Minggu, 23 September 2012

Tugas-2 : Plus Minus Labsky





Saya telah bersekolah di SMA Labschool Kebayoran selama kurang lebih 1 tahun 3 bulan. Selama itu saya ingin sekali mengetahui kelebihan dan kekurangan bersekolah di Labschool. Untuk memenuhi nilai tugas sejarah, akhirnya saya mewawancarai 4 alumni SMA Labschool Kebayoran agar dapat mengetahui hal tersebut secara kongkrit.
Alumni-alumni yang telah saya wawancarai yaitu adalah Kak Bentley, Kak Gati, Kak Nurul, dan Kak Puput. Berikut adalah hasil wawancara.

1. Kak Bentley Addisajjana & Kak Gati Setyorini


Untuk mewawancarai kak Bentley Addisajjana dan kak Gati Setyorini, saya hanya memiliki waktu yang terbatas. Karena, mereka berada di Jakarta hanya untuk berlibur. Mereka merupakan alumni SMA Labsky angkatan Hastara, yang sekarang berkuliah di Asia Pacific University (APU) di Jepang. Saat itu, mereka diundang oleh Pak Herman ke Labsky, untuk menjelaskan prosedur beasiswa sekolah di Jepang.



Menurut mereka, plus dari Labschool yaitu tugas-tugas sekolah yang banyak dan mengasah kemampuan untuk berfikir sangat membantu saat dikuliah nanti. Seperti kartul, mereka jadi terbiasa untuk membuat tugas terstruktur. Selain itu menjadi panitia-panitia acara di Labschool, membuat mereka terbiasa dalam berorganisasi. Minus dari Labschool menurut mereka yaitu guru gabut. Yang mereka maksud adalah guru yang kadang tidak mengajar pada jam pelajaran. Selain itu, dari segi fasilitas seperti bunyi bel yang aneh, toilet yang tidak harum dan kadang tidak terawat.



2. Kak Nurul Prameswari




Kak Nurul Prameswari atau yang akrab disapa Kak Nurul, merupakan alumni angkatan Saptraka. Sekarang kak Nurul merupakan mahasiswi Universitas Indonesia jurusan Hukum.  Ia juga merupakan anggota pengurus OSIS tahun 2007-2008 sebagai Seksi Bela Negara.



Bagi Kak Nurul, banyak plus dan juga banyak minus dari sekolah di Labschool Kebayoran. Nilai plusnya, banyak kegiatan-kegiatan positif dari segi non-akademik. Kegiatan-kegiatan tersebut sangatlah berguna bagi kehidupan sekarang, menurut Kak Nurul. Kesibukan yang ia rasakan selama bersekolah di Labsky, juga merupakan salah satu hal yang positif. Karena dengan hal tersebut murid-murid Labsky akan terbiasa untuk mengatasi tekanan-tekanan yang ada selama kegiatan. Selain itu murid-murid Labschool akan terbiasa untuk dapat mengatur waktu dengan baik, sehingga saat masuk kuliah sudah terbiasa dengan hal-hal tersebut.



Lingkungan sekolah di Labschool tergolong baik, kondusif dan dapat mendukung para muridnya untuk meningkatkan kreatifitas diri. Menurutnya, dengan bersekolah di Labschool, karakter individual dapat terbentuk dengan sangat baik. Bakat dan minat yang besar dari para murid-muridnya dapat terasah selama bersekolah di Labschool.


 
Labschool juga memiliki kekurangan-kekurangan yang harus diperbaiki lagi. Seperti toiletnya yang kurang bersih. Menurut Kak Nurul dengan harga yang sudah dibayar, fasilitas yang didapat kurang memuaskan. Selain kebersihan toilet, kebersihan kantin juga harus lebih diperhatikan lagi. Fasilitas lain yang menurut Kak Nurul kurang adalah tidak adanya wifi yang dapat digunakan murid untuk mengakses internet. Parkiran yang sempit dan sedikit juga merupakan salah satu kekurangan Labschool. Selain dari segi fasilitas, menurutnya terkadang kegiatan-kegiatan Labschool tidak terorganisir dengan baik dari sisi penanggalan. Yang dimaksud adalah, terkadang kegiatannya terlalu menumpuk disuatu waktu dan terlalu kosong diwaktu lainnya. Seharusnya lebih diperhatikan lagi, agar murid-murid SMA Labschool tidak lelah dan kegiatannya menjadi lebih berkualitas.

3. Kak Putri Athira

Kak Putri Athira atau biasa dipanggil Kak Puput, adalah ketua OSIS periode 2009-2010 yang merupakan alumni SMA Labschool Kebayoran. Sekarang Kak Puput kuliah di Universitas Indonesia jurusan Hukum. Saya mendapatkan kesempatan untuk mewawancarai Kak Puput saat Skylite 2012 digelar.

Menurut Kak Puput plus sekolah di Labschool itu banyak sekali, sedangkan minusnya tidak ada. Menurutnya, sampai sekaran ia belum menemukan minus dari Labschool. Untuk Plus sekolah di Labschool, dimulai dari tingkat kedisiplinan yang sangat tinggi. Murid-muridnya akan terbiasa untuk disiplin, karena kegiatan dan program labsky yang diadakan, sangat membantu dalam membangun kedisiplinanan. Kita juga diajarkan untuk selalu berkomitmen dalam setiap pelaksanaan kegiatan. Di Labschool, budaya untuk saling menghargai satu sama lain sangat kuat, dimulai dari sesama teman, senior dan guru.

Saran untuk Labschool, pertahankan semua program-program yang telah menjadi ciri khas dan juga keunggulan Labschool, karena Kak Puput sendiri telah merasakan manfaat-manfaatnya bagi kehidupan. Selain itu, pertahankan dan lestarikan budaya saling menghargai yang telah terbangun. Juga untuk para murid-murid Labschool, untuk selalu menjaga semangat dalam berativitas dan fokus terhadap tujuan yang ingin dicapai dari setiap programnya. Dengan semua itu kita dapat mencapai tujuan dengan mudah dan maksimal agar SMA Labschool Kebayoran tetap menjadi sekolah yang paling dibanggakan.

Kesimpulan


Dari pendapat para Alumni yang telah saya wawancarai, saya dapat mengetahui plus dan minus SMA Laschool Kebayoran. Saya juga setuju dengan beberapa pendapat alumni mengenai Labschool. Saya dapat menyimpulkan bahwa Labschool Kebayoran merupakan sekolah yang banyak tantangan dan bisa dibilang lebih berat dibandingkan sekolah lain. Dilihat dari sisi akademiknya dan kegiatan-kegiatan non-akademik yang sangat variatif. Tetapi dibalik semua itu, manfaat positif dari kegiatan-kegiatan di Labschool, akan sangat terasa untuk kehidupan sehari-hari. 
Walaupun masih terdapat minus-minus di Labschool yang juga saya rasakan, minus-minus tersebut akan menjadi acuan saya, agar dapat memberikan evaluasi untuk Labschool. Saran-saran yang telah diberikan oleh para kakak-kakak alumni juga akan sangat berguna untuk kami dan warga Labschool lainnya, agar dapat menjadikan Labschool lebih baik lagi.

Dari semua yang sudah dibahas, tentunya saya bangga karena dapat berkesempatan sekolah di SMA Labschool Kebayoran. Selain itu lulusan-lulusan Labschool terkenal dengan kualitas yang sangat baik di perguruan-perguruan tinggi. Hal itu tentu akan dapat membantu saya saat akan masuk perguruan tinggi di kemudian hari.

Semua plus yang sudah kita dapat sebaiknya kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari agar terasa manfaatnya di masa yang akan datang. Sebaliknya minus-minus yang kita ketahui, harus kita evaluasi dan diperbaiki. Semoga saya bisa mencapai sukses dan mengejar cita-cita saya setelah selesai bersekolah di Labschool. Saya juga berterima kasih dan berdoa, supaya kelima kakak alumni yang telah saya wawancarai sukses selalu kedepannya. 


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar