Sabtu, 22 September 2012

Tugas 4 - Solusi Labsky untuk kemanusiaan


Rasisme

Rasisme adalah suatu sistem kepercayaan atau doktrin yang menyatakan bahwa perbedaan biologis yang melekat pada ras manusia menentukan pencapaian budaya atau individu – bahwa suatu ras tertentu lebih superior dan memiliki hak untuk mengatur ras yang lainnya.

Beberapa penulis menggunakan istilah rasisme untuk merujuk pada preferensi terhadap kelompok etnis tertentu sendiri (etnosentrisme), ketakutan terhadap orang asing (xenofobia), penolakan terhadap hubungan antarras (miscegenation), dan generalisasi terhadap suatu kelompok orang tertentu (stereotipe).

Berikut adalah istilah-istilah lain untuk rasisme dan tindakan tiap pihak terhadap rasisme.

 

Eugenika

Eugenika adalah filosofi sosial yang berarti "memperbaiki" ras manusia dengan membuang orang-orang berpenyakit dan cacat serta memperbanyak individu sehat.

Puncak dari penyalahgunaan eugenika adalah pelaksanaan ideologi pemurnian ras yang dijalankan rezim NSDAP di bawah kendali pemimpinnya, Adolf Hitler.

Pada abad ke-20, banyak negara melakukan berbagai kebijakan eugenika dengan berbagai cara, seperti pemaksaan aborsi, genosida, pengendalian kelahiran, pengamatan genetika, dan pelarangan menikah.

Stolen Generation

Generasi yang terampas (bahasa Inggris: stolen generation) adalah istilah yang biasa digunakan untuk merujuk pada anak-anak Aborigin Australia dan Penduduk Pulau Selat Torres yang dipisahkan dari keluarganya oleh pemerintah Australia.

Antara tahun 1890 hingga tahun 1970 sekitar 100 000 anak Aborigin Australia dinyatakan sebagai milik negara. Dinyatakan bahwa anak-anak dari keturunan campuran itu tak diakui oleh masyarakat mereka dan terkena risiko tinggi akan bahaya. Generasi yang terampas telah menerima perhatian publik di Australia penerbitan buku Bringing Them Home - Report of the National Inquiry into the Separation of Aboriginal and Torres Strait Islander Children from Their Families pada tahun 1997. Pada tanggal 13 Februari 2008, pemerintah federal Australia, dipimpin oleh PM Kevin Michael Rudd, mengeluarkan permohonan maaf resmi pada generasi yang hilang, yang didukung sekitar 70% penduduk Australia.

Jim Crow Law

Hukum Jim Crow adalah hukum negara bagian dan lokal yang diterapkan di AS selatan antara 1876 dan 1965, mengatur keadaan "separate but equal" (segregasi) bagi orang negro. Dalam kenyataannya, fasilitas yang disediakan untuk orang negro selalu lebih jelek daripada fasilitas untuk orang putih. Sekolah negri, tempat umum, dan fasilitas perhubungan umum memiliki bagian terpisah untuk orang negro dan putih. Pemisahan murid sekolah berdasarkan warna kulit dianggap tidak sah secara hukum oleh Supreme Court of the United States pada 1954 menurut Brown v. Board of Education. Secara umum, hukum ini dibatalkan oleh Civil Rights Act of 1964 dan Voting Rights Act, namun baru diterapkan pada tahun 1970-an.

Selama masa Reconstruction 1865-76, hukum serikat melindungi hak asasi di selatan untuk budak yang dibebaskan. Reconstruction berakhir pada tahun yang berbeda di setiap negara bagian (terakhir 1877), dan diikuti di selatan oleh pemerintahan Redeemer yang membuat hukum Jim Crow untuk memisahkan ras. Dalam Progressive Era, pembatasan ini disahkan dan diperluas ke tingkat serikat oleh presiden Woodrow Wilson pada 1913.

Setelah 1945, Civil Rights movement mendapat dukungan luas dan menyerang Jim Crow secara nasional. Supreme Court menyatakan bahwa pemisahan sekolah berdasarkan ras secara de jure adalah tidak konstitusional pada 1954, namun secara de facto hal ini masih berlangsung sampai tahun 1970-an. Presiden Lyndon B. Johnson mendesak Congress untuk mengesahkan Civil Rights Act of 1964 yang membatalkan hukum Jim Crow tentang pemisahan rumah makan, hotel, dan teater. Voting Rights Act mengakhiri diskriminasi dalam pemilihan umum tingkat serikat, negara bagian, dan lokal.

The Klan

Ku Klux Klan (KKK) dikenal juga sebagai 'The Klan' adalah sebuah kelompok rasis ekstrem di Amerika Serikat (AS), berdiri pada tanggal 24 Desember 1865.

Kelompok ini berkeyakinan bahwa ras kulit putih adalah ras yang terbaik. Mereka mendirikan organisasi tersebut dengan maksud untuk berjuang memberantas kaum kulit hitam dan minoritas di AS seperti Yahudi, Asia, dan Katolik Roma. Meskipun kelompok Ku Klux Klan empat tahun setelah berdirinya diumumkan pemerintah AS sebagai organisasi ilegal, namun masih tetap menjalankan aksi pembunuhannya terhadap warga kulit hitam. Bahkan, kelompok ini juga menyerang warga kulit putih yang dianggap sebagai pelindung kulit hitam. Aksi Ku Klux Klan memuncak pada dasawarsa 1950-1960-an yang akhirnya memunculkan kelompok perlawanan dari kalangan kulit hitam Amerika dan tokoh-tokoh yang menyerukan persamaan hak dan anti rasisme seperti Malcolm X dan Martin Luther King.

Namun demikian, hingga kini pemerintah AS dianggap belum pernah melakukan usaha serius untuk memberantas kelompok yang dikategorikan berbahaya ini.

Kekejaman KKK dapat disaksikan dari film dokumenter Missisipi Burning.

Supermasi Putih

Supremasi putih adalah sebuah ideologi yang menganggap bahwa ras putih lebih superior dari ras lainnya. Supremasi putih banyak dihubungkan dengan rasisme anti-hitam dan anti semitisme, meskipun banyak digunakan untuk membenarkan diskriminasi terhadap pribumi Amerika, orang China, orang Irlandia, Asia Tenggara, dan lainnya.

Misalnya, masa apartheid di Afrika Selatan. Perkembangan supremasi putih ini terus berlanjut di budaya Barat dan merupakan subjek dari banyak debat.

Supremasi putih kadangkala digunakan untuk menandakan sebuah kepercayaan filosofi yang mengganggap orang kulit putih tidak hanya superior terhadap yang lain, namun juga harus berkuasa atas mereka atau bahkan boleh membinasakan mereka.

Rezim apartheid

Rezim Apartheid mulai berkuasa sejak tahun 1948 dan secara opresif memberlakukan hukum rasialis yang menghapuskan sebagian hak asasi warga non kulit putih. Rezim juga melakukan pembunuhan, penyiksaan, dan penahanan terhadap oposan-oposan politiknya. Akhirnya, akibat perlawanan didalam negri dan tekanan dunia internasional, kekuasaan rezim berakhir pada 1991. Pada1993, konstitusi baru Afrika Selatan yang mengakui persamaan hak warga kulit putih dan kulit hitam disahkan. Setahun kemudian, diadakan pemilu kepresidenan dan pejuang kulit hitam Nelson Mandela berhasil menang dan diangkat sebagai presiden.

Perbudakan

Perbudakan adalah sebuah kondisi di saat terjadi pengontrolan terhadap seseorang (disebut budak) oleh orang lain. Perbudakan biasanya terjadi untuk memenuhi keperluan akan buruh atau kegiatan seksual.

Para budak adalah golongan manusia yang dimiliki oleh seorang tuan, bekerja tanpa gaji dan tidak mempunyai hak asasi manusia.

Sejarah Awal


Bukti-bukti keberadaan perbudakan sudah ada sebelum tulis-menulis, dan telah ada di berbagai kebudayaan. Kuburan-kuburan pra-sejarah di Mesir Bawah sejak 8000 SM menunjukkan bahwa suatu masyarakat Lybia telah memperbudak suatu suku.


Di catatan terawal perbudakan sudah dianggap sebagai institusi yang mapan. Kode Hammurabi (sekitar 1760 SM) contohnya, menyatakan bahwa hukuman mati dijatuhkan bagi barangsiapa yang membantu seorang budak melarikan diri sebagaimana orang yang menyembunyikan seorang buronan.

Perbudakan itu dikenal dalam hampir semua peradaban dan masyarakat kuno, termasuk Sumeria, Mesir Kuno, Cina Kuno, Imperium Akkad, Asiria, India Kuno, Yunani Kuno, Kekaisaran Romawi, Khilafah Islam, orang Ibrani di Palestina dan masyarakat-masyarakat sebelum Columbus di Amerika. Institusi tersebut berupa gabungan dari perbudakan-hutang, hukuman atas kejahatan, perbudakan terhadap tawanan perang, penelantaran anak, dan lahirnya anak dari rahim seorang budak.

Zaman Kuno Klasik


Catatan mengenai perbudakan di Yunani Kuno sudah ada sejak zaman Yunani Mycenaia. Sudah merupakan kepastian bahwa Athena Klasik memiliki populasi budak yang terbesar syang mencapai 60000 jiwa di abad ke-5 dan ke-6 SM. Ketika Republik Romawi memperluas wilayah, banyak banyak masyarakat yang diperbudak menghasilkan naiknya suplai di Eropa dan Mediteran. Orang Yunani, Iliria, Berber, Jerman, Inggris, Trasia, Galia, Yahudi, Arab dll. dijadikan budak bukan hanya untuk kerja keras namun juga untuk hiburan.



Dan masih banyak sekali bentuk-bentuk rasisme lainnya yang masih eksis dan berlangsung di dunia.

Rasisme telah menjadi faktor pendorong diskriminasi sosial, segregasi dan kekerasan rasial, termasuk genosida. Politisi sering menggunakan isu rasial untuk memenangkan suara. Istilah rasis telah digunakan dengan konotasi buruk paling tidak sejak 1940-an, dan identifikasi suatu kelompok atau orang sebagai rasis sering bersifat kontroversial. Rasisme merusak moral dan etika bangsa dalam bentuk sosialisasi. Pengelompokan ras yang tidak layak dan menghina bangsa justru memicu peperangan yang sebenarnya tidak perlu. Manusia diciptakan untuk saling bekerja sama dan bersosialisasi, bagaimana jika kita menghilangkan sebuah kelompok maka sistem ketergantungan akan kacau dan runtuh. Hubungan antar manusia bagaikan pondasi sebuah pencakar langit, menghilangkan sebuah pondasi maka akan mendatangkan keruntuhan sebuah pencakar langit tersebut.

Hentikan sikap miscegenation, xenotipe, ataupun stereotipe. Tindakan tersebutlah yang akan memicu kebencian dan konflik antar kelompok.

Yaa intinya rasisme itu gabaiklaah. diatas langit ada langit jangan pernah berfikir lo lebih baik dari orang lain karena sesungguhnya tanpa orang lain lo gabisa jadi merasa lebih tinggi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar