Rabu, 19 September 2012

Tugas 5 - Perkembangan Celana Jeans

Perkembangan Celana Jeans

Assalamualaikum wr.wb, Dalam Postingan kali ini saya Ingin Membahas Tentang "Asal Usul & Perkembangan Celana Jeans". Pasti kalian tau kan celana Jeans, celana yang dipakai setiap kalian mau jalan-jalan dengan teman bahkan dengan pacar. Tahu tidak Sejarahnya bagaimana? kalo tidak tahu silahkan baca dulu postingan ini "Tak Kenal Maka Tak Sayang". Bacanya juga harus dengan Konsentrasi dan Fokus, biar mengerti, percuma udah baca panjang-panjang tapi tidak mengerti . Tanpa panjang lebar lagi, Selamat membaca...

Berikut Asal Usul & Perkembangan Celana Jeans:


levi strauss
Celana Jeans menjadi trend orang modern saat ini, tetapi tahukah anda bahwa celana jeans dulunya adalah celana yang hanya dipakai oleh para pekerja tambang di Amerika Serikat? Di mana celana ini dahulunya menunjukkan status pemakainya, sehingga disebut pernah mendapat julukan "celana kelas pekerja.

Ialah seorang yang bernama Levi Strauss yang memulai cerita ini, seorang pemuda berumur 20 tahun yang berasal dari Bavaria (Jerman), Eropa. Strauss berangkat ke San Fancisco pada tahun 1847 dengan bermodal beberapa potong tekstil yang akan dijual ke Barat. Pada saat itu di Amerika sedang demam tambang emas, dan Strauss mencoba peruntungannya dengan menjual tekstilnya kepada para penambang emas. Strauss berhasil menjual seluruh barangnya kecuali tenda-tenda yang terbuat dari kanvas.


Kemudian dari sisa potongan kanvas tersebut, Strauss membuat beberapa potong celana untuk kemudian dijual kembali kepada para pekerja tambang. Dan ternyata para pekerja tambang tersebut menyukai celana kanvas buatan Strauss, hal ini disebabkan celana kanvas tahan lama, tidak mudah rusak ataupun sobek. Karena celana kanvas buatan Strauss laku keras, ia mulai berimprovisasi dengan menggunakan bahan yang lain yang ia pesan dari Genoa, Italia. Para pemintal di Genoa menyebut bahan yang ia pesan tersebut dengan nama “genes” dan oleh Strauss diubah menjadi “ bluejeans” setelah ia mencelupnya dengan warna indigo.


levi strauss 2
Dari sinilah Strauss mulai memproduksi calana jeans dalam jumlah yang banyak, dan para penambang pun ketagihan dengan celana buatan Strauss hingga muncul istilah “those pants of Levi’s” (celana si Levi). Setelah itu tercetuslah merk dagang bernama “Levi’s”, yang merupakan merk dagang celana jeans pertama di dunia.

Dalam waktu singkat celana Levi’s menjadi celana resmi para penambang, dan celana ini kian popular di kalangan pekerja tambang, Sehingga akhirnya menjadi simbol status ekonomi yang diasosiasikan dengan celana kelas pekerja. Di tahun 1920, Levi’s Waist Overalls menjadi produk celana kerja yang paling laku di bagian Selatan Amerika, dan walau sekarang bahannya sudah digantikan dengan denim namun banyak orang masih menyebutnya sebagai celana jeans.


Popularitas jeans semakin melebar setelah adanya film cowboy pada tahun 1930-an, film ini sangat mendongkrak kepopuleran jeans dikarenakan para pemain pada film cowboy menggunakan bahan jeans untuk kostumnya. Dalam waktu yang relatif singkat para lelaki baik tua maupun muda berusaha meniru jagoan mereka dengan ikut mengenakan jeans. Jeans naik daun kala itu dan membuat citra jeans yang dulu hanya menjadi celana kelas pekerja menjadi sebuah simbol penampilan yang casual.


Penggunaan jeans semakin meluas pada masa perang dunia, dimana para serdadu Amerika kala itu mengenakannya sebagai seragam selagi tidak bertugas. Dan setelah perang dunia lebih tepatnya pada tahun 1950-an jeans mendadak menjadi ”must have item” di kalangan anak muda Amerika, hal ini dipicu karena penampilan artis James Dean yang terlihat keren dengan jeansnya dan menciptakan trend baru di kalangan anak muda. Trend kembali bergulir di tahun 1960-an dan awal tahun 1970-an. Gaya hidup menggelandang ala hippy menciptakan kreasi baru. Gadis-gadis hippy suka mengenakan jeans yang dihiasi dengan sulaman atau lukisan cat.


Dan cerita jeans tidak berhenti di situ, jeans benar-benar menjadi trend berkualitas setelah pada tahun 1980-an para perancang top dunia seperti Armani, Klein dan Versace mulai mengangkat jeans sebagai bahan yang bisa tampil anggun dengan rancangan mereka. Kini penggunaan jeans benar-benar meluas dan bahkan telah sampai untuk seragam santai (dress down friday) yang biasa digunakan setiap jum’at untuk ke kantor.


Saat ini jeans telah menjadi bagian dari kehidupan kita, dan tidak hanya dimonopoli oleh kalangan pekerja tambang seperti pada zaman dahulu. Kini jeans telah benar-benar dapat masuk ke seluruh kalangan masyarakat tanpa memadang statusnya. Dan secara tidak langsung Levi Strauss telah menciptakan sejarah pada peradaban manusia, yakni menciptakan sebuah trend mode yang mampu diterima oleh semua kalangan. Tidak salah jika Levi Strauss menjadi sebuah legenda hidup yang akan selalu diingat di dunia fashion.



Selanjutnya akan dijelaskan sejarah jeans Levi Strauss secara personal


Levi's merupakan celana jeans no 1 yang cukup popular dan sangat digemari oleh masyarakatIndonesia. Levi's diperkenalkan oleh seorang pemuda nekad dari Newyork berumur 20 tahun, bernama Levi Strauss. Profesi sehari-hari pemuda tersebut adalah penjual pakain.Levi Strauss tidak menyangka jika jeans buatannya akan laku keras dan digemari oleh mayarakatdunia. Padahal dalam memperkenalkan produknya tersebut, ia lebih besar hanya bermodalkannekad. Levi Strauss sangat cerdik dalam menangkap peluang. Ia tidak mau mengikuti jejak rekan-rekannya yang lebih memilih profesi sebagai penambang emas, ketika merantau keCalifornia pada tahun 1848. Di tahun tersebut masyarakat Amerika sedang dilanda demam emas.Di sana, Levi Strauss memperhatikan para penambang emas yang sedang bekerja. Ternyatadiantara para penambang tersebut, banyak penambang memakai celana yang mudah rusak padasaat bekerja. Akhirnya, Levi Strauss mencoba membuat celana dari bahan yang tidak mudahrobek dengan memesannya dari Genoa. Bahan itu di dunia pemintalan dikenal dengan istilah 'genes', yang sekarang orang lebih mengenalnya dengan sebutan "jeans". Celana hasil karya pertamanya itu diberi merk "Levi's". 
 
Celana jeans tersebut akhirnya menjadi pakai kebangsaan bagi para penambang emas di California, Blue-jean hasil buatan Levi-Strauss hampir serupa dengan celana yang dipakai oleh para nelayan dari Genoa pada abad ke-16.
 
Dalam perkembangannya, blue-jeans makin digemari. Celana jeans yang pada awalnya hanyadipakai oleh para pekerja seperti koboi, buruh dan penebang pohon di Amerika, lama-kelamaan berubah menjadi pakaian santai yang dikenakan oleh banyak kalangan. Celana jeans makin booming setelah Perang Dunia II, ketika anak muda di seluruh dunia menjadikannya sebagailambang gaya hidup baru yang bebas dan antikemapanan. 
 
Sejarah saku kecilnya?
 
Pernah tidak terlintas kenapa celana jeans selalu ada saku kecil di bagian sebelah kanannya? Selintas saku kecil ini tak ada fungsinya selain hanya tempelan untuk menambah aksentuasi gaya pemakainya, atau mungkin ciri khas celana jeans. Namun, dari saku imut-imut inilah sebenarnya bisa dibaca sejarah celana yang dipopulerkan oleh Levi Strauss tahun 1880 ini, delapan tahunsetelah jeans masuk ke Amerika Serikat (AS) tahun 1872. 
 
Sebagai jenis tekstil, jeans pertama kali dibuat di Genoa, Italia tahun 1560-an. Kain celana ini biasa dipakai oleh angkatan laut. Orang Prancis menyebut celana ini dengan sebutan "bleu deGĂ©nes", yang berarti biru Genoa. Meski tekstil ini pertama kali diproduksi dan dipakai di Eropa,tetapi sebagai fashion, jeans dipopulerkan di AS oleh Levi Strauss, seorang pemuda berusia dua puluh tahunan yang mengadu peruntungannya ke San Francisco sebagai pedagang pakaian.Ketika itu, AS sedang dilanda demam emas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar