Jumat, 21 September 2012

Tugas 5 - Perkembangan Keytar




Perkembangan Keytar dan Piano

            Keytar, alat musik ini merupakan alat yang terbentuk dari modifikasi piano. Kata keytar sendiri berasal dari Keyboard Gitar. Keyboard merupakan modifikasi dari alat musik bernama piano. Karena keytar merupakan hasil evolusi dari piano, maka akan saya jelaskan sejarah piano terlebih dahulu. Piano, salah satu alat musik yang paling diminati dan paling umum dibandingkan dengan alat musik lainnya. Piano merupakan alat musik yang menggunakan senar. Banyak yang tidak menyangka bahwa piano mempunyai senar. Karena senar piano terdapat di dalam badan pianonya, yang hanya dapat terlihat pada grand piano, atau piano yang besar. Sedangkan untuk upright piano, agak sulit untuk dilihat dikarenakan letak senarnya vertikal.

            Kata piano sendiri berasal bahasa Italy, yaitu kata “pianoforte”. Piano dibuat oleh seorang bernama Bartolomelo Cristofori pada tahun 1720-an. Awalnya, suara piano tidak dibuat sekeras piano jaman sekarang yang biasa kita dengar. Hal ini dikarenakan tegangan tuts piano tidak sekeras sekarang. Piano yang pertama kali diproduksi, dipublikasikan pada tahun 1726. Piano pertama tersebut sekarang dipajang dalam Metropolitan Museum of Art di New York. Sebenarnya, piano sendiri terbuat dari inspirasi sebuah alat musik bernama kecapi. Tetapi berbeda dengan kecapi yang dipetik, piano dibunyikan dengan cara memukul senarnya menggunakan tuts. Secara general, piano masuk dalam kategori alat musik instrumental. Piano memproduksi suara dari getaran papan suara yang volumenya dapat diperkuat. Tergantung oleh seberapa kerasnya pemain piano menekan tutsnya.

bartolomelo cristofori, penemu piano

            Piano sendiri lahir dari keinginan untuk menggabungkan nada clavichord dengan kekuatan harpsichord. Dari keinginan itulah yang mendorong Marius dari Paris  (1715), Schroter dariSaxony (1717), dan Christofori (1720) dari Padua, Italia. untuk membuat piano. Namun, yang pertama kali menunjukkan hasil nyata piano adalah Bartolomelo Cristofori. Maka dari itulah dia dinobatkan sebagai orang yang pertama kali menciptakan piano. Walaupun sebenarnya bukan murni ide dari Bartolomelo.

            Pada pertengahan abad XVII, piano dibuat dengan beberapa bentuk. Pada awalnya, dibuatlah piano yang mirip dengan bentuk Harpsichord, yaitu dengan dawai/senar yang menjulang. Senar piano menjadi bentuk seperti sekarang sejak John Isaac Hawkins memodifikasi letaknya, lalu membuatnya menjadi sejajar dengan lantai. Karena bentuknya yang tidak praktis, susah untuk dipindah-tempatkan, maka piano dibuat kotaknya, menjadi seperti piano jaman sekarang.

Perkembangan Piano
Pada  akhir periode 1790 – 1860, Piano era Mozart mengalami perubahan yang hebat dan cukup signifikan. Dimana instrumen modern semakin terlihat memimpin / mendominasi. Pada revolusinya, piano mendapat banyak dukungan dari pianis-pianis dan komposer terkenal yang mengiringi perkembangannya. Sehingga piano dalam dunia musik mendapat power yang sangat tinggi. Dalam pembuatan piano pun sudah menjadi canggih. Pada jaman ini, piano sudah dibuat menggunakan mesin atau alat berteknologi tinggi. Dalam beberapa waktu, kualitas suara yang dihasilkan oleh piano semakin meningkat. Demikian juga dengan panjang tuts atau nada yang terdapat dalam 1 piano. Yang tadinya hanya terdapat 5 oktaf dalam satu piano, sekarang menjadi 7 ⅓ oktaf atau bahkan ada yang sampai 9 oktaf (untuk piano custom made). Kemajuan teknologi ini diperoleh oleh perusahaan teknologi dari Inggris, Broadwood.

            Perusahaan Broadwood ini mengirimkan piano yang diproduksi oleh perusahaan mereka kepada 2 komposer yang sangat terkenal pada masanya, yaitu Hadyn dan Beethoven. Pada saat itu, piano yang dikirimkan kepada kedua orang ini hanya mempunyai 5 oktaf. Lalu, mereka menyarankan untuk menambahkan oktaf menjadi 6, lalu menjadi 7 pada tahun 1820 dan seperti sekarang. Sampai-sampai seluruh perusahaan yang membuat piano mengikuti trend yang dibuat oleh  perusahaan broadwood ini.

            Pada tahun 1830-an, konser yang menggunakan alat musik piano sangatlah digemari dan diidolakan oleh para penggemar musik. Contohnya adalah konser ke-27 yang digelar oleh komposer terkenal Wolfgang Amadeus Mozart. Konser ini benar-benar murni hanya terdapat musik yang dimainkan oleh piano saja. Tidak memakai penyanyi atau instrumental atau alat musik lainnya. Benar-benar pure hanya Mozart dengan pianonya. Tetapi konser ini terlaksana dengan baik, dan banyak penontonnya. Permainan pada konser piano bisa terlaksana dengan baik secara solo (sendirian), duo (berdua), trio (bertiga), maupun kuartet (berempat). Hal ini telah dibuktikan sejak lama oleh para pianis terkenal seperti Mozart, Hadyn, Beethoven, Schubert, Schumann, Mendelssohn dan Brahms.

            Dalam perkembangannya, sebelum piano menjadi seperti sekarang, 88 tuts, piano mempunyai 5 oktaf, dan 62 tuts. Ia juga dilengkapi oleh pedal. Pada piano yang kita kenal sekarang, terdapat 3 pedal. Tetapi, pada jaman dahulu pedal digerakkan oleh lutut. Namun pada perkembangannya, perusahaan di Inggris membuat pedal yang digerakkan dengan kaki, yang kita kenal sampai sekarang. Banyak sekali perkembangan yang berubah pada abad XIX dan XX. Salah satunya adalah tegangan senar. Awalnya standar tegangan senar yang ditetapkan adalah 16 ton pada tahun 1862. Namun pada piano modern jaman sekarang, tegangan senarnya mencapai 30 ton. Hasilnya adalah bunyi yang ditimbulkan pun menjadi lebih indah, lebih stabil, dan tidak gampang fals. Meskipun masih tetap harus distem. Sehingga terciptalah nada yang sebelumnya tidak pernah dibayangkan pada jaman  Frederic Chopin, Ludwig van Beethoven, dan bahkan Franz Liszt.

            Di negara Eropa lainnya, yaitu di Perancis, pabrik pembuatan piano dirintis oleh Sebastien Erard pada tahun 1790-an, dan pada tahun 1823 mulailah diciptakan sistem yang dinamakan dengan double action. Mulai saat inilah para pengrajin piano Eropa mulai berlomba-lomba untuk memperbaiki piano hasil produksinya. Baik dari segi design pianonya maupun dari segi konstruksi pembuatannya. Dari negara-negara yang ada di dunia, Jerman, Austria, dan Amerika Serikat merupakan 3 negara terbaik dalam pembuatan piano bermutu tinggi. Salah satunya yaitu perusahaan pembuat piano Jerman, yang didirikan oleh Karl Bechstein dan Perusahaan top Amerika Serikat, pembuat piano termahal yaitu Steinway & Chickering. Untuk dari negara Austria, produsen piano bermutu tingginya adalah Bösendorfer. Piano Bösendorfer ini merupakan terobosan baru karena berhasil membuat piano yang panjangnya mencapai 8 oktaf.

            Pada saat ini, piano yang dijual di dunia mempunyai 3 tipe, yaitu Full Concert Grand Piano yang memiliki panjang 2.79 m, Full Concert Grand Piano ini biasanya dipakai untuk konser-konser besar atau orchestra atau bahkan bagi mereka yang menginginkan piano sangat menonjol dibandingkan alat musik lainnya. Karena ukurannya yang sangat besar, maka jarang sekali piano ini ditempatkan di rumah. Tipe piano selanjutnya adalah Baby Grand Piano, yang memiliki panjang 1.8 m, Baby Grand Piano ini biasa dijumpai di sekolah musik (biasanya di auditorium) dan juga di rumah-rumah pribadi. Baby Grand Piano memiliki bentuk yang sangat identik dengan Full Concert Grand Piano, tetapi hanya ukurannya saja yang lebih kecil. Sehingga lebih mudah untuk menaruhnya di ruangan kecil. Tipe piano yang ketiga adalah Upright Piano. Upright piano ini biasanya ditaruh menempel ke tembok, sehingga tidak memakan tempat sama sekali. Bentuknya yang bukan melebar tetapi meninggi membuat piano ini sangat diminati oleh mereka yang tidak mempunyai ruangan yang besar untuk menyimpan piano. Karena Upright piano tidak memakan tempat sama sekali.

            Seiring dengan perkembangan jaman, revolusi piano tidaklah sampai disitu. Pada masa ini, banyak kita jumpai alat musik menyerupai piano, yang memiliki bentuk yang mirip dan bunyi yang sama, tetapi lebih kecil dan menggunakan listrik untuk menyalakannya. Berikut ini merupakan jenis-jenis piano yang menggunakan listrik.

1.     Digital Piano
Digital piano adalah sebuah instrumen papan tuts yang dirancang untuk mensimulasikan warna nada dari piano, tetapi menggunakan sirkuit analog. Piano ini diproduksi pada tahun 1950 hingga 1980-an. Piano elektronik bekerja seperti analog Synthesizer dalam menghasilkan nada mereka melalui osilator, sedangkan piano listrik mekanis, suaranya diubah menjadi sinyal listrik oleh pickup .

2.     Keyboard
Yang membedakan keyboard dengan digital piano adalah model tutsnya. Keyboard tidak menggunakan gradded hammer, melainkan menggunakan model touch response. Tuts keyboard dibuat sedemikian rupa sehingga untuk memencet tutsnya tidak diperlukan tenaga (lebih ringan daripada digital piano dan piano biasa). Rentang nada yang dimiliki keyboard juga lebih sedikit, dibandingkan dengan digital piano. Keyboard hanya memiliki 61 nada / tuts.

3.     Synthesizer
Alat ini berfungsi sebagai pembuat suara. Dari segi fisiknya saja, sudah berbeda dari piano-piano biasa. Rentang nadanya hanya mencapai 2 oktaf saja. Synthesizer hanya dapat berbunyi apabila dihubungkan dengan komputer. Biasanya, synthesizer ini digunakan untuk rekaman. Sehingga dari satu alat saja bisa mencakup banyak bunyi lain. Seperti bunyi bass, gitar, dan lain-lain.

Perkembangan Keytar

Pada awal tahun 1970, Edgar Winter sering melakukan konser dengan keyboard yang berbentuk seperti gitar. Ia menggunakan sebuah ARP 2600 keyboard dan Univox piano listrik dengan tali bahu yang ditambahkan sendiri. Selain itu,  pada tahun 1980-an, Wayne dari band The Producers menggunakan Oberheim synthesizer. Dari kejadian itulah, maka dibuatlah keytars. Yaitu keyboard yang berbentuk seperti gitar, yang dapat dibawa di bahu. Keytar, awalnya dirilis secara komersial pada tahun 1980. Pengguna awal keytar adalah Spyro Gyra keyboardist, Tom Schuman, dan Devo. Penemu keytar adalah Steve Masakowski. Meskipun telah dikreditkan selama bertahun-tahun sebagai penemu keytar, dalam sebuah wawancaranya dengan Peter Hartlaub dari San Francisco Chronicle, ia hanya mengklaim telah menemukan alat yang disebut tar-key, yang merupakan instrumen berbasis string. Bukan keyboard yang dibuat seperti gitar.

Keytar dipopulerkan pada tahun 1980 oleh sebuah metal band yang bernama “glam”, serta synthpop dan new wave. Pada tahun 1990-an, popularitas keytar menurun. Dikarenakan sangat sedikit peminat yang membeli dan menampilkan keytar diatas panggung. Mereka lebih cenderung memilih keyboard atau piano. Akan tetapi, keytar kembali populer ketika artis papan atas menggunakannya. Seperti The Black Eyed Peas, Motion City Soundtrack, No Doubt, dan Steely Dan. Salah satu contoh lain adalah pada tahun 2008, Snoop Dogg membuat video musik untuk lagunya yang berjudul “sensual seduction” dimana ia menggunakan keytar dalam videonya. 

            Pada awal pertama kali keytar dibuat, fitur-fitur yang ditampilkan masih sangat sederhana, seperti  keytar Yamaha SHS-10 yang diproduksi pada tahun 1980, hanya memiliki keyboard kecil dengan 32 minikeys dan pitch-bend wheel, internal modulasi frekuensi, dan synthesizer yang menawarkan 25 suara berbeda dengan 6 polifoni. Sedangkan sekarang, keytar yang paling canggih adalah Roland AX-7, yang memiliki fitur canggih, yaitu 45 kecepatan sensitif kunci (tanpa after touch), 3 karakter LED display, pitch bend, touch pad,kontrol tombol volume, dan “D-Beam” yaitu terdiri dari inframerah sensor yang mendeteksi gerakan didekatnya. Interface ini dapat digunakan untuk memicu kontrol efek. Lalu, pada bulan agustus 2009, Roland merilis Roland AX-Synth, yaitu model keytar yang berisi suara synthesizer sendiri selain menjadi MIDI Controller. 

Upright Piano dan letak senar-senarnya

Upright Piano

Baby Grand Piano


Full Concert Grand Piano



Keytar Korg


Keytar Yamaha SHS-200

sumber:



3 komentar:

  1. reparasi piano yang bagus ya ke www.anthonymusik.com aja, jual beli piano juga. bisa servis piano / service piano juga. jual beli piano murah dan melayani jual beli piano di jakarta

    BalasHapus
  2. reparasi piano yang bagus ya ke www.anthonymusik.com aja, jual beli piano juga. bisa servis piano / service piano juga. jual beli piano murah dan melayani jual beli piano di jakarta

    BalasHapus