Kamis, 27 September 2012

Tugas-2 Plus-Minus Bersekolah di SMA Labsky



Apa yang akan saya bicarakan disini? Sebelum memulai itu lebih jauh mari kita menengok kebelakang untuk mengetahui apa yang akan saya lakukan kemudian. Sebelumnya penulis menekankan bahwa apa yang penulis tulis disini tidak bermaksud menyerang, atau melecehkan seseorang. Jika ada kesalahan nama tempat dan lain sebagainya mohon di maafkan, karena penulis hanya merupakan seorang manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan yang di sengaja dan maupun yang tidak di sengaja
Sekapur sirih
SMA Labschool Kebayoran adalah sebuah SMA di Jakarta Selatan. Labschool Kebayoran merupakan cabang dari SMA Labschool Jakarta yang bertempat di Rawamangun dan berada dibawah Yayasan Pembina-Universitas Negeri Jakarta (YP-UNJ). Sekolah ini menempati lahan bersama dengan SMP Labschool Kebayoran.
Sejarah
Sekolah ini berdiri pada tahun 2001 dan menempati bekas gedung SGO (Sekolah Guru Olahraga). Pendirian sekolah ini didasarkan pada peminat SMA Labschool Jakarta yang cukup banyak berdomisili di sekitar Jakarta Selatan, untuk memudahkan mereka, maka dibangunlah sekolah ini pada tahun 2001.
Kurikulum
Pada tahun 2001, 2002, dan 2003 menggunakan kurikulum '94, pada tahun 2004 dan 2005 menggunakan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) dan pada tahun 2006 sampai dengan sekarang menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Perubahan kurikulum ini dilakukan berdasarakan ketetapan Depdiknas. Berdasarkan kurikulum tersebut kelas 1, 2, dan 3 di rubah menjadi kelas X, XI, dan XII, serta memakai sistem moving class. Keren bukan?
Fasilitas
Laboratorium IPA
terdiri atas laboratorium fisika, biologi, dan kimia, yang memungkinkan para siswa dapat melaksanakan praktikum di saat pembelajaran maupun di luar pembelajaran.
Laboratorium bahasa
Ruang ini dilengkapi dengan beragam perangkat elektronik seperti: elmorenik, televisi, video, dan perangkat radio kaset.
Green House
didukung oleh berbagai jenis tanaman penunjang pelajaran biologi. Tempat ini dipergunakan untuk berbagai penelitian yang berhubungan dengan materi biologi.

 
Ruang Karawitan
Berisikan seperangkat alat musik tradisional jawa (Gamelan) yang merupakan mata pelajaran wajib untuk kelas XI dan XII. Ya disinilah music merdu suka di kumandangkan oleh para murid atas arahan seorang guru yang bernama pak Sakti
Ruang Audio Visual(AV)
Ruang AV merupakan ruangan yang memungkinkan digunakannya sejumlah fasilitas audio visual dan sarana multimedia. Dalam pelaksanaan pembelajaran, segala informasi pada sarana di atas dapat ditampilkan ke layar lebar, sehingga siswa dapat menikmati proses pembelajaran dengan menggunakan sarana film. Ruangan yang kedap suara ini memiliki luas 200 meter persegi serta memiliki bangku-bangku yang nyaman dilengkapi meja lipat di tiap bangkunya.
Unit Kesehatan Siswa (UKS)
merupakan tempat pertolongan pertama bagi siswa yang mengalami gangguan kesehatan. Ruang ini memilik kamar periksa dan kamar istirahat. UKS ini tersedia dokter dan tenaga paramedis poliklinik.

Program Unggulan
Trip Observasi
Trip Observasi (atau yang lazim disebut TO) berasal dari kata“Trip” dan “Observasi”. Kata Trip menurut asal katanya bermakna perjalanan, yang menunjukkan bahwa TO adalah suatu kegiatan yang dilakukan di luar sekolah dalam bentuk perjalanan ke suatu daerah yang telah ditetapkan. Observasi yang berarti pengamatan adalah menunjuk pada bentuk kegiatan yang dilakukan selama melakukan Trip. Pada awalnya yang menjadi sasaran pengamatan / pengamatan adalah kehidupan masyarakat di lokasi TO oleh Siswa yang menjadi peserta TO. Subjek yang melakukan pengamatan baru terbatas pada Siswa peserta Trip. Dalam sejarah Sekolah Laboratorium Kependidikan (Laboratory School) yang berada dalam binaan Universitas Negeri Jakarta (dulu IKIP Jakarta), kegiatan Trip Observasi (TO) yang dilaksanakan setiap tahun merupakan mata rantai dari TO yang sudah berlangsung selama lebih dari 4 dasa warsa.
Sejarah Trip Observasi dimulai tahun 1972, ketika Sekolah Teladan (Labschool) mengadakan kegiatan Trip Observasi (TO) ke-I di Parakan Salak-Sukabumi, setelah satu tahun sebelumnya SMA Labschool menjadi peserta tamu dari Trip Observasi yang diselenggarakan oleh SMA Satria Jakarta . Berdasarkan hasil evaluasi terhadap penyelenggaraan TO ke-I, maka direkomendasikan agar kegiatan ini dapat ditradisikan menjadi salah satu kegiatan unggulan SMA Labschool . Sejak itu secara rutin setiap tahunnya SMA Labschool Jakarta menyelenggarakan kegiatan Trip Observasi dan diikuti pula oleh SMA Labschool Kebayoran sesaat setelah berdiri yaitu pada tahun 2001.


Bina Mental Kepemimpinan Siswa
Bina Mental Kepemimpinan Siswa (BINTAMA) adalah acara rutin tahunan SMA Labschool Kebayoran. Acara yang melibatkan siswa kelas X sebagai peserta ini bekerjasama dengan KOPASSUS sebagai latihan pembinaan mental serta kepemimpinan para siswanya. Kegiatan ini juga dibantu oleh OSIS serta guru-guru.
Selain dari progam-progam yang di atas, sma labschool kebayoran juga ada kegiatan-kegiatan lain seperti Jakarta in Global, hunting on the trip dan yang paling baru di laksanakan adalah skylite
Apa itu skylite?
Skylite adalah sebuah drama musikal spektakuler persembahan dari SMA Labschool Kebayoran. Seluruh karakter yang diperankan, naskah, lagu, koreografi, desain kostum dan panggung adalah 100% original karya siswa/i dan alumni SMA Labschool Kebayoran. Mengangkat tema “kehidupan hutan” di tahun ini, seluruh karakter yang diperankan para aktor adalah binatang. Panggung pun akan disulap menjadi setting hutan yang penuh dengan keajaiban.
Nah itu lah dia skylite, setiap tahun acara di skylite selalu beragam dan innovative.
Nah sudah baca kan tentang apa yang saya kutip dari berbagai sumber mengenai sekolah sma labschool kebayoran ini. Dengan fasilitas yang sangat banyak seperti itu tidak heran jika sma labschool kebayoran ‘menelurkan’  alumni alumni hebat, bagaimana kisah para alumni itu? Apa yang merek kerjakan setelah lulus dari sekolah yang terletak di jantung ibukota ini? Mari kita simak bersama-sama di bawah ini
Pertama, saya mewawancari alumni yang baru saja lulus tahun lalu ini, dia adalah aksel dari DASWIRA. Dia seorang perempuan yang terlihat selalu riang dan gembira dia adalah Ardhina R mahendrata atau yang lebih kita kenal dengan nama dhinang


Berikut wawancara saya dengan dia dengan memanfaatkan teknologi besutan RIM yang kita kenal sebagai blackberry messenger atau bbm
 Ini merupakan pertanyaan saya
1.Kalo waktu bisa di puter, mau gak sekolah di labsky lagi?
2. Kegiatan labsky kan super banyak, sebenernya tuh dengan kegiatan yang super padat gitu ada pengaruh gak saat kuliah?
3. Plus minus sekolah di labsky tuh apasiih?
4. Guru yang paling ngeselin selama sekolah di labsky siapa?
Dan dia menjawabnya dengan kata-kata yang super panjang
1.Mau
Ardhina R Mahendrata | Dhinang:
2.Pengaruh
Ardhina R Mahendrata | Dhinang:
3.Plusnya, banyak kegiatan yang gak ada di sekolah lain, trs program2nya positif, memberi manfaatlah buat kita.terus banyak budaya2 lebski yang gak dipunyain sekolah lainn
Capek, dan karna swasta agak nyusahin pas mau masuk ptn karna ptn pasti prioritasin sekolah negri, terus kkm nya rendah sehingga nilai rapotnya rendah kalau kalau dibandingin sama anak2 negri padahal sebenernya kita ga kalah pinter sm mereka *curcol*, sarannya, labsky harus mengevaluasi ulang sistem penilaian rapotnya supaya ngga nyusahin murid2nya pas mau nyari ptn
4.Pak sobirin dan pak asep.soalnya enggak ngerti dan gabut.

Ya seperti itulah jawaban dia mengenai sekolah labschool kebayoran ini, oh iya for your info aja nih, ka dhinang sekolah berkuliah di universitas airlangga yang berada di Surabaya. Sementara teman angkatan dia (daswira) masih bersekolah di labschool kebayoran

Selain dari ka dhinanng saya mewawancarai kak-kak yang lainnya, orang yang saya wawancarai via email ini juga cukup berprestasi loh. Tidak percaya? Cukup lihat foto dia di sebelah dari koperasi yang ada di labsky maka kita akan melihat dia berfoto bersama presiden RI  Susilo Bambang Yudhoyono karena memenangkan sebuah acara puisi (disini penulis lupa dia memenangkan membaca puisi atau dia memenangkan membuat puisi)
Dia adalah ardelia djati safira. Ya, dia adalah kakak dari seorang teman kita yang berparas menawan, addo djati pradipta.


Dear Azis,
 
Berikut ini jawabanku.
 
1. Plus (sisi positif) Labsky, memberikan bnyk pengalaman di bidang yg jarang anak SMA hrsnya rasakan. Cnth, kegiatan TO, BINTAMA, dll
Dibiasakan utk kerja dgn bnyk tugas.
Hrs pintar mengatur waktu kalo gamau tertinggal dibanding yg lain.
 
2. Minus (sisi negatif): guru2 hrs lbh perhatian sm materi yg diajarkan. Kdg2 senengnya buru2 dan ga peduli muridnya udh ngerti atau blm (bbrp guru).
 
3. Keuntungan utk dunia kuliah/kerja:
Melatih time management, fisik & mental terbiasa sm kegiatan yg bnyk & lingkungan baru. Belajar beradaptasi dgn org baru yg karakternya berbeda-beda.
 
4. Saran: bbrp guru hrs memperhatikan keadaan murid scr personal. Jgn subjektif. Guru2 hrs memandang smua murid itu sama. Jgn memanjakan mereka yg mgkn mnrt guru berpotensi lebih dibanding yg lain. Sehingga, murid nantinya akan merasa setara satu sm lain. Mereka akan termotivasi utk berprestasi di bidangnya masing-masing.

 
That's all, Azis.
 
Yang saya tanyakan disini adalah plus minus bersekoolah di labschool kebayoran, keuntungan, dan saran. Dan kak ardelia djati safira menjawab seperti yang di atas itu, ya perempuan berparas manis ini menjawab dengan singkat padat dan juga jelas. Seperti kebanyakan wanita modern saat ini.
Banyak yang menyebutkan trip observasi merupakan kegiatan yang sangat berpengaruh ketika sudah lulus. Tapi menurut saya sampai hari ini saya belum merasakan manfaat secara langsung tentang trip observasi itu.

Oh iya selain menyebutkan tentang TO ada juga yang menyebutkan tentang BINTAMA. Yang saya rasakan manfaatnya setelah kegiatan ini adalah sekarang saya mudah tidak di berbagai tempat .  seperti yang kita tahu kegiatan ini memang menekankan pada kegiatan fisik dan mental. Tidak heran saat BINTAMA badan pun terasa lelah, jadi dapat tidur dalam posisi apapun yang mungkin juga dalam posisi berdiri. Karena hal tersebutlah saya sekarang jadi dapat tidur saat kondisi yang sedikit aneh sekalipun. Absurd? Ya, tapi memang seperti itu kok keadaannya mau di apakan lagi.
Setelelah kita mendengar kisah merek, 2 alumni di atas, tentu rasa-rasanya masih kurang jika kita tidak mewawancara seorang lagi. Seorang wanita yang saya wawancara di bawah ini merupakan angkatan 1 dari SMA labschool kebayoran. Dan dia juga pernah balik lagi ke sma labschool kebayoran tapi statusnya bukan menjadi anak murid, tapi berstatus sebagai seorang guru dari sebuah pelajaran yang di benci oleh anak murid. Pelajaran matematika. Ini dia kisah wawancara dari seorang guru yang cukup tenar, bernama ibu syifa

Berikut ini adalah pertanyaan wajar yang saya lontarkan kepada beliau
1. Bagaimana pesan dan kesan ibu selama di labsky?
2.Apakah ada guna selama besekolah di labsky?
3.Kalau waktu boleh di putar, mau kah ibu bersekolah lagi di labsky?
4.Plus dan minus selama bersekolah disini apa?
Setelah saya bertanya seperti itu, beberapa saat kemudian, ya mungkin beberapa jam kemudian dia menjawab seperti ini

1. Saya menyukai setiap 1detiknya bersekolah disini, tidak peduli dalam keadaan apapun

2. Jelas ada, disini kita tidak cuma didik, tapi kita di persiapkan untuk menghadapi beragam tantangan saat bekerja, seperti saat kita bekerja atau saat bersekolah dulu

3. Tidak, karena untuk apa saya mengalami masa yang sama selama dua kali? Satu sudah cukup bagi saya

4. Plus: sekolah enak, fasilitas lengkap guru pengajar pun juga sudah berpengalaman dalam menghadapi beragam aksi dari murid, seperti nakan dan lain sebaginya . Minus: kegiatan terkadang sangat melelahkan tapi karena itu kita jadi terbiasa
Kesimpulan yang saya dapat dari wawancara dari beliau aalah bu syifa memang menyukai dengan segala aktitas selama menjadi murid sma labschool kebayoran, tapi ternyata beliau bukan tipe orang yang ingin kembali ke masa lampau, beliau selali move on. Jadi dia ingin terus maju ke depan. Ya kira-kira begitulah hasil wawancara saya dengan bu syifa ini.

Kesimpulan dari wawancara 3 orang ini adalah bahwa sebenarnya mereka semua bukanlah tipe orang yang “kacang lupa akan kulitnya” atau “habis manis sepah di buang” bukan, bukan seperti itu, tapi mereka adalah para alumni yang sangat mencintai mantan sekolahnya itu, mengapa demikian? Karena labschool kebayoran telah merasuki hati dan pikiran mereka. Dan dengan begitu banyaknya kegiatan yang menjadikan mereka jauh lebih baik di masa yang akan datang mereka tidak akan melupakan jasa sma labschool kebayoran. Akhir kata mengapa penulis memilih perempuan sebagai obyek untuk di Tanya? Simple sekali jawabannya karena penulis adalah seorang pria normal. Karena alasa pria normal atau dengan kata lain penulis adalah manusia biasa maka dari itu tolong maafkan penulis jika ada salah kata dan salah ucap, karena sesungguhnya itu bukanlah kesengajaan dari penulis sendiri.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar