Rabu, 19 September 2012

Tugas 5 - Perkembangan Senapan Mesin

"Mematikan dan Akurat"            



                Senapan mesin merupakan senjata perang yang memiliki peranan yang sangat penting di medan perang. Tanpanya akan sulit bagi prajurit untuk mengatur lajunya peperangan. Senapan mesin memiliki 3 kategori, yakni Submachine Gun, Heavy Machine Gun, dan Autocannon. Submachine gun merupakan senjata otomatis portabel yang ringan dan mudah untuk dibawa kemana - mana, memiliki akurasi yang tidak terlalu bagus namun sangat baik untuk digunakan untuk pertarungan jarak dekat. Heavy Machine Gun biasanya diletakan pada mounting atau ditembakan dengan bipod, dan menggunakan peluru yang sama dengan senapan serbu. Perbedaan autocannon dengan HMG hanya terletak pada kaliber yang digunakannya dimana autocannon menggunakan kaliber 16mm keatas.

               Berdasar kan hukum persenjataan Amerika Serikat, Senapan Mesin merupakan istilah teknis untuk setiap senjata yang sepenuhnya otomatis, dan juga komponen atau bagian yang membuat senjata tersebut berfungsi sebagai senjata otomatis. Memang, senapan mesin yang benar merupakan senjata yang sepenuhnya otomatis dan kriteria utamanya adalah adanya sistem pergantian barel untuk pendinginnan yang lebih cepat.


Senapan Mesin Awal (abad 18)

Senapan mesin yang sesungguhnya belum tercipta hingga pertengahan abad 19. Senapan "mesin" yang diciptakan masih menggunakan tenaga dari tangan untuk dapat menembak dengan sepenuhnya otomatis.



The Puckle Gun (1718)


The Puckle Gun
               Nenek moyang senapan mesin yang pertama kali diketahui adalah sebuah autocannon yang disebut Puckle Gun. Diciptakan oleh orang inggris bernama James Puckle(1667 - 1724) senjata ini adalah pendahulu autocannon modern merupakan senjata yang ditaruh pada tripod, memiliki 1 laras senjata dan menembakan peluru berkaliber 25.4mm. Senjata ini mampu menembakan 9 peluru beruntun tanpa harus melakukan pergantian magasin. 



 Gatling Gun (1862)

 

Kaliber = .58
Jarak Tembak = 1200 yd
Kecepatan menembak = 200 peluru permenit


The Gatling Gun
                   Gatling gun diciptakan oleh Richard Jordan Gatling(1818 - 1903) merupakan pelopor dari senapan mesin modern. Senapan mesin ini digunakan pada perang sipil amerika oleh pasukan serikat. Operasi senjata ini terletak pada desain multi barelnya yang berputar yang memfasilitasi adanya sistem pendinginnan dan adanya sinkronisasi menembak dan mengisi ulang secara berurutan. 

                   Sistem kerjanya cukup menarik dimana pada saat senjata ini akan ditembakan setiap barel senjata tersebut akan diisi oleh peluru yang nantinya akan ditembakan ketika senjata tersebut mencapai titik tertentu pada perputaran barelnya. senjata ini masih menggunakan tenaga dari tangan untuk menembakan senjata tersebut. Dengan 6 barel(beberapa ada yang 10) yang dimilikinya senjata ini cukup sukses dimasanya.



Era Perang Dunia 1

 

 

 Maxim Gun (1884)


Kaliber = .303
Jarak Tembak = 2950 yd
Kecepatan menembak = 500 peluru permenit

Maxim Gun
                 Merupakan senapan mesin otomatis yang pertama kali diciptakan. Senapan mesin diciptakan oleh Sir Hiram Stevens Maxim(1840 - 1916), senjata ini disebut "senjata yang paling dikaitkan dengan penaklukan kekaisaran oleh inggris". Senjata ini mendapatkan kemampuan menembak otomatis secara penuh dengan menggunakan recoil dari senjata itu sendiri.Dimana saat senjata tersebu ditembakan recoil dari senjata ini akan segera memasukan peluru berikutnya dengan cepat.

                 Senjata inilah yang pantas disebut senapan mesin sesungguhnya dan senjata inilah yang membawa dan mengubah peperangan ke era yang baru. berbeda dengan gatling gun yang menggunakan 6 atau 10 barel untuk melakukan pendinginnan, senjata ini hanya memiliki 1 barel dan menggunakan air untuk mendinginkannya. 
                 
                 Namun cara pendinginnan seperti ini malah menambah masalah yakni bertambahnya bobot senjata tersebut dan semakin susahnya untuk digunakan. Pada masa percobaannya senjata ini membuktikan bahwa ia mampu menembakan 600 peluru permenit, yakni setara dengan 30 orang dengan senapan tembak-kokang. 
                
                 Dibandingkan dengan penerusnya bentuk senjata ini berat , besar, dan aneh. Meskipun senjata ini dapat ditembakan dengan 1 orang prajurit namun biasanya senjata ini dioperasikan oleh tim yang terdiri dari seorang penembak, pengisi ulang, pembawa amunisi dan air. Senjata ini juga membutuhkan beberapa orang untuk dipindahkan.




The Chauchat (1915)

 


Kaliber = 8.5mm Labelle
Jarak Tembak = 250 yd
Kecepatan menembak = 300 peluru permenit

The Chauchat
                 Tidak banyak yang bisa dikatakan tentang The Chauchat. Senjata ini diciptakan oleh pasukan perancis untuk memenuhi kebutuhan pasukan sekutu akan senapan mesin di perang dunia pertama. Cukup kecil dan ringan senjata ini tidak begitu populer pada pasukan sekutu karena senjata ini memiliki banyak masalah. 

                  Lumpur, kotoran dan kelembapan sering membuat senjata ini macet sehingga tidak dapat menembak dengan benar. Bahkan menurut beberapa ahli senjata modern The Chauchat merupakan senapan mesin terburuk yang pernah diciptakan dalam sejarah peperangan.





Era Perang Dunia 2




Browning M1917 (1917)




Kaliber = 30.06
Jarak tembak = 2500 yd
Kecepatan menembak = 450 peluru permenit
M1917A1 Browning
                    M1917 Browning Machine Gun adalah HMG yang digunakan oleh pasukan bersenjata Amerika Serikat pada saat perang dunia 1 dan 2, perang Korea, dan juga Vietnam. Senjata ini digunakan bersama dengan "adiknya" Browning M1919". Sama halnya dengan Maxim Gun, M1917 Browning menggunakan air sebagai sistem pendinginnya. Senjata ini biasanya terpasang pada jip sekutu namun tak jarang pula dibawa oleh pasukan dengan mudah. 

                  Meskipun ia tergolong sebagai HMG namun senjata ini ternyata cukup ringan untuk dibawa dengan tangan, bahkan senjata ini sangatlah berjasa ditangan seorang prajurit amerika dimana ia dengan tangannya sendiri menggunakan senjata ini layaknya LMG (Light Machine Gun) membunuh ratusan tentara jepang dan mampu menahan pergerakan pasukan jepang hingga bantuan tiba. 

                  Senjata ini diciptakan oleh John Moses Browning(1855 - 1926) seorang ahli pembuat senjata yang jenius, ia juga menciptakan beberapa senjata lainnya yang bahkan masih digunakan sampai saat ini. Meskipun memiliki bentuk yang cukup mirip dengan Maxim Gun, M1917 Browning lebih ringan dan lebih portabel.  

30.06 dan .308
                  Dan salah satu keuntungan besar lainnya adalah M1917 menggunakan peluru 30.06 yang mampu melaju lebih cepat dan memberikan penetrasi yang lebih kuat karena merupakan peluru yang ideal untuk sniper dibandingkan dengan Maxim yang menggunakan peluru .303.                             
  



                                                                                                                                                          

 Browning M1919 (1919)


Kaliber = .30 cal M1906
Jarak Tembak = 1500 yd
Kecepatan menembak = 400 - 600 peluru permenit
M1919A4
                 Diciptakan oleh John Moses Browning M1919 Browning merupakan senapan mesin MMG (Medium Machine Gun) yang menembakan peluru .30 cal. Senjata ini digunakan secara luas di abad 20. 

                 Senjata ini memilki banyak fungsi seperti menjadi senjata koaksial pada tank dan pesawat, menjadi senapan anti pesawat, dan lain - lain. Senapan ini memiliki desain yang sama dengan senapan mesin M2 yang merupakan ciptaan Browning juga, dan masih digunakan hingga saat ini.

                 Berbeda dengan "kakak"nya M1917, M1919 menggunakan udara sebagai sistem pendinginnan barelnya, yang membuat senjata ini jauh lebih ringan. 

                 Meskipun senapan - senapan mesin baru bermunculan seiring dengan perkembangannya jaman, senapan ini masih digunakan hingga saat ini.

                 Untuk menyesuaikan dengan perkembangan jaman, banyak chamber M1919 diganti dengan 7.62x51 mm NATO pada tahun 1990an.



 M2 Browning Heavy Machine Gun (1921)

Kaliber = .50 cal
Jarak Tembak = 4,5 mil
Kecepatan menembak = 550 peluru permenit


M2HB

                   Besar, mematikan, dan akurat M2 Browning adalah senapan mesin dengan catatan servis terpanjang yang pernah ada, sudah digunakan lebih dari 50 tahun dan masih belum tergantikan, mungkin M2 Browning  ada senapan mesin terbaik yang pernah diciptakan.

                   Dengan barel yang panjangnya melebih senapan sniper membuat M2 memiliki 2 kali jangkauan tembak dari senapan yang serupa. Tak hanya itu M2 menggunakan peluru besar .50 cal yang dapat pula digunakan pada salah satu senapan sniper terkuat Barret .50 cal.

                   Senjata ini sering digunakan pada kendaraan tempur sebagai senjata utama maupun senjata cadangan pada tank. Selain itu senjata ini memiliki ketahanan yang sangat kuat, terbukti ketika kendaran tempur itu sendiri sudah hancur, M2 Browning masih dapat dioperasikan dengan baik.


MG42 (1942)

 

Kaliber = 7.92 Mauser
Jarak Tembak = 1100 yd
Kecepatan menembak = 1200 peluru permenit

                   MG42 atau Maschinengewehr 42 adalah LMG yang diciptakan oleh pasukan Nazi German pada era perang dunia 2. Senapan ini menggantikan MG34 pada semua cabang pasukan jerman. 

                   MG42 memiliki kehandalan, ketahanan dan kemudahan operasi yang tinggi, namun kehebatan utama dari senjata ini ialah kecepatan menembak yang sangat tinggi. MG42 merupakan salah satu senjata di dunia yang memiliki kecepatan menembak antara 1200 hingga 1500 peluru permenit.

                  Dengan menggunakan udara sebagai pendingin barel, membuat barel senjata ini cepat panas dan untuk mengatasinya pasukan Jerman harus mengganti barel tersebut dengan barel cadangan. Meski begitu pergantian barel memakan waktu yang cukup lama sehingga pasukan sekutu dapat maju untuk menyerang disaat pasukan Jerman mengganti barelnya.

                  Dengan senjata ini pasukan Jerman dapat menahan posisi bertahan dengan pasukan yang lebih sedikit sehingga mereka tak perlu pasukan yang banyak untuk bertahan hanya pada satu posisi saja.





Era Perang Vietnam


M60 Machine Gun (1957)

Kaliber = 7.62mm NATO
Jarak Tembak = 1200 yd
Kecepatan menembak = 550 peluru permenit

M60E4
                   Terinspirasi dari kehebatan senapan mesin jerman di Perang Dunia 2, Amerika (yang merupakan salah satu dari pasukan sekutu) segera mendapatkan ide untuk senapan mesin baru. M60 merupakan senapan mesin yang terinspirasi dari MG42 namun di gabungkan dengan senapan tempur jerman FG42. 

                   Setelah mengetahui kekurangan - kekurangan dari MG42, Amerika menurunkan kecepatan menembak dan berat senjata tersebut, dari yang awalnya membutuhkan 3 atau 4 orang untuk memindahkan senjata tersebut, hingga menjadi 1 orang yang dibutuhkan untuk mengoperasikan senjata ini.
  
                   Senjata ini memiliki ketahanan yang tinggi, terbukti di perang vietnam dimana senjata ini sering terkena lumpur dan tanah namun masih dapat dioperasikan dengan baik. Tentara Amerika menyebut senjata ini sebagai "The Pig".



Era Modern

 

Dillon Aero M134 Mini-Gun (1963)

Kaliber = 7.62 mm NATO
Jarak Tembak = 1200 yd
Kecepatan menembak = 3000 hingga 6000 peluru permenit


M134 Minigun
                  Sepintas terlihat mirip dengan 1862 Gatling gun, memang betul M134 terinspirasi dari senjata tersebut, namun secara performa berbeda sangatlah jauh. Mempunyai 6 barel sekaligus M134 dapat mencapai 2000 hingga 6000 peluru permenit dengan mudah. 

                  Dinamakan "mini" karena Minigun menggunakan mekanisme menembak yang sama namun menggunakan peluru yang lebih besar, seperti pada 20mm M61 Vulcan.

                  Meskipun memiliki kecepatan menembak yang tinggi, senjata ini tidak cepat panas karena memiliki 6 barel yang berputar dengan tenaga listrik, dan juga minigun ini sangatlah akurat karena memiliki daya hentak yang sangat kecil.



Sumber : 
http://en.wikipedia.org/wiki/Machine_gun
http://en.wikipedia.org/wiki/Puckle_gun
http://en.wikipedia.org/wiki/Gatling_gun
http://en.wikipedia.org/wiki/Maxim_gun
http://en.wikipedia.org/wiki/Chauchat
http://en.wikipedia.org/wiki/M1917_Browning_machine_gun
http://en.wikipedia.org/wiki/M1919_Browning_machine_gun
http://en.wikipedia.org/wiki/M2_Browning
http://en.wikipedia.org/wiki/MG42
http://en.wikipedia.org/wiki/M60_machine_gun
http://en.wikipedia.org/wiki/M134_minigun

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar