Senin, 24 September 2012

Tugas 4 - Solusi Labsky Untuk Kemanusiaan



Over population

Banyak orang di Indonesia yang memiliki anak tanpa memikirkan konsekuensinya. Masalahnya adalah Indonesia ini sudah menjadi Negara yang memiliki terlalu banyak penduduk. Pada tahun 1990, Indonesia memiliki 179,378,946 penduduk. Menurut saya angka itu sudah cukup banyak. Tetapi pada tahun 2000, angka itu melonjak menjadi 237,641, 326. Selama sepuluh tahun, Negara kita bertambah penduduknya sebanyak 58,262,480. Pada tahun 2010, angka itu bertambah lagi menjadi 237,6 juta penduduk.
Dengan bertambahnya penduduk, bertambah pula masalah masalah yang akan kita alami, seperti…

1.   Tempat tinggal
Dengan bertambahnya penduduk, juga akan berkurangnya tempat tinggal. Banyak sekali penduduk Negara Indonesia yang tidak memiliki rumah tangga. Beberapa dari meraka tinggal di bawah jembatan, di pinggir jalan, dan ada pula yang berpindah pindah dengan gerobaknya. Bagi manusia, memiliki atap untuk melindunginya adalah salah satu kebutuhan hidup. Dikarenakan itu, sebagian dari mereka akan melakukan apapun untuk mendapat perlindungan, bahkan jika itu berarti mereka harus tinggal di kolong jembatan. Mungkin seseorang dapat tinggal di kos-an, atau menginap di rumah keluarga dan temannya. Tetapi, hal itu tidak akan bertahan lama. Mereka harus mencari tempat lain untuk dijadikan rumah. Dengan adanya masalah overpopulation, hal itu menjadi susah. Karena tempat tempat tinggal sudah akan terisi dan yang tersisa harganya akan mahal.

2.   Masalah ekonomi
Dengan bertambahnya penduduk, akan pula berkurang lahan pekerjaan. Karena berkurangnya lahan pekerjaan, banyak orang yang tidak akan memiliki pekerjaan atau nganggur. Contoh, jika sebuah kepala rumah tangga alias bapak, memiliki satu istri dan 3 anak. Jika dia tidak memiliki pekerjaan, bagaimana dia akan membiayai hidup istri dan anaknya? Walaupun ia memiliki sebuah pekerjaan, akankah lebih mudah jika ia hanya memiliki 1 atau 2 anak? Belum lagi harus membayar pajak dan juga harus memiliki rumah. Jika sang kepala keluarga tidak memiliki rumah, bagaimana nasib keluarganya? Banyak orang yang berhutang untuk mendapatkan kebutuhannya. Tetapi itu bukanlah pebuatan yang bijak, karena jika kita berhutang kepada orang orang yang salah,hutang itu akan bertambah dan bertambah jika kita tidak membayarnya. Beberapa orang memilih jalan yang lebih buruk untuk memebuhi kebutuhannya, seperti mencuri. Mencuri adalah perbuatan yang tidak baik. Walaupun begitu, beberapa orang saking terdesaknya mereka akan melakukan apapun untuk mendapat kebutuhan mereka. Tetapi perbuatan setimbal dengan konsekuensinya.

3.   Masalah pangan
Sekali lagi, dengan bertambahnya penduduk akan bertambahnya masalah, seperti kekurangan bahan makanan. Setiap kepala keluarga harus bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarganya. Tetapi, karena banyak sekali kebutuhan pangan di Indonesia dan terbatasnya bahan pangannya, maka harga bahan pangan itu dapat menjadi sangat mahal.
Mungkin keluarga yang bercukupan dapat membeli sesuka hati mereka, tetapi bagaimana orang orang yang tidak bercukupan, bagaimana mereka akan makan?

4.   Masalah pendidikan
Pendidikan adalah salah satu masalah terbesar dalam overpopulation. Karena banyaknya penduduk berusia muda, maka sekolah sekolah akan penuh. Anak anak yang tidak sekolah akan dipekerjakan oleh orangtuanya dan anak anak itu akan mulai berpikir sepertin orangtuanya. Yaitu berpikiran bahwa “more hands means more money”, yang berarti lebih banyak tangan(pekerja atau anak anak)berarti  lebih banyak penghasilan.

5.   Lahan pekerjaan
Padatnya penduduk di Indonesia, berarti padatnya pula lahan pekerjaannya. Banyak penduduk Indonesia yang hanya menganggu di rumah orangtuanya, ada pula yang tidak memiliki Pekerjaan sehingga mereka harus mengemis di pinggir jalan.

6.   Sampah
Dengan bertambahnya penduduk, pastinya akan bertambah pula sampah yang diproduksinya. Data menyebutkan bahwa setiap hari Indonesia memproduksi sebanyak 151.921 TON sampah per hari. Itu berarti setiap orang kira kira membuang 0.85 kilogram sampah perhari. Dan dari sampah sebanyak itu, hanya sekitar 80% yang berhasil dikumpulkan dan di daur ulang. Sisanya tebuang mencemari lingkungan.

7.   Masalah mental
Mungkin sebagian orang menganggap bahwa overpopulation tidak terlalu mengganggu kehidupan mereka. Tetapi untuk sebagian orang yang tidak bercukupan, hal ini dapat sangat mengganggu hidup mereka. Contoh, seperti yang tertera diatas, orang yang tidak berkecukupan dapat menuju ke pencurian. Selain itu, jika mereka tidak mendapat apa yang mereka inginkan, mereka dapat membunuh untuk mendapatkannya. Mungkin mereka berpikir,”pejabat pejabat aja banyak yang korupsi, kenapa aku nggak boleh mencuri”.

Dari beberapa contoh masalah yang saya sebutkan diatas, ini adalah beberapa dari solusinya…
1.   Pendidikan
Salah satu cara untuk mengurangi overpopulation adalah dengan pendidikan. Pendidikan adalah hal yang sangat penting di dalam kehidupan kita. Tanpa pendidikan, kita tidak aka tahu yang mana benar dan yang mana salah. Pendidikan yang saya maksud, bukanlah pedidikan seperti matematika atau bahasa, melainkan pendidikan moral dari orang tua dan guru. Dengan pendidikan moral, anak anak dapat belajar bahwa mereka dapat bekerja sama dan bekerja keras untuk mencapai cita cita, bukan membuat anak bekerja untuk penghasilan.

2.       Mengadakan program program pemerintah seperti:
1.       Program KB(Keluarga Berencana)
Dengan program keluarga berencana ini, menganjurkan keluarga untuk hanya memiliki 2 anak agar pertumbuhan penduduk dapat di control, dan juga agar keluarga dapat memfokuskan cinta dan pendidikan kepada  2 anak tersebut. Jika itu dilakukan, beban ekonomi pada keluarga juga akan berkurang. Tidak seperti jika memiliki lebih banyak anak.
Program ini juga mengharuskan anda menggunakan alat alat kontrasepsi atau penanggulangan kelahiran seperti kondom, spiral, IUD(Intrauterine Device), dan sebagainya.
2.       Pajak
Negara harusnya memberikan pajak lebih untuk keluarga yang memiliki lebih banyak anak. Sehingga mereka akan berpikir dua kali untuk memiliki lebih dari satu atau dua anak.

3.   Membuat lahan pekerjaan yang lebih luas atau yang baru
Dengan membuat lahan pekerjaan baru, banyak orang orang yang menganggur yang akan mendapat pekerjaan pekerjaan baru. Dan juga dengan menambah laha kerja kita juga akan menambah produktivitaas Negara kita. Proses ini mungkin akan mengorbankan beberapa tempat tinggal atau pemukiman. Tetapi, dengan gaji dari hasil pekerjaan mereka, mereka dapat membeil atau menyewa rumah baru yang lebih memenuhi standar.

4.   Pembuatan rumah untuk penduduk yang tidak berkecukupan
Pembuatan rumah susun akan sangat membantu penduduk penduduk yang tidak berkecukupan, dan juga akan membantu kita. Bagamana perasaan anda jika tidak ada orang yang tinggal di taman, kolong jembatan, dan di pinggir jalan? akankah pemandangan menjadi lebih indah. Jika kita membuat rumah susun untuk penduduk penduduk yang tidak memiliki rumah, semua itu dapat terwijud.

5.   Sex Education
Sex education atau pelajaran tentang seks dapat sangat membantu untuk menghambat proses overpopulation. Dengan mendidik generasi baru, kita dapat memberitahu mereka untuk tidak memiliki lebih dari satu atau dua anak. Karena itu, lebih baik untuk memiliki pembelajaran tentang sex education di sekolah atau dengan orang tua di rumah tangga masing masing/

6.   Bencana alam
Walau ini bukan merupakan salah satu dari solusi, saya menyebutkan ini karena bencana alam adalah salah satu factor yang dapat menghambat proses overpopulation

Kesimpulan saya adalah bahwa overpopulation adalah salah satu masalah terbesar yang dihadapi Indonesia. Jika tetap dibiarkan, Negara kita akan mendapatkan kerugiannya seperti, pendapatan perkapita akan turun dan lain lain. Kita harus cepat menghentikannya atau paling tidak menghambatnya. Jika kita tidak berkerjasama untuk mencegah dan menghentikan masalah ini, Negara kita akan rusak. Sampah dimana mana, pengemis di pinggir jalan, pencurian, dan hal hal lain akan terjadi jika kita tidak dapat mencegahnya. Maka dengan ini saya menganjurkan bahwa jika anda ingin punya anak, jangan banyak banyak.



Sumber:
http://sp2010.bps.go.id/
http://amirbuton.wordpress.com/2010/08/17/jumlah-penduduk-hasil-sensus-penduduk-tahun-2010/
http://www.wikipedia.org
http://answers.yahoo.com/question/index?qid=20081202032347AA3KhA8
http://www.hijauku.com/2012/06/07/sampah-padat-di-kota-kota-dunia-naik-70/
http://www.buzzle.com/articles/overpopulation-solutions-to-overpopulation.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar