Sabtu, 22 September 2012

Tugas 4 - Solusi Labsky untuk Kemanusiaan

"Hentikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Hinadari Overpopulation"

Populasi manusia yang sudah melebihi batas
Masalah
Sekarang sudah merupakan hal yang diketahui semua orang bahwa populasi manusia sudah terlalu banyak. Bahkan dalam dua puluh tahun terakhir ini populasi dunia sudah meningkat sebenyak 1.000.000.000 jiwa. Hal tersebut merupakan kenikan populasi sebanyak 30% dari yang tadinya ada 5.306.425.000 pada tahun 1990 menjadi 6.895.889.000 pada tahun 2010. Hal ini sungguh memprihatinkan, karena jika pertambahan penduduk ini terus berlanjut pada kecepatan yang sama maka bumi ini tak lama lagi tidak bisa menampung manusia lagi. Peristiwa tersebut diberi sebutan overpopulation.
         Untuk perbandingan yang lebih jelas kita lihat kembali dua abad yang lalu. Pada saat itu mungkin kita akan merasa dunia begitu luas karena pada saat itu jumlah penduduk di dunia hanya ada sebanyak kurang lebih 1.000.000.000 orang. Setelah berjalan selama dua abad mendadak populasi manusia di bumi ini meningkaat dengan sangat drastis menjadi hampir 7.000.000.000 manusia. perhitungan ini sangat memprihatinkan, karena walaupun pada rentan waktu ini telah terjadi peperangan yang telah menelan banyak jiwa perkembangan populasi manusia tetap tidak dapat terhentikan.
          Dampak dari pertumbuhan penduduk yang sangat cepat ini dapat dirasakan secara langsung. Kita bisa melihat masalah-masalaah yang timbul karena ini di berbagai bidang. Mulai dari bidang ekonomi, dalam persediaan pekerjaan, persediaan tempat tinggal, dan masih banyak lagi. Sekarang kita akan bahas masalah tersebut satu demi satu. 

1.       Masalah Bumi Bangunan 
          Yang pertama kita lihat dampaknya bagi persediaan tempat tinggal. Masalah tempat tinggal merupakan salah satu dampak dari pertumbuhan populasi manusia berlebihan yang dapat langsung dilihat. Bagi seseorang yang tinggal di Jakarta tidak sedikit penulis melihat banyak orang yang tidak memiliki tempat tinggal. Tempat tinggal merupakan salah satu kebutuhan primer manusia sebagai makhluk ekonomi. Dengan bertambahnya populasi maka tempat di mana manusia bisa jadikan tempat tinggal akan otomatis berkurang. Banyak orang yang mengatakan bahwa hal tersebut dapat diatasi dengan adanya apartemen, tetapi penulis merasa bahwa penyediaan apartemen itu tidak seefektif yang diperkirakan banyak orang. Bagi seseorang yang ingin tinggal di dalam apartemen maka mereka membutuhkan biaya yang cukup besar untuk tinggal di sana. Akan tetapi dengan adanya overpopulation tersebut persediaan lapangan kerja pun akan semakin menurun sehingga yang dapat tinggal di sana hanya orang-orang yang berkepunyaan. Mengadakan kos-kosan juga merupakan solusi yang kurang efektif karena tidak sedikit orang kos-kosan dicacar biaya oleh sang pemilik rumah dan akhirnya dikeluarkan dari rumah. 
2.       Masalah Persediaan Bahan Pemuas Kebutuhan 
         Yang kedua adalah masalah persediaan barang untuk memenuhi kebutuhan primer manusia. Penulis telah memerhatikan bahwa harga barang-barang di pasaran sekarang selalu mengalami kenaikan. Jarang sekali penulis melihat bahwa ada barang yang turun harganya. Dengan adanya overpopulation ini manusia akan semakin banyak mengkonsumsi barang. Dengan adanya pengkomsumsian barang yang konstan maka lama kelamaan kita akan kehabisan barang-barang tersebut. Kebutuhan primer yang sangat memprihatinkan saat ini adalah dalam hal makanan dan air bersih. Ditambah lagi kebijakan oleh beberapa pemerintah yang tidak sesuai dengan apa yang dibutuhkan (penutupan lahan pertanian dan peternakan untuk membuat perumahan bagi orang yang berkecukupan) menambah parah situasi yang ada sekarang.
Salah satu kebutuhan primer, makanan dan minuman

3.       Masalah Ekonomi, Peluang Kerja, dan Pendidikan 
        Yang ketiga adalah masalah ekonomi, peluang kerja, dan pendidikan. Ketiga masalah ini merupakan tiga masalah utama dari semua hal. Jika tiga masalah yang mangalami siklus yang berkelanjutan ini tidak dianggapi dengan serius maka banyak masalah-masalah di dunia tidak akan terselesaikan. Karena adanya overpopulation ini maka persaingan untuk mendapatkan pekerjaan akan semakin ketat. Dengan begitu akan selalu ada orang-orang yang tidak mendapatkan pekerjaan. Jika ia tidak mendapat pekerjaan maka penghasilannya akan semakin berkurang. Masalah ini akan lebih diperberat lagi jika seseorang yang tidak mendapatkan pekerjaan ini mempunyai keluarga, terutama jika ia memiliki anak. Jika seseorang tidak mencukupi hartanya maka yang akan dipentingkan terlebih dahulu adalah kebutuhan primernya, pendidikan akan dikesampingkan. Anak-anak yang tidak diberi pendidikan akan kesulitan di saat ia menjadi dewasa nanti. Banyak perusahaan yang akan meminta ijazah anda pada tingkat pendidikan tertentu baru ia akan menerima anda sebagai salah satu karyawannya. Jika anak tidak mendapat pendidikan maka ia tidak akan mendapatkan pekerjaan dengan gaji yang tepat. Dengan begitu siklus masalah ini pun akan terus berlanjut sehingga siklus ini akan menjadi masalah utama yang harus diatasi.
      4.       Masalah Moral 
         Semua masalah di atas akan bersatu menjadi satu masalah besar yang akan timbul secara natural sebagai salah satu cara manusia mempertahankan hidupnya. Masalah ini adalah masalah di bidang moral. Jika seorang manusia sudah kekurangan kebutuhan primernya maka ia akan melakukan berbagai cara untuk mendapatkannya. Salah satu hal tersebut adalah dengan menyampingkan nilai-nilai moralitas untuk mencapai apa yang ia inginkan. Salah satunya adalah dengan mencuri. Tidak mengherankan jika seseorang menggap bahwa mencuri merupakan tindakan yang biasa jika tindakan korupsi yang merajalela sekarang menjadi masalah di banyak negara (salah satunya adalah Indonesia). Tindakan mencuri ini akan lebih parah lagi jika seorang orang tua menyuruh anaknya untuk mencuri barang untuk mereka. Hal ini akan sangat merusak anggapan sang anak tentang moral-moral yang berlaku di masyarakat, karena ia akan mengira itu adalah hal yang biasa saja untuk dilakukan. Sehingga jika nantinya ia memiliki anak ia akan menyuruh anak tersebut melakukan hal yang sama. Tindakan kriminal yang lebih parah lagi adalah tindakan pembunuhan. Tindakan ini biasanya akan dilakukan oleh orang yang ditagih hutang yang sangat banyak. Hal yang mengejutkan dari hal ini adalah manusia yang melakukan tindakan ini beberapa merupakan orang dengan tingkat ekonomi menengah. Biasanya orang pada tingkat menengah ini berhutang karena ia ingin hidupnya seperti orang-orang di kalangan atas.

Solusi
     Overpopulation ini sekarang sudah menjadi salah satu masalah terbesar yang sedang dihadapi oleh manusia. Jika tidak dicari solusi untuk masalah ini dengan secepat-cepatnya maka mungkin akan sudah terlambat untuk memperbaiki hal tersebut. Maka dari itu penulis sekarang akan memaparkan berbagai solusi untuk menangani hal tersebut.
      1.       Meningkatkan Kualitas Pendidikan
          Solusi yang pertama adalah dengan memperkuat pendidikan.  Segala sesuatu bisa ditangani dengan adanya pendidikan yang kuat, termasuk dengan masalah overpopulation ini. Solusi untuk hal ini harus dilakukan terutama untuk kalangan manusia yang tidak berkecukupan dan kalangan manusia yang menjadi pejabat pemerintah nantinya. Pendidikan ini bukan merupakan pendidikan pelajaran seperti IPA atau IPS, tetapi pendidikan dalam konteks ini lebih mencakup ke pendidikan moral. Moralitas kita tentang kebersamaan sebagai satu manusia masih sangat minim. Terlalu lama manusia-manusia di bumi ini terpisah oleh sistem yang disebut negara sehingga kita tidak lagi merasa satu dengan orang-orang di luar negeri. Hal ini menimbulkan sifat acuh terhadap sesama. Jika kita bisa merasa bahwa kita harus menangani dunia ini dengan benar sebagai makhluk yang merupakan bagian dari alam kita bisa menghentikan perkembangan populasi manusia yang berlebihan. Karena dengan pendidikan moral yang mencukupi semua solusi yang lain dapat diselesaikan dengan cukup lancar.
Siswa siswi belajar di sekolah
      2.       Memperkuat Pemerintah
        Solusi yang kedua adalah dengan memperkuat pemerintah. Dengan pemerintah yang kuat dengan pendidikan moral yang tepat maka akan ada banyak rencana yang dapat dilakukan pemerintah untuk menahan pertumbuhan populasi. Pemerintah yang akan mempunyai pendidikan yang kuat yang didukung dengan ketegasan. Kombinasi dua itu akan dapat mengatasi orang-orang yang menolak untuk bekerjasama dalam mengatasi situasi yang mengkhawatirkan ini. Beberapa program yang dapat dijalani oleh pemerintah adalah sebagai berikut.
·         A. Mengadakan program keluarga berencana (KB)
Program keluarga berencana adalah program yang hanya memperbolehkan memiliki 1 anak saja dalam satu keluarga. Dengan hanya adanya satu anak dalam satu keluarga pertumbuhan dapat diundur balik sampai batas yang kita inginkan. Dengan begitubumi ini tidak akan terlalu padat akan manusiaseperti sekarang.
·         B. Menaikkan pajak penduduk
Jika penanganan dengan cara program keluarga berencana ini gagal dilakukan maka pemerintah dapat beralih ke solusi yang ke 2 yaitu menikkan pajak penduduk. Dengan naiknya pajak maka keluarga akan berpikir dua kali untuk memiliki anak lebih dari 1. Hal ini merupakan kebijakan yang mungkin dapat membahayakan banyak orang, akan tetapi jika tidak dilakukan maka masalah overpopulation ini akan menjadi terlalu tidak terkendali sehingga lebih susah lagi untuk diperbaiki.
          Sementara solusi untuk mengurangi populasi ini dijalani kita harus menemukan juga solusi untuk menangani masalah-masalah lain yang ditimbulkan karena adanya overpopulation ini. Dua diantaranya adalah masalah makanan, minuman, dan tempat tinggal. 
1.       Persediaan Lahan Bercocok Tanam dan Beternak
         Masalah makanan dan minuman mungkin masalah yang tidak terhindari lagi. Persediaan makanan dan minuman kita yang sehat bagi tubuh sudah sangat berkurang. Terlalu sedikit untuk memberi makan semua manusia yang ada di bumi ini. Salah satu solusinya adalah dengan menyediakan tempat yang untuk menanam makanan dan beternak. Penambahan kedua area ini mungkin harus mengorbankan beberapa pemukiman orang-orang karena persediaan makanan ini harus ada di setiap tempat di dunia. Jika jarak antara sumber makanan dengan tempat yang membutuhkannya maka kita terpaksa harus menambahkan pengawet pada makanan tersebut. Jika kita menambahkan pestisida maka kita tidak akan mendapatkan makanan sesuai dengan gizi yang inginkan. 
 2.       Pembuatan Rumah Masyarakaat Kalangan Bawah
        Masalah  yang kedua yang harus kita lakukan adalah masalah tempat tinggal. Masalah ini dapat diatasi dengan cara membangun rumah untuk menampung orang yang kurang berkepunyaan. Rumah ini bukan untuk disewakan melainkan untuk menampung orang-orang yang tidak memiliki uang untuk membayar tempat tinggal yang lain. Program ini tentunya harus didukung oleh pemerintah, bagaimana pemerintah yang dapat menjalankan tugas ini kriterianya sama dengan yang tertera di atas. Dalam memberi jaminan  tempat tinggal ini tentunya  orang-orang tersebut harus memberikan jasa kembali. Jasa ini dapat diberikan dengan menjadi kuli bangunan (bagi yang laki-laki), atau pembantu rumah tangga (bagi yang perempuan). Tentu masih banyak lagi alternatif lain untuk pemberian jasa kembali ini.
Kesimpulan
          Pertumbuhan penduduk yang berlebih ini merupakan salah satu krisis terbesar yang dihadapi oleh manusia pada generasi ini. Jika tetap dibiarkan maka bumi kita tidak akan tahan lagi menampung manusia sebanyak ini dan akan rusak bersama segala hal yang tinggal bersamanya. Akan tetapi jika kita dapat menangani hal ini dan merubahnya menjadi keuntungan maka bumi ini akan jauh lebih sejahtera dan maju dari masa-masa lain yang telah berlalu. Maka dari itu penulis menghimbau bagi siapapun yang membaca apa yang penulis tulis untuk bekerja sama untuk menangani krisis ini.
Selamatkan bumi sebelum terlambat



 Daftar pustaka:
http://id.wikipedia.org/wiki/Kebutuhan
http://en.wikipedia.org/wiki/Overpopulation
http://www.overpopulation.org/
http://www.buzzle.com/articles/overpopulation-solutions-to-overpopulation.html
http://www.grinningplanet.com/2005/07-05/world-population-growth-article.htm
https://www.google.co.id/imghp?hl=id&tab=wi

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar