Jumat, 28 September 2012

Tugas 2 - Plus Minus Labsky

Sekolah di Labsky,untung? atau buntung?



SMA Labschool Kebayoran atau yang akrab dikenal dengan SMA Labsky adalah salah satu SMA Swasta terbaik di Jakarta.SMA Labschool Kebayoran memiliki nilai akreditasi A ditambah lagi letak sekolah yang strategis membuat sekolah ini menjadi sekolah yang sangat diincar oleh para siswa & siswi baik di bilangan DKI Jakarta maupun sekitarnya. SMA Labschool Kebayoran terletak dibilangan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan tepat nya di Jalan K. H Ahmad Dahlan No. 14. SMA Labschool Kebayoran sendiri telah berdiri selama kurang lebih 11 tahun dan telah melahirkan 9 angkatan lulusan terbaiknya.

   Pada tugas kali ini saya sebagai murid SMA Labschool Kebayoran angkatan XI yang bernama Dasa Eka Cakra Bhayangkara atau biasa disingkat dan disebut sebagai Dasecakra mendapatkan kesempatan untuk mewawancarai kakak-kakak alumni SMA Labschool Kebayoran tentang dampak positif dan negatif bersekolah di SMA Labschool Kebayoran. Beberapa narasumber yang telah saya wawancarai antara lain Kak Gusti Rainada Dipta Noor, Kak Ageng Purnomosidi dan Kak Rizkiawan Fauzan.berikut adalah rangkuman hasil wawancara saya dengan para narasumber.

1.Kak Gusti Rainada Dipta Noor

Saya mengenal kak Gusti Rainada Dipta Noor atau yang biasa disebut sebagai kak Nada ini karena kak Nada adalah pengajar ekskul skyblitz yang saya ikuti pada saat saya duduk di kelas 10 lalu.saya sangat bersyukur kak Nada mau meluangkan waktunya untuk wawancara singkat dengan saya mengenai plus minusnya bersekolah di SMA yang kita cintai ini SMA Labschool kebayoran.Kak Nada adalah alumni SMA Labschool Kebayoran angkatan ketiga yang bernama Tri Setya Pamungkas atau biasa disingkat menjadi Triseka.

Salah satu keunggulan dari SMA Labschool Kebayoran menurut salah seorang alumni SMA Labschool Kebayoran yang bernama Gusti Rainada Dipta Noor atau biasa disebut kak Nada alumni dari angkatan ke tiga yang bernama Triseka (Tri Setya Pamungkas) ini adalah bahwa SMA Labschool Kebayoran memiliki fasilitas yang cukup memadai dibanding sekolah sekolah lain pada umumnya , seperti hall basket indoor , plaza/lobby sekolah , masjid , kelas berpendingin ruangan ,guru-guru yang mengjar memiliki sifat friendly kepada murid – murid sehinga murid – murid SMA Labschool Kebayoran nyaman untuk belajar dan dapat  lebih mudah menangkap materi yang di ajarkan , SMA Labschool Kebayoran juga memiliki kegiatan ekstrakulikuler yang sangat banyak dan mengasyikkan, seperti ekskul futsal , basket , traditional dance , modern dance (Dazzling), kuliner.selain itu,kegiatan kegiatan wajib SMA Labschool Kebayoran seperti Trip Observasi (TO),Bina Mental dan Kepemimpinan Siswa (BINTAMA) serta kegiatan-kegiatan lainnya dinilai oleh kak Nada dapat menjadi sarana yang sangat efektif dan bermanfaat untuk siswa-siswi SMA Labschool Kebayoran dalam mengembangkan dirinya masing masing.

Tetapi dibalik semua kelebihannya,SMA Labschool Kebayoran juga tidak terhindar dari kekurangan-kekurangan. menurut kak Nada,SMA Labschool Kebayoran kurang mendukung dalam materi pengembangan kesenian. Menurut kak Nada SMA Labschool Kebayoran seharusnya menyeimbangkan materi kesenian dengan materi akademik .  Dulu materi kesenian hanya seminggu sekali dan hanya satu jam pelajaran. Menurut kak Nada seharusnya materi kesenian perlu ditingkatkan lagi agar kemampuan kesenian siswa dan siswi SMA Labschool Kebayoran dapat menyeimbangi kemampuan akademik mereka.  Kak Nada juga menyatakan kalau peraturan di SMA Labschool Kebayoran cenderung terlalu ketat dan kaku. Dulu ketika kak Nada menjabat menjadi pengurus OSIS, sering kali terjadi konflik-konflik atau masalah-masalah yang terkait peraturan yang terlalu ketat di SMA Labschool Kebayoran.

2.Kak Ageng Purnomosidi

Kak Ageng Purnomosidi atau yang biasa dipanggil dengan sebutan kak Ageng adalah salah satu alumnus SMA Labschool Kebayoran angkatan empat yang bernama Catur Tunggal Perkasa atau biasa disingkat dan disebut sebagai Catruka.saya mengenal Kak Ageng secara tidak sengaja melalui komunitas pecinta kedirgantaraan yang bernama Indoflyer.kala itu saya bersama teman teman dari indoflyer sedang melakukan kegiatan hunting foto pesawat atau spotting,saya berkenalan dengan teman teman yang sebelumnya belum saya kenal,dan diantara ada kak Ageng yang usut punya usut ternyata merupakan Alumni SMA Labschool Kebayoran.sangat disayangkan saya tidak dapat bertemu langsung dengan kak Ageng untuk mewawancarai dikarenakan padatnya jadwal kak Ageng

Saat ditanyai mengenai alasan awal mengapa memilih SMA Labschool Kebayoran,kak Ageng menjawab dengan singkat bahwa ia didorong oleh orangtuanya untuk mendaftar di SMA Labschool Kebayoran.awalnya kak Ageng tidak tahu menahu mengenai SMA Labschool Kebayoran dan segala sesuatunya yang terkait,karena kak Ageng tinggal saat itu di daerah ciledug sehingga kak Ageng kurang mendapat informasi mengenai SMA Labschool Kebayoran.kak Ageng mengaku bahwa pada awalnya kak Ageng berminat untuk masuk di SMA 78 karena lokasinya yang relative dekat dengan rumah kak Ageng.hari tes pun tiba,kak Ageng merasa cukup kesulitan dalam mengerjakan soal seleksi masuk SMA Labschool kebayoran.kak Ageng merasa bahwa di SMA Labschool Kebayoran ini tidaklah sebanding dengan dirinya,kak Ageng merasa kalah kompetisi.

Pesimisme kak Ageng terwujud,saat pengumuman hasil seleksi masuk SMA Labschool Kebayoran diumumkan,tidak ada nama kak Ageng disitu,akhirnya kak Ageng memutuskan untuk melupaka SMA Labschool Kebayoran karena sudah pupus harapan.akan tetapi dewi fortuna berpihak pada kak Ageng,ternyata kak Ageng masuk sebagai pengisi bangku cadangan dan 2 minggu kemudian kak Ageng mendapat kabar bahwa kak Ageng diterima di SMA Labschool Kebayoran.

Menurut kak Ageng,nilai positif dari bersekolah di SMA Labschool Kebayoran adalah siswa dan siswi dapat mengembangkan diri dan potensi secara maksimal berkat adanya kegiatan kegiatan seperti Trip Observasi (TO) dan Bina Mental Kepemimpinan Siswa (BINTAMA).selain itu,kak Ageng merasa bahwa solidaritas antar teman maupun antar angkatan di SMA Labschool Kebayoran sangatlah kuat.tidak ada perpecahan antar angkatan maupun antar teman sesame angkatan,hal ini membuat lingkungan belajar SMA Labschool Kebayoran menjadi tertib dan kondusif sehingga para siswa dan siswi pun dapat menimba ilmu dengan tenang.selain itu,kak Ageng juga mengakui dengan bersekolah di SMA Labschool Kebayoran ia menjadi memiliki banyak teman-teman baru,hal ini lantaran tidak ada satupun teman dari SMP asal kak Ageng yang lolos tes seleksi penerimaan murid baru SMA Labschool Kebayoran.

Namun menurut kak Ageng, SMA Labschool Kebayoran juga tidak lepasnya dari kekurangan kekurangan.menurut kak Ageng kekurangan dari SMA Labschool Kebayoran adalah jadwalnya yang sangat padat dan waktu belajar yang bisa dibilang cukup panjang dari pukul 07:00 hingga pukul 15:30.akan tetapi meskipun jadwalnya padat,menurut kak Ageng hal ini pula yang menghindarkan siswa siswi SMA Labschool Kebayoran dari berbagai kenakalan remaja di luar sekolah seperti tawuran maupun pergaulan-pergaulan yang tidak sepantasnya dilakukan oleh seorang murid sekolah.

3.Kak Rizkiawan Fauzan


      Kak Rizkiawan Fauzan atau yang akrab dikenal dengan Kiawan / Kiki adalah seorang alumni SMA Labschool Kebayoran dari angkatan 9 dengan nama angkatan Nawa Drastha Sandyadira yang biasa  disingkat dan disebut dengan sebutan Nawastra. Sekarang ini kak Kiki tengah menimba ilmu di Fakultas Teknik Industri ITB.sangat disayangkan saya tidak dapat bertemu langsung dengan kak Kiki untuk mewawancarai dikarenakan padatnya jadwal kak Kiki serta kendala jarak juga.

   Saya mengenal kak Kiki dari teman saya yang bernama Irdina tiara Putri atau yang biasa dipanggil Tiara,kak Kiki merupakan kakak laki-laki dari Tiara.sewaktu SD kak Kiki menuntut ilmu di SD Negeri Gunung 05 atau yang lebih dikenal dengan sebutan SD Mexico yang terletak di bilangan Kebayoran Baru tepatnya di Jalan Hang lekir nomor 5.kak Kiki lalu melanjutkan tingkat pendidikannya ke jenjang SMP dan bersekolah  di SMP Labschool Kebayoran. Karena telah merasa sangat nyaman dan sesuai dengan lingkungan serta sistem pembelajaran di Labschool Kebayoran, maka ia memutuskan untuk melanjutkan jenjang pendidikan SMAnya dengan  bersekolah di SMA Labschool Kebayoran.

   Kak Kiki mengaku awalnya ia merasa sangat berat dalam menjalani program - program wajib  SMA Labschool Kebayoran seperti  Pilar(Pesantren Kilat Ramadhan), Trip Observasi (TO), Bintama (Bina Mental Kepemimpinan Siswa) dll.akan  tetapi pada akhirnya kak Kiki tersadar bahwa keberhasilan nya yang sudah kak Kiki raih saat ini tidak mungkin  dapat tercapai tanpa hasil pembinaan dari SMA Labschool Kebayoran yang membuat kak Kiki menjadi seorang siswa yang rajin,seorang siswa yang pantang menyerah, dan seorang siswa yang selalu bertakwa kepada tuhan yang maha esa.

   Menurut kak Kiki dampak positif  yang kak Kiki rasakan semenjak bersekolah di SMA Labschool Kebayoran adalah kak Kiki mendapat banyak teman baru, pergaulan di SMA Labschool Kebayoran juga dirasa nya sangat sehat tanpa adanya pergaulan pergaulan yang menjerumuskan ke hal hal yang bersifat negatif. Kedekatan hubungan antara murid dengan para guru juga dirasa sangat akrab, berbeda dengan sekolah- sekolah negeri maupun swasta lain pada umum nya. Kekompakan antar teman sesame angkatan maupun antar angkatan, kebersamaan antar siswa siswi SMA Labschool Kebayoran, keimanan serta kecerdasan siswa siswi SMA Labschool Kebayoran sangat di asah di sekolah ini,sekolah SMA Labschool Kebayoran.

   Kita semua tahu dimana ada dampak postif disitu pula juga pasti ada dampak negatif nya. Menurut kak Kiki hal negative dari SMA Labschool Kebayoran  adalah lahan parkir di SMA Labschool kebayoran dirasa sangat kecil dibandingkan dengan banyak nya jumlah murid yang membawa kendaraan ke sekolah.hal ini menyebabkan penumpukan kendaraan di daerah sekitar sekolah saat jam jam masuk sekolah maupun pulang sekolah

Dari wawancara saya dengan para informan saya yang mana adalah para alumnus SMA Labschool Kebayoran dapat ditarik kesimpulan bahwa SMA Labschool Kebayoran adalah sekolah yang memiliki prospek sangat baik kedepannya.sangat besar harapan saya terhadap sekolah SMA Labschool Kebayoran ini agar dapat lebih berkembang menjadi sekolah yang lebih baik lagi kedepannya.amin.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar