Rabu, 19 September 2012

Tugas 3 - Solusi Labsky untuk Indonesia

Masalah Masyarakat Indonesia





Indonesia adalah sebuah Negara kepulauan yang telah merdeka sejak 17 agustus 1945 yang dimerdekakan oleh Ir. Soekarno dengan didampingi oleh Drs. Mohammad Hatta di Jalan Pegangsaan Timur 56, Jakarta Pusat. Harapan dari Soekarno, Muh. Hatta, dan para pahlawan yang telah membela tanah air  bangsa adalah membuat Indonesia sebagai Negara yang diharigai di mata dunia, mereka percaya bahwa dimasa mendatang Indonesia akan menjadi Negara yang dapat dihargai oleh seluruh Negara di dunia.

Namun, dari tahun 1945 Indonesia tidak mengalami peningkatan yang cukup maksimal. Ini dikarenakan rengkarnasi dari para pemimpin Negara dahulu tidak menata Negara dengan cukup baik dan hal ini mengakibatkan rakyat tidak memiliki kesejahteraan yang seharusnya mereka miliki. Karena  hal ini Indonesia dikatakan adalah Negara yang masih mengalami perkembangan. Dan masalah yang sedang dialami Indonesia saat ini adalah tentang


  1. Kesehatan Masyarakat
  2. Korupsi
  3. Kemiskinan
  4. Pengangguran
  5. Pengelolaan BBM

MASALAH KESEHATAN MASYARAKAT





Dari segi pemerintah, pemerintah masih dinilai lalai dalam hal kepentingan masyarakat, sebagai contoh adalah banyaknya rakyat miskin yang tidak dapat berobat secara gratis. Hal ini dikarenakan mahalnya biaya periksa ke dokter, belum lagi biaya obatnya. Pasti akan membengkak ketika ada berita mereka harus dirawat inap atau dioperasi. Ketika radiologi, tes-tes laboratorium pendukung juga melambung harganya. Perintah telah memberikan kebijakan – kebijakan untuk masalah kesehatan di Indonesia, seperti Jaminan Kesehatan Nasional (jamkesnas), posyandu, puskesmas keliling, ASKES, dan masih banyak lagi.

Namun, pemerintah dinilai berbohong karena kebijakan itu tidak berjalan dengan lancar, karena masih banyak rumah sakit, puskemas, dan posyandu yang tidak mengeluarkan atau memberikan kartu tanda orang tak mampu, bahkan askeskin (asuransi kesehatan masyarakat miskin) sudah dibatasi. Askeskin hanya bisa diberlakukan di beberapa rumah sakit, dan hanya untuk penyakit-penyakit tertentu saja.

       Tingkat kesehatan masyarakat yang tidak merata dan sangat rendah khususnya di kantong-kantong pedesaan yang disebabkan oleh banyak faktor seperti lingkungan yang kumuh, tenaga medis yang masih belum cukup dan kurang berpengalaman, mengakibatkan mereka sangat rentan terjangkit wabah. Kasus yang melanda kabupaten paling timur Bali, Karangasem april lalu, adalah salah satu yang perlu mendapat perhatian semua pihak. Jika hal ini tidak dihentikan maka akan banyak masyarakat yang akan berpandangan negatif terhadap anggota perwakilan rakyat yang duduk di kursi DPR/MPR, dan juga badan-badan pemerintah yang memiliki tanggung jawab besar terhadap masalah ini.

SOLUSI

Sebaiknya pemerintah harus menindak keras perilaku para menteri dan badan-badan tertentu yang bertanggung jawab atas semua hal ini. Selain tindakan dari pemerintah, para pejabat, badan-badan milik Negara yang bertanggung jawab, dan wakil-wakil rakyat yang duduk di kursi DPR harus memiliki kesadaran agar masalah kesehatan dapat dipulihkan. Jika tidak ditindak lanjuti masalah kesehatan di Indonesia akan menjadi masalah utama yang akan dialami oleh Indonesia nantinya.


KORUPSI



Korupsi dalam bahasa latin adalah busuk, rusak, menggoyahkan, memutarbalik, menyogok. Seperti makna dalam bahasa latin yang berarti menyogok, korupsi memiliki arti perilaku pejabat publik, baik politikus politisi maupun pegawai negeri, yang secara tidak wajar dan tidak legal memperkaya diri atau memperkaya mereka yang dekat dengannya, dengan menyalahgunakan kekuasaan publik yang dipercayakan kepada mereka. Dan hal ini dapat menggoyahkan ekonomi sebuah Negara yang akan berujung pada keruntuhan sistem ekonomi suatu Negara.

Di Indonesia korupsi adalah hal yang sudah banyak terjadi bagi kalangan pejabat. Walaupun hal ini sering terjadi, namun bila dibiarkan hal ini dapat membuat ekonomi Indonesia hancur dalam jangka waktu bertahap.

Selain dalam bidang ekonomi, korupsi bias juga memberikan dampak negative dalam bidang demokrasi, kesejahteraan umum, dan bagi rakyat miskin. Pertama, dalam bidang demokrasi, korupsi dapatmempersulit demokrasi dan tata pemerintahan yang baik (good governance) dengan cara menghancurkan proses formal. Korupsi di pemilihan umum dan di badan legislatif mengurangi akuntabilitas dan perwakilan di pembentukan kebijaksanaan; korupsi di sistem pengadilan menghentikan ketertiban hukum; dan korupsi di pemerintahan publik menghasilkan ketidak-seimbangan dalam pelayanan masyarakat. Secara umum, korupsi mengkikis kemampuan institusi dari pemerintah, karena pengabaian prosedur, penyedotan sumber daya, dan pejabat diangkat atau dinaikan jabatan bukan karena prestasi. Pada saat yang bersamaan, korupsi mempersulit legitimasi pemerintahan dan nilai demokrasi seperti kepercayaan dan toleransi.


Selanjutnya dalam bidang kesejahteraan umum negara, korupsi dapat membuat dan memberikan ancaman besar bagi warga negaranya. Korupsi politis berarti kebijaksanaan pemerintah sering menguntungkan pemberi sogok, bukannya rakyat luas. Satu contoh lagi adalah bagaimana politikus membuat peraturan yang melindungi perusahaan besar, namun merugikan perusahaan-perusahaan kecil (SME). Politikus-politikus "pro-bisnis" ini hanya mengembalikan pertolongan kepada perusahaan besar yang memberikan sumbangan besar kepada kampanye pemilu mereka.

Dan yang terakhir korupsi dapat memberikan dampak negatif bagi rakyat miskin. Pada awalnya, korupsi menyebabkan Anggaran Pembangunan dan Belanja Nasional kurang jumlahnya. Untuk mencukupkan anggaran pembangunan, pemerintah pusat menaikkan pendapatan negara, salah satunya contoh dengan menaikkan harga BBM. Pemerintah sama sekali tidak mempertimbangkan akibat dari adanya kenaikan BBM tersebut , harga-harga kebutuhan pokok seperti beras semakin tinggi , biaya pendidikan semakin mahal, dan pengangguran bertambah.

Tanpa disadari, masyarakat miskin telah menyetor 2 kali kepada para koruptor. Pertama, masyarakat miskin membayar kewajibannya kepada negara lewat pajak dan retribusi, misalnya pajak tanah dan retribusi puskesmas. Namun oleh negara hak mereka tidak diperhatikan, karena duitnya rakyat miskin tersebut telah dikuras untuk kepentingan pejabat. Kedua, upaya menaikkan pendapatan negara melalui kenaikan BBM, masyarakat miskin kembali menyetor negara untuk kepentingan para koruptor, meskipun dengan dalih untuk subsidi rakyat miskin. Padahal seharusnya negara meminta kepada koruptor untuk mengembalikan uang rakyat yang mereka korupsi, bukan sebaliknya, malah menambah beban rakyat miskin.

     Fenomena korupsi terjadi mulai dari pejabat di Pusat (Jakarta), sampai pamong di tingkat desa atau dusun. Pejabat tidak lagi memiliki kepedulian terhadap masyarakat miskin yang terus menerus menderita. Pejabat tanpa rasa salah dan malu terus menerus menyakiti hati rakyatnya. Bahkan disaat Presiden SBY memerangi setan korupsi ini, DPR dengan entengnya justeru meminta Dana Serap Aspirasi. Ini menjadi bukti dan tanda bahwa korupsi adalah budaya, bukan aib yang memalukan. Pemerintah yang seharusnya menjadi mandat rakyat untuk memajukan pembangunan dan mensejahterakan rakyatnya justeru seperti antara ada dan tiada . Masyarakat bingung dan saya sendiri sempat merinding bulu kuduk ketika hampir setiap pagi di berita-berita media eletronik maupun media cetak tertulis dan tersiar banyak pejabat yang ditahan karena diduga sebagai pelaku korupsi. Bahkan di kota kita tercinta ini, masih segar dalam ingatan kita yaitu korupsi di tubuh Dinas Kesehatan Promal melalui pengadaan Alkes.

SOLUSI

1. dari diri kita sendiri budayakan untuk tidak korupsi, kolusi dan nepotisme meskipun skala kecilkarena dengan begitu kita membudayakan yang namanya anti korupsi dan kita akan menyadari bahwa korupsi itu salah dan kita akan berjuang untuk bertindak jujur baik sebagai pemimpin mau pun sebagai masyarakat biasa

2.bentuk dan aplikasikan UU korupsi dengan hukuman mati apabila korupsi melebihi nominal tertentu.karena dengan begitu orang-orang yang melakukan korupsi akan takut dan tidak melakukan korupsi lagi.

 3. tidak ada grasi dan keringan hukuman bagi koruptor. artinya koruptor itu harus dihukum seberat-beratnya dan inilah yang payah sekali dilakukan di Indonesia ini masak sel para koruptor itu penuh dengan barang-barang mewah dan ini harus di perketat oleh pemerintah karena semua orang itu sama di depan hokum

 4. pilih pemimpin yang tepat dan kredibel bukan berdasarkan kepopuleran.artinya kita harus memilih pemimpin yang benar-benar bisa memimpin bukan karena yang lain agar negara ini benar- benar berjalan dengan baik.


KEMISKINAN





Kemiskinan adalah keadaan dimana terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar, ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjan.

Masalah kemiskinan adalah masalah yang kompleks dan global. Di indonesia masalah kemiskinan seperti tak kunjung usai. Masih banyak kita dapati para pengemis dan gelandangan berkeliaran tidak hanya di pedesaan bahkan di kota-kota besar seperti jakarta pun pemandangan seperti ini menjadi tontonan setiap hari. Kini di indonesia jerat kemiskinan semakin parah. Kemiskinan bukan semata –mata persoalan ekonomi melainkan kemiskinan kultural dan struktural.

Dampak kemiskinan

Dampak kemiskinan terhadap masyarakat umumnya begitu banyak dan kompleks, diantaranya:
1.      Penganguran
2.      Kekerasan
3.      Pendidikan
4.      Kesehatan
5.      Upaya pengetasan kemiskinan di indonesia

Seperti telah disinggung di atas bahwa kemiskinan merupakan suatu masalah yang kompleks yang tak terpisahkan dari pembangunan mekanisme sosial, ekonomi dan politik yang berlaku. Ole karena itu setiap upaya pengetasan kemiskinan secara tuntas menuntut peninjauan sampai keakar masalah, jadi, memang tak ada jalan pintas untuk mengetaskan masalah kemiskinan ini. Penanggulanganya tidak bisa secara tergesa-gesa.

Komitmen pemerintah untuk mengetaskan kemiskinan tercantum dalam rencana pembangunan jangka menengah yang disusun berdasarkan Strategi Nasional Penanggulangan Kemiskinan(SNPK). Disamping turut menandatangani tujuan pembangunan milenium, dalam RPJM-nya pemerintah telah menyusun tujuan-tujuan pokok dalam mengetaskan kemiskinan. Termasuk target ambisius dalam mengurangi angka kemiskinan.

SOLUSI

Tiga cara untuk membantu mengangkat diri dari kemiskinan adalah melalui pertumbuhan ekonomi, layanan masyarakat dan pengeluaran pemerintah. Masing-masing cara tersebut menangani minimal satu dari tiga ciri utama kemiskinan di indonesia, yaitu: kerentanan, sifat multy dimensi dan keragaman antar daerah .
Dengan kata lain, strategi dari pengentasan yang efektif bagi indonesia terdiri dari tiga komponen:
  1. Membuat pertumbuhan ekonomi bermanfaat bagi rakyat miskin.
  2. Membuat layanan sosial bermanfaat bagi rakyat miskin.
  3. Membuat pengeluaran pemerintah bermanfaat bagi rakyat miskin.

PENGANGGURAN


Pengangguran atau tuna karya adalah istilah untuk orang yang tidak bekerja sama sekali, sedang mencari kerja, bekerja kurang dari dua hari selama seminggu, atau seseorang yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan yang layak. Pengangguran umumnya disebabkan karena jumlah angkatan kerja atau para pencari kerja tidak sebanding dengan jumlah lapangan kerja yang ada yang mampu menyerapnya. Pengangguran seringkali menjadi masalah dalam perekonomian karena dengan adanya pengangguran, produktivitas dan pendapatan masyarakat akan berkurang sehingga dapat menyebabkan timbulnya kemiskinan dan masalah-masalah sosial lainnya.

Tingkat pengangguran dapat dihitung dengan cara membandingkan jumlah pengangguran dengan jumlah angkatan kerja yang dinyatakan dalam persen.

Di Indonesia, pengangguran adalah hal yang cukup menganggu kesejahteraan masyarakat. Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan tingkat pengangguran terbuka di Indonesia pada Februari 2012 mencapai 6,32% atau 7,61 juta orang. Jumlah ini turun 6% dari Februari 2012 yang sebesar 8,12 juta orang. Dan jika hal ini tidak dihentikan, maka, masyarakat Indonesia akan mengalami kemiskinan.

SOLUSI

Ada berbagai cara mengatasi pengangguran, yaitu:

1. Peningkatan Mobilitas Tenaga kerja dan Moral


Peningkatan mobilitas tenaga kerja dilakukan dengan memindahkan pekerja ke kesempatan kerja yang lowong dan melatih ulang keterampilannya sehingga dapat memenuhi tuntutan kualifikasi di tempat baru. Peningkatan mobilitas modal dilakukan dengan memindahkan industry (padat karya) ke wilayah yang mengalami masalah pengangguran parah. Cara ini baik digunakan untuk mengatasi msalah pengangguran structural.

2. Pengelolaan Permintaan Masyarakat

Pemerintah dapat mengurangi pengangguran siklikal melalui manajemen yang mengarahkan permintaan-permintaan masyarakat ke barang atau jasa yang tersedia dalam jumlah yang melimpah.

3. Penyediaan Informasi tentang Kebutuhan Tenaga Kerja

Untuk mengatasi pengangguran musiman, perlu adanya pemberian informasi yang cepat mengenai tempat-tempat mana yang sedang memerlukan tenaga kerja.

Masalah pengangguran dapat muncul karena orang tidak tahu perusahaan apa saja yang membuka lowongan kerja, atau perusahaan seperti apa yang cocok dengan keterampilan yang dimiliki. Masalah tersebut adalah persoalan informasi.

Untuk mengatasi masalah tersebut, perlu diadakan system informasi yang memudahkan orang mencari pekerjaan yang cocok. System seperti itu antara lain dapat berupa pengumuman lowongan kerja di kampus dan media massa. Bias juga berupa pengenalan profil perusahaan di sekolah-sekolah kejuruan, kampus, dan balai latihan kerja.

4. Pertumbuhan Ekonomi

Pertumbuhan ekonomi baik digunakan untuk mengatasi pengangguran friksional. Dalam situasi normal, pengangguran friksional tidak mengganggu karena sifatnya hanya sementara. Tingginya tingkat perpindahan kerja justru menggerakan perusahaan untuk meningkatkan diri (karir dan gaji) tanpa harus berpindah ke perusahaan lain.

Menurut Keynes, pengangguran yang disengaja terjadi bila orang lebih suka menganggur daripada harus bekerja dengan upah rendah. Di sejumlah Negara, pemerintah menyediakan tunjangan/santunan bagi para penganggur. Bila upah kerja rendah maka orang lebih suka menganggur dengan mendapatkan santunan penganggur. Untuk mengatasi pengangguran jenis ini diperlukan adanya dorongan-dorongan (penyuluhan) untuk giat bekerja.

Pengangguran tidak disengaja, sebaliknya, terjadi bila pekerja berkeinginan bekerja pada upah yang berlaku tetapi tidak mendapatkan lowongan pekerjaan. Dalam jangka panjang masalah tersebut dapat diatasi dengan pertumbuhan ekonomi.

5. Program Pendidikan dan Pelatihan Kerja

Pengangguran terutama disebabkan oleh masalah tenaga kerja yang tidak terampil dan ahli. Perusahaan lebih menyukai calon pegawai yang sudah memiliki keterampilan atau keahlian tertentu. Masalah tersebut amat relevan di Negara kita, mengingat sejumlah besar penganggur adalah orang yang belum memiliki keterampilan atau keahlian tertentu.

6. Wiraswasta

Selama orang masih tergantung pada upaya mencari kerja di perusahaan tertentu, pengangguran akan tetap menjadi masalah pelik. Masalah menjadi agak terpecahkan apabila muncul keinginan untuk menciptakan lapangan usaha sendiri atau berwiraswasta yang berhasil.

PENGELOLAAN BBM


Pengelolaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia belum cukup memadai atau belum bias dibilang merata atau professional karena masih ada beberapa kota-kota di Indonesia yang belum mendapatkan BBM secara merata. Hal ini dikarenakan sistem distribusi yang dijalankan oleh Pertamina lelet atau dapat dibilang tidak terlalu tanggap terhadap masalah kekurangan BBM di beberapa kota di Indonesia. Sebagai contoh adalah kota Bukit Tinggi, disana hamper setiap hari para pengendara motor maupun mobil mengantri panjang hanya demi membeli BBM untuk keperluan bahan bakar kendaraan mereka.

SOLUSI

Sebaiknya badan-badan milik Negara yang bertanggung jawab atas masalah ini harus lebih cepat tanggap seperti Pertamina. Pertamina seharusnya lebih cepat tanggap dalam menyelesaikan masalah yang terjadi di daerah atau kota yang mengalami kekurangan bahan bakar minyak. Selain itu, Pertamina harus menyediakan stok bahan bakar minyak yang mencukupi jika ada suatu daerah yang mengalami kekurangan bahan bakar minyak.

Sumber:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar