Minggu, 09 September 2012

Tugas 5 - Perkembangan Playstation


Permainan yang Sukses Memikat Masyarakat

Tahun demi tahun secara perlahan teknologi mulai menguasai kehidupan manusia. Hampir seluruh kegiatan manusia, dilengkapi dengan teknologi-teknologi canggih yang telah ditemukan oleh manusia-manusia sebelumnya. Teknologi sangatlah membantu dalam keseharian manusia, maupun dalam bidang ekonomi, bidang pendidikan, bidang sosial, dan bidang-bidang lainnya. Dalam bidang ekonomi, kita sudah bisa melihat contoh masyarakat telah menggunakan mesin-mesin bantu di pabrik-pabrik untuk membantu memperlancar kegiatan produksi. Dalam bidang pendidikan, tentu saja kita juga mendapatkan contoh dari salah satu pelajaran yang bernama Teknologi Informasi dan Komunikasi yang menggunakan alat penunjang pendidikan yang sering kita sebut komputer. Dalam bidang sosial, kita bisa melihat contoh dari banyak nya pengguna ponsel genggam dimana pengguna dapat melakukan telepon, sms, dan lainnya. Tidak hanya dalam bidang-bidang yang telah saya sebutkan diatas, di dalam bidang hiburan teknologi pun telah berkembang pesat. Salah satu contohnya ialah video game. Dan salah satu alat yang menawarkan permainan video game tersebut ialah Playstation.

Playstation merupakan suatu konsol permainan grafis. Konsol ini dimiliki oleh perusahaan Sony, dan pertama kali diproduksi pada tahun 1990. Playstation pertama kali muncul perdana di Negara Jepang pada tanggal 3 Desember 1994, setelah itu disusul di Amerika Serikat pada tanggal  9 September 1995, selanjutnya di Eropa pada tanggal 29 September 1995. Konsol permainan ini cukup sukses dengan hasil produksinya di pasaran, sehingga membentuk sebutan “Generasi Playstation”.
Logo Playstation
Alat permainan ini semua berasal dari ide seseorang yang  berasal dari Jepang yang bernama Ken Kutaragi yang sekarang dijuluki “Bapak Playstation” (The Father of Playstation). Pada saat itu, Ken Kutaragi merupakan siswa yang cukup cemerlang diantara teman-teman sekolah lainnya.  Ken Kutaragi memiliki orang tua yang mempunyai suatu pabrik percetakan yang membantu Ken mengasah kemampuan mekaniknya. Sehingga setelah Ken lulus dari kuliah dengan gelar insinyur elektronika, Ken bekerja di perusahaan Sony. Ken cukup berprestasi didalam karier nya sehingga mengakibatkan produksi perusahaan Sony yang meningkat dengan baik.
Pada tahun 1980-an, Ken mulai tertarik pada konsol permainan. Tetapi, ide Ken Kutaragi dalam membuat konsol permainan pun di tolak oleh perusahaan Sony. Sampai ketika perusahaan Nintendo, yang merupakan saingan besar dari perusahaan Sony, mencoba mendekati Ken Kutaragi untuk bekerjasama dalam pembuatan suatu chip. Dan Ken pun menutujuinya. Saat perusahaan Sony mengetahui kerjasama Ken dengan Nintendo, Ken hampir dipecat dari perusahaan Sony. Beruntung, Ken tidak jadi dipecat, malah CEO Sony yang bernama Norio Ohga menyuruhnya menyempurnakan chip yang berhasil dibuat Ken yaitu, SPC700. Sejak itu, perusahaan Sony mulai memproduksi Playstation. Pada tahun 1990-an Playstation pun diluncurkan, dan membuahkan hasil yang cukup besar. Playstation menguasai pasar dunia game dengan 100 juta Playstation tercatat pada Mei 2004. Dengan prestasi yang telah dibuat oleh Ken Kutaragi, ia diangkat jabatannya sebagai pemimpin Sony Entertainment pada tahun1997.

Tahun 1986-1989
Perusahaan Sony bekerja sama dengan perusahaan Nintendo untuk mengembangkan sebuah CD-ROM drive untuk Super famicom, menjelang peluncuran Playstation pada tahun 1990. Sayangnya, kerjasama diantara dua perusahaan tersebut gagal, dan mengakibatkan perusahaan Nintendo merasa terancam gagal di dalam pasar game akibat dari perusahaan Sony itu pun sendiri. Setelah itu Sony memutuskan untuk bekerja sama degan perusahaan Phillips dan melanjutkan perkembangan konsol playstation yang pertama.

Tahun 1992-1993
Perusahaan Sony mulai mencoba mengembangkan konsol baru yang bernama PS-X atau kepanjangannya yaitu Playstation Experimental, setelah kegagalan membuat konsol pada tahun 1988. Setelah itu Sony berhasil meyakinkan beberapa developer game yang cukup besar seperti NAMCO dan KONAMI sehingga Sony  bisa membuktikan bahwa perusahannya telah mendapat dukungan dari perusahaan-perusahaan developer game ternama. Pada tahun 1992, playstation pun diperkenalkan menyebabkan perusahaan-perusahaan lain terkejut.  Sehingga pada saat itu playstation merupakan konsol permainan 32-bit paling tangguh diantara yang lain pada pasar game.

Tahun 1994
Playstation mulai dijual di pasaran di Jepang dengan harga 39.800 yen atau sekitar $360 pada saat itu. Kelebihan dari playstation generasi pertama ini antara lain ialah proses install nya yang mudah, bisa dimainkan di komputer/PC. Tetapi memiliki kekurangan antara lain ialah tampilannya yang masih kurang modern, dan tidak ada lagi versi update nya lagi. Berikut adalah spesifikasi dari Playstation generasi pertama berdasarkan Wikipedia.org tersebut:

CPU Utama
Playstation Generasi 1
Chip RISC R3000A-kompatibel 32-bita (R3051) dengan kecepatan 33.8688 MHz
Chip ini diproduksi oleh LSI Logic Corp dengan lisensi teknologi dari SGI. Chip ini memiliki Mesin Transformasi Geometri (Geometry Transformation Engine) dan Mesin Dekompersi Data (Data Decompression Engine).
Fitur:
o   Performa Operasi (Operating Performance) 30 juta instruksi per detik (MIPS)
o   Lebar jalur data (Bus Bandwidth) 132 Mb/s
o   Instruction Cache 4 KB
o   Data Cache 1 KB (non associative, hanya 1024 bytes dari pemetaan SRAM -Static Random Access Memory- cepat)

Mesin Transformasi Geometri (Geometry Transformation Engine)
Terletak di dalam chip CPU. Bertugas melakukan rendering grafis 3 dimensi.
Fitur:
  • ·         Performa Operasi 66 juta instruksi per detik
  • ·         360,000 poligon Flat-shaded per detik
  • ·         180,000 pemetaan tekstur dan poligon bersumber cahaya setiap detik (texture mapped and light-sourced polygons)


Pada awalnya Sony memberikan perhitungan poligon sebagai berikut:
  • ·         1.5 juta poligon flat-shaded per detik
  • ·         500,000 poligon texture mapped dan light-sourced per detik
  • ·         Angka tersebut diberikan sebagai acuan untuk performa dalam kondisi optimal, jadi sangat tidak mungkin terjadi untuk kondisi normal.

Mesin Dekompresi Data (Data Decompression Engine)
Juga terletak di dalam chip CPU. Bertugas melakukan dekompresi gambar dan video. Menurut dokumentasi: membaca 3 RLE-encoded 16x16 blok makro, menjalankan IDCT dan menyusun sebuah makroblok RGB 16x16. Data output di pindahkan langsung ke GPU melalui DMA. Sangat mungkin untuk melakukan overwrite matriks IDCT dan beberapa parameter tambahan, sayangnya instruksi internal MDEC tidak pernah didokumentasikan.
Fitur:
  • ·         Kompatible dengan file MPEG1 dan H.261
  • ·         Perfoma Operasi 80 juta instruksi per detik
  • ·         Terhubung langsung dengan Bus CPU

Unit Pengolah Grafis (Graphics Processing Unit)
Chip ini terpisah dari CPU dan menangani semua proses grafik 2 dimensi.
Fitur:
  • ·         Maksimum 16.7 juta warna
  • ·         Dapat menganai resolusi 256x224 sampai 640x480
  • ·         Memiliki frame buffer yang bisa diatur
  • ·         Unlimited Colour Lookup Tables
  • ·         Maksimum 4000 8x8 pixel sprites dengan individual scaling and rotation
  • ·         Dapat menangani latar belakang simultan (untuk parallax scrolling)
  • ·         Dapat melakukan Flat or Gouraud shading, dan texture mapping


Suara/Audio
Chip ini menangani proses suara/audio.
Fitur:
·         Dapat menangani sumber ADPCM sampai 24 kanal dan sampai 44.1 kHz sampling rate
·         Dapat melakukan efek digital termasuk:
·         Pitch Modulation
·         Envelope
·         Looping
·         Digital Reverb
·         Dapat menangani sampel waveforms sampai 512Kb
·         Mendukung instrumen MIDI
·         Format nama file PC: .PSF

Memori
  • ·         RAM Utama: 2 Megabita (4 Megabita untuk "Blue Console")
  • ·         RAM Video: 1 Megabita
  • ·         RAM Suara: 512 Kilobita
  • ·         CD-Rom Buffer: 32 Kilobytes
  • ·         ROM sistem operasi: 512 Kilobita
  • ·         PlayStation Memory Cards memiliki kapasitas 128 Kilobytes di dalam EEPROM


CD-ROM
Fitur:
  • ·         Two Speed, maksimum transmisi data 300 KB/s
  • ·         XA Compliant


Tahun 1995-2000
Playstation 2
Playstation tahun demi tahun mencapai puncak kesuksesan dalam pasar game. Pada tahun 1995, satu juta Playstation telah terjual di Jepang. Setahun kemudian, di akhir tahun 1996, Playstation telah terjual sekitar 10 juta buah di seluruh dunia. Dan sampai akhirnya pada tahun 2000, 70 juta konsol Playstation telah terjual di seluruh dunia. Pada tanggal 4 Maret 2000, perusahaan Sony menawarkan konsol yang lebih canggih yaitu Playstation 2 yang diluncurkan pertama kali di Jepang.  Kelebihan dari Playstation 2 ini sendiri ialah tampilan nya yang sudah lebih bagus, lebih praktis, kerja harddisk yang mulus, lebih awet dan tahan lama. Tetapi mempunyai kekurangan juga, yaitu dari alat optiknya. Jika alat optik rusak, alat optic harus diganti dengan yang baru, dan alat optic tersebut cukup merogoh kocek yang cukup besar.

Tahun 2001-2003
Pada bulan Januari, Sony berhasil menjual Playstation sejumlah 70 juta unit di seluruh dunia termasuk produk terbarunya yaitu Playstation 2 sebesar 6,4 juta unit.  Pada tahun 2003 bulan Agustus, Sony mengeluarkan jenis warna baru dari Playstation 2 yaitu Satin Silver. Perbedaan Playstation Satin Silver ini hanya terdapat dari jenis warna nya saja. Playstation Satin Silver ini mempunyai harga yang lebih mahal dengan Playstation 2 hitam atau yang standar. Selain itu, di tahun yang sama pada bulan November, sony juga merilis motion sensing camera yang bernama “Eye Toy”.

Tahun 2004
Pada bulan mei, playstation mencapai rekor penjualan 100 juta unit. Dan pada bulan November, Sony menawarkan Playstation 2 versi “slim” yaitu lebih ringan dengan pengurangan volume sekitar 75% dari volume playstation 2 sebelumnya.  Sebulan kemudian, Sony meluncurkan produk baru yang dinamakan PSP atau kepanjangannya Playstation Portable dimana pengguna dapat menggunakan playstation dimana-mana dan sangatlah praktis dan mudah dibawa.
Playstation Portable
Playstation 2 versi "slim"

Tahun 2005
Pada tahun 2005, perusahaan sony sudah membuat rancangan dan bayangan tentang playstation 3 yang akan diproduksi mendatang. Sementara penjualan Playstation laku keras di dunia pasaran dan telah mencapai lebih dari 100 unit penjualan playstation di seluruh dunia.  Setelah itu, Playstation 2 pun akhirnya dinobatkan sebagai permainan konsol terbaik dan paling sukses dalam sejarah.

Tahun 2006
Pada tahun ini, Playstation 3 diluncurkan di Jepang dan Amerika pada bulan November. Playstation 3 ini dilengkapi dengan Blue-ray disc player, internal storage, non-cable dualshock,dan lainnya. Sampai-sampai playstation 3 ini disebut-sebut sebagai konsol permainan paling powerful di antara lainnya. Sayangnya, walaupun konsol permainan terbaru ini disebut-sebut powerful dan canggih fitur-fiturnya, kerja dari konsol ini pun kurang memuaskan pengguna. Sehingga peminat dari konsol permainan ini tidak sebanyak konsol sebelum nya yaitu Playstation 2. Justru Playstation 2 yang masih menduduki posisi tertinggi dalam penjualan di pasar game.
Playstation 3

Tahun 2007
Pada tahun ini, Playstation 3 pertama kali diluncurkan di Eropa. Pada awalnya, penjualan menunjukkan sinyal yang bagus. Tetapi dengan berjalannya seiring dengan waktu, penjualan mulai menurun hal ini disebabkan oleh kerja dari konsol permainan ini yang kurang memuaskan pengguna, dan masih lebih unggul Playstation 2 daripada Playstation 3.




Tahun 2008-sekarang
Playstation 4
 Pada tahun 2008, Playstation 3 telah terjual sejumlah 10 juta unit di seluruh dunia. Sementara Playstation 2 masih unggul dua kali lipat penjualannya disbanding dengan penjualan Playstation 3. Karena tidak puas dengan produk Playstation 3 ini, perusahaan sony ingin memperbaiki kepuasan pelanggan dengan meluncurkan produk baru yaitu Playstation 4. Perusahaan Sony telah merancang segala hal berkaitan tentang Playstation 4. Bentuk fisik dari Playstation 4 tidak jauh berbeda dengan  bentuk fisik dari Playstation 3 sendiri. Hanya saja spesifikasinya yang berbeda. Playstation 4 ini rencana nya akan dibuat dengan tampilan 3 Dimensi.




Sumber:
Google.com (Images)

1 komentar: