Jumat, 21 September 2012

Tugas 3 - Solusi Labsky untuk Indonesia



Masalah-masalah terbesar yang ada di Indonesia

Indonesia merupakan Negara kepulauan terbesar dengan 17.000 pulau yang mengisi wilayahnya. Selain itu, Indonesia juga merupakan negara dengan hutan hujan tropis terbesar ketiga dan merupakan negara dengan biodeversitas terbesar kedua setelah Brasil.
Namun sangat disayangkan bahwa dibalik kekayaan alam yang melimpah tersebut Indonesia masih banyak mengalami masalah – masalah lingkungan hidup yang bisa dibilang cukup parah. Masalah tersebut antara lain seperti masalah Air bersih, polusi udara, penebangan liar, dan sebagainya.

1. Masalah Air Bersih

limbah pabrik

Air merupakan hal yang sangat vital bagi kehidupan manusia. Tidak ada manusia yang dapat hidup tanpa air. Bahkan fakta membuktikan bahwa manusia dapat menahan lapar lebih lama daripada menahan haus. Jadi coba bayangkan apa jadinya apabila kita kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan kita. Sungguh sangat memprihatinkan bukan?
Namun hal itulah yang menimpa sebagian besar wilayah Indonesia saat ini. 

Menurut data dari Bank Dunia, Indonesia merupakan salah satu dari 10 negara yang memiliki persediaan air terbesar di dunia. Cadangan air tawar yang dimiliki Inonesia adalah sekitar 15.500 meter kubik per kapita per tahun. Jumlah tersebut jauh melebihi rata – rata julah ketersediaan air negara – negara lain yang hanya sekitar 8.000 meter kubik per kapita per tahun.

Namun dengan jumlah yang begitu besar, sekitar 119 juta dari total 200 juta penduduk Indonesia masih menghadapi kekurangan air bersih. Dan hanya 20% penduduk Indonesia yang bisa setiap hari memenuhi kebutuhan akan air bersih. Itu pun hanya terpusat pada daerah perkotaan terutama kota – kota besar dan daerah – daerah elit. Sedangkan presentase akses daerah pedesaan di Indonesia terhadap air bersih adalah yang paling randah di antara negara – negara Asia Tenggara. Dengan kata lain, penyebaran air bersih di Indonesia masih jauh untuk disebut merata.

Selain masalah penyebaran air, hal yang merupakan salah satu faktor penting penyebab masalah kelangkaan air bersih adalah pencemaran dan perusakan lingkungan. Jumlah dan pertumbuhan penduduk yang semakin bertambah tentunya akan kebutuhan masyarakat akan air bersih. Namun disamping meningkatnya kebutuhan tersebut, pencemaran yang dapat merusak sumber air bersih pun akan semakin meningkat.

Masyarakat pada umumnya tidak atau belum mengerti mengenai prinsip perlindungan air bersih dan penggunaan air yang bertanggung jawab. Sebagian besar masyarakat masih berpikir bahwa masalah air minum adalah urusan pemerintah atau PDAM saja tanpa membantu untuk mendukung kerja pemerintah.

Sekarang dapat kita lihat sungai – sungai yang merupakan sumber air utama sudah menjadi kotor akibat banyaknya sampah yang dibuang dan limbah – limbah industri yang dapat merusak air tersebut. Banyak penyebab pencemaran air, tetapi secara umum dapat dikategorikan menjadi 2 (dua) yaitu sumber kontaminan langsung dan dan tidak langsung. Sumber langsung meliputi efluen yang keluar industri, TPA sampah, rumah tangga dan sebagainya. Sumber tak langsung adalah kontaminan yang memasuki badan air dari tanah, air tanah atau atmosfir berupa hujan. Pada dasarnya sumber pencemaran air berasal dari industri, rumah tangga (pemukiman) dan pertanian. Tanah dan air mengandung sisa dari aktifitas pertanian seperti pupuk dan pestisida. Kontaminan dari atmosfir juga berasal dari aktifitas manusia yaitu pencemaran udara yang menghasilkan hujan asam.Selain itu pencemaran air dapat disebabkan oleh berbagai hal dan memiliki karakteristik yang berbeda-beda, seperti :

§        -  Meningkatnya kandungan nutrien dapat mengarah pada eutrofikasi.
§        -  Sampah organik seperti air comberan (sewage) menyebabkan peningkatan kebutuhan oksigen pada air yang menerimanya yang mengarah pada berkurangnya oksigen yang dapat berdampak parah terhadap seluruh ekosistem.
§         -   Industri membuang berbagai macam polutan ke dalam air limbahnya seperti logam berat, toksin, organik, minyak, nutrien dan padatan. Air limbah tersebut memiliki efek termal, terutama yang dikeluarkan oleh pembangkit listrik, yang dapat juga mengurangi oksigen dalam air.
§         -  Seperti limbah pabrik yg mengalir ke sungai seperti di sungai citarum.


Selain masalah air bersih, Indonesia masih mempunyai masalah-masalah lain yang tidak kalah penting dari masalah air bersih. Masalah tersebut adalah masalah sampah. Dapat kita lihat bahwa semua masalah ini berkaitan. Sampah juga merupakan salah satu faktor yang menyebabkan tercemarnya air bersih di Indonesia. Hampir semua sungai, khususnya di Jakarta, tertutup dengan sampah.

pencemaran air yang disebabkan oleh sampah


2. Masalah Sampah
;
sampah 

sampah lagi. banyak yaa :)

Sampah adalah suatu bahan yang terbuang atau dibuang dari sumber hasil aktifitas manusia maupun alam yang belum memiliki nilai ekonomis. Sampah berasal dari rumah tangga, pertanian, perkantoran, perusahaan, rumah sakit, pasar, dan sebagainya. Dengan kata lain, semakin bertambah jumlah populasi manusia, maka akan semakin banyak sampah yang dihasilkan dan lahan untuk membuang sampah – sampah tersebut tentunya harus semakin diperluas. Itulah yang menjadi permasalahan bangsa ini. Pengelolaan pembuangan sampah belum terurus dengan baik. Masih banyak kita lihat sampah – sampah yang menumpuk tanpa ada tindakan lebih lanjut untuk menangani masalah tersebut.
Memang di waktu sekarang ini yang bisa kita lakukan hanyalah menampung semua sampah pada sebuah tempat yang kita sebut sebagai TPA (Tempat Pembuangan Akhir). Namun apabila sampah – sampah tersebut hanya diletakan begitu saja, justru akan menimbulkan dampak yang buruk bagi lingkungan. Selain itu, sangat sulit untuk mencari lahan kosong yang dapat digunakan sebagai tempat menampung sampah – sampah.
Beberapa negara telah menggunakan alternatif pembakaran untuk menangani masalh tersebut namun hal tersebut telah diakui dapat menyebabkan polusi udara yang sangat berbahaya bagi kehiduapan.
Selain masalah penanganan sampah, masalah kesadaran masyarakat akan pembuangan sampah juga sangat memprihatinkan. Kita banyak melihat sungai – sungai justru menjadi tempat untuk membuang sampah padahal sungai merupakan salah satu sumber air utama bagi kehidupan masyarakat. Pembuangan sampah ke saluran air dapat menyumbat saluran tersebut dan dampaknya kan cukupp besar. Selain mengancam ketersediaan air bersih, penyumbatan saluran ai juga dapat menyebabkan banjir. Apabila penyumbatan sudah parah, maka banjir yang terjadi bisa menjadi banjir yang berkepanjangan dengan kedalaman yang cukup untuk menenggelamkan sebuah rumah seperti yang sudah kita lihat beberapa tahun belakangan ini.
Selain masalah sampah, dapat kita lihat di ibukota negara Indonesia ini, bahwa kendaraan bermotor yang mengeluarkan gas karbon monoksia yang berbahaya sangatlah banyak. Maka, polusi yang berada di udara Indonesia, khususnya Jakarta, memiliki presentase yang cukup tinggi. Indonesia merupakan negara terpolusi ke-4 di dunia. Lagi-lagi bukanlah prestasi yang membanggakan. Berikut ini akan dijelaskan mengenai polusi undara yang ada di udara Indonesia.
3. Masalah Polusi Udara
kota jakarta tertutup polusi

gas buangan kendaraan bermotor, penyebab polusi

Tingkat pencemaran udara di Indonesia semakin memprihatinkan. Bahkan Bank Dunia telah menetaplkan bahwa Indonesia merupakan negara dengan tingkat polusi tertinggi ketiga di dunia. World Bank juga menetapkan Jakarta sebagai kota dengan kadar polutan tertinggi setelah Beijing, New Delhi, dan Mexico City.
Dari semua penyebab polusi udara yang ada, emisi transportasi terbukti sebagai penyumbang pencemaran udara tertinggi di Indonesia, yakni sekitar 85 persen. Hal ini diakibatkan oleh laju pertumbuhan kepemilikan kendaraan bermotor yang tinggi. Sebagian besar kendaraan bermotor itu menghasilkan emisi gas buang yang buruk, baik akibat perawatan yang kurang memadai ataupun dari penggunaan bahan bakar dengan kualitas kurang baik (misalnya kadar timbal yang tinggi).
Selain itu, minimnya pengolahan asap pabrik juga turut menyumbang jumlah polutan yang memenuhi udara Indonesia terutama di kota- kota besar. Di daerah – daerah yang menjadi kawasan industri dapat kita rasakan keadaan udara yang sesak, panas, pengap, dan berbau bahan kimia.Kebakaran hutan juga merupakan salah satu faktor yang menyebabkan polusi udara.

Polusi udara sangatlah berbahaya bagi tubuh manusia. Partikel – partikel yang menjadi polutan memiliki ukuran yang lebih kecil dari debu sehingga lebnih mudah masuk dan menempel di tubuh kita. Contohnya adalah gas CO (karbon monoksida) yang dapat menghambat kinerja sel darah merah dalam mengangkut O2 (Oksigen) sehingga dapat mengakibatkan tubuh kekurangan oksigen yang dapat mendorong timbulnya berbagai macam penyakit. Selain itu kadar Pb (timbal) yang tinggi di udara juga dapat merusak sel darah merah bagi orang yang menghirupnya sehinggadapat menyebabkan penyakit anemia.

Polusi udara juga sangat berdampak bagi lingkungan. Kadar SO2 dan NO2 yang tinggi dapat menyebabkan terjadinya hujan asam yang dapat merusak sumber air, membunuh organisme – organisme kecil dan pepohonan. Hujan asam juga sangat berbahaya bagi manusia apabila terkena kulit karena asam merupakan senyawa yang bersifat korosif atau mengikis.
Solusi masalah yang pertama, yaitu masalah air bersih, sebaiknya dilakukan pembangunan ruang terbuka hijau lebih banyak. Apalagi di daerah perkotaan seperti Jakarta dan sekitarnya. Di jakarta, taman kota, pepohonan, dan ruang terbuka hijau sudah sulit sekali ditemui. Lebih baik, daripada terus menerus membuat mall atau bangunan-bangunan, buatlah sebanyak-banyaknya taman kota untuk daerah resapan air hujan. Semakin luas daerah resapan yang dibuat, semakin banyak juga air hujan yang dapat masuk menyerap ke dalam tanah. Sehingga air tanah yang diproduksi juga lebih banyak. Selain itu, pemerintah harus menghimbau kepada rumah-rumah penduduk di seluruh Indonesia, untuk membuat sumur resapan. Sumur resapan juga berfungsi untuk resapan air hujan, yang biasanya air yang menyerap dipakai untuk keperluan rumah tangga itu sendiri. Daripada membeli air dari PAM, mendingan mempunyai sumber air tanah sendiri kan?
Untuk masalah yang kedua, yaitu masalah sampah, hal ini memang sulit sekali untuk diperbaiki. Mengingat banyaknya penduduk yang tinggal di Indonesia, dan dari penduduk itu yang memiliki pendidikan atau ilmu pengetahuan yang cukup juga sedikit. Sehingga tingkat kesadaran para penduduk Indonesia masih sangatlah rendah. Sebaiknya, berilah penyuluhan kepada para penduduk-penduduk terutama yang menempati pemukiman padat untuk bisa memilah-milah sendiri sampah yang dihasilkan dan membuangnya dengan benar. Tidak hanya sembarang buang saja. Untuk sampah organik, lebih baik untuk dibuang ke bio pori. Bio pori merupakan lubang yang berdiameter kira-kira 10 cm dan kedalaman kira-kira 2 m yang digunakan untuk membuang sampah organik. Bio pori ini merupakan penemuan orang Indonesia sendiri, untuk mengurangi adanya sampah yang menumpuk. Bio pori uini berfungsi untuk pembusukan sampah-sampah organik, tetapi tidak menimbulkan bau tidak sedap, dan tidak membuat tumpukan atau gunung sampah. Selain itu, hampir semua sampah yang dihasilkan merupakan kantung plastik. Kantung plastik membutuhkan waktu ribuan tahun untuk bisa terurai. Lebih baik, janganlah sering-sering menggunakan kantung plastik. Selain itu, dihimbau juga kepada produsen kantung plastik untuk membuat plastik yang dapat terurai dengan cepat. Sekarang sudah banyak plastik-plastik yang dapat terurai dengan waktu yang lebih cepat.
Untuk masalah ketiga, yaitu masalah polusi udara yang ada di indonesia. Untuk masalah ini, yang menjadi penyebab terbesar adalah kendaraan bermotor. Mengingat jumlah penduduk yang sangat banyak, sangatlah tidak mungkin untuk mengurangi kendaraan bermotor. Hal yang dapat dilakukan adalah untuk pengecekan rutin emisi gas buangan kendaraan bermotor. Dengan pengecekan rutin ini, maka gas buangan yang keluar dari kendaraan bermotor juga lebih bersih. Walaupun tidak murni bersih sekali, tetapi paling tidak, tidak sekotor apabila tidak dilakukan pengecekan rutin.

Sumber:


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar