Jumat, 21 September 2012

Tugas 4 - Solusi Labsky untuk Kemanusiaan


Masalah Sosial Pada Kehidupan Remaja


Permasalahan
Masalah social itu adalah suatu kondisi dimana beberapa orang didalam sebuah komunitas merasa dirinya seperti tidak diinginkan keberadannya. Semua orang akan setuju tentang suatu masalah social, seperti contohnya pembunuhan dan juga kecelakaan lalu lintas akibat mabuk. Tapi beberapa masalah social juga dipandang berbeda oleh beberapa orang. Seperti contohnya yaitu seorang remaja yang memainkan musik secara keras ditempat umum melihat kelakuannya itu bukan sebagai suatu masalah. Namun bagi beberapa orang kejadian itu dianggap sebagai suatu masalah karena menggangu kenyamanan orang lain. Kasus lainnya seperti para masyarakat yang tidak merokok menganggap seseorang yang merokok ditempat umum sebagai penggangu kenyamanan mereka.
Saat ini hampir diseluruh surat kabar menceritak berita tentang masalah social. Seperti contohnya kriminalitas, penggunaan obat-obatan terlarang, kekerasan, dan beberapa masalah lingkungan. Masalah ini tidak hanya ditemui di daerah lokal saja namun banyak juga ditemui ditingkat kecamata, provinsi, nasional bahkan internasional.
Saat ini ada banyak sekali masalah social yang terjadi dikalangan remaja. Penggunaan obat-obatan terlarang menjadi salah satu masalah yang tingkat kejadiannya meningkat pesat pada kalangan remaja yang masih bersekolah. Kebanyakan remaja mulai mencoba-coba menggunakan narkoba saat mereka masuk sekolah menengah, karena masa ini adalah masa-masa yang paling krusial dalam masa pencarian jati diri mereka. Dalam masa-masa ini mereka mulai mencari jati diri ,mencoba untuk menjadi mandiri, belajar bertanggung jawab, dan mencari tujuan yang akan menjadi makna hidup mereka. Karena terbebani hal-hal itu para remaja kebanyakan coba-coba narkoba untuk mengatasi kedepresian mereka dan merasa narkoba merupakan jalan dari segala konflik. Penggunaan narkoba kebanyakan juga disebabkan oleh ajakan teman sebaya, karena rasa ingin tahu, dan juga karena adanya kesempatan yang terjadi. Tapi sebenarnya kecanduan pada narkoba dapat menyebabkan depresi yang sangat mendalam dan akhirnya banyak terjadi kasus bunuh diri.

Salah satu faltor penting remaja menggunakan narkoba adalah karena ajakan teman sebaya. Pengaruh teman sebaya merupakan faktor yang dapat memberikan efek positif ataupun negatif. Namun semua itu tergantung dari pergaulan kita juga. Karena pergaulan kita dipengaruhi oleh lingkungan sekitar kita.
Menurut penelitian yang ada, saat ini banyak sekali pengguna narkoba yang masih remaja dan dibawah umur kebanyakan mencobanya Karena dipengaruhi oleh teman sepermainannya. Karena jika seseorang dalam kelompok social menggunakan narkoba pasti akan memberikan pengaruh kepada teman-temannya baik secara langsung ataupun tidak langsung.  Pengaruh tidak langsung contohnya adalah saat seseorang melihat teman dalam kelompok sosialnya memakai narkoba secara bebas dan akhirnya dia berpikir bahwa narkoba itu tidak berbahaya. Orang itu pasti akan ikutan mencoba narkoba karena dia hanya ingin sama seperti teman-temannya yang menggunakannya, bahkan yang lebih parah lagi dia sebenarnya tidak ada hasrat sama sekali untuk menggunakannya namun dia hanya ingin menggunakan narkoba itu karena ingin dibilang “keren” oleh kelompok sosialnya.
Saat ini narkoba atau obat-obatan terlarang bisa dianggap sebagai fenomena social yang bisa diterima oleh kebanyakan remaja. Ini adalah salah satu contoh pengakuan pengguna obat-obatan terlarang “pertama saya mencoba adalah saat saya diajak oleh teman—teman sepermainan saya. Saya menggunakan jenis narkoba seperti ganja nikotin heroin dll. Saya merasa bahwa menggunakan narkoba itu dapat memberikan kesenangan dalam hidup saya. Saya juga menggunakan narkoba itu agar dapat diterima oleh kelompok social saya”
Di sekolah-sekolah saat ini murid dapat dengan mudah mendapatkan obat-obatan terlarang seperti ganja dari teman-temannya karena memang tidak adanya pengawasan yang ketat. Karena mudahnya mendapatkan ganja, keinginan mereka untuk menggunakannya pun menjadi semakin tinggi. Kebanyakan remaja sekarang menganggap ganja itu aman dan tidak berbahaya. Memang walaupun saat pertama kali mencobanya tidak ada efek kecanduan yang terjadi dan mereka akhirnya penasaran dan bereksperimen dengan mencobanya berkali-kali. Karena telah mencobanya berkali-kali akhirnya pun remaja itu semakin ketagihan. Dan mengakibatkan dimanapun setiap ada kesempatan pasti mereka akan mencari dan menggunakannya.
Menurut penelitian dan padangan masyarakat luas saat ini, efek terburuk dari penyalah gunaan obat-obatan terlarang adalah depersi berat. Depresi disebabkan oleh ketidakseimbangan kejiwaannya, pengaruh lingkungannya ataupun bisa jadi gabungan dari keduanya.  Penggunaan obat-obatan terlarang secara berlebihan seperti ganja,heroin, opium, kokain akan menyebabkan perubahan mood secara tiba-tiba, kerusakan sistem kekebalan tubuh, dan juga bisa mengakibatkan kerusakan sistem saraf, meningkatnya tingkat keemosian dan banyak efek lainnya. Selain efek fisik kecanduan narkoba juga  bisa menyebabkan masalah di dalam lingkungan sosial penggunanya. Korbannya pasti akan terlibat banyak konflik dan masalah dengan keluarga dan teman-temannya. Menyebabkan ia ingin merasa terisolasi atau menutup diri dari luar. Hal ini akan membuat masalah lebih panjang lagi karena sang korban tidak memiliki kehidupan sosial. Selain itu kecanduan narkoba juga dapat berakibat pada krisis dibidang finansial. Karena jika seseorang sudah kecanduan dengan obat itu pasti dia akan melakukan apapun untuk mendapatkannya. Bisa dengan mencuri uang ataupun melakukan pekerjaan kotor ataupun mejual barang-barang milik kerabatnya untuk di uangkan. Kecanduan narkoba juga terjadi karena mereka berpikir masalah yang mereka miliki tidak bisa dihindari, ditoleransi, dan disingkirkan. Menurut mereka hidup mereka seperti suram dan menyedihkan. Dan mereka melihat tidak ada jalan keluar dan merasa kesepian. Hal inilah yang dapat menyebabkan depresi dan lebih parahnya lagi bunuh diri!.

Banyak penelitian telah membuktikan bahwa kecanduan narkoba adalah salah satu faktor bunuh diri. Bahkan studi telah membuktikan bahwa 70% dari korban bunuh diri adalah  seorang pecandu narkoba, contoh dari narkoba itu adalah ganja,speed,acid  dan ekstasi selalu menjadi masalah di kalangan remaja. Apalagi jika obat-obatan itu  ditambahkan dengan kokain. Salah satu obat yang paling banyak dipakai oleh orang adalah pil ekstasi, atau biasa di sebut sebagai si “E”. Pil ekstasi biasanya banyak digunakan saat orang-orang ada di sebuah klub malam. Biasanya mereka meminum pil itu lalu berdansa sampai pagi. Para peneliti menyebutkan bahwa efek-efek dari pil ekstasi adalah memberikan rangsangan halusinasi. Secara garis besar pil ekstasi mempengaruhi  konstertasi otak dan juga dapat merubah mood, hasrat seksual, suhu tubuh dan nafsu makan dalam sekejap. Pil itu hanya butuh 30-40 menit untuk membuat penggunanya berhalusinasi dan butuh 3-4 jam sampai efeknya hilang. Efek fisikalnya yaitu membuat jantung dan tekanan darah menjadi meningkat, membuat pandangan menjadi kabur, dan membuat orang menjadi hiperaktif dan berkeringat.
Masalah penggunaan narkoba oleh remaja yang menyebabkan depresi dan bunuh diri telah terlihat dengan jelas di kehidupan sosial kita. Hal ini sangat nyata dan berbahaya sekali dan harus segera diselesaikan. Demi kelangsungan generasi penerus kita, kita harus mencegah mereka dalam menyalahgunakan obat-obatan.  Sekarang ini telah banyak sekali organisasi-organisasi anti narkoba yang beredar. Juga telah banyak sekali informasi-informasi dan penuyuluhan tentang bahayanya narkoba.
Kejadian hamil diluar nikah, penyebaran penyakit seksual akibat seks beba juga menjadi isu yang terus menghantui remaja sekarang ini. Masalah ini juga menyebabkan kerugian dibidang kesehatan sosial dan ekonomi bagi remaja dan keluarga mereka
Kebanyakan hal ini terjadi karena kurangnya komunikasi antara orang tua serta anakanya dalam kehidupan sosial mereka sehari-hari. Kurangnya komunikasi dan pengawasan terhadap sang anak akan membuat sang anak seperti merasa bebas dan dia akan bergaul dengan siapa saja dan sesukanya saja. Hal-hal seperti inilah yang dapat membuat sang remaja itu mejadi terjerumus ke pergaulan yang salah. Selain itu karena faktor lingkungan yang buruk juga dapat menjadi salah satu faktor yang menejerumuskan sang korban.
 Selain itu banyak sekali remaja-remaja sekarang yang melakukan tindak kriminal seperti mencuri menodong dan lain-lainya. Hal ini terjadi karena memang dorongan faktor ekonomi yang terjadi pada keluarga mereka, atau bisa juga ini merupakan didikan dari orang tua mereka yang malas untuk mencari nafkah dan mengajarkan anak-anaknya untuk berbuat cara kotor demi mendapatkan uang secara instant sekali. Hal ini juga diakibatkan oleh didikan lingkungannya. Jika dia tinggal di lingkungan yang penuh dengan orang-orang berotak kriminal pasti dia akan belajar bagaimana caranya untuk mendapatkan uang secara instan.
Kebut-kebutan dijalan juga bisa dianggap sebagai salah satu permasalahan sosial bagi remaja. Namun tidak semua sependapat dengan hal ini. Karena menurut mereka walaupun kebut-kebutan dijalan sudah menjurus ke peyimpangan namun hal ini masih bisa diterima karena efeknya tidak terlalu berbahaya bagi masa depan sang pelakunya.

SOLUSI


Untuk menghindari masalah-masalah remaja yang terjadi sekarang ini yang paling dibutuhkan secara utama adalah kontrol,pengawasan, serta komunikasi yang baik antara orang tua dan juga anakanya. Koumnikasi sangat penting sekali karena di umur-umur remaja ini para remaja masih kebingunan untuk menemukan jati diri mereka. Jadi dengan bantuan komunikasi dari orang tua dan anak yang benar pasti sang anak akan dengan menemukan jati diri dengan benar. Dan juga komunikasi sangat berguna sekali jika sang anak sedang depresi. Dia bisa menceritakan keluh kesahnya kepada orang tuanya dan pasti  orang tuanya akan ikut membantu solusi demi dia sehingga dia tidak perlu terjerumus kedalam ke depresian dan akhirnya memilih untuk bunuh diri. Orang tua juga wajib untuk mengawasi perilaku-perilaku anak setiap harinya. Dan jika sudah mulai terlihat perilaku yang sedikit menyimpang dari batasan normalnya sebaiknya dia diberi hukuman yang tegas agar terhindar dari hal yang lebih buruk lagi. Lingkungan tempat sekitarnya juga harus turus untuk mengawasi jika terjadi hal-hal yang menyeleweng karena lingkungan hidup juga merupakan salah satu faktor penjerumus ke masalah sosial yang ada sekarang ini. Serta untuk masalah seks bebas selain peran serta orang tua yang dibutuhkan dalam pengawasan dan pemberian pendidikan seks secara benar, sekolah juga berperan besar dalam hal ini. Karena sekolah tempat dimana sang remaja mendapat pendidikan tentang seks bebas. Jika sudah diwanti-wanti sejak dini tentang bahayanya seks bebas pasti sang remaja juga akan berpikir ulang lagi untuk melakukannya. Jadi tidak hanya orang tua saja sebenarnya yang berperan penting dalam menghindarkan anaknya terjerumus kedalam masalah seksual namun sekolah juga sangat penting sekali perannya. Dan solusi untuk masalah tingkat kriminaltias yang terjadi oleh anak remaja bisa diselesaikan dengan diberi hukuman atau sanksi yang tegas namun pantas untuk ukuran umurnya. Selain itu bisa juga diberikan penyuluhan tentang kegiatan yang mereka lakukan itu sebenarnya adalah hal yang tidak benar. Solusi lainnya adalah pemerintah bisa saja membuka lapangan kerja yang banyak dan sepadan kepada para remaja ini agar mereka melakukan pekerjaan yang halal dan bukannya malah melakukan pekerjaan kotor.  Selain itu pendidikan agama sejak dini juga sangat berpengaruh sekali. Karena jika sejak kecil sudah dididik dengan pendidikan agama yang benar pasti sang remaja ini tidak akan pernah menyimpang karena dia tau dosa dan hukumannya jika melakukan penyimpangan sosial


Tidak ada komentar:

Posting Komentar