Rabu, 19 September 2012

Tugas 5 - Perkembangan Sepatu Adidas Predator



Perkembangan Sepatu Adidas Predator



Bagi sejumlah pecinta sepak bola di seluruh dunia nama Adidas Predator pasti sudah tidak asing ditelinga mereka.  Adidas Predator adalah nama sepatu khusus untuk bermain sepak bola buatan merk Adidas. Nama sepatu ini diberikan dengan member arti sebagai “pemangsa di lapangan hijau” karena sepatu ini diperuntugkan bagi pesepak bola kelas satu. Predator pertama kali diluncurkan tahun 1994. Adidas Predator ketika itu diluncurkan oleh Craig Johnston, seorang pemain bola terkenal dari Inggris. Rancangan singkat dari adidas Predator adalah untuk menciptakan sebuah sepatu sepak bola yang dapat menghasilkan lebih banyak kekuatan, lebih banyak mengelak dan lebih banyak kontrol. Dan untuk mencapai adidas ini harus melangkah keluar dari alam desain sepatu biasa, sangat mencari inspirasi dari pemukul tenis meja! Kemudian dari waktu ke waktu, Adidas membuat sepatu ini hanya ketika terjadi ajang-ajang besar yang terjadi seperti Piala Dunia atau Euro, lengkap dengan bolanya. Varian sepatu Adidas Predator yang terbaru adalah Adidas Predator Lethal Zones, untuk ajang euro 2012 di polandia dan ukraina. Kelebihan sepatu Adidas Predator menurut beberapa ujicoba dan pengamat yaitu bagus saat dipakai untuk mendribble bola dan seolah olah bolanya menempel dikaki. Bisa membuat kepping bola menjadi lebih.
Jenis-jenis sepatu Adidas Predator Dari tahun ke tahun
Sepatu Adidas Predator ini memilki 10 generasi yaitu Adidas Original  Predator, Predator Rapier, Predator Touch, Predator Accelerator, Predator Precision, Predator Mania, Predator Pulse, Predator Absolute, Predator X, dan yang terakhir Adidas Predator LethalZone (LZ)

Jenis Sepatu Adidas Predator Dari Tahun Ke Tahun
 
\     1. Adidas Original Predator (1994)

Adidas Original Predator adalah generasi pertama dari sepatu Adidas Predator. Sepatu ini terbuat dari kulit dan menggunakan beberapa lapisan karet. Sepatu ini hanya diproduksi dalam warna hitam dengan garis putih dan dilapisi sedikit oleh warna merah. Warna ini sekarang dikenal sebagai warna dasar dari semua jenis Adidas Predator


       2. Adidas Predator Rapier (1995)

Adidas Predator Rapier merupakan sepatu sepak bola dari produsen Adidas yang dijual dengan berbagai warna. Dari segi bentuk dan kenyamanan sepatu ini tidak berbeda jauh dengan pendahulunya yaitu Adidas Predator Original. Sepatu ini diproduksi pada tahun 1995 dan menjadi satu-satunnya sepatu Adidas Predator yang diproduksi tidak pada ajang kejuaraan besar.

      3. Adidas Predator Touch (1996)

Adidas Touch Predator tampil dalam bentuk yang berbeda . Sepatu ini dikatakan merupakan sepatu khas "lidah merah yang memanjang". "Lidah merah yang memanjang" ini didesain untuk memberikan kesan lebih mencolok dengan posisi tali dan flip tertutup oleh "lidah merah" tersebut. Sepatu ini diproduksi dalam 2 varian warna yaitu hitam merah putih dan putih merah hitam. Sepatu ini di buat untuk menyambut ajang EURO 1996.

      4. Adidas Predator Accelerator (1998)


The Predator Accelerator merupakan versi yang dirilis pada tahun 1998 bertepatan dengan ajang Piala Dunia FIFA yang diadakan di Perancis. Sepatu ini menampilkan versi lain dari TRX (traxion) outsole yang berbentuk asimetris. Sepatu ini desain benar-benar berbeda dan baru dari tiga generasi Predator sebelumnya.  Sepatu Adidas Predator Accelerator ini beredar luas di turnamen setelah Zinedin Zidane, sang pemain kunci, mencetak dua gol di final dan memberikan pengakuan global boot tentang sepatu tersebut. Sepatu ini dikatakan sebagai salah satu produk terbaik yang pernah dibuat oleh adidas. Sepatu ini diiklankan oleh beberapa pemain besar seperti Del Pierro, Zidane, dan David Beckham.  Sepatu ini dirilis dalam 4 warna yaitu: Putih / hitam, Hitam / merah / putih, Merah / hitam dan warna Listrik kuning (hanya ada 999 pasang yang diproduksi).

      5. Adidas Predator Precision (2000)

Sepatu ini diproduksi dalam rangka menyambut ajang Euro 2000 melengkapi tradisi Adidas dalam meluncurkan sebuah boot predator di tahun-tahun kejuaraan besar. Namun, sepertinya bukan hanya hal tersebut yang melambungkan nama Adidas Predator. Sepatu Adidas Predator Precision selanjutnya semakin dikenal setelah diketahui bahwa David Beckham mengenakannya dalam pertandingan Inggris melawan Yunani. Ia mencetak gol dengan tendangan bebas yang luar biasa di menit-menit terakhir saat itu. Tampaknya hal tersebut semakin mendongkrak kepopularitasan Sepatu Adidas Predator dalam membuktikan ketangguhannya. Perubahan pada sepatu ini pernah dilakukan di tahun 2001 dan memperkenalkan Sepatu Adidas Predator Precision 2.
      Sepatu ini tidak banyak mengalami perubahan dalam bentuknya, hanya pergantian TRX studs yang diganti dengan Minute Screw. Dan juga list bagian samping sepatunya yang sedikit dibuat kebelakang dan memanjang. Varian warnanya pun tidak jauh berbeda dari para pendahulunya yang mayoritas menggunakan warna hitam atau putih sebagai dasar dan ditambah varian waran merah, hitam atau putih disekitarannya.

      6. Adidas Predator Mania (2002)


      Adidas merilis Predator Mania bertepatan dengan Piala Dunia 2002 di Korea Selatan dan Jepang. Mereka dirancang dengan gaya yang dinamakan “Far Eastren Style”. Ada beberapa bahan tambahan di dalam Predator Mania ini yaitu seperti digunakannya kulit kangguru dan dipadu dengan deikit sintesis agar kuat dalam mendapatkan hantaman dan juga tabrakan.Sepatu ini diproduksi dengan warna yang berbeda selain warna dasar hitam-merah.  Sepatu ini juga memiliki versi "champagne," yang merupakan warna Champagne-putih, "Champagne emas," yang merupakan warna mutiara emas-seperti putih. Sepatu ini dikenakan oleh David Beckham, Alessandro Del Piero, dan Raul Gonzalez.

       7.Predator Pulse (2004)
Sepatu Adidas Predator Pulse dirilis untuk menyambut ajang EURO 2004 yang dihelat di portugal, Sepatu ini merupakan sepatu pertama dengan teknologi PowerPulse yang terbaru yang berarti sepatu ini memiliki titik-titik presisi  yang dapat dimanfaatkan setiap pemain bola agar menambah power saat kontak dengan bola. Sepatu Adidas Predator Absolute setelahnya diluncurkan di tahun 2006. Sepatu ini didesain sebagai sepatu yang paling akurat, ringan, dan pemangsa bola terkuat yang pernah dibuat. Dalam ajang Piala Dunia FIFA 2006, sepatu ini sangat terkenal di kalangan pemain yang juga terkenal. Sepatu Adidas Predator Absolute ini membuat para pemain seperti Kaka, Frank Lampard, dan David Beckham bangga atas performanya.

      8.Adidas Predator Absolute (2006)

Sepatu Predator Absolute ini merupakan generasi ke 8 dari variansi Adidas Predator ini diperkenalkan pada pertengahan 2006 (sebelum Piala Dunia yang diadakan di Jerman 2006). Warna pertama yang dirilis adalah warna Hitam/merah, Putih/emas, dan Biru/putih. Sepatu ini merupakan sepatu pertama yang dapat system PowerPulse socksliners. Yang dapat membuat sockliners menjadi lebih ringan 40g, sehingga membuat sepatu jadi ringan dan lari pemain bisa lebih lincah dan cepat. Adidas membuat varian warna emas/putih khusus untuk Zinedine Zidane untuk merayakan turnamen international terakhirnya sekaligus untuk menandakan pensiunnya “Sang Maestro”. Sepatu khusus Zenidine Zidane itu hanya diproduksi 1 saja dan berhasil dilelang dengan harga 100 us dollar.
 
      9. Adidas Predator X (2010)


Adidas Predator X diperkenalkan pada akhir 2009 untuk menyambut Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Sepatu ini memiliki teknologi Powersphine. Mereka membuat desain kulit baru untuk sepatu ini yang dinamakan “Taurus Leather”.  Adidas Predator X merupakan sepatu bola pertama yang tidak memakai “lidah sepatu”. Adidas mengatakan dengan menghilangnya lidah sepatu itu seperti menghilangkan pengganjanl antara bola dan sepatu sehingga dapat meningkatkan performanya. The adidas Predator sepatu sepak bola dirancang untuk mendominasi permainan, seperti yang dikenakan oleh orang-orang seperti Steven Gerrard, Robin Van Persie, Michael Ballack, David Beckham, Xavi dan Daniele De Rossi. Jadi, tantangan bagi generasi kesepuluh sepatu bola adidas Predator adalah untuk melebihi performa fitur dari sembilan sebelumnya.
Untuk mencapai hal ini, yang baru Predator X adidas sepatu bola Powerspine memiliki teknologi inovatif, dipercaya mengelak dari unsur Predator revolusioner dan sejumlah kemajuan dari adidas, semuanya dirancang untuk performa yang lebih baik.
Adidas merilis Predator X Predator dengan warna hitam / putih / merah tradisional, dengan kontras putih / coklat / kuning. Kemudian, Adidas merilis warna lainnya termasuk  tipe David Beckham yang berwarna putih / merah , dengan desain berbentuk naga pada elemen karetnya, Adidas juga juga merilis warna biru / putih / merah. Untuk Piala Dunia, Adidas merilis warna hitam / sun, kemudian mereka juga merilis warna  biru langit / cyan.

     10. Predator Lethal Zones (2012)


Sepatu ini dirilis pada bulan May 2012 dalam rangka menyambut perhelatan ajang EURO 2012. Sepatu Ini dinamakan Predator LZ karena adanya 5 Lethal Zone yang terdapat disini, yang sebelumnya dinamakan D5 yaitu zona Deadly Five.  CEO Adidas Group, Herbert Hainer, menjelaskan bahwa 'lethal zones' tidak sekadar nama yang ditambahkan pada Predator LZ TRX. Tetapi memang LZ TRX memiliki lima bagian yang dilabeli lethal zones atau makna harfiahnya 'zona berbahaya', atau bagian penting dalam menunjang performa dalam bermain sepakbola.

lethal zone yang ada di sepatu ini yaitu: Zona 1 yaitu “First Touch” atau magentic yang artinya Sentuhan pertama magnetic bisa menahan bola dengan kontrol cengkeraman kuat, Zona 2 yaitu “Dribble” atau voodoo yang berarti dalam menggiring bola menggunakan Predator LZ bisa digambarkan seperti pesona sihir voodoo, Zona 3 yaitu “Pass” yang dimaksudkan dapat memberikan umpan yang lebih akurat karena adanya busa tambahan di dalam sepatunya, Zona  4 yaitu “ Drive” atau sledgehammer yang maksudnya umpan panjang akurat melalui sepatu ini layaknya explosive palu godam (sledgehammer), dan  yang terakhir yaitu “Sweet Spot” atau zona skeleton zona yang terdapat disekitar jempol kaki yang dapat membantu penggunanya untuk menspin bola ato menchip bola dan juga membuka pertahanan lawan dengan kecepatan dan presisi. serta menembak bola dengan jitu secepat dan seakurat kurva peluru dalam bidikan.

Pemasangan chip, menurut Hainer, juga bukan hal baru karena produk sebelumnya yaitu AdiZero F50 miCoach (tahun 2011), juga memakainya. Sebutan lain miCoach adalah Speed Cell. Adizero diklaim sebagai sepatu paling ringan yaitu hanya 160 gram, dan sudah dibuktikan saat dipakai bintang Barcelona, Lionel Messi.
Dan Predator yang sekarang dipakai pemain sekelas Xavi Hernandez, Samir Nasri, Robin van Persie atau Luis Nani di Euro 2012 adalah pengembangan dari Adizero. Harga Predator lebih murah, hanya $ 338 (sekitar Rp 3,1 juta).
Peningkatan dalam bermain sepakbola, lanjut Hainer, menjadi tuntutan bagi pemain saat ini. Sepatu bisa menunjang kecepatan asalkan lebih ringan, tidak licin dan bisa membantu kontrol bola.
Seorang pemain bola sudah pasti harus berlari cepat, dan teknologi sepatu bisa membantu meningkatkannya. "Memang, para atlet sebaiknya memilih berlatih lebih baik setiap hari, didukung pola makan dan ahli fisik yang bagus. Karena sepatu pintar ini memenuhi prinsip semakin ringan kaki berlari, maka semakin cepat dan jauh jarak tempuh kaki itu. Teknologi (perangkat olah raga) juga membantu,"



Saya Tertarik untuk membahas tentang sepatu ini karena sepatu ini merupakan jenis sepatu yang selalu saya pakai jika saya bermain sepak bola atau futsal. Dan ini merupakan produk sepatu sepak bola Adidas yang paling terkenal .



Refrensi:
http://en.wikipedia.org/wiki/Adidas_Predator

1 komentar:

  1. Terima kasih banyak atas infonya gan.
    Lumayan nambah elmu.

    Parfum Original :
    Sejarah Parfum David Beckham.


    ----------------

    BalasHapus