Kamis, 27 September 2012

Tugas 2 - Plus minus bersekolah di SMA Labsky


Pandangan Labschool Dari Kacamata Para Alumni



SMA Labschool Kebayoran merupakan sekolah yang terkenal sebagai sekolah yang elegan dan berkualitas di Jakarta. Tentu nya banyak sekali para peminat yang ingin bersekolah di Labschool Kebayoran. Tiap tahunnya kurang lebih 1000 peminat dan hanya sekitar 200 orang yang diterima di sekolah ini. Dari orang-orang tersebut, saya sudah bertemu dan mewawancarai 3 orang alumni sekolah ini mengenai positif dan negatif bersekolah di sekolah kita tercinta ini.

1.     Dimas Ismail
Kak Dimas Ismail atau biasa dipanggil kak Wijay adalah alumni SMA Labschool Kebayoran dari angkatan Nawa Drastha Sandyadira (Nawastra) dan lulus pada tahun 2012 atau tahun ini. Saya mewawancarai kak Wijay ketika mengikuti ekskul futsal di  sekolah dan kebetulan dia sedang iseng untuk bergabung ikut latihan pada hari itu.    
Menurutnya, bersekolah di Labschool Kebayoran atau biasa disingkat Labsky itu sangat amat patut disyukuri. Dia berkata bahwa kelebihan bersekolah disini jauh lebih banyak daripada kekurangannya. Labsky menyediakan sarana-sarana dan fasilitas bagi siswa-siswa nya untuk mengembangkan potensi atau bakat yang ada pada dirinya. Banyak sekali ilmu-ilmu yang berguna bagi nya sebagai bekal untuk kedepannya yang dia dapatkan disini. Di Labsky bukan hanya mementingkan akademik nya saja, tapi banyak juga kegiatan-kegiatan yang menyenangkan serta membangun kreatifitas serta karakter para peserta didik nya. Salah satu nya kak Wijay sangat senang bermain bola dan menjadi bagian dari tim sepakbola Labsky, selain itu dia juga merupakan kapten tim angkatan 9. Ditambah lagi, guru-guru nya juga sangat santai dan enak diajak untuk berteman sehingga kita menjadi lebih mudah untuk belajar dan tidak ada perasaan takut-takut terhadap guru.
Untuk kekurangannya, mungkin di SMA Labsky murid-murid nya terlalu dimanja oleh guru-guru nya sehingga ketika lulus akan sulit terbiasa untuk belajar mandiri dan tidak diperhatikan guru-guru yang perhatian seperti di SMA. Juga fasilitas nya agar lebih dirawat dan diperbagus lagi.

2.     Raden Mas Try Syahlan
Biasa dipanggil Zico, kak Zico adalah alumni SMA Labschool Kebayoran dari angkatan Nawa Drastha Sandyadira (Nawastra) dan lulus pada tahun 2012 atau tahun ini. Saya mewawancarai Kak Zico bersamaaan dengan kak Wijay. Kak Zico juga sedang iseng-iseng dan datang latihan bersama kak Wijay jadi saya sekalian mewawancarai dua-dua nya saja. Menurutnya bersekolah di Labsky menambah banyak sekali pengalaman yang bermanfaaat dan mengesankan. Dan belum tentu pengalaman-pengalaman seperti ini bisa didapatkan disekolah ini, jadi dia merasa sangat beruntung bisa bersekolah disini.
Acara-acara seperti TO, Bintama dan lain lain adalah acara yang dapat meningkatkan wawasan dan membangun solidaritas antar angkatan. Menurutnya hal ini akan sangat berguna di masa-masa kuliah. Dengan bersekolah di Labsky, kita menjadi terbiasa dengan hal-hal tersebut dan tidak kaget lagi ketika kuliah.
Kalau kekurangannya, menurutnya disini cukup sulit untuk mendapatkan nilai bagus yang juga berkaitan dengan kriteria ketuntasan minimal nya yang lebih tinggi dibandingkan dengan sekolah-sekolah lain pada umum nya. Selain itu, guru-guru nya yang sering tidak masuk atau gabut juga harus lebih rajin lagi. Juga fasilitas-fasilitas yang lebih lengkap dan baik lagi.




3.     Kemal Hussein
Yang terakhir adalah kak Kemal Hussein atau biasa dan akrab dipanggil Kemhus. Kak Kemhus adalah alumni SMA Labschool Kebayoran angkatan 6 yang bernama Heksa Satria Cakrawala (Heksakra) yang lulus pada tahun 2008. Kemhus adalah alumni yang paling menarik dari ketiga alumni yang saya wawancarai. Saya dapat mewawancarai nya karena dia merupakan pelatih cabutan tim baseball saya di SMA Labsky dan kebetulan saat ini sedang ada turnamen sehingga saya dapat menemuinya dan mewawancarainya. Saya mewawancarainya di suatu hari sebelum menjelang pertandingan dimulai. Yang menarik dari Kemhus ini adalah dia merupakan seorang siswa jurusan bahasa di SMA Labsky yang notabene biasanya di satu angkatan hanya ada jurusan ipa dan ips. Dan angkatannya merupakan angkatan terakhir yang memiliki kelas bahasa di angkatan. Sekarang dia menjalani kuliah nya di Universitas Atmajaya dan masih sering terlibat aktif di kegiatan-kegiatan Labsky. Dengan senang hati dia pun bersedia menjadi pelatih untuk SMA Labsky jika diperlukan ketika tim saya akan menghadapai turnamen-turnamen atau kompetisi baseball di Jakarta.
Beralih ke wawancaranya. Dari ketiga narasumber, Kemhus ini yang paling bersemangat menjawab dan paling bawel menjawabnya. Mungkin karena dia yang paling tua sehingga dia kangen akan sekolah nya dulu dan bersemangat ketika ditanya-tanya.
Di Labsky tingkat aqidah dan kedisiplinannya sangat tinggi. Itu yang menjadi pendapat pertama nya ketika ditanya mengenai kelebihan Labsky. Dan yang dia paling sukai adalah kegiatan lari pagi. Menurut nya kegiatan ini sangat bermanfaat. Selain membuat tubuh kita sehat, kita juga jadi terbiasa bangun pagi dan tidak bermalas-malasan. Makanan kantin nya enak-enak dan juga harganya terjangkau. Dia sangat senang karena Labsky mempunyai dua kantin sehingga pilihan makanannya banyak dan tidak akan cepat bosan. Menurut saya ini kelebihan yang cukup aneh mengingat Kak Kemhus orang nya tukang makan dan doyan sekali makan makanan enak. Guru-gurunya pun bersahabat dan juga masih muda-muda. Ya mungkin dulu ketika zaman angkatannya guru-gurunya masih muda-muda, tapi sekarang sudag 4 tahun berlalu dan saya memaklumi pendapatnya. Dan kegiatan-kegiatan disini benar-benar asik dan menyenangkan. Benar-benar suatu hiburan dan membuat kita tidak jenuh dengan pelajaran saja. Kegiatan Bintama, TO, Sky Battle dan Sky Avenue adalah kegiatan-kegiatan yang paling membekas di hati nya. Menurut pendapat nya kegiatan-kegiatan ini melatih kita dalam berbagai macam hal positif dan meningkatkan kualitas siswa-siswanya.
Untuk kekurangannya tidak kalah banyak dari kelebihannya jika menurut kak Kemhus. Pertama walaupun masih muda-muda gurunya suka aneh-aneh dan suka memberikan tugas-tugas yang tidak jelas dan juga suka gabut. Jujur saya pun turut merasakannya. Selain itu lebih mementingkan akademik. Dan walaupun makanannya enak-enak menurutnya kantin nya jurang luas. Parkir mobil dan motor nya juga turut demikian kurang luas. Serta perpus nya juga menurut nya kurang luas dan buku-buku di perpustakaan jadul-jadul dan sebaik nya di kembangkan lagi variasi bukunya.

Setelah mewawancarai ke 3 sumber di atas, saya menyimpulkan bahwa mereka semua sangat bahagia dan bersyukur telah memilih SMA Labschool Kebayoran sebagai SMA mereka. Dan semuanya berpendapat bahwa Labschool memberi banyak sekali pengalaman berharga yang benar-benar akan bermanfaat ke depan. Saya pun berpendapat sama seperti mereka mengenai hal positif dan negatif di Labschool. Pengalaman-pengalaman ini tentu nya akan membangun kita semua menjadi penerus bangsa yang berkualitas di kemudian hari. Untuk kekurangannya, menurut saya apa yang dikatakan para narasumber ada benar nya juga dan semoga kekurangan-kekurangan itu dapat diperbaiki lagi ke depannya. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar