Senin, 24 September 2012

Tugas 3 - Solusi Labsky untuk Indonesia

Jangan Sia-Siakan Nyawa


Masalah
  
Bunuh diri. Suicide. Hara-kiri. Wikipedia mendefinisikan bunuh diri sebagai tindakan yang mengakhiri hidup sendiri tanpa bantuan aktif orang lain. Banyak alasan yang beragam bagi seorang individu untuk mengakhiri hidupnya, namun umumnya disebabkan oleh rasa bersalah yang sangat besar, karena merasa gagal untuk mencapai sesuatu harapan.

 Di Indonesia sendiri, angka bunuh diri sudah lumayan tinggi. Tidak banyak orang yang memiliki pandangan yang keliru bahwa mengakhiri nyawa sendiri dapat menyelesaikan masalah. Seperti yang disebut di artikel dari republik.co.id ini: 

"REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Kasus bunuh diri di Indonesia belakangan ini dinilai cukup memprihatinkan karena angkanya cenderung meningkat sehingga perlu mendapat perhatian serius pemerintah, kata seorang sumber.

"Kasus bunuh diri menempati satu dari 10 penyebab kematian di setiap negara," kata Ketua Lembaga Kajian dan Pencegahan Bunuh Diri (LKPBD) Kunang-kunang Al Qodir Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta Wiranata Adi, di Sleman, Jumat.

Menurut dia, bunuh diri merupakan satu dari tiga penyebab utama kematian pada kelompok umur 15 hingga 44 tahun dan nomor dua untuk kelompok 10 hingga 24 tahun.

Ia mengatakan, WHO atau Organisasi Kesehatan Dunia pada 2010 melaporkan angka bunuh diri di Indonesia mencapai 1,6 hingga 1,8 per 100.000 jiwa."


Berita diatas tentu patut diprihatinkan. Namun, yang lebih mengkhawatirkan lagi adalah bahwa banyaknya angka bunuh diri di Indonesia yang berasal dari remaja. Tidak sedikit anggota dari generasi penerus bangsa yang sudah merengut nyawanya sendiri


Masa remaja memang penuh perubahan dan merupakan masa yang penting bagi pertumbuhan mental seseorang. Ada perubahan besar dalam karakteristik fisik,cara berpikir , tanggung jawab meningkat, dan mulai mendapat kemandirian. Menjadi lebih independen dari dukungan orang dewasa dapat menjadi salah satu hal yang paling sulit bagi seorang pemuda tetapi juga salah satu tugas yang paling penting bagi seorang pemuda untuk pengembangan diri. Secara tidak sadar ini dapat menyebabkan kecemasan emosional

 Bunuh diri remaja adalah masalah besar dalam masyarakat Indonesia yang perlu segera ditangani. Alasan umum remaja akan bunuh diri terletak pada kenyataan bahwa banyak dari mereka menderita depresi atau mengalami situasi yang buruk. Remaja menderita depresi ini karena berbagai alasan, salah satunya adalah fakta bahwa mereka berada di masa dimana emosi mereka gampang berubah yang kemudian menyebabkan berbagai aspek depresi terjadi. Banyak remaja bunuh diri dan sayangnya, jumlahnya mengejutkan. Menurut depressionguide.com, hampir 5.000 remaja membunuh diri setiap tahunnya antara usia lima belas dan dua puluh empat. Dengan begitu banyak remaja bunuh diri dalam satu tahun, sesuatu harus dilakukan untuk mendidik orang-orang tentang bahayanya pemikiran bunuh diri di orak seorang remaja. Singkatnya, bunuh diri remaja adalah masalah besar dalam masyarakat kita dan harus diperbaik. Orang-orang harus belajar bagaimana untuk mendeteksi tanda-tanda orang yang mau bunuh diri.

Biasanya, motif-motif bunuh diri diantaranya adalah sebagai berikut:
  1. Depresi atau putus asa
  2. Ttekanan lingkungan.
  3. Gangguan kejiwaan / tidak waras (gila)
  4. Himpitan Ekonomi atau Kemiskinan (Harta / Iman / Ilmu)
  5. Penderitaan karena penyakit yang berkepanjangan
Depresi mungkin lebih susah dideteksi bagi remaja dan kadang dapat dipandang sebagai fase yang berhubungan dengan perubahan suasana hati sering sering dialami oleh remaja. Sekedar "bete" adalah  pengalaman yang normal ketika itu tidak berlangsung lama. Ketika itu terjadi dalam jangkauan waktu yang lama dan intens, itu diidentifikasi sebagai depresi.
Salah satu faktor utama yang berhubungan dengan depresi adalah peristiwa dianggap sebagai kehilangan denga nmakna negatif Faktor risiko depresi pada remaja yang juga dapat menyebabkan bunuh diri adalah sebagai berikut: riwayat penganiayaan, suatu peristiwa kehidupan yang penuh stres, tidak harmonisnya hubungan orang tua, penyakit jiwa antargenerasi, gangguan perilaku, kurang komunikasi dengan orang lain, kesehatan tubuh yang kurang, masalah kinerja sekolah, dan penyalahgunaan zat.

Solusi 

Jka kita tahu apa saja tanda-tanda orang lain yang ingin bunuh diri, kita dapat mencegahnya . Terutama orang tua harus menyadari tanda-tanda berikut: perubahan dalam kebiasaan makan dan tidur, menghindar dari teman dan keluarga, meninggalkan kegiatan rutin, memberontak, melarikan diri, penyalahgunaan obat dan alkohol, perubahan kepribadian, kebosanan terus-menerus, sulit berkonsentrasi, penurunan nilai akademis, sering mengeluh, kehilangan semangat dalam melakukan kegiatan apapun dll. Menyadari dan mengenali tanda-tanda bunuh diri pada orang mungkin dapat menjadi perbedaan antara hidup dan mati. Satu tanda yang penting adalah cara sang orang yang ingin bunuh diri berbicara dan reaksinya terhadap hal-hal tertentu. Bahkan, banyak remaja yang bunuh diri akan banyak berbicara tentang bunuh diri. Beberapa remaja mungkin akan sering mendiskusikan terlebih dahulu mengenai bunuh diri karena bunuh diri sudah sangat lekat di pikiran mereka dan mereka tidak bisa keluarkan dari kepala mereka. Dengan berbicara dengan orang tersebut, kita diharapkan akan mampu mengenali bahwa orang tersebut memilki minat bunuh diri dan kita mampu merubah pandangannya. Singkatnya, bunuh diri remaja dapat dideteksi dari awal jikaseseorang mengetahui tanda-tanda yang benar dan apa yang harus dicari, namun, jika orang itu tidakmengetahui tanda-tanda, mereka bisa akhirnya kehilangan seorang teman, anggota keluarga, atau rekan kerja.

Bunuh diri remaja adalah sesuatu yang mempengaruhi banyak orang di seluruh dunia, tetapi ada beberapa solusi untuk masalah ini.Depresi dan keinginan untuk bunuh diri adalah  gangguan mental yang dapat diobati. Seorang remaja butuh masalah dan gangguannya diteliti dan diagnosis dengan benar, lalu diberi perawatan yang sesuai. Bila orang tua ragu apakah anak mereka memiliki masalah serius, pemeriksaan kejiwaan bisa sangat membantu. Dokter, atau psikiater dan psikolog, tahu semua tentang masalah kejiwaan yang dapat mendatangkan minat bunuh diri, usulan ini dapat membantu ketika anda tidak tahu apakah orang tersebut ingin bunuh diri atau tidak. Solusi lain yang lebih mudah dan sederhana adalah cukup dengan berkomunikasi . Kebanyakan  remaja yang mengalami depresi kronis dalam kondisi mental tak berdaya. Solusi termudah hanyalah sekedar berbicara dengan mereka. Berbicara dengan orang yang potensi bunuh diri tidak hanya mudah, tetapi juga dapat sangat membantu karena  pujukan anda mungkin saja efektif. Juga, hanya dengan berbicara kepada mereka, seseorang mungkin dapat sepenuhnya sembuh pikiran mengerika dan membawa mereka keluar dari titik depresi mereka. Solusi-solusi ini dapat dibuktikan sangat mudah dan bermanfaat, tetapi anda harus segera bertindak.

Kecepatan bertindak adalah kunci utama untuk mencegah bunuh diri. Melibatkan diri serta menawarkan dukungan, harapan, dorongan dan pengertian. Yang paling penting, mengambil tindakan segera. Dengan mengambil tindakan segera dalam situasi ini, anda mungkin dapat mencegah bunuh diri atau tindakan berbahaya lainnya yang dapat dilakukan seseorang. Jika Anda segera bertindak, anda mungkin tidak hanya menyelamatkan sebuah nyawa dari melakukan bunuh diri, tetapi juga menyelamatkan diri dan orang lain di sekitar dari rasa sakit, emosi, kesedihan, stres, dan semua pikiran menyakitkan lainnya yang dapat disebabkan oleh bunuh diri. Remaja, sebagai periode transisi dari seorang anak menjadi orang dewasa yang mandiri,tentunya melalui  berbagai tekanan yang beragam dan kepalanya diisi oleh banyak pertanyaan mengenai jati diri mereka yang sebenarnya, dalam beberapa kasus, pikiran bunuh diri dapat timbul bila seorang remaja merasa tidak cocok atau 'ditolak' dengan lingkungannya. Ketika remaja merasakan emosi-emosi negatif dari penolakan, sangat mudah bagi jiwa merekauntuk menyerah, tetapi jika seseorang menyadari masalahnya dan segera bertindak, nyawa mereka dapat diselamatkan. Setelah orang itu bertindak  untuk menyelamatkan orang yang ingin bunuh diri, ia harus terus mengawasi orang tersebut dan sekali lagi siap untuk bertindak cepat dan ulangi proses yang sama jika diperlukan. Jika seseorang kini telah berhasil mencegah seorang remaja dari melakukan bunuh diri, namun, risiko masih tetap ada bahwa remaja kemungkinan akan mencoba untuk bunuh diri lagi, oleh karena itu ada beberapa hal yang harus dilakukan dalam rangka untuk memastikan remaja tersebut aman dan bebas dari pikiran-pikiran bunuh diri. Salah satu faktor utama dan kunci dari pencegahan bunuh diri adalah untuk membatasi akses ke hal-hal yang terlibat dalam metode bunuh diri. Ini penting untuk teman-teman dan anggota keluarga dari seseorang yang berada pada risiko bunuh diri untuk memahami metode yang umum digunakan. Ketika orang-orang dekat dengan orang yang ptensi korban mempelajari metode bunuh diri, ini memberikan mereka kesempatan untuk bertindak, misalnya, membuang barang-barang beracun seperti  produk anti nyamuk atau memastikan semua benda tajam disimpan di tempat yang aman. Seiring dengan menghalangi metode bunuh diri, hal lain yang harus dilakukan untuk memastikan bahwa remaja tersebut kembali ke kondisi normal adalah untuk menjaga dan waspada bila mereka terlihat mempunyai pikiran bunuh diri atau ada kelainan dalam perilaku mereka. Dengan pengawasan, seseorang mungkin dapat lagi mencegah bunuh diri. Beberapa yang harus diingat dalam mengawasi seseorang adalah pastikan mereka tidak menunjukan pikiran-pikiran untuk bunuh diri dan perhatikan baik-baik setiap gerakan mereka. Salah satu cara lain untuk memastikan remaja tidak mengisyaratkan bunuh diri adalah mengawasi dan waspada untuk tanda-tanda depresi. Depresi merupakan salah satu penyebab utama bunuh diri, jika terlihat seseorang mengami depresi yang cukup parah dan intens, segeralah hubungi pertolongan seperti psikolog. Juga, dengan memperhatikan tanda-tanda depresi dan kemudian membantu, orang yang dibantu tersebut akan sangat menghargai adanya orang yang peduli dan mungkin mereka akan sadar bahwa bunuh diri bukan lah hal yang benar. Singkat kata, jika seseorang tahu tanda-tanda, penyebab, serta pencegah pemikiran bunuh diri, kita dapat menyelamatkan sebuah nyawa dari terbuang sia-sia.

Sebagai kesimpulan, bunuh diri adalah fenomena yang dapat dicegah dan dengan sangat mudah dilakukan jika seseorang memiliki pengetahuan yang benar dan pemahaman yang diperlukan untuk membantu. Andaikan saja ada lebih banyak iklan televisi, artikel majalah, dialog radio, dan cara-cara penting lainnya untuk menyebarkan pesan pengenai bunuh diri, lebih banyak orang akan mengenali jika teman mereka, rekan kerja, anggota keluarga, dll memperlihatkan tanda-tanda ingin bunuh diri. Orang tersebut kemudian dapat membantu  masalah mereka dan semuanya akan dapat diberbaiki. Siapa pun yang berpikir tentang bunuh diri harus memiliki teman-teman yang tahu bagaimana menangani masalah ini dalam rangka untuk membantu dengan masalah mereka. Bunuh diri adalah pemikiran yang keliru dan merupakan tindakan yang tidak masuk akal.


Sumber:
http://www.ext.colostate.edu/pubs/consumer/10213.
http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/12/06/01/m4y5uz-memprihatinkan-kasus-bunuh-diri-di-indonesia
http://id.wikipedia.org/wiki/Bunuh_diri
http://id.wikipedia.org/wiki/Depresi_%28psikologi%29
http://janganbunuhdiri.net/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar