Minggu, 23 September 2012

Tugas 4 - Solusi Labsky untuk Kemanusiaan

STOP POLUSI AIR
Sungai yang terkontaminasi


Masalah

Dalam kehidupan sehari-hari air merupakan salah satu kebutuhan yang sangat penting, kita memerlukan air bersih untuk minum, memasak, mencuci, dan keperluan lain. Selain itu, air juga dibutuhkan untuk kelangsungan proses industri, kegiatan pertanian, perikanan dan berbagai sektor-sektor lainnya. Air adalah dasar dan komponen penting untuk semua kehidupan, termasuk tubuh manusia. Bahkan, badan manusia rata-rata terdiri dari sekitar 70% air - dan begitu juga planet kita. Jelas, semua orang sudah tau air memiliki beragan manfaat. Tetapi sayangnya kebanyakan dari kita menyadari bahwa sejumlah orang-orang di dunia menderita dehidrasi kronis, penyebab dari banyak penyakit. Ini disebabkan oleh pencemaraan air.

Polusi air atau pencemaraan bisa didefinisikan sebagai suatu perubahan keadaan di suatu tempat penampungan air seperti danau dan lautan yang tidak disebabkan oleh alam, tetapi aktifitas manusia. Perubahan ini mengakibatkan menurunnya kualitas air hingga ke tingkat yang membahayakan sehingga air tidak bisa dimanfaatkan dan hilang unsur kesehatannya. Pencemaraan air di Indonesia sudah sangat parah, anda bisa lihat sendiri di sungai-sungai Jakarta yang sangat kotor dan bau. Belum lagi banyaknya daerah-daerah yang susah mendapat air bersih.

Ikan-ikan yang habitatnya tercemar
Namun, polusi air bukan lah masalah lokal, tetapi sudah menjadi salah satu masalah yang paling dibahas di dunia. Telah diperkirakan bahwa  penyakit-penyakit yang disebabkan oleh polusi air menjadi salah satu  penyebab utama kematian di seluruh dunia. Sekitar 14.000 kematian tiap hari diperkirakan disebabkan oleh polusi air. 700 juta orang India tidak memiliki akses ke toilet bersih, dan 1.000 anak-anak di India meninggal karena penyakit diare setiap harinya. Sekitar 90% dari kota-kota di Republik Rakyat Cina mengalami pencemaran airdan hampir 500 juta orang tidak memiliki akses terhadap air minum yang aman dan layak. Namun ini hanya segelintir dari parahnya masalah polusi air di dunia. Banyak negara-negara lain, tidak hanya negara berkembang, mengalami kesusahan dalam menyediakan air bersih untuk penduduk-penduduknya.
  
Selain mendatangkan penyakit, pencemaraan air juga memiliki akibat-akibat negatif lain yaitu sebagai berikut:
  • Dapat menyebabkan banjir
  • Erosi
  • Kekurangan sumber air
  • Dapat membuat sumber penyakit
  • Tanah Longsor
  • Dapat merusak Ekosistem sungai
  • Kerugian untuk Nelayan
Sudah jelas kita harus berusaha menjaga kebersihan air demi kelangsungan hidup kita, untuk menangulangi polusi air sebelumnya kita harus tau faktor-faktor utama penyebab pencemaraan air. Meskipun penyebab pencemaran air terlalu banyak untuk disebut. Namun, sumber utama dapat dikategorikan dalam tiga kategori: pertanian, industri, dan kota. Berikut adalah penyebab utama pencemaraan air:

Pupuk 
Nutrisi seperti nitrat dan fosfat yang digunakan dalam pupuk dapat meningkatkan nutrisi dan kesuburan dari tanah, tetapi juga dapat menciptakan masalah. Nutrisi ini dapat menyebabkan stimulasi berlebihan dari pertumbuhan tanaman air dan ganggang, yang menganggu organisme lain di dekatnya. Ini paling umum terjadi di muara dan delta.

Pestisida
Pestisida dan pengendalian hama yang biasa digunakan oleh petani-petani dapat mengalir  ke sistem pembuangan limbah bila tidak digunakan dengan tanggung jawab dan hati-hati. Ini merupakan salah satu penyebab pencemaran air yang dapat mudah diatasi dengan penggunaan alat pengendalian hama yang tidak beracun dan organik.


Endapan
Pencemaran sedimen terjadi ketika bila pengebangan hutan dilakukan dengan menebang pohon  habis sampai memotong akar-akarnya. Ini dapat membunuh sistem akar yang sebelumnya menjaga tanah di tempatnya, dan sendimen dapat berpindah ke sumber air terdekat. Tanah juga terekspos melalui praktik pertanian yang buruk, dan menyebabkan pencemaran sedimen di sungai. Ini memiliki efek buruk pada ekosistem di air.

Industri dan Kimia Limbah  
Di dunia yang kotor dan menjijikan ini sudah sangat sulit untuk menemukan air yang bebas dari jejak kimia ato limbah industri. Di AS sendiri, lebih dari 34 miliar liter limbah berbahaya yang disuntikkan setiap tahun ke dalam tanah melalui proses yang disebut "injeksi sumur." Sumur-sumur seharusnya disuntikkan dari sumber air terdalam, tetapi banyak negara bagian di AS yang menemukan bahwa pasokan air bawah tanah mereka sudah terkontaminasi. Situasi ini bahkan lebih buruk di  negara-negara lain. Di India, misalnya, air di semua 22 zona industri dinyatakan tidak layak untuk dikonsumsi.

Bensin, minyak, dan aditif
Media sering menyangka bahwa tumpahan minyak ke laut adalah salah satu sebab utama pencemaran air. Sebenarnya mereka tidak terlalu pengaruh dalam ditemukannya kandungan minyak di air. Justru yang lebih berbahaya adalah ketika bensin yang menetes dari alat transportasi kita yang bisa terbawa oleh air hujan, menuju sumber air terdekat seperti sungai, laut, atau danau. Tetesannya meskipun kecil tetapi menambah dari waktu ke waktu. Bahkan, selama satu tahun, mereka sudah bisa lima kali lebih besar dari kecelakaan tumpahan minyak BP yang menyebabkan begitu banyak kerusakan. Efek kumulatif dari banyak orang yang ceroboh masih lebih merusak daripada satu kecelakaan besar. Tangki bahan bakar yang bocor juga merupakan masalah serius. Para ahli memperkirakan bahwa lebih dari 100.000 tank bocor minyak dan aditif ke terserap ke air tanah.

Pertambangan 
Bahan kimia berbahaya yang digunakan dalam proses penambangan dapat terserap ke sumber air dan memiliki efek buruk terhadap air. Logam dan senyawa belerang yang terletak  dalam pegunungan dapat terganggu oleh pertambangan dan bisa muncul di permukaan sebagai limbah, lalu akhirnya terserap air. Sianida yang digunakan untuk mengekstrak emas dari bijih juga dapat terserap air tanah. Namun, pelanggaran yang paling berbahaya dari pertambangan, adalah ketika perusahaan membuang limbah tambang mereka langsung ke dalam air

Plastik
Tiap tahun, ribuan ton plastik dibuang seenaknya ke lautan. Plastik rata-rata membutuhkan waktu bertahun-tahun hancur. Plastik yang mulai rusak, bisa dicerna oleh organisme laut kecil serta banyak makhluk air lainnya. Tentu ini sangat berbahaya bagi ekosistem laut.

Limbah rumah tangga
Tumpukan sampah di lautan
Hampir semua produk pembersih rumah tangga dan produk perawatan pribadi yang digunakan di rumah tangga mengandung bahan kimia yang tidak sehat dan berbahaya. Setiap produk komersil yang kita gunakan di rumah setelah kita pakai dapat mengalir ke sumber air. Selain itu, sejumlah besar obat-obatan yang kita gunakan di toilet dan dapat berakhir di air tanah. Hewan peternakan yang menggunakan hormon pertumbuhan dan antibiotik juga mengirim sejumlah besar bahan kimia ke dalam air. Kebanyakan fasilitas perawatan air tidak dilengkapi alat untuk menyaring bahan kimia dan biasanya hanya dibuang ke perairan lokal.

Kotoran
Di negara berkembang, 90 persen dari air limbah penyakit dibuang langsung ke sumber-sumber air. Bahkan di AS, 850 miliar galon limbah mentah dikirim ke sungai, danau, dan teluk melalui sistem saluran pembuangan yang bocor dan selokan yang tidak memadai serta sistem badai yang melimpah saat hujan deras.


 
Solusi

Semua yang disebutkan di atas dapat dikurangi secara signifikan melalui tanggung jawab individu dan korporasi. Memang, mau bagaimana pun dunia akan selalu memilki sebuah bentuk pencemaraan, tapi kita harus mulai mencari cara untuk mengurangi pengaruh kita. Solusi kunci untuk pencemaran air turun ke tanggung jawab individu karena ini semua memiliki dampak langsung terhadap lingkungan. 

Penegakan hukum
Solusi pertama untuk pencemaran air, cukup sederhana, yaitu penegakan undang-undang mengenai perlindungan air. Pemerintah layaknya lebih peduli dengan kesehatan raykatnya sendiri, dan perlu lebih tegas dalam menegakan undang-undang tersebut. Selain menegakkan hukum, ada beberapa langkah praktis yang bisa kita ambil sebagai individu untuk membatasi polusi di lingkungan.

Stop Gizi Polusi Pestisida 
Jika anda menenggunakan pupuk, pestisida, dan bahan kimia lainnya di halaman atau di kebun anda, secara tidak sadar anda memiliki peran dalam pencemaran air. Meskipun produk-produk tersebut bermanfaat, pestisida yang digunakan di tumbuhan-tumbuhan dapat masuk ke jalur air terdekat. Mereka juga cenderung menurunkan kualitas tanah. Tanaman  anda pun, bisa menjadi tergantung bahan kimia bila digunakan terlalu sering. Akhir-akhir ini para ahli telah menemukan pestisida yang organik, layaknya kita mulai membiasakan menggunakan produk tersebut.


 Hindari transportasi pribadi
 Nitrogen pengendapan dari polusi udara adalah bagian besar dari masalah polusi nutrien. Berapa banyak dari kita yang berkendara, seberapa besar kendaraan yang kita miliki, dan berbagai faktor lainnya berkontribusi terhadap polusi air. Kita harus lebih sadar akan bensin yang menetes dari kendaraan kita dan juga merawat kendaraan kita dengan baik. Alangkah baiknya bila kita lebih sering menggunakan transportasi umum. Pemerintah kita menghabiskan banyak uang untuk menyediakan layanan ini untuk masyarakat. Mengurangi tetesan minyak dari mobil kita sendiri mungkin terdengar sepele dan tidak signifikan, tetapi bila ini diterapkan oleh jutaan pengendara lain, tentu akan membawa efek positif.

Gunakan produk yang aman
Sebagai konsumer dan warga negara kita memiliki kewajiban untuk mengetahui efek apa yang disebabkan oleh barang-barang yang kita pakai. Banyak bahan kimia  ditemukan dalam makanan , pembersih rumah tangga, produk perawatan pribadi, dan obat-obatan yang semuanya dibuang kembali ke dalam saluran air. Fasilitas pengelolahan air di perkotaan tidak dapat menyaring zat-zat tersebut dengan benar. Dengan demikian, air tidak disaring dengan baik, kita secara tidak sadar sudah mengkonsumsi banyak bahan kimia (serta kontaminan berbahaya lainnya) setiap hari. Jika kita tidak menggunakan sistem penyaringan air, tubuh kita sendiri akan menjadi sistem penyaringan. Proses siklus ini akan memburuk seiring waktu dan keracunan ikan dan air telah mencapai tingkat yang parah .Untuk menghentikan penyebaran kimia, beli lah makanan yang lebih organik dan gunakan produk rumah tangga yang layak dan "hijau".

Hindari pengunaan plastik dan buang sampah pada tempatnya 
Dampak pertumbuhan pencemaran plastik di lautan kita dapat disebut sebagai salah satu masalah terbesar di abad ini. Cobalah untuk mencari tahu cara anda dapat meminimalisir penggunaan plastik, terutama plastik yang digunakan sebagai kantong penyimpanan. Jenis plastik ini sering ditelan oleh hewan liar dan akhirnya menyebabkan kematian. Pabrik plastik juga memberikan banyak polusi yang tidak dapat hancur secara biologis.
Botol air juga dapat mendatangkan banyak masalah. Lebih dari 1,5 miliar ton botol plastik air menggumpal di lautan AS setiap tahunnya. Sementara plastik menggunakan waktu sekitar 300 ratus tahun untuk hancur.  Sebuah solusi yang jauh lebih sehat dan lebih murah untuk botol air adalah untuk menggunakan botol gelas air isi ulang atau botol stainless steel air dan mengisinya dengan air minum yang sudar disaring. 

Terakhir dan paling mudah adalah jangan buang sampah sembarangan. Sampah dari lahan terbawa ke lautan dan pantai melalui angin dan sungai. Jika anda melihat sampah dibuang dengan sembarangan, jangan ragu-ragu untuk menempatkannya di tempat yang sudah seharusnya

Sumber:
http://www.waterbenefitshealth.com/
http://id.wikipedia.org/wiki/Pencemaran_air
http://minamini.wordpress.com/tag/dampak-pencemaran-air/
http://k4rti3k4.student.umm.ac.id/download-as-pdf/umm_blog_article_7.pdf
http://www.water-pollution.org.uk/
http://www.nrdc.org/water/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar