenggarakan tanggal 21 September 2003 di Kemang Skatepark Jakarta.
Ditahun 2004 lalu, City Surf open juga diadakan di 3 kota besar dengan format pertandingan seri yang berbeda. Yaitu Simultanous Series. Maksudnya adalah seri yang sudah berlangsung selama tahun 2003 akan dilanjutkan ke seri-seri pada tahun selanjutnya.
Format pertandingan masih tetap tidak ada perubahan hanya saja mulai tahun 2004 ini kita akan menobatkan The Best Skater Of The Year 2004 Versi City Surf. Adapun kriteria penobatan tersebut dilihat dari :
1. keaktifan peserta dalam mengikuti pertandingan City Surf selama 1 tahun penuh
2. point yang dikumpulkan ditiap seri selama satu tahun penuh.

Semenjak boomingnya Skateboard di Indonesia di awal tahun 2000an perkembangan skateboard di Indonesia semakin berkembang, di dominasi oleh skater- skater Jakarta dan Bandung  sekarang sudah ada diberbagai kota di Indonesia seperti di Sumatra ,Medan,Padang, Palembang, Lampung. 
Selain itu di  di Jawa sendiri ada Jogyakarta, Semarang, Malang, Surabaya, Solo , ada juga dari Balik papan ,Samarinda,Sulawesi, dan Bali, diperkirakan komunitas Skateboard lebih dari ribuan orang di Indonesia 

Olah raga Skateboard yang di sukai oleh orang yang berjiwa muda ini memang berbeda dengan olah raga yang lain, perlu ketekunan,kesabaran dan tekat yang kuat untuk mahir bermain Skateboard, semakin dalam kita mempelajari semakin tinggi level kita untuk dicoba, tantangan mulai berkembang dari hanya bermain di jalan mulai beralih di tangga tangga, Handrail, dan Gap. 

Dahulu bila ada Event Nasional paling banyak peserta dari Jakarta dan Bandung sedangkan sekarang untuk  pesertanya sudah mulai dari berbagai daerah di Indonesia dan tidak sedikit dari skater-skater daerah yang berprestasi di Event-event nasional. 

Semenjak adanya asosiasi  dari para oldschool/senior biasa di sebut ISA  membuat event event di Indonesia mulai terorganisir dengan baik sponsor brand pun mulai masuk untuk Event event bertaraf Nasional maupun International didukung mulai menjamurnya skateshop atau toko toko olah raga extreme dan sekelas distro yang menjual produk skate di Indonesia membuat Skateboard mulai berkembang pesat. 

Sarana skatepark pun juga berubah dahulu cuma standart  besi, box dan rail , sekarang alat yang dipertandingkan sudah setaraf  internasional, arah fashionpun berubah dari hiphop ke punk and natural. Style yang casual ,bebas dengan memakai pakaian bermerek skateboard dan sepatu skate adalah ciri - ciri anak skate. Bisa dibilang komunitas anak skate selalu meng up date perkembangan skateboard karena didasarkan dari oleh raga ini  olah raga lifestyle olah raga yang berkembang dari lingkungannya sendiri ,seperti film skate yang terkenal   Dog Town tentang asal mulanya skate di Negara asalnya. 

Komunitas mulai bekembang, pergaulan mereka pun tidak hanya sekitar daerahnya saja ,seiring banyaknya Event-event skate di luar Jawa membawa akraban antara sesama skater mulai terjalin,dengan satu visi dan misi mengembangkan olah raga skateboard membuat persaudaraan lebih terasa erat. 

 Prestasi para skater skate Indonesia boleh juga di banggakan karena mereka juga sering memenangkan pertanding mancanegara seperti baru baru ini Putu yogi mendapat emas satu satunya di Olympiade Indoor di Macau  tahun lalu. 

Dukungan pemerintah pusat pun mulai mengalir di buatnya pertandingan skate terbesar di Bali dengan pesertanya dari berbagai Negara di hadiri oleh Mentri Olah raga dengan Event ini membuktikan bahwa komunitas anak skate sudah bisa diterima dan di kenal oleh masyarakat maupun pemerintah setempat. 
Tinggal kita membenahi lagi kekurangan kekurangan kita seperti membangun skatepark yang memadai, kerjasama berbagai pihak pasti Industri skate bisa lebih maju, tidak hanya dari segi bisnis tetapi skaternyapun turut  berprestasi.



Sumber:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar