Rabu, 19 September 2012

Tugas 5 - Perkembangan Handphone


Telepon Genggam dari dulu sampai sekarang
            Seperti yang kita ketahui semua telepon genggam atau telepon atau seluller atau handphone merupakan sebuah alat komunikasi yang sudah memiliki konsep dan berkembang sejak tahun 1973.  Fungsi handphone yang pasti sebagai alat untuk berkomunikasi dan fungsi lainnya yaitu sebagai sarana untuk mengiri pesan pendek.  Saat ini di Indonesia memiliki 2 jaringan telepon nirkabel yang dua - dua nya sama - sama laku di Indonesia ini yaitu GSM (Global System for Mobile Telecommunications) dan CDMA (Code Division Multiple Access).

SEJARAH
            Teknologi ini mulai digunakan tahun 1970 yang diawali dengan penggunaan mikroprosesor untuk teknologi komunikasi.  Dan pada tahun 1971, jaringan handphone pertama dibuka di Finlandia bernama ARP.  Menyusul kemudian NMT di Skandinavia pada tahun 1981 dan AMPS pada tahun 1983.  Penggunaan teknologi analog pada generasi pertama menyebabkan banyak keterbatasan yang dimiliki seperti kapasitas trafik yang kecil, jumlah pelanggan yang dapat ditampung dalam satu sel sedikit, dan penggunaan spektrum frekuensi yang boros.           
            Telepon Genggam pertama kali dikerjakan oleh Martin Cooper yang merupakan seorang karyawan Motorola pada 03 April 1973, walaupun pada saat itu banyak disebut - sebut bahwa penemu pertama Handphone adalah sebuah tim dari salah satu divisi Motorola dengan model pertama DynaTAC.  Ide yang dicetuskan oleh Cooper adalah sebuah alat komunikasi yang kecil dan mudah dibawa bepergian secara fleksibel.
            Di dalam karirnya Cooper bersama timnya menghadapi tantangan bagaimana memasukkan semua bahan - bahan dan material - material elektronik ke dalam benda yang berukuran kecil tersebut.  Namun akhirnya sebuah telepon genggam pertama berhasil diselesaikan dengan total bobot seberat dua kilogram.  Untuk memproduksinya, Motorola membutuhkan biaya setara dengan US$1 juta. Seiring perkembangannya Pada tahun 1983, telepon genggam portabel berharga US$4 ribu (Rp36 juta) setara dengan US$10 ribu (Rp90 juta).


FITUR
            Sebuah Handphone menawarkan fitur yang bermacam - macam mulai dari fitur yang biasa sampai dengan yang luar biasa.  Semakin maju nya teknologi maka semakin canggih pula handphone - handphone saat ini, semakin canggih handphone tersebut membuat fitur - fitur yang ada pun menjadi semakin menarik. Ponsel umumnya juga mempunyai fungsi pengiriman dan penerimaan pesan singkat yang biasa kita sebut SMS (Short Message Service).  
            Ada pula penyedia jasa telepon genggam di beberapa negara yang menyediakan layanan generasi ketiga (3G) dengan menambahkan jasa 'Videocall', sebagai alat pembayaran, maupun untuk menonton televisi online di telepon genggam mereka.  Sekarang, telepon genggam menjadi gadget atau barang yang sangat dibutuhkan dengan peranan yang multifungsi.
            Mengikuti perkembangan teknologi digital, kini ponsel juga dilengkapi dengan berbagai pilihan fitur, seperti bisa menangkap siaran radio dan televisi, perangkat lunak atau software pemutar audio MP3 dan video,kamera digital, game, dan layanan internet,WAP, GPRS, 3G.  
            Selain fitur-fitur tersebut, ponsel sekarang sudah ditanamkan fitur komputer yang bisa saja dikemudian hari kita tidak perlu menghidupkan komputer untuk mengerjakan tugas - tugas melainkan sudah ada Handphone yang bisa mencakup semua fitur yang ada di komputer.
            Jadi di ponsel tersebut, orang bisa mengubah fungsi ponsel tersebut menjadi mini komputer.  Di dunia bisnis, fitur ini sangat membantu bagi para pebisnis untuk melakukan semua pekerjaan di satu tempat dan membuat pekerjaan tersebut diselesaikan dalam waktu yang sangat singkat.

FUNGSI
            Saat ini ponsel merupakan sebuah alat yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan berbisnis, berbelanja maupun sebagai sarana hiburan penghilan rasa bosan.  Berikut merupakan fungsi dari sebuah Handphone.
A. Ponsel Bisnis
            Ponsel bisnis merupakan ponsel yang terspesialisasi untuk kegiatan bisnis dan perusahaan.  Biasanya ponsel yang bisa melakukan banyak kegiatan bisnis disebut juga ponsel pintar atau biasa disebut SmartPhone.  Banyak sekali aplikasi yang dapat di download demi kepentingan berbisnis sehingga smartphone ini seringkali menghemat waktu dalam pembuatan berbagai tugas.
B. Ponsel Hiburan
            Ponsel ini sangat ditujukan bagi orang - orang yang memiliki waktu bosan lebih banyak dibandingkan waktu produktifnya.  Ponsel ini merupakan ponsel multitasking dan multimedia dimana fitur - fitur seperti MP3, Video, Social Network, dan masih banyak lainnya dapat dilakukan dari satu ponsel hiburan ini. Banyak Ponsel jenis ini yang memiliki varian nya tersendiri, seperti Ponsel Musik, Ponsel Kamera, dan Ponsel Internet Sosial.
C. Ponsel Fashion
            Ponsel jenis ini lebih banyak mengandalkan tampilannya, dan dapat membuat pemiliknya sangat puas meskipun dengan fitur yang terkesan seadanya.  Tetapi dibalik itu semua, sebuah Ponsel Fashion dapat berharga berkali kali lipat dari harga ponsel tercanggih.  Dewasa ini dapat ditemukan ponsel yang berharga lebih mahal dari harga sebuah kendaraan bahkan lebih mahal dari harga sebuah rumah.
D. Ponsel Biasa
            Ponsel jenis ini diperuntukan bagi yang menginginkan ponsel yang simpel, fitur yang disematkan dalam ponsel ini merupakan fitur inti, tanpa teknologi baru yang disematkan. Ponsel ini hanya memiliki fitur telepon dan SMS sebagai fitur yang diandalkan. Ponsel ini merupakan ponsel sederhana yang belum secepat ponsel lainnya dalam mengakses dunia luar seperti masih unsupportnya social network dalam ponsel biasa ini.

PERKEMBANGAN HANDPHONE
 1. Generasi 0
            Sejarah penemuan telepon seluler tidak lepas dari perkembangan radio.  Awal penemuan telepon seluler dimulai pada tahun 1921 ketika Departemen Kepolisian Detroit Michigan mencoba menggunakan telepon mobil satu arah.  Kemudian, pada tahun 1928 Kepolisian Detroit mulai menggunakan radio komunikasi satu arah regular pada semua mobil patroli dengan frekuensi 2 MHz. pada perkembangan selanjutnya, radio komunikasi berkembang menjadi dua arah dengan ‘’frequency modulated ‘’(FM).
             Tahun 1940, Galvin Manufactory Corporation (sekarang Motorola)mengembangkan portable Handie-talkie SCR536, yang berarti sebuah alat komunikasi di medan perang saat perang dunia II.  Masa ini merupakan generasi 0 telepon seluler atau 0-G, dimana telepon seluler mulai diperkenalkan.
            Setelah mengeluarkan SCR536, kemudian pada tahun 1943 Galvin Manufactory Corporation mengeluarkan kembali partable FM radio dua arah pertama yang diberi nama SCR300 dengan model backpack untuk tentara U.S. Alat ini memiliki berat sekitar 35 pon dan dapat bekerja secara efektif dalam jarak operasi 10 sampai 20 mil.
            Sistem telepon seluler 0-G masih menggunakan sebuah sistem radio VHF untuk menghubungkan telepon secara langsung pada PSTN ''landline''.   Kelemahan sistem ini adalah masalah pada jaringan kongesti yang kemudian memunculkan usaha-usaha untuk mengganti sistem ini.
            Generasi 0 diakhiri dengan penemuan konsep modern oleh insinyur-insinyur dari Bell Labs pada tahun 1947.  Mereka menemukan konsep penggunaan telepon hexagonal sebagai dasar telepon seluler.  Namun, konsep ini baru dikembangkan pada 1960-an.
            Pada dasarnya di Generasi 0 ini handphone lebih dispesialisasikan hanya untuk berkomunikasi dengan banyak arah. Handphone generasi ini disebut juga HT pada saat ini.
2. Generasi 1
            1-G atau telepon generasi pertama merupakan telepon genggam pertama yang sebenarnya.  Tahun 1973, Martin Cooper dari Motorola Corp menemukan telepon seluler pertama dan diperkenalkan kepada public pada 3 April 1973.  Telepon seluler yang ditemukan oleh Cooper memiliki berat 30 ons atau sekitar 800 gram.
            Teknologi yang digunakan 1-G masih bersifat analog dan dikenal dengan istilah AMPS. AMPS menggunakan frekuensi antara 825 Mhz- 894 Mhz dan dioperasikan pada Band 800 Mhz.  Karena bersifat analog, maka sistem yang digunakan masih bersifat regional.
            Kekurangan terbesar yang dimiliki oleh generasi 1-G adalah karena ukurannya yang terlalu besar untuk dipegang oleh tangan.  Ukuran yang besar ini dikarenakan keperluan tenaga dan performa baterai yang kurang baik serta terbatasnya penggunaan teknologi pada masa itu.  
            Selain itu generasi 1-G masih memiliki masalah dengan mobilitas pengguna.  Pada saat melakukan panggilan, mobilitas pengguna terbatas pada jangkauan area telpon genggam.
            Generasi 1 ini merupakan cikal - bakal telepon genggam yang kita gunakan sekarang ini. 1-G memiliki perbedaan yang cukup besar dengan generasi sebelumnya yaitu Gen-0.
3. Generasi 2
            Generasi kedua atau 2-G muncul pada sekitar tahun 1990-an.  2G di Amerika sudah menggunakan teknologi CDMA, sedangkan di Eropa menggunakan teknologi GSM.  GSM menggunakan frekuensi standar 900 Mhz dan frekuensi 1800 Mhz.  Dengan frekuensi tersebut, GSM memiliki kapasitas pelanggan yang lebih besar.  
            Pada generasi 2G sinyal analog sudah diganti dengan sinyal digital.  Penggunaan sinyal digital memperlengkap telepon genggam dengan pesan suara, panggilan tunggu, dan Layanan pesan singkat atau SMS.
            Telepon seluler pada generasi ini juga memiliki ukuran yang lebih kecil dan lebih ringan karena penggunaan teknologi chip digital.  Ukuran yang lebih kecil juga dikarenakan kebutuhan tenaga baterai yang lebih kecil.
            Keunggulan dari generasi 2G adalah ukuran dan berat yang lebih kecil serta sinyal radio yang lebih rendah, sehingga mengurangi efek radiasi yang membayakan pengguna.
            2G sudah berhasil memasukkan seluruh material - material handphone ke dalam wadah yang lebih kecil, tidak seperti 1-G yang masih menggunakan wadah besar untuk menempatkan material - material tersebut.
4. Generasi 3
            Generasi ini merupakan generasi yang memulai koneksi cepat untuk penggunaan fitur WAP atau Browser.  Generasi 3 atau disebut 3G ini memungkinkan operator jaringan untuk memberi pengguna mereka jangkauan yang lebih luas, termasuk internet sebaik ''video call'' berteknologi tinggi.  Dalam 3G terdapat 3 standar untuk dunia telekomunikasi yaitu Enhance Datarates for GSM Evolution (EDGE), Wideband-CDMA, dan CDMA 2000.
            Kelemahan dari generasi 3G ini adalah biaya yang relatif lebih tinggi, dan kurangnya cakupan jaringan karena masih barunya teknologi ini.  Tapi yang menarik pada generasi ini adalah mulai dimasukkannya sistem operasi pada ponsel sehingga membuat fitur ponsel semakin lengkap bahkan mendekati fungsi PC.  Sistem operasi yang digunakan antara lain Symbian, Android (sistem operasi)dan Windows Mobile.
5. Generasi 4
            Generasi ini disebut juga Fourth Generation atau 4G.  4G merupakan sistem ponsel yang menawarkan pendekatan baru dan solusi infrastruktur yang mengintegrasikan teknologi nirkabel yang telah ada termasuk wireless broadband (WiBro), 802.16e, CDMA, wireless LAN, Bluetooth, dan lain-lain.
            Sistem 4G berdasarkan jaringan IP yang memungkinkan pengguna untuk menggunakan beragam sistem kapan saja dan di mana saja. 4G juga memberikan penggunanya kecepatan tinggi, volume tinggi, kualitas baik, jangkauan global, dan fleksibilitas untuk menjelajahi berbagai teknologi berbeda.
            Terakhir, 4G memberikan pelayanan pengiriman data cepat untuk mengakomodasi berbagai aplikasi multimedia seperti, video conferencing, online game, dan lain-lain.

CARA KERJA HANDPHONE
1. Dari Telepon Genggam ke Telepon Rumah
            Ketika melakukan panggilan dari ponsel ke telepon rumah biasa, panggilan tersebut akan berjalan-jalan di melalui antena nirkabel terdekat dan akan diubah oleh penghantar nirkabel' ke sistem telepon landline tradisional. Panggilan tersebut kemudian akan langsung diarahkan ke jaringan telepon tradisional dan ke orang yang menjadi tujuan panggilan.
2. Dari Ponsel ke Ponsel
            Ketika melakukan panggilan dari ini, panggilan akan dirutekan melalui jaringan landline kepada pengantar nirkabel penerima atau akan dirutekan dalam jaringan nirkabel ke tempat sel terdekat dengan orang yang menjadi tujuan panggilan.
            Pada saat berbicara di ponsel, maka telepon genggam akan menangkap suara dan mengubah suara menjadi energi frekuensi radio. gelombang radio akan berjalan melalui udara hingga menemukan penerima di stasiun dasar terdekat.
            Stasiun dasar kemudian akan mengirimkan panggilan tersebut melalui jaringan nirkabel hingga sampai pada orang yang menjadi tujuan telepon.
3. Panggilan Jarak Jauh
             Ketika melakukan panggilan terhadap seseorang yang berada sangat jauh, panggilan akan dirutekan pada pusat pertukaran jarak jauh, yang menyambungkan panggilan antar negara atau seluruh dunia melaui kabel fiber optic.

Source :
http://id.wikipedia.org/wiki/Telepon_genggam
http://rana08.wordpress.com/2008/10/06/sejarah-dan-perkembangan-handphone/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar