Selasa, 18 September 2012

Tugas 2 - Plus Minus Labsky

"Berawal dari SMA, Berlanjut Hingga Kuliah"


Di abad ke 21 ini, pendidikan merupakan hal yang terpenting dalam kehidupan manusia. Jika suatu individu dapat menempuh pendidikan hingga tinggi maka individu tersebut dianggap dapat bekerja dengan baik di dunia kerja. Oleh karena itu tentu setiap manusia di dunia mendambakan dapat menempuh pendidikan yang tinggi dan baik agar kehidupannya berjalan dengan lancar.

Namun setiap individu tentu juga mengharapkan dapat menempuh pendidikan di sekolah-sekolah yang berkualitas baik dan terbukti kehebatannya agar tiap individu tersebut dapat memberikan kontribusinya terhadap negara yang mereka cintai ini kelak dan juga dapat memudahkan mereka dalam dunia bekerja.

Di Indonesia, kita dapat menemukan banyak sekali sekolah-sekolah berkualitas baik yang bersaing untuk menciptakan lulusan yang sukses serta berguna bagi nusa dan bangsa. Sekolah-sekolah tersebut dapat berupa sekolah negeri maupun sekolah swasta. Mulai dari sekolah dasar hingga universitas-universitas.

Selama 9 tahun menempuh pendidikan dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas tentu kita mendapatkan pembelajaran yang berbeda-beda. Pada saat sekolah dasar kita diajarkan mengenai hal-hal dasar dalam ilmu pengetahuan. Pada saat sekolah menengah pertama kita diajarkan mengenai hal-hal yang lebih rumit dari sebelumnya. Dan pada saat sekolah menengah atas kita belajar untuk memahami ilmu pengetahuan lebih dalam dan juga dipersiapkan untuk meneruskan perjalanan di dunia kerja maupun di dunia perkuliahan.

Masa-masa yang termasuk penting dalam dunia pendidikan antara lain pada saat kita berada di sekolah menengah atas. Pada saat SMA lah banyak orang yang mulai memikirkan dengan serius mengenai cita-cita mereka kelak. Oleh karena itu, kita perlu memilih SMA yang tepat agar dapat meneruskan pendidikan sesuai dengan keinginan kita.

Salah satu dari sekolah yang memiliki kualitas pendidikan yang terbaik dan terbukti kualitasnya adalah SMA Labschool Kebayoran. Banyak orang yang menginginkan dirinya menjadi bagian dari SMA Labschool Kebayoran. Namun tidak setiap orang mendapatkan kesempatan tersebut.

SMA Labschool Kebayoran merupakan salah satu sekolah menengah atas dengan kualitas baik, namun setiap sekolah tentu memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing termasuk SMA Labschool Kebayoran. Oleh karena itu, saya telah melakukan wawancara dengan 3 alumni SMA Labschool Kebayoran yang telah melewati masa-masa SMA di SMA Labschool Kebayoran demi mengetahui apa saja kekurangan dan kelebihan yang dimiliki oleh SMA Labschool Kebayoran selama mereka bersekolah di sana.

Ketiga alumni yang telah saya wawancarai adalah Kak Pasha Ibnurizal Malik (angkatan 7), Kak Bagus Joko Puruitomo (angkatan 7), dan Kak Ranadya Mayang (angkatan 7).

Kak Pasha Ibnurizal Malik
Yang Pertama adalah Kak Pasha Ibnurizal Malik atau yang biasa dipanggil dengan nama Kak Pasha. Kak Pasha lahir pada tanggal 1 Desember 1992. Saat ini Kak Pasha telah berkuliah di Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti jurusan perhotelan. Dahulu saat berada di SMA Labschool Kebayoran Kak Pasha merupakan bagian dari Saptraka (Angkatan 7). Kak Pasha memilih untuk ber-SMA di SMA Labschool Kebayoran dikarenakan kualitas dari SMA Labschool Kebayoran yang baik. Selama kak Pasha bersekolah 3 tahun di SMA Labschool Kebayoran, pengalaman yang menurutnya paling berkesan adalah seluruh trip-trip yang SMA Labschool Kebayoran berikan seperti, Trip Observasi, Study Tour dan trip-trip lainnya. Dan pengalaman yang paling bermanfaat hingga sekarang bagi Kak Pasha pada saat dahulu ber-SMA adalah Bintama dan juga Trip Observasi.
Dahulu saat SMA, Kak Pasha tidak menjadi anggota organisasi seperti OSIS maupun MPK. Namun menurut Kak Pasha, banyak sekali manfaat-manfaat yang bisa didapatkan jika seseorang dapat bergabung dengan OSIS dan MPK pada saat bersekolah di SMA Labschool Kebayoran terutama belajar berorganisasi yang baik.

Setiap sekolah tentu memiliki kelebihan dan juga kekurangan, termasuk SMA Labschool Kebayoran. Menurut Kak Pasha, kelebihan dari SMA Labschool Kebayoran adalah solidaritas dari murid-muridnya yang tinggi. Dan kekurangan dari SMA Labschool Kebayoran menurut Kak Pasha adalah kurangnya lahan parkir dan kantin yang terdapat di SMA Labschool Kebayoran.

Pada saat sekolah, kita mendapatkan banyak sekali mata pelajaran. Ada mata pelajaran yang menjadi favorit dan ada juga mata pelajaran yang tidak menjadi favorit. Namun setiap mata pelajaran tentu memiliki manfaat masing-masing seperti menurut Kak Pasha. Kak Pasha mengatakan bahwa setiap mata pelajaran pasti memiliki manfaat masing-masing, namun mata pelajaran saat SMA yang paling bermanfaat bagi Kak Pasha sendiri adalah pelajaran sosiologi dan pelajaran olahrahga.

Menurut Kak Pasha, hal yang perlu ditingkatkan lagi oleh SMA Labschool Kebayoran adalah berusaha untuk meningkatkan hubungan di antara angkatan yang satu dengan yang lainnya dan juga hubungan antar alumni. Dan menurut Kak Pasha, secara keseluruhan SMA Labschool Kebayoran telah memiliki kualitas yang baik.

Kak Bagus Joko Puruitomo

Alumni selanjutnya yang telah saya wawancarai adalah Kak Bagus Joko Puruitomo atau yang akrab dipanggil Kak Bajok. Kak Bajok lahir pada tanggal yang sama dengan Kak Pasha yaitu tanggal 1 Desember 1992. Saat ini Kak Bajok telah berkuliah di Universitas Indonesia, fakultas hukum, dan jurusan ilmu hukum. Pada saat ber-SMA di SMA Labschool Kebayoran, Kak Bajok berada di angkatan yang sama dengan Kak Pasha yaitu Saptraka (angkatan 7). Dahulu, Kak Bajok ingin ber-SMA di Labschool Kebayoran dikarenakan sekolahnya yang berkualitas dan pada saat itu Kak Bajok langsung diterima setelah tes di SMA Labschool Kebayoran sehingga tidak perlu untuk mencari-cari SMA lain.

Selama 3 tahun bersekolah di SMA Labschool Kebayoran, tentu banyak pengalaman-pengalaman yang dilewati oleh Kak Bajok. Pengalaman yang paling berkesan bagi Kak Bajok dari awal masuk hingga lulus adalah ketika Kak Bajok sedang bermain lamuru. Hingga menjadi alumni pun saat-saat sedang bermain lamuru merupakan pengalaman yang berkesan bagi Kak Bajok. Sedangkan pengalaman yang paling bermanfaat bagi Kak Bajok selama bersekolah di SMA Labschool Kebayoran adalah pengalaman saat berorganisasi, saat Trip Observasi, dan juga pada saat Bintama. Kak Bajok mengatakan bahwa hidup di lingkungan yang sehat seperti SMA Labschool Kebayoran saja sudah menjadi kebiasaan dan memberikan manfaat dalam bentuk pola hidup yang bagus pada saat setelah lulus, jadi setiap hari yang kita jalani di Labschool Kebayoran itu bermanfaat pada dasarnya.

Pada saat bersekolah di SMA Labschool Kebayoran, Kak Bajok pernah mengikuti organisasi intra sekolah (OSIS) di angkatannya. Menurut Kak bajok, manfaat dari menjadi anggota OSIS antara lain organization skill nya menjadi sangat terlatih, meskipun dulu belum terlalu pintar, namun setelah keluar dari SMA Labschool Kebayoran, pengalaman tersebut akan menjadi bekal yang sangat berharga. Percaya diri dan profesionalitas juga merupakan manfaat dari belajar organisasi di SMA Labschool Kebayoran.

