Sabtu, 22 September 2012

Tugas 3 - Solusi Labsky untuk Indonesia



"Kepudaran Moralitas dalam Penduduk Indonesia"
Seorang anak membantah orang tuanya
Masalah
           Begitu banyak masalah yang sekarang sedang melandai Indonesia kita tercinta ini. Diantaranya adalah masalah korupsi, tawuran pelajar, pembunuhan, dan banyak lagi. Sebenarnya jika kita analisa kasus-kasus ini sebenarnya kita akan mendapatkan satu alasan mengapa segala masalah turunan ini terjadi. Hampir semua masalah yang ada di Indonesia kita saat ini merupakan kekurangan pendidikan dan kesadaran atas moral bagi bangsa kita. Mulai dari moral generasi muda saat ini sampai kepada moral generasi yang sedang bekerja di lapangan sekarang ini. Di dalam bagian pertama ini saya akan paparkan beberapa alasan mengapa hal ini terjadi dan apa dampaknya bagi kehidupan masyarakat kita sekarang.
           Ada banyak alasan mengapa kekurangan dan kesadaran kita atas moral ini terjadi. Salah satunya adalah dengan adanya proses globalisasi yang sekarang sedang terjadi. Tidak bisa disingkirkan bahwa globalisasi mempunyai banyak dampak positif bagi kita semua, akan tetapi jika tidak dijaga penggunaannya maka tindakan ini malah akan lebih banyak membawa kerugian daripada keuntungan bagi kita. Salah satu kerugian itu adalah dalam segi moral. Salah satu media yang banyak membawa kerugian adalah media entertainment. Media ini sekarang sudah sangat terpengaruh oleh efek dari dunia barat yang kepedulian atas moralnya berbeda dengan kita. Sekarang banyak tampil sinetron-sinetron yang tidak lagi sesuai dengan nilai-nilai yang kita pegang. Acara-acara lawakan sekarang sudah sangat tidak mendidik. Mereka sekarang menyamakan ledekan yang dapat menyakiti hati orang menjadi suatu bentuk lelucon. Sekarang sudah jarang saya melihat acara televisi yang dapat mendidik generasi muda menjadi generasi penerus yang terjamin kualitasnya.
       Alasan lain yang menyebabkan terjadinya keacuhan terhadap moral adalah kesibukan orang tua yang berlebih. Pendidikan moral kepada anak seharusnya selalu harus diawasi oleh orang tua. Terutama pembentukan karakter anak pada masa awal remaja sampai akhir remaja. Setelah masa itu karakter seseorang akan sudah matang dan sulit untuk dirubah. Karena itu orang tua harus selalu mengawasi perkembangan sang anak pada masa-masa yang penting ini. Orang tua sekarang sangat sibuk mengerjakan pekerjaan yang dimilikinya sehingga ia lupa untuk mendidik anaknya. Kejadian ini sering diderita oleh sang ayah yang memang harus mencari nafkah. Akan tetapi untuk membentuk karakter anak yang baik harus ada peran oleh kedua orang tua karena mental dari laki-laki dan perempuan sangatlah berbeda.
            Yang ketiga adalah contoh tidak baik dari pejabat pemerintah yang sekarang terus menerus dilandai kasus korupsi. Contoh yang tidak baik oleh tokoh terkemuka ini merupakan sesuatu yang sangat mempengaruhi kesadaran masyarakat atas moral yang berlaku di suatu negara. Jika pejabat negara yang seharusnya mengurus negara dan menjadikan warganya sejahtera tidak menjalankan tugasnya, bahkan melanggar hak-hak yang diberikan kepadanya, maka apa harapaan lagi yang dimiliki bangsa ini.
Salah satu sidang pengadilan kasus korupsi

          Alasan lain kenapa kessadaran atas moral kita berkurang adalah ketidak tegasan  agen pengendalian sosial dalam menangani kasus-kasus tindakan yang melanggar peraturan. Hal ini dapat dilihat dalam sifat polisi yang acuh terhadap pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan di lalu lintas. Jika agen-agen pengendalian sosial tersebut tidak segera diperbaiki maka masyarakat akan menganggap remeh peraturan yang ada sehingga mereka berani melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan moral.
         Pengaruh yang ditimbulkan atas kurangnya kesadaran terhadap moral-moral yang berlaku di masyawakat-masyarakt ini ada banyak. Salah satu diantaranya yang sedang eksis dilakukan sekarang ini adalah korupsi. Tindakan korupsi ini tidak akan pernah dilakukan oleh orang-orang yang memegang tinggi nilai-nilai pada masyarakat. Tindakan ini tidak hanya merugikan negara dalam aspek keuangan, tindakan ini juga akan menyebabkan beberapa tindakan amoral lainnya.
        Salah satu dari tindakan yang merupakan anakan dari masalah korupsi adalah tindakan “suap” yang dilakukan untuk mempersedikit hukuman yang akan diterima oleh sang koruptor tersebut. Kegiatan suap ini merupakan pemberian sejumlah barang kepada seseorang untuk mendapatkan hal yang ia inginkan dari hal tersebut dalam konteks yang illegal. Biasanya tindakan ini sering dilakukan oleh orang-orang yang berkecukupan kepada pihak yang berhak menghukum kesalahan yang dilakukan oleh sang pemberi uang. Tindakan ini sering ditemukan ketika ada seorang koruptor sedang dalam tahap penyelidikan dan pengadilan. Tindakan ini juga karap terjadi pada pengendara kendaran yang ditilang oleh polisi biasanya akan ada tindakan pemberian uang untuk mencegah terjadinya pemberian denda. Parahnya sekarang polisi pun sudah berani meminta uang tersebut dari orang yang melakukan tindakan tersebut.
Polisi terlibat kasus suap

         Jika dilihat di masalah kekeluargaan sekarang sudah banyak anak yang tidak lagi menghormati orang tuanya. Hal ini merupakan hasil dari terlalu banyak eksposur ke dunia Barat melalui berbagai media. Di dunia barat sopan santun terhadap orang tua tidak terlalu menjadi titik berat dalam nilai-nilai sosial anak. Maka dari itu banyak sekali anak yang tidak memedulikan etika tersebut.

Solusi
        Sebenarnya jika kita lihat garis besarnya, hampir semua masalah di Indonesia bahkan di dunia dapat diatasi jika kita memiliki kesadaran atas moral yang tinggi. Segala bentuk tindakan yang tidak sesuai dengan hukum di Indonesia pasti tidak sesuai dengan moral. Karena hal itu kesadaran kita atas moral harus ditingkatkan. Berikut adalah solusi yang dapat penulis paparkan dalam bidang ini.
         Salah satu cara menangani kecuekan kita terhadap nilai-nilai moral adalah dengan diadakannya pengajaran atas nilai-nilai moral. Hal ini harus dilakukan dari awal kehidupan anak-anak. Karena penanaman nilai dasar ini akan menjadi pegangan hidup anak jika ia mendapatkan kesadaran atas haltersebut di usia yang dini. Jika anak sudah mulai anggapan sendiri atas kehidupan di dunia. Penanaman nilai moral ini sangat efektif dilakukan pada saat anak menginjak masa TK sampai SD. Pada saat ini anak akan sangat mudah untuk dibina dan ditanamkan nilai-nilai moral yang berlaku di dunia. Akan tetapi anak harus terus dipantau sampai ia telah melalui masa remaja. Hal ini dikarenakan masa remaja adalah masa dimana anak akan memberontak dari orang tua. Di masa ini anak sangat rentan melakukan kesalahan dan bertindak tidak senonoh.
        Solusi lain yang dapat kita lakukan untuk mencagah hal tersebut adalah dengan mendirikan agen pengendalian sosial yang baik dan benar. Di Indonesia, terutama Jakarta sudah sedikit polisi yang bertugas sesuai dengan benar. Sebaliknya polisi di sini malah melakukan hal yang berlawanan dari tugas yang diberikan kepada mereka. Untuk menangani hal ini penyeleksian polisi dalam hal ini harus lebih diperketat lagi. Pengujian untuk menjadi polisi sekarang harus memerhatikan aspek lain yang sama pentingnya dengan kekuatan fisik yaitu pemegangan nilai moral yang tinggi. Hal ini tentu akan sangat membantu dalam memperbaiki situasi moral Indonesia yang sangat memprihatinkan sekarang. Dengan adanya agen pengendali sosial yang berkualitasorang-orang pun akan berpikir dua kali sebelum ia berani melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan hukum. Hal ini juga berlaku bagi hakim-hakim yang akan memberikan sanksi kepada pelanggar hukum dalam tingkat yang lebih lanjut. Mereka tidak boleh terlalu terpengaruh oleh tindakan suapan yang sekarang sangat sering dilakukan. Jika mereka dapat melakukan tugas mereka dengan benar maka apresiasi masyarakat terhadap mereka pun akan terus bertambah.
Polisi menilang seorang pengemudi

      Solusi yang lain adalah dengan mengurangi konsumsi terhadap media yang diberikan oleh dunia Barat kepada kita. Memang kita tidak boleh terlalu tertutup terhadap berbagai hal, akan tetapi dalam hal ini memang harus ada banyak pengawasan. Hal ini terutama diperutamakan bagi anak-anak. Jangan sampai anak-anak terlalu sering melihat film-film dari barat. Memang terdengar sedikit terlalu berlebihan akan tetapi hal ini memang merupakan suatu cara yang sangat efektif untuk menangani masalah ini. Hal ini juga termasuk dalam hal pengaksesan internet. Internet merupakan media yang sangat bebas diakses oleh masyarakat. Bagi penulis pengaksesan internet baru boleh diajarkan kepada anak pada masa menjelang ia masuk SMP. Penulis sendiri baru mengetahui tentang fungsi internet pada saat penulis baru masuk SMP. Penulis sangat berterima kasih kepada orang tua saya karena penulis rasa penggunaan internet di masa yang terlalu dini tidak ada untungnya, malah kebalikannya membawa banyak kerugian. Internet adalah media yang terlalu bebas, segala macam informasi dapat dimasukkan ke dalamnya. Jika anak-anak yang masih kecil dibiarkan mengakses internet maka ia dapat mengakses berbagai media yang seharusnya ia tidak akses.
Anak sebaiknya menghindari acara ini karena beberapa aspek yang tidak mendidik

        Solusi yang keempat adalah dengan memperkuat pendidikan moral di sekolah. Biasanya setiap sekolah selalu menyediakan beberapa waktu dalam seminggu untuk mengajarkan anaknya tentang etika-etika di lingkungan. Akan tetapi penulis melihat proses ini belum bisa dioptimalkan. Seharusnya anak-anak yang diajari tentang hal tersebut sekarang sudah menjadi anak yang mempunyai karakter yang bagus. Namun mengapa sampai sekarang remaja yang berkarakter positif sangat sulit ditemukan? Hal ini adalah karena sistem pendidikan kita hanya mengajarkan ilmu saja kepada anaknya. Mereka tidak mengajarkan murid-murid untuk menggunakan ilmu-ilmu yang mereka dapatkan tersebut untuk mengerjakan hal-hal yang baik. Bagi penulis sekedar mengajari murid tentang aturan-aturan yang berjalan di masyarakat masih kurang. Sang pendidik (guru) harus bisa menanamkan ilmu yang mereka berikan kepada murid-murid mereka ke dalam prinsip hidup para murid. Untuk mencapai hal tersebut guru bisa memperhatikan murid ketika ia sedang tidak di kelas dan menegur mereka jika mereka tidak menaati beberapa hal yang diterangkan di dalam kelas. Jika hal ini tidak dilakukan maka pembelajaran yang telah dilakukan oleh guru-guru akan menjadi sia-sia dan sangat membuang waktu.

Kesimpulan
       Memang Indonesia sedang mengalami masalah dalam orientasi moral belakangan ini, tetapi hal ini masih bisa diperbaiki jika kita mengambil tindakan dari masa yang dini. Indonesia merupakan negara yang sedang dalam pembentukan karakteristik. Jangan biarkan karakteristik yang muncul dari negara kita ini merupakan karakteristik yang jelek. Mari kita bekerja sama untuk membangun karakter negara kita yang tercinta ini dan majukan bangsa kita bersama.
Daftar Pustaka:
https://www.google.co.id/imghp?hl=id&tab=wi
http://id.wikipedia.org/wiki/Moral
http://edukasi.kompasiana.com/2010/06/17/indonesia-butuh-pendidikan-moral/
http://mizan.com/news_det/tak-semua-film-kartun-baik-bagi-anak.html
http://pustaka.site90.net/content/view/19/
http://sosbud.kompasiana.com/2012/05/16/moralitas-indonesia-belum-merdeka/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar