Sabtu, 22 September 2012

Tugas 4 - Solusi Labsky untuk Kemanusiaan


Pedagangan Organ Tubuh
Layakkah Semua Hanya Untuk Uang?

Maraknya perdagangan organ tubuh pada masa ini menimbulkan masalah baru. Sebagian masyarakat dunia tidak setuju akan perdagangan ini tetapi sebagian berkata lain, mereka setuju karena setiap 10 menit, nama seseorang akan tercantum pada daftar permintaan transplantasi organ dunia.
Jika dilihat dari tim kontra. Banyak sekali penculikkan dan pembunuhan TKI lalu diambil organnya untuk di perjual-belikan secara gelap. Adapula di China, ribuan narapidana di tembak mati dan organ tubuhnya di donorkan untuk penderita dan pasien di negara tersebut. Walaupun kadang donor organ datang tanpa adanya kekerasan, rasanya tidak manusiawi karena ada saja orang yang mendonorkan organ penting kehidupan dan menyiksa dirinya sendiri hanya untuk mendapatkan uang. Selain itu perdagangan organ masih terhitung illegal. Apalagi dengan mahalnya biaya transplantasi organ bila harus membeli organ secara legal, banyak pasien lebih memilih pasar gelap untuk membeli organ tersebut. Sedangkan dengan tim pro, mereka menyetujui bahwa perdagangan organ itu hak dari si pemilik organ, tubuh ini adalah milik manusia dan dapat diperjual belikan untuk mendapatkan uang. Terlebih lagi, dengan sangat minimnya pendonor organ di dunia ini yang berbanding 1:8 antara pendonor dan yang butuh donor organ.

Macam bentuk organ atau jaringan yang diperdagangkan
1.     Darah
Darah pada dasarnya tidak boleh diperdagangkan. Di India per pin (568ml) darah dihargai US$25 atau setara dengan 250.000 per 568 ml darah. Secara legal darah boleh diperleh dari para pendonor yang suka rela mendonorkan darahnya, namun ada saja orang yang memperdagangkan darah secara illegal. Ada saja orang yang mau mendonorkan darahnya melalui bloodfarms yang dapat menghasilkan uang. Seperti di Cina, terjadi di India pada tahun 2008, narapidana dijadikan sumber darah, dimana setiap tiga kali seminggu para napi tersebut disedut darahnya lalu diperjual-belikan. Ini adalah bentuk illegal untuk mendapatkan darah.
2.       Rambut
Rambut yang baik untuk bahan hair-extension banyak berasal dari india dan daerah asia tropis karena biasanya memiliki rambut panjang dan dirawrat dengan bahan alami tanpa merusah rambut tersebut. Setiap tahun jutaan pon rambut dihibahkan secara cuma-cuma ke sebuah kuil di India Selatan bernama Tirumala. Rambut yang dihibahkan ini selanjutnya di jual seharga 300.000. Keuntungan penghibahan rambut di India itu sebesar US$12juta per tahunnya.
3.       Kornea Mata
Kornea mata merupakan organ manusia yang relative lebih mudah di transplantasikan dan lebih mudah diangkut melewati batas-batas negara menuju negara yang membutuhkan, ini memepermudah akan perdangangan organ gelap. Di Amerika, kebutuhan terhadap kornea mata sangatlah tinggi bahkan terbanyak di dunia.  Amerika disebut-sebut sebagai pengimpor kornea mata yang terbesar, dan seorang ahli bedah Cina menyatakan bahwa Cina mengekspor ratusan kornea mata yang diambil dari tahanan Cina yang di eksekusi. Meskipun PBB telah mencoba menghentikan perdagangan organ internasional, namun pasar global tidak bisa dihentikan. Harha kornea berkisar 24 juta rupiah dengan harga pasar gelap bisa sampai 14 juta rupiah.
4.       Jantung
Pasar gelap untuk transplantasi jantung hamper tidak ada karena dalam melakukan transplantasi ini dibutuhkan keahlian kedokteran yang sangat tinggi dan mungkin saja organ jantung yang diperoleh tidak cocok dengan pasien yang membutuhkan. Di Arab Saudi diduga terdapat pasar gelap yang melakukan transplantasi jantung, namun belum ada bukti untuk membuktikan dugaan tersebut. Secara legal jantung berharga  10 miliar rupiah sedangkan harga pasar gelap sangatlah berbeda dengan 1,2 miliar rupiah.
5.       Hati
Untuk transplantasi ini bisa dilakukan pada donor hidup. Metode ini sulit karena tim dokter harus memastikan kondisi si pendonor nyamaan dan kondisinya 100 persen kembali sehat. Hati pendonor diambil sebagian dan didonorkan sebagian kepada pasien. Tidak bisa sembarang orang yang menjadi pendonor  hati. Di Filipina sangatlah banyak orang yang menjual hatinya untuk memenuhi kebutuhan ekonomi dengan harga 160 juta rupiah sedangkan bila membeli secara legal menjadi 560juta rupiah.
6.       Ginjal
Ginjal termasuk organ yang mudah diperjual belikan secara gelap. Di India, Pakistan dan Indonesia, penghuni kawasan kumuh diiming-imingi uang dalam jumlah besar agar mau menjual ginjal mereka. Di India berharga sekitar 150 juta rupiah, sedangkan di Amerika seharga 2,6 miliar rupiah. Selain cara illegal, ginjal dapat diperoleh dengan legal dari pendonor hidup.


7.       Sewa Rahim
Bukanlah hal baru bahkan di Indonesia sendiri tentang sewa Rahim ini. Indonesia sendiri melarang praktik sewa Rahim ini, namun tentu ada saja orang yang melakukannya secara diam-diam. Di India terdapat klinik bernama Akanksha Infertility Clinic yang beroperasi untuk menyewakan Rahim dengan harga 230 juta rupiah. Sewa Rahim adalah menanamkan ovum dengan benih laki-laki di dalam Rahim orang lain, sampai 9 bulan dan dilahirkan. Ini dilakukan karena berbagai hal, bisa saja karena Rahim pemilik tidak pantas dan sesuai untuk kehamilan.
8.       Tulang
Kebanyakan organ menjadi tidak berguna setelah pemiliknya meninggal. Pengecualian kunci ligament dan tulang. Di Amerika, sebuah rumah pemakaman terlibat dalam pencurian ligament dan tulang lalu menjualnya secara illegal. Secara legal, tulang dapat diperoleh melalui donor. Dan secara illegal dapat didapati dari mayat seharga 50 juta rupiah.
9.       Kulit
Jika kulit rusak dan tidak dapat diatasi dengan dijahit, tidak ada pilihan lain selain menutupinya dengan kulit yang lain Namun tidak banyak manusia yang masih hidup mendonorkan kulitnya, akibatnya donor kulit didapatkan dari mayat, Kulit ini dijual seharga 100 ribu rupiah per inci.
10.   Kerangka
Kuburan di India memang sudah menjadi sumber dari perdagangan kerangka yang harganya berkisar 20 juta sampai 50 juta rupiah. Walaupun ada cara legal untuk mendapatkannya tetapi donor legal jauh lebih mahal dan sedikit jumlahnya.

Sumber Organ dalam Organ Trafficking
Sangatlah banyak sumber dari perdangan organ ini, diantara lain berasal dari Cina, India, Israel, Mizambique, Pakistan, Mesir, Moldova, Kosovo dan lain-lain. Hampir semua negara tersebut mendapatkan organ-organ yang dijual dari mayat di taman pemakaman ataupun narapidana. Tetapi masih ada yang menculik sejumlah orang jalanan kumuh ataupun anak-anak untuk diperjual belikan organ-organnya. Negara seperti Israel dan Ukraina tidak memiliki undang-undang terhadap organ trafficking ini sehingga banyak sekali pasar gelap terutama organ ginjal.
Sedangkan di India, banyak dokter dan rumah sakit sebenarnya bekerja sama dengan penjual gelap organ-organ tubuh manusia. Sudah banyak dokter ditahan akibat perbuatannya tersebut, tetapi tentu saja praktik haram tersebut masih banyak terjadi hingga hari ini.
Cina adalah salah satu negara yang memperbolehkan adanya perampasan organ tubuh. Cina mengeluarkan hukum “Undang-undang Mengenai Pemanfaatan Mayat dan Organ Tubuh Mayat Tahanan yang Dieksekusi”. Yang berarti perdagangan organ diperbolehkan apabila didapatkan dari mayat tahanan atau narapidana. Dan sejak diresmikannya hokum tersebut, ribuan pasien mancanegara bersinggah di Cina untuk melaksanakan transplantasi.

Hukum Mengenai Perdagangan Organ Tubuh
Menurut HAM, perdagangan organ tubuh adalah melanggar HAM. Dijelaskan bahwa perdagangan dan pencurian adalah hal illegal dan harus diberantas. Berbeda dengan mendonor yang memang bertujuan memberi tanpa imbalan.
Sedangkan perdagangan organ tubuh di Indonesia adalah di larang, terdapat berbagai pasal mengenai perdagangan organ tubuh manusia.
Pada saat ini peraturan yang legal tentang transplantasi organ adalah diketahuinya dan adanya persetujuan tertulis penderita dan keluarganya setelah penderita meninggal dunia ataupun masih hidup bagi yang pendonor hidup. Pada pasal 80 ayat 3 UU No. 23 Tahun 1992 menyatakan bahwa “barang siapa dengan sengaja melakukan perbuatan dengan tujuan komersial dalam pelaksanaan transplantasi organ tubuh atau jaringan tubuh atu transfuse darah dipidana dengan pidana penjara paling lama 15 tahun dan pidana denda palig banyak 300 juta rupiah”
Pada hukum islam, ada ulama yang mengatakan diperbolehkannya transplantasi organ asalkan sumber organnya merupakan sumber yang jelas, dikarenakan dengan cara penyembuhan penyakit pada manusia. Namun ada yang tidak setuju, karena transplantasi organ belom tentu berhasil.

Dampak Positif dan Negatif Perdagangan Organ tubuh
Perdagangan organ tetap dinyatakn illegal, tetapi dengan adanya ini, dapat menyalamatkan nyawa orang lain yang mengalami gagal atau kerusakan organ. Lalu dapat meningkatkan ekonomi suatu kelompok, seperti kelompok mafia atau negara. Dan mendapatkan imbalan materi secara instan bagi pendonor.
Di sisi lain, itu sangatlah melanggar Hak Asasi Manusia, termasuk dalam kejahatan internasional oleh PBB, lalu tereksploitasinya manusia. Lalu menghilngnya nyawa pendonor, dan memunculkan kelompok-kelompok mafia pembunuh dan pencuri organ tubuh.

Solusi
Donor organ adalah langkah untuk mengurangi perdagangan organ. Dengan memberikan yang terbaik tanpa mengharapkan imbalan berupa material adalah cara yang halal dan mulia yang dapat membantu orang dibandingkan menjualnya. Menurut saya, diperlukannya kampanye untuk mendonorkan darah dan mendonorkan organ tubuhnya saat sudah meninggal. Bagi mereka yang ingin membantu akan lebih menguntungkan kalau mereka mengetahuinya terlebih dahulu daripada organ mereka dicuri setelah mereka meninggal. Di beberapa negara seperti Inggris dan Malaysia telah melakukan gerakan tersebut dengan mendirikan lembaga penerima donor, yang akan memeriksa kesehatan sang calon pendonor. Hasilnya, banyak calon pendonor yang mau mendonorkan organnya tanpa imbalan.  Sedangkan di Indonesia, belum ada gerakan seperti ini yang mengakibatkan meningkatnya perdagangan organ tubuh walaupun  itu melanggar hukum di Indonesia.
Ketegasan dalam perumusan dan pelaksanaan hukum oleh suatu negara sangat mampu mengurangi perdagangan organ tubuh ini. Pada negara yang keras akan menjalankan hukumnya terhadap masalah ini membuat kasus perdagangan organ jarang terjadi. Contoh kasus terjadi pada negara Inggris dan Singapura. Indonesia pun menegaskan hukum tersebut namun pelaksanaanya masih minim.
Solusi lainnya bisa dengan organ buatan.











Source:
http://organdonor.gov/about/index.html                                                             
http://legal-dictionary.thefreedictionary.com/Organ+Donation+Law






Tidak ada komentar:

Posting Komentar