SMA Labschool Kebayoran tentu memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan. Kelebihan dari SMA Labschool Kebayoran menurut Kak Bajok itu banyak sekali. Kelebihan-kelebihan tersebut antara lain, lingkungan SMA Labschool Kebayoran yang sehat, tidak adanya senioritas, persaingan yang sehat dan kompetitif antara murid-muridnya, kegiatan non akademis yang sangat menambah pekerjaan namun sangat bermanfaat dalam pembelajaran untuk pembagian waktu sehar-hari, kantinnya yang sehat, susana sekolah yang hangat dan ramah, dan masih banyak kelebihan lainnya. Selain itu organisasi SMA Labschool Kebayoran sangat berbeda dengan SMA-SMA lainnya. Profesionalitas organisasi yang terjaga sekali dan juga mengajarkan banyak hal kepada murid-muridnya. Dan kelebihan lain yang dimiliki oleh SMA Labschool Kebayoran menurut Kak Bajok adalah Lamuru.

Selain kelebihan, SMA Labschool Kebayoran tent juga memiliki beberapa kekurangan. Menurut Kak Bajok, kekurangan dari SMA Labschool Kebayoran sangatlah sulit untuk ditemukan. Namun ada satu hal yang menjadi kekurangan dari SMA Labschool Kebayoran, yaitu dikarenakan lingkungan SMA Labschool Kebayoran yang sangat nyaman, biasanya alumni-alumni yang baru lulus dari Labschool akan menjadi susah move on dari kebiasaan-kebiasannya di SMA Labschool Kebayoran, terutama dam hal pertemanannya. Mereka akan menjadi malas keluar dari comfort zone yang telah didapat oleh mereka selama 3 tahun. Padahal, seharusnya para alumni-alumni dipersiapkan untuk menghadapi dunia nyata setelah kelulusan. Perlu adanya bimbingan khusus supaya sindrom "susah move on dari labsky" bisa berkurang ketika telah lulus dari SMA Labschool Kebayoran.

Setelah 3 tahun belajar berbagai mata pelajaran di SMA Labschool Kebayoran, pelajaran yang paling bermanfaat menurut Kak Bajok adalah PPKN atau Pendidikan Kewarganegaraan dikarenakan sekarang Kak Bajok berkuliah mengenai bidang hukum. Dan menurut Kak Bajok, tidak ada mata pelajaran yang tidak bermanfaat bagi dirinya. Pelajaran-pelajaran yang tidak pokok seperti Bahasa Jepang pun membantu Kak Bajok dalam acara-acara internasional yang pernah Kak Bajok ikuti.

Menurut Kak Bajok ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan oleh SMA Labschool Kebayoran. Salah satunya adalah dari segi pengajara/guru yang kinerjanya masih kurang dalam hal pengajaran dan penyampaian materi kepada murid-muridnya. Hal tersebut sebaiknya ditingkatkan lagi. Namun hal ini tidak berlaku untuk semua guru tentunya, karena ada guru-guru yang memang sudah luar biasa dalam menyampaikan materi-materi dan dalam hal pengajaran. Selain itu pelajaran PPKN diharapkan dapat dibuat sepenting mungkin serta tentu saja menyenangkan bagi murid-murid. Karena menurut Kak Bajok, setelah ia masuk ke fakultas hukum Kak Bajok menjadi mengerti bagaimana pentingnya pelajaran tersebut. Menurut Kak Bajok, selama ini pelajaran PPKN masih dianggap pelajaran “bercanda”. Padahal ilmu dari pelajaran PPKN merupakan ilmu yang paling nyata (sama sekali tidak abstrak) dimana kita sebagai warga negara yang hidup dalam kehidupan bernegara setiap harinya di Indonesia.

Kak Bajok memberikan beberapa saran untuk SMA Labschool Kebayoran agar menjadi lebih baik lagi. Saran-saran yang diberikan oleh Kak Bajok antara lain:
1.Perlunya pembuatan markas yang bagus untuk lamuru
2.Perlu meningkatkan kinerja OSIS di SMA Labschool Kebayoran
3.Perlunya meningkatkan kinerja guru dalam hal penyampaian materi dan pembelajaran
4.Mempersiapkan bekal bagi para murid-murid untuk menghadapi dunia luar seperti agar mudah “move on”,  semangat dalam rangka menuju dunia perkuliahan bukannya hanya terpaku terhadap kebiasaan-kebiasaan di SMA.
5.Mempererat dan memperbanyak hubungan dengan para alumni, serta melibatkan alumni-alumni SMA Labschool Kebayoran dalam berbagai acara. Hal itu perlu dikarenakan tanpa disadarai, banyak alumni-alumni yang telah mencapai keberhasilannya masing-masing dalam dunia kerja maupun dalam dunia perkuliahan. Berbagi pengalaman merupakan hal yang penting dalam memperluas pandangan, ilmu, serta wawasan dari murid-murid yang masih berada di SMA Labschool Kebayoran. Selain itu hal itu juga perlu agar para murid-murid lebih semangat dalam menghadapi dunia nyata yang berada di luar SMA Labschool Kebayoran.

Kak Ranadya Mayang Atsari
Kakak alumni yang telah wawancara selanjutnya adalah Kak Ranadya Mayang Atsari atau yang biasa dipanggil dengan Kak Mayang. Kak Mayang lahir pada tanggal 12 Oktober 1992. Kak Mayang merupakan bagian dari Saptraka (angkatan 7) seperti Kak Bajok dan juga Kak Pasha. Saat ini Kak Mayang berkuliah di tempat yang sama dengan Kak Pasha yaitu Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti jurusan perhotelan.

Awal mula Kak Mayang memilih SMA Labschool Kebayoran sebagai tempat ia melanjutkan tingkat pendidikannya yaitu dikarenakan SMA Labschool Kebayoran termasuk sekolah yang bagus diantara sekolah-sekolah swasta yang ada. Selama Kak Mayang bersekolah di SMA Labschool Kebayoran, pengalaman yang paling mengesankan bagi Kak Mayang adalah ketika ia menjabat menjadi OSIS.
Begitu banyak manfaat yang dapat Kak Mayang ambil dari pengalaman bergabung dalam OSIS SMA Labschool Kebayoran. Beberapa manfaatnya antara lain, dapat belajar mengenai bagaimana organisasi yang baik itu dan juga dapat melatih jiwa kepemimpinan dan juga kedisiplinan.

SMA Labschool Kebayoran tentu memiliki beberapa kelebihan dan juga beberapa kekurangan. Kelebihan yang dimiliki SMA Labschool Kebayoran adalah mendidik murid-murid yang bersekolah di SMA Labschool Kebayoran agar menjadi seseorang yang mampu untuk menjadi pemimpin dan berkompeten di masa yang akan datang. Dan untuk kekurangan yang dimiliki SMA Labschool Kebayoran adalah fasilitasnya yang kurang mendukung dalam kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler maupun kegiatan lainnya.

Bagi Kak Mayang pelajaran yang paling bermanfaat bagi dirinya adalah akuntansi. Dan Kak Mayang berpendapat bahwa pelajaran yang kurang bermanfaat bagi dirinya adalah Bahasa Jepang.
SMA Labschool Kebayoran menurut Kak Mayang perlu meningkatkan kualitasnya dan juga melakukan peningkatan dalam hal pemberian fasilitas bagi murid-muridnya. Sedangkan hal yang perlu dikurangi dari SMA Labschool Kebayoran adalah senioritasnya. Saran dari Kak Mayang untuk SMA Labschool Kebayoran adalah semoga kualitas sekolahnya dapat ditingkatkan sehingga murid-murid yang bersekolah di SMA Labschool Kebayoran dapat lulus dengan memuaskan dan menjadi kebanggaan. Dan juga semoga fasilitasnya bisa diperbanyak dan diperbaharui sehingga murid-murid bisa nyaman dalam mengerjakan aktivitasnya.

Sekian wawancara saya dengan ketiga kakak alumni yang telah meluangkan waktunya. Semoga hasil wawancara ini dapat bermanfaat dan membuat SMA Labschool Kebayoran semakin baik lagi di masa yang akan datang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar