Sabtu, 22 September 2012

Tugas 5 - Perkembangan Sejarah Parfum



SEJARAH DAN PERKEMBANGAN PARFUM

“A woman's perfume tells more about her than her handwriting.”- Christian Dior.
           
Selain berlian dan permata, parfum merupakan sahabat perempuan. Bahkan ada sebuat ungkapan yang mengatakan bahwa parfum atau minyak wangi yang dikenakan seseorang dapat menggambarkan dirinya melebihi tulisan tangannya sendiri.

                Kata parfum berasal dari kata latin “per fumum” , yang memiliki arti “asap” yang kemudian dijadikan kata parfum oleh orang Prancis. Hal itu dikarenakan wangi yang muncul akibat pembakaran dupa. Salah satu kegunaan parfum tertua berupa bentuk pembakaran dupa dan herbal aromatik yang digunakan dalam pelayanan keagamaan, seringkali untuk aromatik gums, kemenyan dan mur, dikumpulkan dari pohon. Mesir adalah yang pertama memasukkan parfum ke budaya mereka diikuti oleh Cina kuno, Hindu, Israel, Carthaginians, Arab, Yunani, dan Romawi. Penggunaan awal dari botol parfum adalah di Mesir sekitar 1000 SM. Mesir menemukan gelas dan botol parfum adalah salah satu penggunaan umum pertama untuk kaca.
                Seni membuat (Perfumery) dimulai di Mesopotamia dan Mesir kuno, kemudian disempurnakan oleh Romawi dan Persia. Bentuk pertama dari parfum adalah dupa yang ditemukan sekitar 4000 tahun yang lalu di Mesopotamia. Kebudayaan kuno membakar bermacam jenis resins, bums dan kayu-kayuan pada seremoni keagamaan. Mereka juga menbalsemkan mayat dengan wangi-wangian yang berasal dari campuran kayu dab resin yang dicampur pada air dan minyak. Walaupun parfum juga dapat ditemukan di India, kebanyakan wewangiannya berbentuk dupa. Penyulingan paling awal dari Attar disebutkan di teks Charaka Samhita pada Hindu Ayurvedic. Harshacharita ditulis pada abad ke 7 di India utara menyinggung mengenai penggunaan agarwood oil.
Melalui tulisan pada hieroglyphics pada makam mesir kuno dapat diketahui bahwa parfum adalah bagian tidak terpisahkan dari kehidupan bangsa Mesir. Dupa diketahui masuk ke mesir pada 3000 SM dan pada masa ratu Hatsgepsut menjadi sangat popular. Dia memimpin ekspedisi dalam pencarian dupa dan komoditas berharga lainnya yang kemudian dicatat pada dinding kuil sebagai penghormatan atas dirinya.
Penyulingan parfum pertama secara kimia pertama kali dilakukan oleh seorang wanita bernama tapputi, ia adalah seorang pembuat parfum yang disebutkan dalam tablet runcing yang berasal dari abad kedua sebelum masehi di Mesopotamia. Dia menyuling bunga-bungaan, minyak dan calamus dengan wangi-wangian lain yang kemudian disaring dan dimasukkan kembali pada alat suling selama beberapa kali.
Baru-baru ini, arkeolog menemukan apa yang dipercaya sebagai parfum tertua di dunia di Pyrgos, Cyprus. Parfum-parfum ini berusia lebih dari 4000 tahun. Parfum-parfum ini ditemukan di sebuah tempat pembuatan parfum kuno dengan setidaknya 60 alat suling, mangkuk aduk, funnels dan botol parfum pada pabrik tersebut yang memiliki luas 4000 m2. Pada jaman dahulu kala, orang menggunakan tumbuh-tumbuhan seperti almond, coriander, myrtle, conifer resin, bergamot, dan juga bunga-bungaan.

Ahli kimia Arab bernama Al-Kindi (Alkindus), menulis sebuah buku mengenai parfum pada abad ke 9 yang diberi nama Book of the Chemistry of Perfume and Distillations. Buku dimaksud berisi mengenai lebih dari ratusan resep wangi-wangian dari minyak, salves, aromatic water dan bahan pengganti/imitasi dari obat-obatan yang mahal. Buku tersebut juga mendeskribsikan 107 metode dan resep untuk pembuatan parfum dan bahkan alat-alat pembuatan parfum seperti alembic, yang sampai saat ini masih dalam bahasa arab.

Seorang dokter muslim asal Persia dan ahli kimia terkenal Avicenna (Ibnu Sina) mengenalkan proses ekstraksi minyak dari bunga-bungaan melalui mekanisme penyulingan, prosedur ini kemudian menjadi prosedur yang paling banyak digunakan pada saat ini. Beliau pertama kali bereksperimen dengan mawar. Sebelum penemuan oleh beliau, parfum cair adalah campuran minyak dan tumbuh-tumbuhan yang dihancurkan/ditumbuk. Baik bahan dasar parfum dan teknologi penyulingan tersebut mempengaruhi pembuatan parfum dan pengembangan sains terutama kimia di dunia barat.
Ilmu pembuatan parfum pertama kali masuk eropa pada abad ke 14 seiring masuknya dan penyebaran Islam. Namun, yang pertama kali mengenalkan teknik modern pembuatan parfum adalah bangsa hunggaria. Dibuat dari minyak wangi yang dicampur dengan larutan alcohol, parfum ini pertama kali dibuat pada 1370 dengan instruksi langsung dari Ratu Elizabeth dari Hunggaria dan kemudian menjadi terkenal ke seluruh eropa dengan sebutan air Hunggaria. Seni pembuatan parfum tumbuh subur pada masa Renaissance di Italia, dan pengolahan parfum italia pada abad 16 dibawa ke Perancis oleh pembuat parfum Chaterine de’ Medici yaitu Rene le Florentin. Laboratoriumnya terhubung dengan apartemennya melalui jalur rahasia untuk mencegah adanya resep yang dicuri. Perancis kemudian dengan cepat dikenal sebagai pusat parfum dan pembuatan kosmetik Eropa. Pembibitan bunga-bungaan untuk bahan parfum menjadi industri utama di selatan Perancis pada abad Ke 14. pada masa Renessaince, parfum hanya digunakan oleh kalangan berduit untuk menutupi bau badan akibat jarangnya mandi. Pada abad ke 18, perkebunan tumbuhan wewangian muncul di region Grasse, Perancis, untuk memenuhi kebutuhan bahan dasar bagi industri parfum yang bermunculan. Bahkan saampai detik ini Perancis tetap menjadi pusat perdagangan dan pembuatan parfum Eropa.

                Jumlah dan tipe pelarut yang bercampur dengan minyak wangi menentukan apakah suatu parfum dianggap sebagai ekstrak parfum, Eau de parfum, Eau de toilette, atau Eau de Cologne.
Minyak parfum perlu diencerkan dengan pelarut karena minyak esensial/murni (baik yang alami ataupun sintetis) mengandung konsentrat tinggi dari komponen volatil yang mungkin akan mengakibatkan reaksi alergi dan kemungkinan cedera ketika digunakan langsung ke kulit atau pakaian. Pelarut juga menguapkan minyak esensial, membantu mereka menyebar ke udara.
Sejauh ini pelarut yang paling umum digunakan untuk pengenceran minyak parfum adalah etanol atau campuran etanol dan air. Minyak parfum juga dapat diencerkan dengan cara menetralkan bau lemak menggunakan jojoba, minyak kelapa difraksinasi atau lilin.  Berikut adalah jenis-jenis parfum berdasarkan tingkat konsntrat yang dikandungnya :
1. Body spray
Ini salah satu jenis wewangian dengan tingkat kekuatan aroma terendah. Beda dengan deodoran, body spray disemprotkan langsung ke tubuh seperti dada, punggung dan lengan. Biasanya dikenakan pada siang hari untuk mempertahankan kesegaran.

2.  Eau de Cologne
Merupakan jenis wewangian paling ringan Itu karena kadar alkoholnya paling tinggi dan hanya terdapat sekitar 3-5% persen campuran essence. Tidak heran kalau wanginya pun cepat menguap. Namun, meski tergolong ringan, cologne tetap banyak dipilih karena terkenal memiliki aroma yang dapat menyegarkan tubuh hingga 2-3 jam.

3. Eau de Toilette
Wewangian ini satu tingkat lebih tinggi di atas cologne. Kadar alkoholnya juga tinggi, walaupun tidak setinggi cologne, Bila ingin mencari kesegaran yang bisa bertahan cukup lama, jenis wewangian ini merupakan pilihan yang paling ideal, karena aromanya ringan, tidak terlalu tajam, cocok digunakan pada setiap kesempatan dan untuk segala suasana. Meskipun aroma yang dipancarkan tergolong ringan dengan kandungan essence parfum 12%. Wewangian jenis ini bisa bertahan pada tubuh hingga 4-6 jam.

4. Eau de Perfume
Wanginya cukup tahan lama hingga 7-12 jam atau lebih. Jenis wewangian yang satu ini memiliki kadar alkohol sedikit sementara kadar essence-nya berkisar 15 hingga 22 persen. Oleh sebab itu, aroma wanginya cukup kuat dan tahan lama sehingga lebih sesuai digunakan di malam hari, terutama untuk menghadiri acara formal. Karena mengandung konsentrat esens parfum sebanyak 15-22%. Apabila di semprot terlalu dekat langsung pada pakaian, bisa menimbulkan noda yang sulit hilang.
Semakin tinggi jumlah persentase senyawa aromatik, maka intensitas dan aroma yang tahan lama tercipta. Perfumeries yang berbeda menetapkan jumlah yang berbeda dari minyak untuk masing-masing parfum mereka. Oleh karena itu, meskipun konsentrat minyak parfum dalam pengenceran Eau De Parfum (EDP) selalu akan lebih tinggi daripada parfum yang sama dalam bentuk eau de toilette (EDT) di dalam kisaran yang sama, jumlah yang sebenarnya dapat bervariasi antara masing-masing Perfumeries. Sebuah parfum EDT dari sebuah Perfumeries mungkin lebih kuat daripada EDP dari Perfumeries yang lain.
Chanel No. 5 adalah salah satu parfum paling terkenal di dunia. Wangi-wangian pertama dari "couturier" Paris, Gabrielle "Coco" Chanel, yang diluncurkan pada Mei 1921. Dinamakan Chanel No. 5 karena awalnya ada beberapa sampel parfum yang dicampur untuk mendapatkan persetujuan Coco. Mereka diberi label No. 1, No. 2, dst. Ternyata yang disukai Chanel adalah botol ke-5 dan ia menjadi formula pilihan.
Merek ini menjadi terkenal 30 tahun kemudian, dan membuat penjualan meningkat. Pada 1953, Marilyn Monroe ketika ditanya apa yang digunakan, dia menjawab "Ya, tentu saja Chanel No. 5!". Pada 1924, Pierre Wertheimer menjadi mitra bisnis dengan Coco Chanel dalam bisnis parfumnya. Dia memiliki 70% dan Coco memiliki 10%. Pihak ketiga memiliki 20%. Sekarang ini, keluarga Wertheimer masih menjalankan bisnis parfum. Chanel No. 5 juga terkenal karena merupakan parfum pertama yang banyak bergantung kepada "floral aldehydes" sintetik sebagai bahan utama.
Shalimar dari Guerlain, diluncurkan tahun 1925 . Rumah parfum Guerlain telah memproduksi lebih dari 600 jenis parfum, tapi tak ada satupun yang bisa menyaingi kepopuleran shalimar. Namanya yang eksotis setara dengan bentuk botolnya yang cantik. Parfum ini memiliki aroma melati, bunga iris, dan kemenyan membuat wewangian ini memiliki keharuman oriental.
        Jean Patou lahir di Caen Normandia, Perancis  19 Agustus tahun 1880, seorang desainer . Parfum pertamanya Amour Amour dikhususkan untuk wanita  berambut cokelat, Que Sais-Je untuk blonds dan Adieu Sagesse untuk berambut merah. Parfums yang paling terkenal adalah  JOY diciptakan pada tahun 1925.Jean Patou - Seorang pencipta Magician dan Innovator di Parfum
Semua Parfumsnya dibuat dengan bekerjasama dnegan ahli parfums Jean Kerleo, Henri Almeras, Henri Giboulet, Henry Almeras, Jean-Michel RobertDuriez dan Guy Dibawah Parfums yang sudah dipasarkan di Mancanegara
Fracas by Robert Piguet (Diluncurkan pada Tahun 1948) Masterpiece yang satu ini terkenal karena keharumannya yang sederhana sekaligus feminin. Sejak diluncurkan parfum ini telah menjadi kesayangan para wanita Perancis yang terkenal sangat up-to-date dan fashionable.


 

2 komentar:

  1. Terima kasih infonya gan.

    Parfum Ori :
    Menyediakan berbagai macam parfum merek internasional dengan kualitas original dan aroma yang tahan lama.
    http://parfum-ori.blogspot.com/

    BalasHapus
  2. Terima kasih infonya gan.
    Lumayan buat nambah wawasan.

    Gema Parfum
    Chanel Parfum.

    ----------

    BalasHapus