Sabtu, 22 September 2012

Tugas 3 – Solusi Labsky Untuk Indonesia


Masalah Pendidikan di Indonesia

                Kita siswa dan siswi Labschool Kebayoran seorang pelajar dan sangat erat sekali dengan suatu hal yang bernama pendidikan. Bagaimana tidak? Dengan status profesi kita berubah menjadi pelajar SMA Labschool Kebayoran ini saja atau bahkan ketika kita memasuki Sekolah Dasar kita sudah secara otomatis memasuki dunia pendidikan. Tapi apakah pendidikan yang kita dapat pada hari ini sudah sempurna? atau mungkin masih ada hal hal yang harus dibenahi dari pendidikan yang kita dapat pada hari ini. Dan inilah solusi labsky untuk indonesia.

Masalah

                Ada beberapa hal yang saya garis besari masih belum sempurna atau masih bisa dibenahi agar lebih baik.

Jam Masuk Sekolah Yang Terlalu Pagi

Pagi-pagi disaat pucuk matahari belum menyentuh kegelapan yang masih menyelubungi indonesia sudah terdengar bunyi gemercik air dari kamar mandi rumah-rumah. Siswa dan Siswi yang kurang beruntung memiliki rumah atau tempat tinggal yang tidak bertetangga dengan sekolah sudah mulai mandi dan bersiap-siap pada waktu tersebut. Tak sedikit yang menyisakan cemberut dan rasa ngantuk di muka mereka saat mereka sampai di sekolah, dan juga ada yang langsung tertidur di atas meja sesampainya mereka di sekolah. Jam masuk sekolah di Indonesia ini memang terbilang pagi di antara jam sekolah di luar negeri, jam tujuh Waktu Indonesia Barat untuk pelajar indonesia, jam setengah tujuh untuk pelajar jakarta, dan jam enam untuk SMK.

Dan lagi sedang berkembangnya rumor bahwa waktu di indonesia akan disatukan menjadi Waktu Indonesia Tengah (WITA : GMT +8), penyatuan ini dikabarkan bertujuan untuk menjadikan waktu indonesia menjadi lebih efisien, seperti dalam waktu dagang antara dunia usaha di zona WIB dan WIT. Kalau transaksi perdagangan di Jakarta dimulai jam sembilan Waktu Indonesia Barat dan berakhir pada jam lima sore Waktu Indonesia barat, berarti waktu yang efektif untuk aktivitas perdagangan antara dunia usaha di zona Waktu Indonesia Barat dan Waktu Indonesia Timur cuma empat jam kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat dan Promosi Komite Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (KP3EI) Edib Muslim. Itu juga berarti bahwa jam masuk sekolah di Indonesia bagian barat akan menjadi jam enam pagi, dan itu akan membuat banyak efek buruk pada siswa dan siswi Indonesia.

Beberapa diantara efek buruk jam masuk sekolah yang terlalu pagi di indonesia adalah rasa capai yang membuat semangat belajar siswa dan siswi Indonesia menjadi berkurang sehingga dalam menyerap pelajaran siswa dan siswi Indonesia akan sedikit terganggu karenanya. Karena waktu tidur yang ideal bagi usia usia pelajar Indonesia adalah delapan sampai sembilan jam dibanding dengan guru-guru kita yang hanya butuh enam sampai tujuh jam untuk tidur, padahal tidur itu penting untuk membuat kita semangat kembali dalam menghadapi hari hari kita. Efek buruk lainnya yaitu mengurangnya kreativitas kita dikarenakan otak yang terlalu capai karena tidak mendapat tidur yang cukup untuk berfikir.

Terlalu Fokus Pada Sistem Hafalan

Hafal saja belum cukup untuk membuat kita menjadi lebih pintar, paham juga diperlukan untuk membuat kita menjadi manusia yang derajatnya lebih tinggi. Karena tanpa pemahaman yang mantap kita tidak akan dapat menerapkan pendidikan yang kita pelajari ke kehidupan. Siswa justru akan terus mencatat pelajaran dari slide tersebut ketika sebuah slide presentasi di berikan oleh sebuah guru dibanding mencatat apa yang di jelaskan oleh guru tersebut jadi siswa dan siswi akan terus mengingat ingat kata-kata dari pelajaran tersebut dibanding mengingat-ingat konsep dari pelajaran tersebut. Sehingga tak heran ketika mereka sudah kerja mereka akan lupa beberapa pelajaran yang mereka pelajari saat mereka sekolah.

Terlalu Banyak Tes Tertulis
Tes tertulis juga kadang merupakan halangan bagi siswa dan siswi Indonesia dalam menanggapi suatu pelajaran walau terkadang tes diciptakan untuk membuat siswa dan siswi mengejar standar yang telah di sepakati. Tetapi justru berdampak buruk ketika siswa dan siswi belajar mereka akan belajar untuk mengejar nilai tes atau nilai rapor dibanding mengejar ilmu yang bermanfaat untuk kehidupan mereka dan kehidupan indonesia kelak nanti, ini akan mengubah mindset siswa dan siswi Indonesia bahwa belajar untuk nilai, belajar untuk rapor yang baik, dan bukan belajar untuk memiliki masa depan yang lebih baik dan tak hanya sekedar nilai tapi bermanfaat bagi kehidupan diri sendiri dan orang lain. Dan siswa dan siswi Indonesia juga akan terbayang-bayang takut tidak lulus ulangan ketika mereka belajar, sehingga pelajaran yang siswa dan siswi serap tidak begitu maksimal, karena sekali lagi mereka belajar bukan untuk menambah ilmu, tetapi menambah nilai rapor.

Kurangnya Penerapan ke Kehidupan

Belajar adalah proses penanaman ilmu yang digunakan untuk diterapkan ke kehidupan, jika pendidikan yang kita alami hanyalah sebuah teori dan jarang kita terapkan ke kehidupan kita, maka pendidikan itu juga tidak terlalu berguna untuk kehidupan kita. dan pendidikan kita tidak terlalu menekankan penerapan pendidikan pada kehidupan kita semua. Dan juga terkadang kita tidak mengetahui maksud atau manfaat dari beberapa materi saat kita belajar. Dan juga terkadang ada beberapa hal yang sebenarnya dapat di selesaikan dengan menggunakan rumus-rumus matematika namun karena kurang penerapannya saat pelajaran maka rumus rumus tersebut terlupakan begitu saja, dan hanya sebatas menempel pada nilai raport saja.

Solusi

Jam Masuk Sekolah Yang Terlalu Pagi

Solusi dari jam masuk sekolah yang terlalu pagi ini seharusnya  jam masuk sekolah di mundurkan menjadi jam delapan sehingga kita mempunyai waktu untuk bersiap ke sekolah lebih lama dan tidur lebih lama dari jam sebelumnya yaitu jam tujuh dan membuat kita lebih segar untuk menghadapi hari-hari kita dan cemberut, rasa ngantuk, dan keburukan-keburukan lainnya hilang dari raut wajah kita, juga rasa penat yang selalu menghantui kita selama pagi ini. Dan juga kita akan lebih semangat dalam belajar dan menerima pelajaran di sekolah, sehingga pelajaran yang kita serap akan lebih banyak dari sebelumnya yang masuk pada saat jam 7 pagi. Banyak hal sebenarnya yang dapat kita ambil dari jam masuk sekolah jam delapan ini. Tapi hal positif itu terkadang terhambat oleh bertabrakannya dengan jam berangkat ke kantor untuk orang kantoran yang akan berakibat fatal diantara lain menumpahnya mobil-mobil dan motor-motor di sepanjang jalan kota yang akan menimbulkan macet yang lumayan besar. Dan untuk masalah ini solusi saya adalah pemerintah harus mulai mendukung para generasi generasi penerus ini untuk terus maju dan menyediakan jalan baginya untuk meraih prestasi gemilang dan membawa bangsa ini menjadi bangsa yang jauh lebih baik dari sebelumnya, Dan dalam menyediakan jalan bagi mereka, pemerintah juga harus menyediakan jalan untuk transportasi mereka ke sekolah agar para generasi muda ini dapat melaju dan menggapai cita-cita mereka tanpa hambatan dan hambatan yang sangat jelas terlihat dalam kasus ini adalah kemacetan yang melanda kota kota di indonesia terutama Jakarta sebagai ibukota. Bisa dalam bentuk transportasi umum seperti bis khusus pelajar dan jalan khususnya agar tidak terjebak macet yang dibuka untuk umum pada jam delapan keatas dan khusus pada jam enam sampai jam delapan jalur khusus ini di tutup dan di khususkan untuk para siswa dan siswi yang hendak pergi kesekolah. Dengan ini tidak hanya jam masuk sekolah yang dimundurkan tapi juga dilapangkannya jalan kepada siswa dan siswi Indonesia ini untuk menggapai ilmunya juga tidak mengganggu lalu lintas yang ada di jalan dan tidak menimbulkan kemacetan di atas jam delapan ini.

Terlalu Fokus Pada Sistem hafalan

Untuk solusi sistem hafalan ini seharusnya diadakan juga tes lisan ataupun tes praktek yang menjurus pada penyelesaian sebuah masalah tidak di terangkan di buku sehingga siswa dan siswi yang memahami konsep sebuah pelajaran tersebut akan mengetahui apa yang harus di perbuat untuk menyelesaikan masalah tersebut dan siswa dan siswi yang tidak memahami materi tersebut akan bingung karena di buku tidak diterangkan secara jelas penyelesaian tersebut, dan juga menyadarkan murid bahwa sebenarnya ketika kita memahami sebuah materi maka materi itu jika kita pahami akan sangat berguna pada kehidupan kita dan tidak hanya pada nilai rapor saja.

Terlalu Banyak Tes Tertulis

Untuk masalah terlalu banyak tes tertulis ini kita bisa meminimkan tes dengan upaya menukarnya menjadi tes lisan ataupun tes praktek yang bisa diambil nilainya tanpa menggunakan tes tertulis agar hasil dan pemahaman yang di miliki siswa dan siswi tidak hanya sebatas tulisan atau hafalan buku saja melainkan pemahaman konsep pada materi tersebut juga untuk menghindari adanya upaya mencontek dari para siswa dan siswi yang tidak memahami materi tersebut, sehingga akan timbul upaya-upaya siswa dan siswi untuk giat memahami materi yang di pelajari karena mereka tak akan bisa mencontek jika tes nya adalah tes lisan dan tes praktek. Juga sistem ini akan membuat siswa dan siswi tidak usah terlalu banyak mencatat materi karena mereka akan mencatat bagian-bagian penting nya atau konsep dari materi tersebut dan tidak mencatat sampai selengkap di buku paket. Dan itu akan membuat siswa dan siswi tenang dalam belajar karena mereka akan memerhatikan guru dengan seksama tanpa menghawatirkan adanya ujian tertulis yang harus dijawab dengan kata-kata yang pasti.

Kurangnya Penerapan ke Kehidupan

Untuk masalah kurangnya penerapan ke kehidupan ini bisa kita atasi dengan di beritahukan dampaknya pada kehidupan pada setiap awal pembelajaran materi-materi yang akan dipelajari sehingga siswa akan mengetahui hubungan materi yang di pelajari dengan kehidupan di sekitar mereka dan akan membantu pemahaman siswa dan siswi pada materi yang akan dipelajari dan membuat penyerapan pelajaran akan lebih baik. Dan sistem ini juga akan membuat siswa melakukan penerapan materi tersebut jika mengalami masalah-masalah yang melibatkan materi-materi yang dipelajari itu dan mereka akan mengamalkan pelajaran-pelajaran yang mereka pelajari dahulu. Sehingga semua yang mereka pelajari pada saat di tingkat pendidikan tidak ada yang percuma ketika mereka menghadapi dunia nanti.

Sumber: 
http://hariharihariyadi.wordpress.com/2008/05/12/kekeliruan-dan-kesalahan-fatal-dari-dunia-pendidikan-indonesia/
http://www.antaranews.com/berita/300769/zona-waktu-indonesia-akan-disatukan
http://id.shvoong.com/society-and-news/opinion/2312776-jam-masuk-sekolah-jika-dimundurkan/
http://jamezt007.blogspot.com/2012/05/zona-waktu-bersatu-damn.html
http://parentdish.co.ukhttp://booksyourkidswilllove.blogspot.comhttp://morethanatestscore.comhttp://banksoal-matematika.comhttp://chunkiestever.blogspot.comhttp://junaedi.blog.esaunggul.ac.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar