Rabu, 19 September 2012

Tugas-4 Solusi Labsky Untuk Kemanusiaan

"TKI Juga Manusia"


Indonesia merupakan sebuah negara kepulauan yang wilayahnya cukup luas, sehingga sumber daya alam maupun sumber daya manusia di Indonesia pun sangatlah berlimpah. Namun, banyaknya jumlah sumber daya manusia pun tidak menjamin negara tersebut makmur dan sejahtera. Seperti di Indonesia, sumber daya manusia berlimpah tetapi tidak semuanya hidup sejahtera, bahkan sebagian besar rakyat Indonesia masih dilanda kemiskinan. Dikarenakan lapangan pekerjaan di Indonesia yang semakin terbatas dan semakin hari semakin sulit memperoleh pekerjaan dan jumlah sumber daya manusia yang selalu bertambah dengan pesat, maka demi mendapat pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, tidak sedikit masyarakat Indonesia yang mencari pekerjaan di luar negeri. Di beberapa negara, sumber daya manusia yang mereka miliki tidak sebanyak Indonesia sehingga mereka kekurangan tenaga kerja dan juga di beberapa negara, biaya yang dikeluarkan untuk memberikan upah kepada para tenaga kerja sangatlah tinggi, sehingga Indonesia yang memiliki sumber daya manusia yang berlebih, menyediakan dan menyalurkan jasa para tenaga-tenaga kerja tersebut bagi negara-negara lain. Di Indonesia pun banyak sekali yayasan-yayasan yang menyediakan dan mempersiapkan para tenaga kerja untuk dikirim ke luar negeri. Para pekerja tersebut biasa kita kenal dengan sebutan TKI atau Tenaga Kerja Indonesia. Para TKI tersebut biasanya di kirim ke negara-negara tetangga seperti Singapura, Malaysia dan Brunei Darussalam, tetapi para tenaga kerja dari Indonesia tersebut pun juga banyak yang dikirim ke Arab Saudi. Disana mereka biasanya bekerja sebagai pembantu rumah tangga, supir, maupun buruh pabrik.

Mayoritas dari para Tenaga Kerja Indonesia tersebut mungkin beranggapan bahwa jika bekerja diluar negeri, kehidupan mereka akan lebih terjamin dengan fasilitas yang lebih baik dan juga upah yang mereka terima akan jauh lebih besar jika dibandingkan dengan upah yang akan mereka terima jika mereka bekerja di Indonesia. Anggapan tersebut memang benar dan terjadi pada sebagian TKI yang bekerja di luar negeri, tetapi anggapan tersebut tidaklah sepenuhnya benar. Masih banyak TKI yang nasibnya tidak seberuntung itu. Masih banyak diantara mereka yang tidak dihargai dan diperlakukan semena-mena oleh majikannya. Banyak sekali kasus-kasus kekerasan yang sangat mengerikan yang menimpa para TKI tersebut terutama para TKI yang bekerja di bidang rumah tangga atau sebagai pembantu rumah tangga. Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh LSM Migrant Care, pada Oktober 2010, kasus kekerasan terhadap TKI mencapai angka 5.336 kasus. Sedangkan, berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Kompas pada tahun 2010 menyatakan bahwa kasus kekerasan terhadap para TKI di Arab Saudi pada tahun 2010 berjumlah sebanyak 22.035 kasus. Jumlah kasus kekerasan terhadap TKI di Arab Saudi merupakan kedua terbanyak setelah kasus kekerasan terhadap TKI di Malaysia.

Penganiayaan yang dialami oleh para TKI di Arab Saudi, banyak sedikit dipengaruhi dan memiliki keterkaitan dengan kebudayaan bangsa Arab. Menurut Sekjen International Conference of Islamic Scholars (ICIS), KH. Hasyim Muzadi, bangsa Arab yang sejak dulu memang terkenal dengan wataknya yang keras dan budaya yang penuh dengan kekerasan. Sampai sekarang, budaya yang terbiasa dengan kekerasan masih mengakar dalam diri sebagian bangsa Arab, mereka terbiasa bersikap kejam dan menganiaya kaum minoritas, khususnya penganiayaan yang dilakukan oleh para majikan terhadap para pembantu rumah tangga atau PRT-nya masing-masing. Jika dilihat dari sudut pandang para ahli, penganiayaan dan tindak kekerasan yang terjadi kepada para TKI di Arab Saudi dikarenakan sebagian bangsa Arab masih menganggap bahwa para TKI yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga adalah budak milik mereka yang bisa mereka perlakukan sesuka hati dan kehendak mereka. Contoh-contoh kasus yang menimpa para TKI adalah sebagai berikut:

TKI asal Nusa Tenggara Barat, yang bernama Sumiati ini disiksa oleh majikannya di Madinah, Arab Saudi. Muhaimin Iskandar selaku Menakertrans mengabarkan, bahwa Sumiati mengalami luka bakar di beberapa titik, kedua kaki nyaris lumpuh, kulit tubuh dan kepala terkelupas, tulang jari tengah tangan retak, dan alis mata rusak. Yang paling mengenaskan adalah bagian atas bibirnya dipotong. (republika.co.id, 27/11). Selain kasus penganiayaan yang menimpa Sumiati, masih berlokasi di Arab Saudi, kasus penganiayaan TKI juga menimpa Kikim komalasari (36) dari Kampung Citeuyeum, Cianjur, Jawa Barat yang tewas mengenaskan dengan jasad yang ditemukan di tempat sampah setelah mengalami kekerasan seksual oleh majikanya di kota Abha, Arab Saudi.(rakyatmedia.co.id, 20/11). 2 contoh diatas hanyalah segelintir gambaran mengenai kesengsaraan para TKI khususnya yang bekerja di Arab Saudi, masih sangat banyak kasus penganiayaan TKI lainnya yang jauh lebih kejam dan menyedihkan daripada kedua contoh kasus diatas. Kasus penganiayaan terhadap para TKI bervariasi, mulai dari penipuan, bekerja tanpa digaji, penyiksaan, maupun kekerasan seksual. Sudah banyak sekali TKI yang menjadi korban penganiayaan sampai meninggal di luar negeri. Kasus serupa juga terjadi di negara lain seperti Singapura, Malaysia, Hongkong, dan Amerika, walaupun kasus-kasus penganiayaan TKI justru malah mayoritas terjadi di negara-negara Islam seperti Arab Saudi dan Malaysia.

Yang menjadi penyebab para TKI merasa menderita bukan hanya majikannya diluar negeri, tetapi bisa juga disebabkan oleh yayasan asal mereka yang biasa disebut Perusahaan Pengerah Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PPJTKI). Terkadang, suka terdapat ketidakadilan dalam perlakuan pengiriman tenaga kerja oleh PPJTKI seperti penempatan yang tidak sesuai standar dan juga gaji yang rendah karena tidak sesuai kontrak kerja yang telah disepakati. Di dalam undang-undang juga banyak tercantum mengenai aturan dan hak-hak para TKI seperti misalnya pada Undang-undang nomor 13 tahun 2003 pasal 31 dinyatakan bahwa “Setiap tenaga kerja mempunyai hak dan kesempatan yang sama untuk memilih, mendapatkan, atau pindah pekerjaan dan memperoleh penghasilan yang layak di dalam atau di luar negeri.” Akan tetapi, nyatanya dalam penerapan di dunia yang sebenarnya, masih banyak sekali TKI-TKI yang tidak mendapatkan apa yang seharusnya menjadi haknya sebagaimana tercantum dalam undang-undang tersebut. 



Segala bentuk penganiayaan dan kekerasan yang menimpa para TKI di luar negeri sudah diluar batas kemanusiaan dan merupakan sebuah penyimpangan terhadap hak asasi manusia. Seluruh negara yang menggunakan jasa TKI sebagai tenaga kerja di negaranya seharusnya berterimakasih kepada Indonesia karena sudah menyediakan jasa tenaga kerja bagi mereka, paling tidak mereka menunjukkan rasa terima kasih kepada Indonesia dengan cara menghargai jasa para TKI tersebut dan memperlakukan mereka selayaknya manusia. Permasalahan penganiayaan terhadap TKI ini sangatlah mengkhawatirkan dan harus segera dicari jalan keluarnya untuk menuntaskan permasalahan ini dan memberantas penganiayaan terhadap TKI. Banyak solusi-solusi yang sekiranya bisa dilakukan untuk memberantas penganiayaan terhadap para TKI, diantaranya adalah:

1. Pemerintah harus memberikan perlindungan

Di dalam undang-undang memang sudah tecantum pasal-pasal mengenai perlindungan terhadap TKI seperti yang terdapat dalam pasal 5 ayat 1 Undang-undang nomor 39 tahun 2004 yang berbunyi bahwa “Pemerintah bertugas mengatur, membina, melaksanakan, dan mengawasi penyelenggaraan penempatan dan perlindungan TKI di luar negeri.” Dan juga terdapat dalam pasal 6 Undang-undang nomor 39 tahun 2004 yang berbunyi bahwa “Pemerintah bertanggung jawab untuk meningkatkan upaya perlindungan TKI di luar negeri.” Selain kedua pasal diatas, perlindungan TKI juga tercantum dalam pasal 27 Undang-undang nomor 39 tahun 2004 yang menyatakan bahwa “Penempatan TKI di luar negeri hanya dapat dilakukan ke negara tujuan yang pemerintahnya telah membuat perjanjian tertulis dengan Pemerintah Republik Indonesia atau ke negara tujuan yang mempunyai peraturan perundang-undangan yang melindungi tenaga kerja asing. Oleh sebab itu setiap orang dilarang menempatkan calon TKI atau TKI pada jabatan dan tempat pekerjaan yang bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan norma kesusilaan serta peraturan perundang-undangan, baik di Indonesia maupun di negara tujuan.” Akan tetapi, nyatanya masih banyak sekali kasus-kasus kekerasan yang bertentangan dengan nilai kemanusiaan dan norma kesusilan yang menimpa para TKI khususnya di Arab Saudi dan di Malaysia. Untuk itu, pemerintah harus berusaha lebih keras lagi dalam menerapkan undang-undang yang sudah disebutkan diatas dan memberikan perlindungan terhadap para TKI. Karena bagaimanapun, para TKI tetap warga negara Indonesia yang memiliki hak diberikan perlindungan oleh negaranya.

2. Meningkatkan pendidikan

Rendahnya tingkat pendidikan dan keterampilan seseorang sangat menghambat mereka dalam mencari pekerjaan, sehingga banyak orang yang memiliki pendidikan rendah dan keterampilan yang terbatas tergiur akan tawaran menjadi TKI dengan gaji yang umumnya lebih tinggi daripada di Indonesia dan tidak memerlukan tingkat pendidikan yang tinggi. Tetapi mereka kurang menyadari apa saja kemungkinan yang dapat menimpa mereka di luar negeri. Sehingga, meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia sangatlah penting untuk menekan jumlah masyarakat yang menjadi TKI. Kampanye-kampanye mengenai wajib belajar 12 tahun dan sekolah gratis harus segera bisa diterapkan di seluruh Indonesia agar seluruh masyarakat Indonesia bisa bersekolah dan memiliki tingkat pendidikan yang tinggi agar mereka tidak perlu lagi kesulitan mencari kerja dan memilih menjadi TKI. 3

3. Memberikan sanksi hukum

Sanksi hukum bagi orang-orang yang melakukan tindak kekerasan dan penganiayaan yang diluar batas kemanusiaan terhadap para TKI wajib diberikan dan hukumannya pun harus lebih berat dari tindak kekerasan yang mereka lakukan terhadap TKI tersebut agar orang-orang tidak akan berani lagi menganiaya para TKI.

4. Membentuk wadah khusus perlindungan TKI

Pemerintah atau LSM sebaiknya membentuk sebuah wadah khusus di luar negeri yang bertujuan untuk melindungi para TKI dan juga sebagai wadah formal yang terdiri dari berbagai lapisan masyarakat yang memiliki keahlian dan profesi, untuk berperan sebagai pressure institution bagi pihak manapun yang ingin melecehkan atau menganiaya para TKI.

Dengan solusi-solusi diatas, diharapkan jumlah kasus-kasus penganiayaan terhadap TKI bisa ditekan menjadi jauh lebih rendah atau bahkan dihindari sehingga tidak perlu lagi ada saudara-saudara kita sesama rakyat Indonesia yang harus menderita di negeri orang. 


Sumber:
  • http://anggitpramana.com/2011/06/26/tki-di-arab-saudi-dalam-perspektif-perbudakan/
  • http://hepyes.wordpress.com/2010/11/28/tki-akar-masalah-dan-solusi/
  • http://hukum.kompasiana.com/2010/12/15/perlindungan-hukum-terhadap-tenaga-kerja-indonesia-sektor-pembantu-rumah-tangga-di-luar-negeri-bagian-ii/
  • http://www.ristek.go.id/?module=News%20News&id=3894

2 komentar:


  1. SAYA SEKELUARGA INGIN MENGUCAPKAN BANYAK TERIMAH KASIH KEPADA AKI NAWE BERKAT BANTUANNNYA SEMUA HUTANG HUTANG SAYA SUDAH PADA LUNAS SEMUA BAHKAN SEKARAN SAYA SUDAH BISA BUKA TOKO SENDIRI,ITU SEMUA ATAS BANTUAN AKI YG TELAH MEMBERIKAN ANKA JITUNYA KEPADA SAYA DAN ALHAMDULILLAH ITU BENER2 TERBUKTI TEMBUS..BAGI ANDA YG INGIN SEPERTI SAYA DAN YANG SANGAT MEMERLUKAN ANGKA RITUAL 2D 3D 4D YANG DIJAMIN 100% TEMBUS SILAHKAN HUBUNGI AKI NAWE DI 085-218-379-259














    SAYA SEKELUARGA INGIN MENGUCAPKAN BANYAK TERIMAH KASIH KEPADA AKI NAWE BERKAT BANTUANNNYA SEMUA HUTANG HUTANG SAYA SUDAH PADA LUNAS SEMUA BAHKAN SEKARAN SAYA SUDAH BISA BUKA TOKO SENDIRI,ITU SEMUA ATAS BANTUAN AKI YG TELAH MEMBERIKAN ANKA JITUNYA KEPADA SAYA DAN ALHAMDULILLAH ITU BENER2 TERBUKTI TEMBUS..BAGI ANDA YG INGIN SEPERTI SAYA DAN YANG SANGAT MEMERLUKAN ANGKA RITUAL 2D 3D 4D YANG DIJAMIN 100% TEMBUS SILAHKAN HUBUNGI AKI NAWE DI 085-218-379-259

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimah kasih yang amat dalam kami ucapkan kepada MBAH SELONG yang
      telah memberikan kebahagian bagi keluarga kami…berkat Beliau saya
      sekarang udah hidup tenang karena orang tuaku udah buka usaha dan
      punya modal untuk buka bengkel skrang pun orang tuaku tidak di
      kejar-kejar hutang lagi…dan keluarga Kami di berikan Angka
      Ritual/Goib Dari mbah yg sangat Jitu 100%dijamin
      tembus…hingga keluarga kami sekarang merasa tenang
      lagi…terimah kasih mbah…Jika Anda ada yg merasa kesulitan
      masalah Nomer ToGEL silahkan hbg Aja MBAH SELONG
      dinmr hp beliau (081-322-565-355) atau klik http://prediksiangkahoki88.blogspot.com/
      dan saya sudah membuktikan 3kali berturut2 tembus terimah kasih

      Hapus