Rabu, 19 September 2012

Tugas-5 Perkembangan Bola Sepak

Si Kulit Bundar Yang Difavoritkan

Mungkin beberapa orang akan bertanya, teknologi apa yang dimiliki dari sebuah media bermain ini, apa hubungannya perkembangan teknologi dengan sebuah benda bundar untuk bermain, bahkan sebagian orang tidak bisa melihat perbedaan yang ada. Namun sesungguhnya bola ini tidak sekedar terbuat dari kulit dan memiliki bentuk bundar, perkembangan teknologi yang dimiliki bola ini demikian kompleks dan tentu saja memberikan pengaruh tertentu terhadap orang yang memainkannya. Jika teknologi bola ini tidak dikembangkan, maka sampai sekarang kita akan memainkan bola yang terbuat dari kandung kemih hewan ternak ataupun bola yang terbuat dari kulit asli dan cenderung mudah rusak oleh cuaca dan faktor lainnya, dan kita juga pastinya tidak ini olahraga yang difavoritkan oleh banyak orang ini menggunakan media yang tidak enak dipakai. Untuk meluruskan hal itu disini penulis akan menjelaskan sedikit tentang perkembangan si bundar yang banyak digemari orang ini.

Sangat jelas dikatakan bahwa bola merupakan unsur penting yang harus ada dalam permainan sepak bola. Olahraga tersebut tidak akan dapat berkembang dan dimainkan seperti sekarang ini jika tidak ada bola. Oleh karena itu, baik sekelompok orang maupun beberapa organisasi atau perusahaan saling berpacu dan berlomba dalam mengembangkan si kulit bundar ini. Seiring dengan berkembangnya teknologi,  perusahaan-perusahaan besar dalam dunia olahraga menampilkan bola terbaik mereka untuk suatu ajang olahraga tertentu setiap tahunnya. 

Perkembangan benda bundar ini bersamaan dengan mulai mendunianya olahraga sepak bola. Piala dunia sepak bola pertama kali digelar pada tahun 1930, namun cikal bakal perkembangan bola ini sudah ada sejak tahun 1800. Demikian lama sampai bola memiliki desain dan teknologi yang modern seperti sekarang ini meninggalkan sejarah perkembangan sejak bahan dan bentuk bola masih sangat sederhana. Berikut adalah beberapa bola yang pernah dimainkan menurut periodisasi waktunya dan diantaranya adalah bola yang dipakai dalam pertandingan piala dunia.

1. Pra 1800
 Pada masa ini, orang-orang sudah mulai memainkan permainan yang mirip dengan sepak bola, hanya saja masih belum kompleks. Media saat itu juga masih sederhana, mereka berkreasi menggunakan kain yang dibentuk menyerupai bola. Selain itu mereka juga menggunakan kandung kemih hewan ternak seperti sapi dan babi, dan bahkan tengkorak pun ada kalanya dipakai untuk bermain. Hal ini mengakibatkan bola yang dipakai bermain pada saat itu masih beragam.

2. Tahun 1855
Seorang bernama Charles Goodyear menciptakan karet khusus untuk bahan dasar bola sepak. Bola ini menyerupai permukaan bola basket dan digunakan pada laga Oneida Football Club, Boston Latib School, dan Boston English School pada tahun 1863. Fakta uniknya adalah, bola yang awalnya sebagai bola sepak ini dengan pintar dimodifikasi oleh James Naismith untuk mengembangkan olahraga basket.

3. Tahun 1862
Tahun 1862, Richard Lindon menciptakan bola karet yang dapat dipompa. Akan tetapi, bentuk bola ini tidak bundar atau bulat, melainkan oval, sehingga menjadi asal mula bola yang dipakai dalam permainan rugby. 

4. Tahun 1872
Asosiasi Sepak Bola Inggris melihat kekurangan pada bola yang berbentuk oval ini, sehingga dibuatnya peraturan yang menjelaskan bahwa bola yang dipakai dalam sepak bola harus berbentuk bulat, sehingga pantulannya bisa lebih mudah diprediksi. Bola berstandar ini digunakan pada laga final Piala FA tahun 1893 antara Wolverhampton Wanderes dan Everton.

5. Awal 1900-an
Pada tahun ini, bagian dalam bola dibuat dengan karet yang lebih tebal, sehingga lebih tahan terhadap tekanan. Hanya saja, dikarenakan masih menggunakan bahan kulit maka menyebabkan bola menyerap banyak air jika dimainkan pada saat hujan sehingga membuatnya lebih sulit dimainkan. Disamping itu, jahitan tempat memasukkan dan memompa bola dapat pula menyebabkan cedera bagi pemain.

6. Tahun 1930
Bola yang dimainkan dalam Piala Dunia di Uruguay ini terlihat masih sangat kasar. Dengan teknologi jahitan dan bahan yang masih belum modern, bola ini cenderung mudah kehilangan angin sehingga menyulitkan pemain dalam mengontrol dan menendang bola.

7. Tahun 1934
Bola yang digunakan di Italia pada tahun 1934 ini sudah memiliki desain yang lebih rapih. Coraknya menyerupai bola voli pada saat ini. Namun keterbatasan teknologi masih meninggalkan banyak kekurangan untuk standar bola kaki.

8. Tahun 1938
Tak begitu terlihat perubahan yang mencolok pada bola yang digunakan pada Piala Dunia 4 tahun sebelumnya yang dilaksanakan di Itali. Di Prancis pada tahun ini bola masih menggunakan teknologi yang sangat sederhana. Tentu saja masih terdapat kelemahan pada bola ini, namun itulah yang menyebabkan perkembangan teknologi.

9. Tahun 1950
Di tahun inilah teknologi pentil berperan dalam perkembangan bola, sehingga bola dapat dipompa tanpa harus membuka dan mengeluarkan bola dari celah lapisan luar yang dijalin oleh tali. Bola ini menyerupai bola voli pada zaman sekarang.

10. Tahun 1954
Pada tahun ini warna bola tidak lagi coklat, melainkan putih sehingga penonton dapat lebih menikmati pertandingan di lapangan. Selain itu, bola berwarna oranye juga diperkenalkan dalam laga musim salju agar bola tampak lebih jelas apabila lapangan dihujani salju putih.

11. Tahun 1958
Perkembangan teknologi pada jaman ini masih belum memperlihatkan perbedaan mencolok pada bola yang dipakain dalam Piala Dunia di Swedia ini. Namun jika diperhatikan, bola ini memiliki kecembungan yang lebih sedikit dibanginkan bola yang dipakai 4 tahun lalu.

12. Tahun 1962
Bola yang dipakai dalam Piala Dunia tahun 1962 di Chile ini memiliki motif jahitan yang agak berbeda, terlihat panel-panelnya semakin lebar sehingga memperkecil jumlah jahitan agar meningkatkan kenyamanan pemain saat bermain. Dapat dilihat juga terdapat beberapa tulisan yang menunjukkan kelompok perusahaan yang membantu mensponsori dalam pembuatan bola ini.

13. Tahun 1966
Piala Dunia tahun 1966 di Inggris ini merupakan tahun terakhir penggunaan bola kulit berwarna coklat untuk Piala Dunia. Sejak tahun 1930 bola dibuat dengan model yang serupa dengan ini. Warna coklat dibuat agar penonton dapat lebih melihat jelas ketika di kulit bundar ini dimainkan di lapangan hijau.

14. Tahun 1970
Era Buckminster Ball dimulai dengan peluncuran bola Adidas Telstar untuk Piala Dunia tahun 1970. Nama “Telstar” diambil dari “”Star of Television”. Piala Dunia FIFA Meksiko 1970 adalah yang pertama kali disiarkan melalui televisi. Pada saat itu televisi masih hitam-putih, mungkin untuk menyiasati keterbatasan warna tersebut dan menjadikan bola sebagai bintang, maka dibuatlah bola yang berwarna hitam-putih. Kombinasi warna putih-hitam menjadi dominan agar menambah kenyamanan penonton, terutama yang menyaksikan melalui televisi, karena pada jaman ini layar televisi masih berwarna hitam dan putih. Perubahan yang mencolok terlihat pada panel luar bola yang terdiri dari 20 buah bentuk segi-enam dan 12 buah bentuk segi-lima. Terinspirasi dari hasi penemuan arsitek asal Amerika Serikat, Richard Buckminster Fuller.

15. Tahun 1974
Bola yang digunakan pada Piala Dunia di Jerman Barat dengan nama Telstar Durlast ini memiliki desain yang identik dengan Telstar yang digunakan empat tahun lalu.

16. Tahun 1978
Bola dengan panel hitam putih mengalami revolusi, untuk pertama kalinya Adidas menciptakan Tango Durlast dengan corak 12 lingkaran yang saling bersambung sehingga menimbulkan citra elegan, dinamis dan passion.

17. Tahun 1982
Pertama sekaligus terakhir. Untuk pertama kalinya Adidas mendesain bola dengan kualitas water-resist. Bola ini merupakan bola piala dunia terakhir yang menggunakan kulit asli/alami.

 18. Tahun 1986
Di Meksiko pada tahun 1986 bola yang terbuat dari bahan sintetis secara resmi diperkenalkandengan nama Azteca. Bola ini memiliki keunggulan dibandingkan bola-bola sebelumnya, yaitu kedap terhadap air sehingga tidak membuat bola berat ketika bermain dibawah guyuran air hujan. Sesuai nama dari bola it, desain Azteca terinspirasi dari pola dekorasi pada arsitektur masyarakat Aztec.

19. Tahun 1990
Nama dan inspirasi desain pada bola bernama Etrvsco diambil dari tokoh dalam sejarah kuno Italia, Etruscans. Tiga kepala singa Etruscans menghiasi pola pada Etrvsco. Bola yang digunakan pada Piala Dunia 1990 menggunakan bahan sintetis total. Sehingga bola ini bersifat sangat tahan terhadap air dan tak akan terpengaruh oleh kondisi lapangan yang kadang kala diguyur hujan.

20. Tahun 1994
Dinspirasi dari teknologi luar angkasa, “Quest for the Stars” merupakan standar baru dalam bola piala dunia. Pada tahun ini untuk pertama kalinya digunakan bahan PolyUrethane (PU) untuk bagian luar bola. Dengan menggunakan bahan ini, membuat bola lebih kedap air dan mempunyai akselerasi yang tinggi saat ditendang, selain itu menjadi lebih mudah dikontrol oleh pemain.

21. Tahun 1998
Bola dengan nama Tricolore atau yang berarti tiga warna, adalah warna bendera nasional Prancis yang menjadikan Tricolore sebagai bola piala dunia pertama yang berwarna. Pemberian warna merah, putih, dan biru pada bola merupakan revolusi dalam desain grafis bola.

22. Tahun 2002 
Untuk pertama kalinya sejak 1978, bola yang diberi nama Fevernova memutus tradisi pola desain Tango. Desain lidah api dalam motif shuriken menunjukkan usaha dan energi yang luar biasa besar. Revolusi dalam hal material Fevernova menuai pujian sekaligus kritikan. Di satu sisi teknologi yang digunakan membuat bola menjadi lebih presisi dan meningkatkan akurasi, namun beberapa pemain seperti Buffon, kiper asal Italia dan Rivaldo dari tim Brasil, mengeluh karena terlalu ringan.

23. Tahun 2006
Bola Teamgeist + adalah sepak bola resmi untuk Piala Dunia FIFA 2006 di Jerman. Tanda plus dalam namanya diperkenalkan untuk tujuan dagang, karena Teamgeist kata reguler Jerman, yang berarti "Semangat Tim", tidak bisa menjadi merek dagang. Adidas melakukan perubahan revolusioner dengan memperkenalkan panel baru nan elegan. Bola Teamgeist+ terbungkus 14 panel yang disatukan, bukan dijahit seperti pada bola-bola sebelumnya. Bentuk panel baru ini diklaim membuat bola lebih bulat.

24. Tahun 2010
Jabulani adalah bola produksi merk olahraga terkenal bernama Adidas yang digunakan pada Piala Dunia South Africa 2010. Bola ini memiliki 6 panel lebih sedikit dibandingkan bola sebelumnya yang memiliki 14 panel. Kemudian bola yang dibuat di Cina ini menggunakan kandung kemih lateks dari India, dibentuk dengan Termoplastik PoliUretan (TPU) dari Taiwan, dan Etilena Vinil Asetat (EVA), kain katun, lem, serta tinta yang berasal dari Cina. Dikembangkan oleh Adidas menggunakan teknologi yang dinamakan “Grip ‘n’ Groove” yang membuat bola memiliki tekstur beralur yang bertujuan meningkatkan aerodinamika. 

Namun bola ini mendapatkan kritik luas yang disampaikan oleh pelatih dan pemain pada Piala Dunia 2010, dikatakan bahwa jalur bola ini saat di udara tidak terduga. Jumlah 11 pada bola yang memiliki 11 warna didalamnya ini mewakili, 11 pemain dalam 1 tim sepak bola, 11 bahasa resmi di Afrika Selatan, 11 komunitas Afrika Selatan, dan sebagai tambahan, Piala Dunia ini dimulai pada tanggal 11 Juni  dan berakhir pada 11 Juli.

Jika kita bandingkan sejak pemunculan pertamanya pada tahun 1930 dengan bola Piala Dunia yang paling baru pada 2010 ini, penulis rasa tanpa perlu dijelaskan pun pembaca dapat melihat perbedaan setidaknya dari segi fisiknya saja. Belum lagi jika membahas teknologi yang terdapat didalamnya.


Demikianlah informasi yang dapat saya berikan. Semoga dapat bermanfaat.