Senin, 17 September 2012

Tugas 5 Perkembangan Alat Musik Gitar


Gitar, Pembentuk kebudayaan modern

                Apa Itu Gitar?
            Pertanyaan diatas mungkin sudah sangat jarang didengar akhir akhir ini karena hampir semua orang telah mengenal gitar dan gitar telah menjadi sebuah alat musik rakyat yang dikenal oleh seluruh lapisan masyarakat. Secara fisik gitar adalah sebuah alat musik berdawai yang dimainkan dengan cara dipetik, umumnya menggunakan jari maupun plektrum. Gitar terbentuk atas sebuah bagian tubuh pokok dengan bagian leher yang padat sebagai tempat senar yang umumnya berjumlah enam didempetkan. Gitar secara tradisional dibentuk dari berbagai jenis kayu dengan senar yang terbuat dari nilon maupun baja. Beberapa gitar modern dibuat dari material polikarbonat. Secara umum, gitar terbagi atas 2 jenis: akustik dan elektrik.
Gitar akustik, dengan bagian badannya yang berlubang (hollow body), telah digunakan selama ribuan tahun. Terdapat tiga jenis utama gitar akustik modern: gitar akustik senar-nilon, gitar akustik senar-baja, dan gitar archtop. Gitar klasik umumnya dimainkan sebagai instrumen solo menggunakan teknik fingerpicking komprehensif.
Gitar elektrik, diperkenalkan pada tahun 1930an, bergantung pada penguat yang secara elektronik mampu memanipulasi bunyi gitar. Pada permulaan penggunaannya, gitar elektrik menggunakan badan berlubang (hollow body), namun kemudian penggunaan badan padat (solid body) dirasa lebih sesuai. Gitar elektrik memang lebih mahal dari gitar akustik dan memerlukan sebuah alat yang disebut “Amplifier” sebagai pengolah dan pengeras suara.
Sejarah gitar: Asal Mula Gitar
Jauh sebelum perkembangan gitar listrik dan penggunaan bahan sintetis yang sangat canggih, gitar yang muncul pada jaman dahulu didefinisikan sebagai instrumen yang memiliki ciri ciri "panjang, leher gitar berfret (berbilah bilah) , soundboard datar yang terbuat dari kayu, berrongga,  dan punggung datar, kebanyakan dengan sisi melengkung.” Istilah ini digunakan untuk mencirikan kepada sejumlah instrumen terkait yang dikembangkan dan digunakan di Eropa pada awal abad ke-12 dan, kemudian berkembang di Amerika. Instrumen gitar merupakan  “keturunan” dari orang-orang yang ada di Asia tengah kuno dan India . Gitar yang dimaksud adalah gitar yang berbeda jauh dengan instrumen modern. Dari Asia tengah, bermunculan banyak alat musik petik termasuk tanbur, Setar, dan sitar. Gambaran tertua alat musik tersebut  ditampilkan pada batu 3.300 tahun ukiran dari bard Het.
Kata modern gitar, dan pendahulunya, telah diterapkan pada berbagai macam alat musik. Guitar  yang berasal dari kosakata Inggris, Gitarre yang berasal dari Jerman, dan Guitare yang berasal dari kosakata Perancis diadopsi dari bahasa Spanyol yaitu guitarra, yang sebenarnya berasal dari Bahasa Arab qitara, yanga kata kata Qitara sendiri berasal dari bahasa latin yaitu cithara, yang jika kita tarik mundur lagi kata tersebut berasal dari “kithara” Yunani Kuno,  dan diperkirakan pada akhirnya melacak kembali ke kata kata “Tar” dari bahasa Persia Lama, yang berarti senar dalam bahasa Persia.
Meskipun gitar kata turunan dari kata Latin cithara, gitar modern itu sendiri sebenarnya bukan berasal dari bangsa Romawi atau berpengaruh di Romawi. Walaupun begitu sebenarnya gitar telah memberikan pengaruh yang sangat besar. Salah satu pengaruh gitar yang terkenal adalah munculnya jenis gitar  “four-string stoud”, yang diperkenalkan oleh bangsa Moor pada abad ke-8. Pengaruh lainnya adalah gitar jenis “six-string Scandinavian Lut” yang berbentuk seperti kecapi, yang mendapatkan popularitas di daerah dari Viking di seluruh Eropa abad pertengahan. Hal tersebut dapat dilihat dari sebuah  gambaran dalam sebuah ukiran yang dibuat pada tahun 800. Dalam ukiran tersebut terdapat gambar seorang pahlawan bernama Gunther ( dikenal juga sebagai Gunnar), memainkan kecapi dengan jari-jari kakinya saat ia terbaring sekarat di sebuah lubang ular, dalam legenda Siegfried. Kemungkinan bahwa kombinasi dari pengaruh menyebabkan penciptaan gitar. Dipetik instrumen dari seluruh Mediterania dan Eropa yang terkenal di Iberia sejak jaman dahulu kala.

Gitar Spanyol

Dua instrumen abad pertengahan yang disebut "gitar" yang digunakan pada tahun 1200 adalah  moresca guitarra (gitar Moorish) dan guitarra latina (gitar Latin). The moresca guitarra memiliki bentuk bagian belakang yang bulat, fingerboard lebar, dan memiliki beberapa lubang suara. The Latina guitarra memiliki lubang suara tunggal dan leher sempit.
Sebenarnya gitar akustik yang kita pegang saat ini merupakan sebuah “Vihuela Spanyol” atau dalam bahasa Italia "viola da mano", instrumen gitar-seperti dari abad 15 dan 16, secara luas dianggap telah menjadi pengaruh sangat besardalam pengembangan gitar. Gitar ini memiliki enam senar, tuning yang mirip dengan kecapi di bagian leher gitar dan tubuh gitar seperti biola, meskipun representasi awal mengungkapkan instrumen dengan pinggang tajam dipotong. Itu juga lebih besar dari empat gitar kontemporer saja. Pada akhir abad ke-15 beberapa vihuelas dimainkan dengan busur, mengarah ke pengembangan biola. Pada abad ke-16 konstruksi vihuela itu memiliki lebih banyak kesamaan dengan gitar modern. The Vihuela terkenal hanya sebentar saja diSpanyol dan Italia yaitu selama era yang didominasi tempat lain di Eropa oleh kecapi, musik terakhir yang dipublikasikan selamat untuk instrumen muncul tahun 1576. Sementara itu gitar lima-kursus baroque, yang didokumentasikan di Spanyol dari pertengahan abad ke-16, menikmati popularitas, terutama di Spanyol, Italia dan Perancis dari abad ke-16 akhir abad ke-18 pertengahan. Di Portugal, kata vihuela mengacu pada gitar, sedangkan guitarra berarti "gitar Portugis".
                Gitar Modern (Akustik & Listrik)
                Setelah memasuki era modern, gitar juga mengalami banyak perubahan, diantaranya adalah generelisasi atau penyamaan semua gitar akustik yang sekarang kita kenal ini, dan juga munculnya gitar jenis baru, namun yang paling terkenal adalah gitar jenis Electric guitar atau gitar listrik. Gitar listrik adalah sejenis gitar yang menggunakan beberapa pickup untuk mengubah bunyi atau getaran dari string gitar menjadi arus listrik yang akan dikuatkan kembali dengan menggunakan seperangkat amplifier dan loud speaker. Suara gitar listrik dihasilkan dari getaran senar gitar yang mengenai kumparan yang ada di badan gitar yang biasa disebut "pick up". Terkadang sinyal yang keluar dari pickup diubah secara elektronik dengan gitar effect sebagai reverb ataupun distorsi.
Gitar listrik pertama digunakan oleh gitaris-gitaris jazz yang memakai amplifier hollow bodied untuk mendapatkan suara yang lebih besar. Gitar listrik yang pertama adalah gitar hollow bodied dengan pickup baja yang dibuat oleh pabrikan Rickenbacker pada tahun 1931. Gitar listrik adalah instrumen kunci dalam perkembangan musik yang muncul sejak 1940, termasuk Chicago Blues,rock and roll dan blues rock 1962.
Gitar listrik awalnya didisain oleh pembuat gitar, pencinta elektronika dan pabrikan alat-alat musik.Inovator gitar Les Paul mengadaptasi instrumen hollow bodied dengan memakai tungsten pickup, gitar jenis ini mulai diproduksi oleh Electro String Instrument Corporationpada tahun 1932. Disain pertama mereka dibuat oleh Harry Watson, seorang ahli yang bekerja di Electro String Company.Gitar baru tersebut dinamai "Rickenbacker" oleh perusahaan dan menjadi yang pertama di jenisnya. Dokumentasi pertama penampilan dengan gitar listrik adalah tahun 1932 oleh seorang gitaris dan bandleader Gage Brewer. Brewew mempublikasikan instrumen barunya dalam sebuah artikel di Wichita Beacon pada 2 oktober 1932 dan terus tampil dalam bulan tersebut. Perekaman pertama dengan gitar listrik dibuat oleh pemain-pemain Hawaiian Style seperti Andy Iola pada awal tahun 1933. Alvino Rey adalah seniman yang membawa instrumen ini ke penikmat yang lebih luas dalam suatu settingan orkestra besar, kemudian mengembangkan gitar dengan pedal besi untuk Gibson Ediie Durham memperkenalkan instrumen gitar listrik spanish kepada seorang pemuda yang bernama Charlie Christianyang membuat instrumen tersebut terkenal dalam perjalanan hidupnya dan secara umum dikenal sebagai gitar listrik pertama dan juga membawa pengaruh yang besar ke dalam musik jazz sampai dekade selanjutnya. Perekaman pertama gitar listrik spanish adalah di Dallas September 1939, dalam sebuah session oleh Roy Newman and His Boys sebuah band Western Swing. Sang gitaris Jim Boyd memakai gitar listriknya sepanjang perekaman 3 buah lagu salah satunya "Corrine, Corrina". Awal-awalnya pabrikan gitar meliputi : Rickenbacker pada tahun 1932, Dobro tahun 1933, National, Audio Vox dan Volu-Ton tahun 1934, Vega, Epiphone, dan Gibson tahun 1936, dan banyak lagi sejak tahun 1936. Versi instrumen yang paling dikenali saat ini adalah Solid Bodied Electric Guitar atau gitar listrik berbodi padat, yang terbuat dari kayu padat tanpa ruang udara di bodinya. Rickenbacker menawarkan sebuah gitar listrik dengan cetakan aluminium yang dijuluki The Frying Pan atau The Pancake Guitar. Dikembangkan tahun 1931 dan mulai diproduksi dimusim semi 1932, gitar ini menghasilkan suara yang modern dan agresif. Perusahaan Audio Vox membuat dan mungkin sudah menawarkan gitar solid body di pertengahan 1930. Sebuah gitar padat lainnya didisain oleh seorang musisi dan penemu Les Paul di awal 1940, dia bekerja paruh waktu di Epiphone Guitar. Gitar Log Guitarnya telah dipatenkan dan sering dianggap sebagai yang pertama di jenisnya.
Konstruksi gitar listrik terdiri dari banyak variasi,ditinjau dari material yang digunakan untuk bodi gitar, bentuk potongan bodi dan peletakan neck, bridge, dan pickup ada beberapa fitur dijumpai hampir di semua tipe gitar : Headstock berisikan nmachine head yang digunakan untuk tuning gitar, nut; berupa potongan logam atau plastik tipis panjang sebagai penopang senar sebelum melalui fretboard/ fingerboard, machine head; berupa gear cacing yang bisa diputar atau digerakkan dalam mengatur ketegangan senar untuk mendapatkan nada, fret berupa potongan logam tipis yang sebagian ditanamkan ke fretboard, berfungsi perhentian senar sewaktu senar ditekankan ke fretboard untuk mendapatkan nada yang diinginkan. Neck dan fretboard; memanjang dari nut sampai ke bodi gitar dan di neck joint, neck dilem atau dibaut ke bodi gitar,bodi terbuat dari kayu keras yang divernis dan diwarnai, tetapi beberapa bodi gitar terbuat dari polikarbonat dan material lainnya, pickup; biasanya berupa pickup magnetik, knop kontrol; berupa potensiometer untuk volume dan tone, bridge tetap di beberapa gitar, bridge tidak tetap disebut tremolo sistem dipakai sebagai pengganti memungkinkan pemain untuk membelokkan nada dan juga menampilkan efek vibrato pada permainan gitarnya.
Sementara besarnya suara gitar akustik bergantung pada getaran bodinya yang diperlengkapi dengan ruang udara, besarnya suara sebuah gitar listrik bergantung pada induksi sinyal listrik magnetik yang ditimbulkan oleh senar logam yang dekat ke pickup. Signal tersebut dibentuk dalam alurnya menuju ke sebuah aplifiermenggunakan seperangkat sound effect untuk memodifikasi nada dan karakteristik signal. Sirkuit pembentukan suara yang paling umum adalah berupa kontrol volume, gain dan tone dan saklar pickup selektor yang ditemui hampir di semua jenis gitar listrik. Tahun 1960 beberapa gitaris mulai mengeksplorasi sebuah cakupan yang lebih luas dalam efek penadaan dengan mendistorsikan suara, dengan menambahkan gain dan volume dari preamplifier yang menghasilkan suara yang samar (fuzzy). Efek ini disebut "clipping" oleh ahli suara karena ketika ditampilkan dengan osiloskop, bentuk gelombang signal yang didistorsi terlihat terpotong pada puncaknya. Ini bukan sebuah perkembangan baru pada instrumen, tapi menghadirkan sedikit pergeseran dalam estetika. Tahun 1960 warna-warna penadaan pada gitar listrik selanjutnya dimodifikasi dengan mengenalkan sebuah effect box dalam alur signal, dibangun dalam sebuah casis logam dengan saklar on/of dengan kaki. Sepertinya stomp box telah menjadi bagian penting dalam banyak genre musik. Secara tipikal sound efek meliputi stereo chorus, fuzz, wah-wah, flanging, compression/ sustain, delay, reverb dan phase shift. Tidak semua gitar efek berupa elektrnik tahun 1967, Jimmy Page dari The Yardbird dan Led Zepelin menciptakan psychedelic sound effect dengan memainkan gitar dengan sebuah penggesek biola dan memukul senar dengan penggesek tersebut. Tahun 1980 dan 1990, effect digital dan sotware effect mulai bisa mereplikasi effect analog. Efect digital ini mencoba suara yang dihasilkan effect analog dengan untuk memvariasikan derajat kualitasnya. Begitu banyak program komputer untuk efect gitar bisa didownloud secara gratis via internet. Sekarang dengan memakai sebuah soundcard sebuah komputer bisa digunakan sebagai sebuah effect gitar digital. Tapi walau effect digital dan software effect banyak memberi keuntungan, banyak gitaris masih memakai effect analog.

Jenis Jenis Gitar
               
                Setelah mengetahui sejarah gitar yang sangat sangat panjang, kita juga perlu mengetahui jenis jenis gitar. Jenis gitar yang dimaksud bukan gitar listrik dan akustik namun jenis gitar yang dimaksud lebih dalam lagi. Dalam Gitar akustik dan Listrik terdapat subbagian lagi yaitu gitar Borque yang merupakan asal mula gitar akustik modern, lalu ada juga gitar klasik yang kita kenal saat ini, gitar flamenco, Flap-top guitar, Archtop, Selmer- Maccaferri, Resonator, 12-string guitar (gitar dengan dua buah senar), Russian guitar, Acoustic bass, Guitarron, Tenor Guitar, Harp guitar, dan Battente.

                Dalam gitar kita juga mengenal aksesoris yang dapat menunjang pemakaian gitar seperti capo yang digunakan untuk menaikan fret dasar, pick untuk memudahkan kita untuk memetik gitar, Guitar strap, yang merupakan sebuah belt kulit untuk mengkaitkan gitar kita ke pundak dan digunakan untuk  memudahkan kita memainkan gitar sambil berdiri, dan slides yang berbentuk seperti bottleneck untuk membuat efek seperti hawaian.

Daftar Pustaka:

·         http://www3.uakron.edu/gfaa/stalking.html


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar