Jumat, 21 September 2012

Tugas 5 - Perkembangan Animasi




Animasi berasal dari bahasa yunani “anima” yang berati hidup, makna harfiah dari animasi adalah memberikan kehidupan atau sifat mahluk hidup pada benda mati. Secara definisi animasi adalah film yang berasal dari pengolahan gambar tangan sehingga menjadi gambar yang bergerak. Pada  perkembanganya animasi berarti :
  • Suatu sequence atau rangkaian gambar yang di ekspos pada tenggang waktu tertentu sehingga tercipta sebuah ilusi gambar bergerak.
  • Memproduksi ilusi gerak dalam film/video dengan foto ataupun merekam dengan serangkaian frame tungal yang menunjukkan perubahan pada posisi dari subjek yang ditunjukkan dengan rangkaian gambar bergerak, sehingga memberikan sebuah ilusi akan gambar yang bergerak.
Sebenarnya, sejak zaman dulu, manusia sudah mulai melakukan teknik animasi, yakni dengan mencoba “menganimasi” gerak gambar binatang. Hal itu terungkap oleh penemuan para ahli purbakala di gua Lascaux di Spanyol Utara, yang sudah berumur 200.000 tahun lebih. Di dinding gua itu, mereka menemukan gambar binatang dengan jumlah kaki delapan yang posisi badannya tengah bertumpuk-tumpuk. Di duga, dulu manusia purba yang hidup di gua itu telah membuat semacam “gambar bergerak” dengan cara menumpuk-numpuk gambar atau sketsa binatang.
Di belahan bumi yang lain, di Mesir, ada gambar para pegulat sedang bergumul yang susunannya berurutan pada dinding. Para arkeolog memperkirakan dekorasi di dinding itu dibuat oleh orang-orang Mesir kuno pada tahun 2000 sebelum Masehi.
Sementara di Jepang, para arkeolog menemukan gulungan lukisan kuno yang memperlihatkan suatu alur cerita yang hidup, yang diperkirakan dibuat pada masa Kerajaan Heian, yakni sekitar tahun 794-1192.
Sedangkan di Eropa, pada abad ke-19 sudah muncul mainan yang disebut Thaumatrope. Mainan ini berbentuk lembaran cakram tebal yang di permukaannya terdapat gambar burung dalam sangkar. Kedua sisi kiri dan kanan cakram tersebut diikat dengan seutas tali. Bila cakram tebal itu dipilin dengan tangan, maka gambar burung itu akan tampak bergerak. Dengan demikian, mainan ini bisa dikategorikan sebagai animasi klasik. 

Persistence of Vision
Tidak lengkap jika kita membicarakan animasi namun tidak mengetahui bagaimana sebuah animasi dapat menipu mata kita dengan ilusi gambar bergerak pada media yang diam. Semua berawal dari hal yang disebut sebagai   Persistence of Vision (pola penglihatan yang teratur).  Seorang astronom dari Yunani, Ptolemy yang menemukan prinsip ini 130 M, prinsip ini telah berkembang sejak saat itu mencakup observasi terhadap anatomi serta prilaku mata manusia. Kita akan mencoba menjelaskan bagaimana hal tersebut dapat membuat sebuah animasi terwujud.  Retina mata kita menangkap dan menyimpan sebuah proyeksi gambar selama 1/10 detik sebelum ia dapat memproses proyeksi  selanjutnya. Jika  kita mengganti sebuah urutan gambar dengan kecepatan 1/10 detik atau lebih, maka  otak kita akan mengira bahwa kita sedang melihat hanya sebuah gambar yang bergerak. Jumlah  frame per detik yang ditampilkan (FPS/Frame Per  Second) berhubungan langsung dengan kehalusan pergerakan yang dihasilkan. Jika FPS terlalu sedikit maka gambar yang dihasilkan akan nampak putus-putus sedangkan jika FPS terlalu banyak akan menghasilkan gambar yang kabur.
Sejarah Animasi
Tidak ada seorang pun yang bisa disebut sebagai “pembuat” film animasi, sampai munculnya beberapa orang yang bekerja dalam projek-projek yang bisa disebut juga sebagai sebuah animasi di dalam waktu yang sama.
George Melies


Georges Méliès adalah pembuat special-effects dalam film. Secara umum dia adalah orang pertama yang menggunakan animasi sebagai teknik dalam membuat special-effect. Dia menemukan teknik tersebut secara ketidak sengajaan yaitu, dengan menghentikan kamera berjalan untuk mengganti sesuatu di dalam suatu adegan, kemudian melanjutkan untuk dijalankan kembali. Tekhnik ini kemudian dinamakan sebagai tekhnik animasi stop motion. Beliau menemukan teknik ini secara tidak sengaja ketika kamera dia rusak saat dia sedang merekam sebuah bus yang sedang lewat.  Setelah dia memperbaiki kameranya, ada mobil yang kebetulan lewat ketika Beliau memutar ulang film tersebut, hasil akhirnya dia dapat membuat bus bertransformasi menjadi sebuah mobil jenazah. Ini adalah salah satu penemuan besar dalam dunia animasi.
Arthur Melbourne Cooper

Salah sata hasil dari tekhnik stop motion adalah iklan yang dibuat oleh seseorang berkebangsaan Inggris yang bernama Arthur Melbourne Cooper. Karya beliau bernama Matches:An Appeal (1899). Dibuat untuk perusahaan korek api yaitu, Bryant and May Matchsticks Company, dengan adanya unsur stop motion mengenai korek api yang saling bergabung membuat sebuah tulisan yang berisi pesan berunsur patriotis di atas sebuah black board (papan tulis hitam).

J. Stuart Blackton mungkin adalah orang Amerika pertama yang menjadi pionir dalam menggunakan teknik stop motion animation. Beberapa film yang telah diciptakannya dengan menggunakan teknik ini adalah  The Enchanted Drawing (1900) dan Humorous Phases of Funny Faces (1906).


Kemudian ada lagi seorang artist dari Perancis yang bernama Émile Cohl , mulai membuat kumpulan gambar-gambar kartun dan membuat film berjudul Fantasmagorie. Film ini mengenai gambar orang dengan berciri-ciri mempunyai badan dan alat gerak berbentuk garis, atau yang kita sebut “stick figure”, karakter tersebut dan meliputi seluruh perubahan gerakan yang dibuat oleh objek, seperti botol wine berubah menjadi sebuah bunga. Film itu dibuat dengan cara setiap frame kertas digambar kemudian seluruh frame diubah ke dalam bentuk film negatif, yang memberikan tampilan blackboard kepada gambar. Ini membuat Fantasmagorie menjadi film animasi pertama yang dibuat dengan teknik traditional (hand drawn) animation.




Fantasmagorie

 Seiring dengan kesuksesan Blackton dan Cohl, banyak artist lainnya yang mulai bereksperimen dengan animasi. Salah satunya adalah Winsor McCay, kartunis koran (newspaper cartoonist) yang sukses, yang membuat animasi yang detail yang membutuhkan sekelompok artist dan memberikan perhatian yang seksama untuk bagian detail. Setiap frame digambar di atas kertas; yang tanpa terkecuali membutuhkan latar belakang dan karakter yang digambar ulang dan diberi animasi.  Di antara film McCays yang ternama antara lain, Little Nemo (1911), Gertie The Dinosaur (1914) dan The Sinking of The Lusitiana (1918).
Suatu produksi untuk film animasi pendek, atau yang sehari-hari disebut juga kartun, industrinya bisa berdiri sendiri di tahun 1910 dan kartun pendek diproduksi kemudian dipublikasikan lewat teater. Produser yang berjaya di masa awal salah satunya juga adalah John Randolph Bray bersama dengan seorang animator yaitu, Earl Hurd, yang mematenkan proses cel animation yang mendominankan industri animasi selama sisa dekadenya.

El Apóstol (salam bahasa Inggris: “The Apostle”) film animasi  Argentina yang dibuat di tahun 1917.

Selanjutnya, setelah teknologi komputer berkembang, bermunculan  animasi yang dibuat dengan teknologi komputer. Animasi itu macam-macam jenisnya. Ada yang  2 dimensi (2D) dan 3 dimensi (3D). Pada animasi 2D, figur animasi dibuat dan diedit di komputer dengan menggunakan 2D bitmap graphics atau 2D vector graphics. Sedangkan 3D lebih kompleks lagi karena menambahkan berbagai efek di dalamnya seperti efek percahayaan, air dan api, dan sebagainya.
Animasi komputer mulai terkenal semenjak munculnya film Pixar yaitu Toy Story (1995), film animasi pertama yang menggunakan teknik ini.         

 
Tokoh yang dianggap berjasa besar mengembangkan film animasi adalah Walt Disney. Walt Disney banyak menghasilkan karya fenomenali Mickey Mouse, Donald Duck, Pinokio, Putri Salju, dan lainnya. Walt Disney pulalah yang pertama membuat film animasi bersuara.  Yakni,  film Mickey Mouse yang diputar perdana di Steamboat Willie di Colony Theatre, New York pada 18 November 1928. Walt Disney juga menciptakan animasi berwarna pertama yakni, Flower and Trees yang diproduksi Silly Symphonies di tahun 1932.

Walt Disney dan hasil kreasinya, Mickey Mouse


Film animasi merambah pula ke negara-negara Asia. Jepang misalnya juga telah mengambangkan film animasi sejak tahun 1913 dimana pada waktu itu dilakukan eksperimen animasi pertama dibuat oleh Shimokawa Bokoten, Koichi Junichi, dan Kitayama Seitaro pada tahun 1913. Selanjutnya, animasi di Jepang mengikuti pula perkembangan animasi di Amerika Serikat seperti dalam hal penambahan suara dan warna. Dalam perkembangan selanjutnya, kedua negara ini banyak bersaing dalam pembuatan animasi. Amerika dikenal dengan animasinya yang menggunakan teknologi yang canggih dan kadang simpel. Sedangkan animasi Jepang mempunyai jalan cerita yang menarik.

Di tahun 2008, pasar animasi berharga sejumlah 68,4 Miliyar Dollar Amerika.                                 

Beberapa film Animasi Kompter Favorit


1.

Up adalah sebuah film animasi produksi Pixar Animation Studios yang didistribusikan oleh Walt Disney Pictures. Ceritanya mengenai lansia yang berstatus duda bernama Carl Fredricksen dan seorang wilderness explorer yang bernama Russell. Dengan mengikat ribuan balon ke rumahnya, 78 tahun  Carl pergi berpetualang untuk memenuhi mimpinya untuk melihat kehidupan belantara di Amerika Selatan. Dan dia harus memenuhi suatu janji yang dia buat kepada almarhumah istri tercintanya. Up diputar perdana pada 29 Mei 2009 dalam Cannes Film Festival, dan mencatat sejarah sebagai film animasi pertama yang diputar dalam acara tersebut.

2. 


Coraline adalah sebuah film animasi Amerika Serikat tahun 2009 yang diputar lewat 3D. Film ini diadaptasi dari novel yang berjudul yang sama oleh Neil Gaiman. Film ini diisisuarakan oleh Dakota Fanning sebagai Coraline Jones dan Teri Hatcher sebagai Mel Jones dan disutradarai oleh Henry Selick. Coraline meraih nominasi Film Animasi Terbaik dalam Academy Award
2010, tapi gagal oleh Up.

3.


WALL•E adalah sebuah film animasi yang diproduksi oleh Pixar Animation Studios dan dirilis oleh Walt Disney Pictures. Tokoh utama dalam film ini adalah sebuah robot yang bernama WALL•E. Film ini dirilis pada tanggal 27 Juni 2008.[3] Film yang disutradarai oleh Andrew Stanton. Ceritanya tentang robot yang bernama WALL-E yang ddesain untuk membersihkan sampah yang menyelimuti bumi di masa depan. WALL-E jatuh cinta kepada robot bernama EVE, yang juga mempunyai misi terprogram, dan WALL-E pun mengikutinya sampai ke ruang angkasa dan mendapati petualang yang bisa mengubah takdir antara kaumnya dan para manusia. Keua robot tersebut mempunyai keinginan dan emosi yang mirip dengan manusia.

4.


Toy Story 3 adalah sebuah film animasi produksi oleh Pixar yang ditayangkan pada tahun 2010 dalam bentuk Film 3D. Film ini merupakan sekuel dari seri film Toy Story dan merupakan sekuel terakhir yang akan dipublikasikan. Pada hari pertama peluncuran film ini, reaksinya sangat dahsyat. Film ini berhasil mengantongi $41 juta hanya dari hari pertama pemutarannya saja, dan dalam tiga hari berhasil mendapatkan $109 juta. Plot cerita ini memfokuskan kepada para mainan seperti Woody, Buzzlightyear, dan mainan lainnya yang sedang menghadapi masa depan yang tidak pasti setelaah mengetahui pemiliknya akan pergi ke college.


5. 

Finding Nemo adalah sebuah film animasi grafik komputer buatan Amerika Serikat yang meraih penghargaan Academy Award. Dirilis pada 30 Mei 2003 di Kanada dan Amerika Serikat. Pemain utamanya ialah Albert Brooks, Ellen DeGeneres, Alexander Gould, Willem Dafoe, dan masih banyak lagi. Sutradaranya ialah Andrew Stanton. Menceritakan tentang ikan clownfish yang terlalu over protective, Marlin, bersama dengan ikan regal tang bernama Dory, mencari anaknya Nemo yang diculik ke Sydney Harbour. Selama perjalanan, Marlin belajar untuk berani mengambil resiko dan membiarkan Nemo untuk bisa mengurus dirinya sendiri.

6.

The Incredibles adalah sebuah film animasi garapan sutradara Brad Bird tahun 2004. Film ini merupakan film animasi keenam produksi Studio Animasi Pixar yang dikeluarkan oleh Walt Disney Pictures dan dirilis oleh Buena Vista Distribution di Amerika Serikat pada 5 November 2004, di Kerajaan Bersatu dan Irlandia pada 26 November 2004. DVD-nya yang terdiri dari dua keping dirilis pada 15 Maret 2005 di Amerika Serikat. Ceritanya mengenai sebuah keluarga yang hidup di
pinggiran kota yang tenang, dan berkewajiban untuk menyembunyikan kekuatan mereka. Ketika kerinduan sang Ayah, Bob Parr, kepada masa kejayaannya dan menolong orang-orang yang lemah membuatnya terbawa ke situasi dimana dia bertemu dengan penjahat yang jenius bersama dengan robot pembunuhnya, kemudian seluruh keluarganya jadi terseret ke situasi dengan tujuan untuk menyelamatkan dunia.

7.

Cars adalah sebuah film animasi yang diproduksi Pixar Animation Studios dan dirilis oleh Walt Disney Pictures pada 9 Juni 2006. Film ini disutradarai oleh John Lasseter. Yang ceritanya bertemakan di dunia dimana mobil dan kendaraan lain sejenisnya bisa melakukan aktivitas seperti hampir selayaknya manusia

8. 

Ice Age: Dawn of the Dinosaurs adalah sebuah film animasi CGI bernuansa komedi yang dibuat oleh Blue Sky Studios dan dirilis oleh 20th Century Fox. Ceritanya mengenai tiga hewan mamalia paleolitik mencoba untuk membawa seorang bayi hilang kepada orang tuanya.

9. 

Shrek merupakan sebuah film animasi buatan Amerika Serikat yang disutradarai oleh Andrew Adamson dan Vicky Jenson. Diadaptasi dari sebuah buku dongeng bergambar yang berjudul Shrek! karya William Steig pada tahun 1990. Film ini diproduksi oleh DreamWorks Animation

10. 

A Bug's Life adalah sebuah film animasi grafik komputer buatan Amerika Serikat, yang diproduksi oleh Pixar Animation Studios dan dirilis oleh Walt Disney Pictures dan Buena Vista Distribution di Amerika Serikat pada tanggal 25 November 1998. A Bug's Life adalah film animasi kedua yang dibuat oleh Disney/Pixar, film ini juga merupakan film animasi ketiga setelah Toy Story dan Antz

Perkembangan Animasi Di Indonesia
Bagaimana dengan perkembangan Animasi di Indonesia sendiri? Pada tahun 1980-an, ada film animasi produk Indonesia yang jadi serial Televisi yaitu si Huma yang menjadi favorit anak-anak pada masa itu. Tahun 2004, merupakan sejarah bagi per-Animasian Indonesia dengan dibuatnya film cerita panjang animasi 3D pertama oleh Studio KasatMata Jogja bekerja sama dengan Kelompok Visi Anak Bangsa Pimp. Garin Nugroho, membuat film animasi 3D “Homeland” dengan sutradara Gangsar Waskito.                                                                         

Sumber:



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar