Sabtu, 22 September 2012

Tugas-5 Perkembangan Ilmu Pengetahuan/Teknologi



Perkembangan Bola Sepak

Tentu kita mengetahui sebuah olahraga bernama sepak bola, sebuah permainan dimana sebelas orang melawan sebelas orang dengan tujuan untuk memasukkan bola ke gawang lawan sesuai peraturan yang tersedia. Dan di olahraga sepak bola tersebut, terdapat benda bundar yang selalu di tendang maupun di lempar dan juga dijadikan sebagai benda yang mempunyai peran penting pada olahraga ini dan juga disebut sebagai bola sepak. Apakah bola sepak ini langsung berbentuk seperti yang kita lihat pada hari ini? Tentu tidak, teknologi bola sepak ini mengalami perkembangan dari masa ke masa dan perkembangan ini yang akan saya jadikan bahasan utama pada tulisan ini.
Sejak jaman dahulu manusia suka menendang sesuatu yang berbentuk bundar seperti kerikil atau semacamnya. Namun minta tersebut membangkitkan gairah untuk menciptakan sesuatu yang lebih serius. Amerika selatan dahulu membuat bola sepak dari bahan elastis ringan seperti karet, namun bahan ini pasti takkan tetap dipakai selama ribuan tahun.
Menurut sejarah pada Dinasti Han dan Ts’in sekitar tahun 255 SM-220 M orang cina memainkan sebuah permainan yang disebut ‘tsu-chu’, dimana bola di giring melalui celah-celah jaring yang terletak di antara dua ujung, dan bola tersebut di buat dari kulit hewan. Juga pada sejarah Mesir kuno, dikatakan juga memiliki sebuah permainan yang kurang lebih mirip dengan permainan sepakbola, juga orang Yunani dan Romawi kuno juga memainkan permainan yang mensyaratkan untuk menggiring dan menendang bola. Dari sejarah-sejarah tersebut juga sejarah-sejarah yang lainnya disebutkan bahwa yang mereka bawa atau giring ataupun tendang adalah beraneka ragam, dari tengkorak hingga kandung kemih babi yang ternak yang tewas dan ditutupi dengan kulit sehingga mempunyai bentuk yang lebih rapi

Bola Sepak Di Tahun 1800-an
Pada tahun 1800-an ini sudah mulai dikembangkan teknologi karet sehingga dapat lebih teratur baik ukuran bolanya maupun bentuknya, karena pada teknologi sebelumnya, yaitu dengan menggunakan kandung kemih babi, ukuran bola tergantung pada ukurang kandung kemih babi tersebut sehingga tidak di dapat ukuran secara pasti ukuran bola pada saat itu juga yang menjadi masalah adalah tidak dapat diperkirakannya bola itu menggelinding dan melayang dalam arah yang tidak pasti. Hingga pada tahun 1836 Charles Goodyear mematenkan vulkanisir karet dan akhirnya pada tahun 1855 Charles Goodyear merancang bola sepak dengan karet vulkanisir dan menjadikan bola Charles Goodyear sebagai bola sepak pertama dan digunakan pada pertandingan Oneida Football Club, Boston Latib School, dan Boston English School pada 7 November 1863 yang juga di pajang di Hall of Fame sepakbola nasional. Dan uniknya lagi bola yang dirancang Charles Goodyear ini yang akhirnya digunakan oleh James Naismith untuk mengembangkan olahraga basket dikarenakan panel bola tersebut seperti bola basket.

Lalu pada tahun 1862, H.J. Lindon menciptakan kantung karet tiup pertama unuk bola sepak. Dimungkinkan H.J. Lindon ini menciptakan kantung karet tiup pertama dikarenakan kandung kemih babi yang di ledakkan secara terus menerus memiliki efek yang buruk dan juga bola berteknologi kantung karet tiup ini juga memiliki kelebihan dari teknologi sebelumnya yaitu bola nya tetap keras dan oval. H.J. Lindon ini juga menyatakan telah menemukan bola Rugby tapi tidak terlalu mematenkannya karena bola bundar lebih disukai karena lebih mudah di tendang daripada bola lonjong seperti rugby yang lebih mudah untuk di tangkap dan di lempar.
Tepat setahun setelah ditemukannya teknologi kantung karet tiup di Inggris Asosiasi sepak bola bertemu untuk membicarakan mengenai peraturan-peraturan dalam sepak bola namun belum sempat membahas mengenai peraturan bola sepak tersebut, sehingga pada tahun 1872 peraturan yang di buat sebelumnya di revisi  dan menyepakati ketentuan standar bola yaitu bentuknya harus bulat dan keliling bola tersebut adalah 27 inchi sampai 28 inchi atau kira-kira dalam cm yaitu 68 cm sampai 71 cm dan mempunyai berat antara 13 oz sampai 15 oz.
Pada tahun 1888 liga inggris sepak bola didirikan dan juga menyebabkan produksi bola sepak menjadi sebuah produksi yang massal. Pada masa tersebut dua pabrik bola sepak terbesar dan pertama yang memproduksi massal bola sepak ini yaitu Mitre dan Tomlinson of Glasgow. Menurut mereka apa yang membuat bola sepak tersebut terbilang baik atau bagus adalah seberapa baik bola tersebut mempertahankan bentuknya. Juga bola memiliki kelas pada saat itu dimana bola kualitas tinggi terbuat dari kulit bagian belakang sapi dan kualitas rendah terbuat dari kulit sapi bagian bahu.

Bola Sepak Di Tahun 1900-an
Pada tahun 1937 aturan dalam hal bola sepak berganti sedikit, hanya kenaikan berat dari 13 oz sampai 15 oz menjadi 14 oz sampai 16 oz dan pada tahun 1900-an ini karet nya sudah lebih kuat dan bisa menahan tekanan yang cukup berat, perkembangannya terletak pada panel yang lebih kompleks namun masih memiliki kelemahan yaitu jika hujan masih dapat menyerap air sehingga sering munculnya cedera di bagian kepala karena bola menjadi sangat berat dan ketika di tendang lalu mengenai kepala pemain akan fatal akibatnya
Kisah unik lainnya adalah ketika piala dunia sepak bola pertama pada tahun 1930 yang didalamnya peran bola sepak sangat menentukan hasil pertandingan dimana pihak Argentina dan Uruguay tidak setuju jika menggunakan 1 bola yang sama maka mereka menyetujui jika pada babak pertama mereka bermain dengan menggunakan bola sepak dari argentina dan di babak kedua menggunakan bola sepak dari Uruguay. Pada babak pertama Argentina unggul dua melawan satu dengan Uruguay ketika memakai bola mereka, dan pada babak kedua yang memakai bola sepak mereka sendiri, Uruguay berhasil membalikkan kedudukan menjadi 4 lawan 2 dan kemenangan yang di dapat dari melawan Argentina ini

Ketika perang dunia ke dua, terjadi penambahan teknologi bola sepak. Bola sepak sudah terbuat dari bahan yang lebih kuat dan ikatannya semakin rekat sehingga dapat lebih mudah mengontrol bola juga membuat bola menjadi semakin kuat. Namun bola sepak ini sangat penting karena bola sepak ini harus terkontrol dengan mudah dan melayang dengan indah tanpa berguncang dan pada perang dunia kedua ini sangat disayangkan karena kualitas kulit yang akan menjadi bahan pada bola sepak tersebut mengalami penurunan kualitas.
Pada tahun 1951 bola putih mulai diizinkan karena penonton sempat kesulitan untuk melihat bola yang berwarna coklat pada teknologi sebelumnya, sehingga bola dijadikan berwarna putih agar penonton dapat melihatnya dengan mudah. Padahal sebelumnya bola putih ini sudah di pakai pada awal tahun 1892 secara tidak resmi, untuk membuat bola ini yaitu dengan mencuci kulitnya sehinggal menjadi putih dan teknik tersebut akan menciptakan bola yang berwarna putih. Namun tidak hanya putih, bola oranye pun ikut serta dalam teknologi bola sepak ini dan di perkenalkan pertama kali pada tahun 1950-an untuk membantu penonton melihat bola pada saat kondisi lapangan sedang bersalju.

Sejak saat itu berbagai negara memiliki favorit atau selera tersendiri akan bola sepak mereka sehingga menimbulkan banyak kontroversi mengenai ketetapan standar fifa dalam hal ukuran, berat, dan jenis bola yang digunakan.
Pada tahun 1960-an bola sepak yang benar benar sintetis pertama diproduksi. sedangkan pada akhir tahun 1980-an bola sepak sintetis akhirnya menggantikan kedudukan bola kulit. Sampai sekarang bola sintetis tersebut dapat memberikan kesan melayang yang lebih konsisten dan teratur serta pantulannya yang lebih terarah. Dan sintetis yang sekarang sudah jauh lebih baik daripada sintetis yang dulu seperti lebih tidak menyerap air dan sebagainya.

The Buckminster Ball. Pada masa ini bola sudah mulai dijahit dengan tali dan di tambal. Kata Buckminster berasal dari seorang arsitek Amerika Richard Buckminster Fuller yang menemukan desain tersebut ketika ia mencoba membuat dengan bahan-bahan yang minimal. Bentuk ini didasarkan pada bentuk segi enam, segi lima atau pentagon, dan segitiga yang di jahit bersama-sama akan membentuk permukaan bulat. Bola sepak modern pada dasarnya adalah sebuah bola buckminster terdiri dari 20 permukaan segi enam dan 12 permukaan segi lima. Ketika 20 permukaan segi enam dan 12 permukaan segi lima itu di jahit bersama akan membentuk lingkaran dan juga ada bagian hitam yang membantu pemain melihat lekukan bola tersebut. Bola yang berpanel 32 pertama yang terdiri dari dua puluh segi enam dan dua belas segi lima tersebut di pakai saat ajang resmi FIFA piala dunia sepak bola pada tahun 1970 di Meksiko, bola ini memiliki nama Telstar Adidas

Bola Sepak Di Tahun 2000-an
Perkembangan dalam desain bola sepak terus berkembang dan masih berkembang sampai sekarang. Banyak perusahaan yang berlomba-lomba untuk menemukan desain terbaik untuk bola sepak. Adapun target yang menjadi pencapaian perkembangan teknologi bola sepak ini di antara lain yaitu melayangnya bola lebih akurat dan mantap juga pantulannya lebih dapat diperkirakan, lalu lapisan luar bola sepak yang lebih tahan air atau kedap air, lalu dapat memindahkan dengan baik kekuatan yang ada di kaki sehingga dapat membuat bola tersebut lebih mudah ke tujuan yang kita inginkan, memiliki permukaan yang lebih lembut, dan yang terakhir keamanan untuk kepala saat menyundul. Ini dikarenakan saat dahulu yang pernah saya bahas bola sepak pada masa itu tidak kedap air sehingga air yang terserap banyak dan membuat bola sepak itu menjadi lebih berat sehingga ketika seseorang pemain menendang bola tersebut dan mengenai kepala seseorang maka orang tersebut kebanyakan akan mengalami pusing, cedera, dan sebagainya. Dan bola sepak harus memiliki kriteria-kriteria yang telah disetujui oleh umum sehingga tidak seperti pertandingan sepak bola terdahulu Argentina melawan Uruguay dimana bola sepak memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan arah pertandingan tersebut dimana pada babak pertama tim Argentina mengungguli tim Uruguay dengan menggunakan bola sepaknya sendiri dan pada babak kedua Uruguay berhasil memenangkan pertandingan dengan menggunakan bola sepak mereka sendiri. Juga pada tahun dua ribu sepuluh kemarin dimana bola Jabulani menuai kontroversi, karena beberapa kiper kesebelasan tim-tim negara memrotes panitia mengenai bola jabulani tersebut yang bergerak secara tidak teratur saat di udara sehingga membuat para kiper kesulitas untuk mengantisipasi jalannya atau gerak arah bola.
 

Jadi apa yang kita lihat saat ini yang sering kita tendang-tendang saat bermain bola atau ketika anda melihat ke tivi dan menonton sebuah pertandingan sepak bola, bola sepak itu tidak langsung berbentuk seperti itu, bahkan memiliki bentuk yang lebih jelek atau tidak bundar, dan tidak langsung berbentuk karet sintetis seperti itu, dahulu bola itu terbuat dari kandung kemih babi, dan betapa luar biasanya perjalanan perkembangan teknologi bola sepak ini dari yang hanya terbuat dari kandung kemih babi, sampai bahan-bahan sintetis yang telah di proses lebih lanjut untuk memiliki sifat kedap air, memiliki kontrol yang pas, dan lambungan yang akurat pula sehingga tidak menyebabkan kontroversi kontroversi seperti belakangan hari. Dan bola sepak ini tidak akan terlihat sama ketika kita mengetahui perjuangan perkembangan bola sepak dari tahun ke tahun.

sumber: 
http://inspirasibaru-yusufsila.blogspot.com
http://www.soccerballworld.com 
http://www.sportapex.com
http://www.regentsprep.org
http://mudsweatbadges.co.uk
http://iswan21.blogspot.com/2010/05/sejarah-perkembangan-bola-sepak-dari.html


Tidak ada komentar:

Posting Komentar