Jumat, 28 September 2012

Tugas 5 - Perkembangan Kertas



Manusia adalah makhluk sosial, maka manusia butuh untuk berkomunikasi dengan sesama manusia lainnya.  Media komunikasi nya sangat banyak, salah satunya melalui media surat. Surat pada jaman dahulu ditulis diatas kertas, tetapi di jaman yang sudah canggih ini, banyak surat yang dikirim melalui media elektronik (e-mail). Selain itu, orang pada zaman dahulu kala menulis di atas apa saja yang bisa ditulis, seperti baru, dedaunan, tulang-belulang, dan kulit. Maka dengan penemuan kertas yang tipis dan rata, sangat memudahkan manusia.

Kertas adalah bahan yang tipis dan rata, yang dihasilkan dengan kompresi serat yang berasal dari pulp. Serat yang digunakan biasanya adalah alami, dan mengandung selulosa dan hemiselulosa.
Kertas dikenal sebagai media utama untuk menulis, mencetak serta melukis dan banyak kegunaan lain yang dapat dilakukan dengan kertas misalnya kertas pembersih (tissue) yang digunakan untuk hidangan, kebersihan ataupun toilet.

Adanya kertas merupakan revolusi baru dalam dunia tulis menulis yang menyumbangkan arti besar dalam peradaban dunia. Sebelum ditemukan kertas, bangsa-bangsa dahulu menggunakan tablet dari tanah lempung yang dibakar. Hal ini bisa dijumpai dari peradaban bangsa Sumeria, Prasasti dari batu, kayu, bambu, kulit atau tulang binatang, sutra, bahkan daun lontar yang dirangkai seperti dijumpai pada naskah naskah Nusantara beberapa abad lampau.

SEJARAH KERTAS

1.       Mesir


Peradaban Mesir Kuno menyumbangkan papirus sebagai media tulis menulis. Penggunaan papirus sebagai media tulis menulis ini digunakan pada peradaban Mesir Kuno pada masa wangsa firaun kemudian menyebar ke seluruh Timur Tengah sampai Romawi di Laut Tengah dan menyebar ke seantero Eropa, meskipun penggunaan papirus masih dirasakan sangat mahal. Dari kata papirus (papyrus) itulah dikenal sebagai paper dalam bahasa Inggris, papier dalam bahasa Belanda, bahasa Jerman, bahasa Perancis misalnya atau papel dalam bahasa Spanyol yang berarti kertas.
Pada sekitar 2.200SM, orang Mesir kuno menemukan sejenis buluh yang disebut papyrus (lontar) yang ternyata dapat dipergunakan untuk media tulis yang lebih stabil dan dapat diandalkan.
Meskipun penggunaan papyrus menyebar jauh di luar Mesir, kulit binatang juga masih banyak digunakan sebagai media untuk menyampaikan pesan tertulis. Kulit sapi, kambing dan domba dicuci dan direntangkan pada bingkai dan dilapisi dengan kapur berbentuk pasta yang membantu menghilangkan lemak dan bulu. Sesudah kering, permukaan dihaluskan dengan menggosok memakai batu. Bahan yang sudah siap disebut perkamen dan digunakan secara luas diseluruh Eropa sejak 170 SM. Perkamen yang berkualitas tinggi sangat langka sehingga harus diperlakukan secara halus dan sering digunakan lebih dari sekali.

Media tulis awal ini memainkan peranan yang sangat penting dalam perkembangan kebudayaan manusia tetapi memang kurang praktis. Hal ini berubah sejak Tsai Lun pada thn 250 SM memulai percobaannya dan memperkenalkan kertas ke dunia.
2.       Cina


Pada abad kedua, pembuat kertas di Cina menaruh potongan-potongan kulit kayu bagian dalam dari pohon Mulberry pada suatu tempat yang kuat, sering juga berupa batu yang berlubang dan dicampur dengan air. Dengan menggunakan palu atau alat pemukul lain, potongan kayu tersebut ditumbuk sehingga menjadi bubur berserat yang dalam istilah sekarang disebut sebagai 'pulp'. Pulp tersebut kemudian dituangkan kedalam cetakan yang dangkal yang sebelumnya dilapisi dengan kain berbentuk seperti saringan. Kemudian cetakan ini dijemur di bawah sinar matahari dan ketika air telah menguap, maka hanya serat selulose yang tinggal dalam cetakan. Selanjutnya kertas diangkat dari cetakan tersebut. Ini adalah bentuk yang primitif dari kertas.
3.       Eropa
Pada abad ke 13, teknologi pembuatan kertas telah merambah Spanyol, tetapi masih membutuhkan 300 tahun lagi baru teknologi tersebut menyebar ke Perancis, Jerman, Itali dan Inggris dimana tercatat pabrik kertas Inggris yang pertama kali diketahui dibangun di Hertfordshire pada th 1490. Di negara-negara Eropa, saringan kawat yang halus menggantikan fungsi kain saringan dan serat linen menggantikan kulit kayu mulberry yang sangat sulit diperoleh di daratan Eropa.
Masalah yang dihadapi dalam pembuatan kertas secara manual ialah produktifitasnya yang sangat rendah dan memakan waktu yang lama. Pada abad pertengahan, semua buku dicopy dengan tangan, kebanyakan dilakukan di atas perkamen dan dilakukan oleh pemuka agama yang mempunyai kemampuan baca tulis di atas rakyat biasa. Mesin cetak yang diciptakan pada abad ke 15 membawa perubahan yang amat besar di bidang komunikasi. Untuk pertama kalinya, buku dapat diproduksi secara massal. Untuk itu dibutuhkan kertas murah dalam jumlah yang banyak menggantikan perkamen yang mahal.
Untuk memenuhi permintaan yang meningkat ini, pembuat kertas dituntut untuk mempercepat dan meningkatkan produksi, tetapi tidak terlihat adanya terobosan yang nyata sampai datangnya abad 17. Yaitu ketika Nicholas Luis Robert, dari Essones, Perancis mematenkan sebuah mesin yang menggunakan belt kawat mesh yang bergerak menggantikan fungsi cetakan kertas sehingga dapat dihasilkan kertas secara kontinyu dan dalam jumlah besar. Mesin yang dibangun oleh Robert kemudian dibawa ke Inggris dan dipatenkan di sana pada th 1801 oleh Henry Fourdrinier, yang namanya dipakai sampai sekarang.

CARA PEMBUATAN KERTAS
Kertas yang sering kita gunaka itu biasanya terbuat dari kayu yang diolah dengan teknologi modern sehingga sampai ketangan kita. Sebenarnya, bagaimana cara membuat kertas?


Proses Pembuatan Kertas (pulp)
1.       Kayu diambil dari hutan produksi kemudian dipotong - potong atau lebih dikenal dengan log. log disimpan ditempat penampungan beberapa bulan sebelum diolah dengan tujuan untuk melunakan log dan menjaga kesinambungan bahan baku
2.       Kayu dibuang kulitnya dengan mesin atau dikenal dengan istilah De - Barker
3.       Kayu dipotong - potong menjadi ukuran kecil (chip) dengan mesin chipping. Chip yang sesuai ukuran diambil dan yang tidak sesuai diproses ulang.
4.       Chip dimasak didalam digester untuk memisahkan serat kayu (bahan yang diunakan untuk membuat kertas) dengan lignin. proses pemasakan ini ada dua macam yaitu Chemical Pulping Process dan Mechanical pulping Process. Hasil dari digester ini disebut pulp (bubur kertas). Pulp ini yang diolah menjadi kertas pada mesin kertas (paper machine).


Proses Pembuatan Kertas (Paper machine)
1.       Sebelum masuk keareal paper machine pulp diolah dulu pada bagian stock preparation. bagian ini berfung si untuk meramu bahan baku seperti: menambahkan pewarna untuk kertas (dye), menambahkan zat retensi, menambahkan filler (untuk mengisi pori - pori diantara serat kayu), dlln. Bahan yang keluar dari bagian ini di sebut stock 9campuran pulp, bahan kimia dan air)
2.       Dari stock preparation sebelum masuk ke headbox dibersihkan dulu dengan alat yang disebut cleaner. Dari cleaner stock masuk ke headbox. headbox berfungsi untuk membentuk lembaran kertas (membentuk formasi) diatas fourdinier table.
3.       Fourdinier berfungsi untuk membuang air yang berada dalam stock (dewatering). Hasil yang keluar disebut dengan web (kertas basah). Kadar padatnya sekitar 20 %.
4.       Press part berfungsi untuk membuang air dari web sehingga kadar padatnya mencapai 50 %. Hasilnya masuk ke bagaian pengering (dryer). Cara kerja press part ini adalah. Kertas masuk diantara dua roll yang berputar. Satu roll bagian atas di beri tekanan sehingga air keluar dari web. Bagian ini dapat menghemat energi, karena kerja dryer tidak terlalu berat (air sudah dibuang 30 %).
5.       Dryer berfungsi untuk mengeringkan web sehingga kadar airnya mencapai 6 %. Hasilnya digulung di pop reel sehingga berbentuk gulungan kertas yang besar (paper roll). Paper roll ini yang dipotong - potong sesuai ukuran dan dikirim ke konsumen.

JENIS-JENIS KERTAS

Terdapat beberapa jenis kertas yang sering digunakan untuk keperluan Cetak Mencetak. Mulai dari kertas berbagai Merk berdasarkan Produsen (Pabrik Kertas) sampai berbagai jenis kertas yang ada dipasaran.
·         HVS
Adalah singkatan dari houtvrij schrijfpapier yang berarti kertas bebas serat kayu. Kertas ini termasuk jenis uncoated yang permukaannya tidak dilapisi sehingga bersifat kasar dengan daya serap yang kuat. Permukaanya yang tidak rata menyebabkan hasil cetak yang tidak mengkilap.
Sering digunakan untuk Mencetak Kop Surat, Amplop, Nota  dan kebutuhan kantor lainnya serta Buku, Majalah dan Buletin. Gramasi yang sering digunakan mulai dari 60, gram, 70 gram, 80 gram sampai pada 100 gram.
·         Art Paper
Lebih dikenal dengan kertas dengan permukaan licin dan mengkilap di kedua sisinya, atau sering disebut dengan Coated Paper. Kertas jenis ini tidak cocok digunakan untuk keperluan tulis menulis karena sifat permukaannya yang licin tadi yang dilapisi (coated) dengan daya serap yang lebih lambat sehingga tinta pulpen agak sulit mengering.
Kertas jenis ini biasa digunakan untuk Cetak Brosur, Flyer, Leaflet, Annual Report, Cover Buku, Cover Majalah dan Kalender. Gramatur mulai dari 100 – 150 garam, lebih dari 150 gram disebut Art Carton (190 gram, 210 gram, 230 gram sampai 400 gram).
·         Matte Paper
Kertas jenis ini sama dengan Art Paper yaitu jenis kertas Coated, kertas berlapis tapi dengan lapis yang tidak mengkilap. Biasa digunakan sama seperti kertas Art Paper dengan berbagai gramatur.
·         Kertas Samson (Recycle)
Merupakan kertas daur ulang, berwarna Coklat biasa disebut juga kertas kraft linear yang sering digunakan untuk kebutuhan Cetak Mencetak Shopping Bag (Paper Bag), Packaging/Pembungkus, Cover Buku, Cover Nota/Bon, dan lain-lain. Gramatur mulai 125 gram – 250 gram.
·         Duplex
Kertas Karton dengan ketebalan minimal gramatur 250 gram – 400 gram, bentuk permukaan atas coated mengkilap/licin berwarna putih sehingga bisa dilakukan pencetakan pada bagian ini dan bagian balikannya warna abu-abu atau kecoklat-coklatan dan tidak bisa dilakukan pencetakan pada bagian ini. Biasa digunakan untuk Kemasan Produk dan Kemasan Makanan (Box Nasi), Kemasan Souvenir dan Gift.
·         Kertas Fancy
Jenis kertas merupakan bagian dari Jenis Kertas yang paling Mewah, Eksklusif dan Elegan. Dengan harga yang premium kertas fancy biasa digunakan untuk kebutuhan Cetak Mencetak berbagai Kartu, mulai dari Kartu Nama Eksklusif, Kartu Undangan Pernikahan dan Invitation Card formal untuk perusahaan-perusahaan, Kartu Ucapan Terima Kasih, Cover Buku dan Cover Majalah Eksklusif.

Kertas Daur Ulang

UKURAN KERTAS
Ukuran kertas secara Internasional terdapat seri A, B, dan C. Ukuran R dan F muncul sesuai permintaan pasar.Berikut ukuran-ukuran dari setiap seri dalam Milimeter
Ukuran kertas seri A
Ukuran                 mm × mm           in × in
A0                           841 x 1189           33.11 × 46.81
A1                           594 x 841              23.39 × 33.11
A2                           420 x 594              16.54 × 23.39
A3                           297 x 420              11.69 × 16.54
A4                           210 x 297              8.27 × 11.69
A4s                         215 x 297              8.46 × 11.69
A5                           148 x 210              4.13 × 5.83
A6                           105 x 148              4.13 × 5.83
A7                           74 x 105                2.91 × 4.13
A8                           52 x 74                  2.05 × 2.91
A9                           37 x 52                  1.46 × 2.05
A10                        26 x 37                  1.02 × 1.46

Ukuran Kertas Seri B
Ukuran                 mm × mm                           in × in
B0                           1000 X 1414         39.37 × 55.67
B1                           707 X 1000           27.83 × 39.37
B2                           500 X 707             19.69 × 27.83
B3                           353 X 500             13.90 × 19.69
B4                           250 X 353             9.84 × 13.90
B5                           176 X 250             6.93 × 9.84
B6                           125 X 176             4.92 × 6.93
B7                           88 X 125                3.46 × 4.92
B8                           62 X 88                  2.44 × 3.46
B9                           44 X 62                  1.73 × 2.44
B10                         31 X 44                  1.22 × 1.73

Ukuran kertas seri C biasanya digunakan untuk biasanya digunakan untuk map, kartu post dan amplop
Ukuran                 mm x mm
C0                           917 X 1297
C1                           648 X 917
C2                           458 X 648
C3                           324 X 458
C4                           229 X 324
C5                           162 X 229
C6                           114 X 162
C7                           81 X 114
C8                           57 X 81

Ukuran kertas R biasanya digunakan untuk mencetak Foto
Ukuran                 mm x mm
2R                           60 x 90
3R                           89 x 127
4R                           102 x 152
5R                           127 x 178
6R                           152 x 203
8R                           203 x 254
8R Plus                  203 x 305
10R                         254 x 305
10R Plus               254 x 381
11R                         279 x 356
11R Plus               279 x 432
12R                         305 x 381
12R Plus               305 x 465
14R                         284 x 353
17R                         305 x 405
19R                         305 x 455

Ukuran Kertas seri F biasanya digunakan untuk kegiatan perkantoran dan fotocopy, dan biasa disebut kertas Folio
Ukuran                 mm × mm           in × in
F4                           215 x 330              8.5 x 13

Ukuran kertas seri Letter dan legal
Ukuran                 in × in                    mm × mm
Letter                    8.5 × 11                 216 × 279
Legal                      8.5 × 14                 216 × 356

Ukuran kertas ANSI
Nama                    in × in                    mm × mm
ANSI A                  8½ × 11                 216 × 279
ANSI B                  17 × 11                  432 × 279
ANSI C                  17 × 22                  432 × 559
ANSI D                  22 × 34                  559 × 864
ANSI E                   34 × 44                  864 × 1118

Ukuran kertas Arsitektur
Nama                    in × in                    mm × mm
Arch A                   9 × 12                    229 × 305
Arch B                   12 × 18                  305 × 457
Arch C                   18 × 24                  457 × 610
Arch D                   24 × 36                  610 × 914
Arch E                   36 × 48                  914 × 1219
Arch E1                 30 × 42                  762 × 1067
Arch E2                 26 x 38                  660 x 965
Arch E3                 27 x 39                  686 x 991

Itulah sedikit pembahasan tentang kertas, salah satu penemuan paling berharga selama ini.

Sumber :

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar