Jumat, 21 September 2012

Tugas 5 - Perkembangan Krim Tubuh



Berguna Tetapi Berbahaya Bila Tidak Waspada

Kosmetik sudah menjadi teman bagi kaum wanita, maupun pria. Kosmetik memang bertujuan sebagai sarana mempercantik penampilan. Banyak dari kosmetik hanya membawa petaka pada akhirnya, bahan kimia yang keras mempercepat proses perubahan dan perawatan yang juga mempercepat menghancurkan kulit selagi muda. Tetapi tidak semua kosmetik memberikan hasil yang buruk, banyak juga yang bertujuan untuk merawat dan mengobati dan tidak berbahaya. Salah satunya adalah krim tubuh. Krim tubuh membantu pelembaban kulit, yang memiliki efek emolien, yaitu mencegah kekeringan dan kerusakan kulit akibat sinar matahari atau penuaan kulit, sekaligus membuat kulit terlihat bersinar, walaupun tidak sedikit dari produksi krim tubuh menggunakan bahan kimia keras yang tidak sesuai.

Sejarah Krim Tubuh
Manusia telah menggunakan pelembab atau krim tubuh setidaknya dari masa pra sejarah. Digunakan untuk menjaga kelembutan kulit dan obat awet muda. Bahan utamanya adalah lemak hewan ataupun minyak zaitun. Di Amerika Latin, banyak kaum wanita yang menggunakan alpukat dan kelapa sawit sebagai bahan krim tubuh pada masa lampau.
 Di Sumeria, salah satu peradaban pertama dunia yang dikenal sekarang dengan Irak, membuat krim tubuh dari tanaman bubuk hewan atau bahan mineral yang dikombinasikan dengan anggur dan minyak pohon. 
Perkamen Mesir Kuno juga menggambarkan penggunaan krim pelembab tubuh dan juga ditemukannya minyak zaitun atau minyak wijen pada tempat pemakanan Mesir. Ratu Cleopatra juga dikenal menggunakan minyak zaitun dan minyak wijen pada kulitnya sebagai pelembab.

Zaitun

Minyak zaitun juga populer sebagai bahan pelembab di antara orang-orang Yunani Kuno. Mitos Yunani menjelaskan bahwa Dewi HeraA mengoleskan minyak zaitun terlebih dahulu sebelum merayu Dewa Zeus. Lalu rakyat Yunani juga melakukan cara anti penuaan dengan menaburkan remah-remah roti pada kulit muka juga tubuhnya pada malam hari.
Pada abad ke-15, krim tubuh mulai dikombinasikan dengan bahan-bahan wewangian. Tambahannya adalah seperti madu, air mawar dan bunga-bunga lainya. Setelah berabad-abad persiapan buatan sendiri, krim tubuh diproduksi menjadi luas di tahun 1800-an. Bahan baru populer termasuk petroleum jelly, yang digunakan di seluruh tubuh dalam awal tahun 1800-an, serta minyak mineral. Teknik untuk mengumpulkan lanolin, zat lilin yang dihasilkan oleh domba dan makhluk berbulu lainnya, juga disempurnakan pada tahun 1800-an, dan zat lain menjadi tambahan umum untuk krim.
Selama abad pertengahan, banyak peramu yang membuat krim tubuh sebagai obat penyembuh luka, tidak hanya sebagai pelembab bagi kulit saja. Bahan utama untuk krim tubuh penyembuh luka adalah daun Komfrei yang dapat menyembuhkan luka dengan cepat.

            Jenis Krim Tubuh
Krim tubuh pada masa modern ini memiliki banyak jenis. Dahulu, krim tubuh hanya digunakan sebagai pelembab saja untuk menjaga kulit agar tetap sehat. Dan berkembang menjadi krim beraroma yang dapat menggantikan parfum sebagai pewangi tubuh,  lalu berkembang lagi menjadi obat atau perawatan kulit yang dapat memutihkan atau menghambat penuaan kulit.
1.     Krim Pelembab
Krim pelembab dibuat untuk membantu kulit dalam segala keadaan terutama pada kondisi ekstrim seperti pada saat ulit wajah terpapar sinar matahari atau pada saat udara kering dan dingin. Baha dari krim ini adalah ika mengandung zat parabean. Paraean berfungsi sebagai bahan pengawet agar krim pelembab dapat bertahan dalam kurun waktu yang lama. Pada penelitian tertentu dihasilkan bukti bahwa parabean ketika diterapkan pada kulit manusia dan kemudian diserap melalui pori-pori akan menimbukan endapan di organ ginjal dan hati. Selain itu krim pelembab mengandung bahan yang mampu menahan air dan membantu mempertahankan kelembaban kulit, Salah satu contoh ialah gliserol. Gliserol aman bagi kulit, krim pelembab yang baik merupakan pelembab yang memiliki formula minya dan air tidak akan terpisah ataupun mengalami kerusakan untuk waktu yang lama.

2.     Krim Pemutih
Krim pemutih adalah krim yang dapat membuat kulit tampak lebih cerah dan memutihkan tubh. Ktim ini dapat menghilangkan noda akibat proses penuaan dan sinar matahati. Krim ini biasanya terdiri dalam 2 macam krim, krim siang dank rim malam. Tetapi krim ini memiliki efek samping yang sangat merugikan bila bahannya terdiri dari bahan kimia berbahaya yang tidak boleh melebihi batas aman konsentrasinya, seperti hidroquionon yang berfungsi mengelupak kulit bagian luar serta menghambat pembentukan pigmen kulit atau melanin, pada kosmetik hanya diperbolehkan ada sebanyak dua persen. Merkuri digunakan untuk mengganggu produksi melanin (menghambat pigmentasi) dalam sel melasonit yang berfungsi memberikan warna kulit alami. Senyawa merkuri seharusnya tidak boleh digunakan sama sekali. Banyak produk krim pemutih mencampurkan merkuri atau menggunakan hidroquionon hingga mencapai 4 persen. Kondisi ini bisa memberikan efek buruk karena penggunaan hidroquionon jangka panjang bisa sangat beracun dan menyebabkan efek samping yang parah termasuk kerusakan ginjal, hati, sjumlah penyakit kulit dan keracunan. Ciri-ciri krim pemutih berbahaya adalah yang memberikan hasil seperti; waja putih seperti porcelain, dapat memutihkan kulit dalam waktu singkat, kulit menjadi sensitiif terhadap sinar matahari se[erti terasa panas dan kadang timbul rasa sangat gatal, jika pemakaian dihentikan akan timbul bintik atau flek hitam di kulit.

3.     Krim Anti Penuaan
Pada masa kini, krim ini sangat populer dikalangan wanita diatas 30 tahun, krim ini bermanfaat untuk memperlambat enuaan kulit dan mampu menghilangkan kerutan di kulit, Seorang dermatologist asal Amerika Serikat menyatakan pentingka kolagen untuk kulit wajah. “ketika kulit terus menerus memproduksi kolagen, maka garis halus tidak aka nada” jelas dr. Flor A Mayoral. Banyak krim kulit anti penuaan dan umum perawatan mengandung zat berlebihan yang berbahaya, penggunaan jangka panjang dapat menimbulkan resiko lebih dari manfaat. Beberapa iritasi yang paling umum sering ditemukan adalaha kemerahan, gatal, kekebalan kulit dan gangguan kersuakan kolagen kulit, yang dapat menyebabkan garis-garis halus atau kerutan. Biasanya hal itu terjadi bila krim mengandung ekstral herba; atau buah seperti jeruk, int atau lavender, alcohol seperti alcohol SD, dan sodiul lauryl sulfate. Banyak dari krim tersebut mengandung AHA, alpha-hydroxy acids yang dapat membantu regenerasi kulit. The US Food and Dryg Administration telah meperingatkan konsumen bahwa AHA bisa menghancurkan lapisan atas kulit, menyebabkan luka bakar yang parah, pembengkakan dan nyeri.

4.     Krim Anti Surya
Kita pasti sudah sering mendengar, sebelum keluar rumah jangan lupa memakai sunscreem atau krim tabir surya. Sebab krim penolak sinar matahari ini kaan menyelamatkan kita dari keriput, kulit terbakar, hingga kanker kulit. Tapi salah mengaplikasikan krim ini bisa mengubah fungsinya dari melindungi menjadi merusak. Sebelum memerangi sinar matahari, sebaiknya kita berkenalan dengan sinar ultraviolet tersebut. Ada dua jenus sinar ultraviolet. Oertama adalah UVB yang dapat menyebabkan kulit terbakar dan menstimulus munculnya sel kanker. Kedua adalah UVA yang bisa menembus hingga ke bagian kulit terdalam hingga merusak kolagen yang menjadi awal terjdinya keriput. Biasanya pemahaman ini muncul karena kita berpikir, sinar matahari hanya akan berbahaya jika kulit merasakannya langsung. Artinya, jika kebanyakan aktivitas kita dilakukan di dalam ruangan maka tak perlu melindungi kulit dengan krim tabir surya. ‘Kita harus menggunakannya setiap saat, bahan ketika cuaca tengah mendung sekalipun proteksi kulit dair sinar matahari sangat penting” kata Jennifer Stein, asisten professor dermatologi dari University Langone Medical Center di New york. Bahkan pemilik kulit yang gela[p pun tetap harus menggunakan krim tabir surya. Walaupun sebenarnya pemilik kulit gelap lebih jarang mengalami kulit yang terbakar karena sela melaminnya yang lebih padat menjadi nilai plus, setidaknya kita butuh SPF hingga 30 agar sel kulit terlindung optimal
Tidak semua krim anti surya itu sama, sebab ada produsen yang mengguakan titanium dioksida da nada yang memanfaatkan avobenxone untuk melindungi kulit dari sinar UVA dan UVB. Krim anti surya mudaah lumer, biasanya krim ini akan kadaluarsa dalam krum waktu satu tahun. Krim ini sama sperti yang lain, dapat menebabkan kanker kulit bila pemakaiannya salah dan tidak sesuai, tetapi krim ini justru menjadi krim pencegah kanker yang paling disegani.

5.     Krim Tubuh Beraroma
Krim ini biasanya kombinasi antara krim pelembab dengan wewangian, seperti air mawar yang dapat memberikan aroma sedap pada krim. Krim ini diduga berawal pada sekitar abad ke 16. Banyak pula dari krim tubuh tidak beraroma. Krim ini menjaga kulit agar tetap sehat dan membersihkan kotoran0kotoran pada permuakaan kulit, krim ini juga disegani karena aromaya. Walaupun disegani karena aroma seperti parfum, krim ini memiliki kegunaan lebih banyak dibandingkan parfum. Pada masa modern ini, krim beraroma dapat dibuat sendiri di rumah, caranya sangat mudah. Belilah unscented lotion di supermarket, pastika krim tersebut sesuai dengan kulit masing-masing dan memiliki tingkat kelembapan yang baik, pastikan juga tidak mengandung bahan-bahan kmia berbahaya seperti merkuri. Lalu belilah minya essensial atau wewangian seperti minyak wangi yang tidak beralkohol sesuai aroma yang diinginkan. Lalu masukkan krim ke dalam wadah dan berikan minyak essensial ¼ atau ½ pz pada krim seukuran 16 oz. lalu siaplah krim tubuh beraroma ciptaan anda sendiri. Alternative ini sudah banyak dan sering digunakan oleh masyarakat amerika, salah sattu faktornya adalah ekonomi. Krim tubuh saat ini  banyak yang terbilang mahal, sekainya murah dan menarik biasanya berbahaya. Maka ini menjadi solusi bagi banyak wanita masa kini.
Scented Chanel Body Lotion
Do-It-Yourself Body Lotion

Produk krim tubuh ternama
1.     Vaseline
Didirikan oleh Robert Chesebrough, yang juga penemu petroleum jelly.  Petroleum jelly adalah campuran dari mineral oil, paraffin dan lilin micro crystalline yang dilebur menjadi satu dalam bentuk gel halus yang biasanya berwarna off white bening. Saat dioleskan ke kulit, gel ini meresap sempurna ke pori-pori kulit dan dengan cepat akan mengganti sel ulit mati denga sel kulit baru yang sehat

2.     Citra
Citra adalah poduk merek local di Indonesia. Sudah ada di pasar produk Indonesia sejak 1984. Selama beberapa tahun terakhir telah mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar hand & body lotion di Indonesia.

3.     The Body Shop
Produk-produk dari the body shop sedang menjadi trend di kalangan masyarakat searang, salah satunya yang paling terkenal adalah krim tubuhnya yang disajikan dengan berbagai macam aroma manis dan warna-warna menarik. Thebody shop menjadi salah tsatu perusahaan kosmetik terbesar di dunia yang tidak menguji coba kosmetik terhadap binatang, dan menggunakan bahan-bahan alami sehingga tidak berbahaya


http://www.gadis.co.id/gaya/cantik/ajaibnya.petroleum.jelly/001/001/73

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar