Senin, 24 September 2012

Tugas 2 - Plus Minus Bersekolah di Labsy

“K.H Ahmad Dahlan No.14 Dari Kacamata Para Alumni”
                Sekolah Menengah Atas Labschool Kebayoran, sebuah sekolah yang telah berdiri kokoh di sudut jalan K.H Ahmad Dahlan dengan nomor 14 yang tertera di papan pengenal.  Merupakan sebuah sekolah yang dibina oleh Yayasan Universitas Negeri Jakarta dan cabang pertama dari Labschool Rawamangun.  Selain Labschool Kebayoran, Labschool memiliki cabang di Cinere yang sekarang telah memisahkan diri menjadi bernama Avicenna dan juga telah memiliki cabang baru yang berlokasikan di Cibubur.
                Sekolah Menengah Atas Labschool Kebayoran ini memiliki lokasi yang sama dengan Sekolah Menengah Pertama Labschool Kebayoran.  Sekolah ini kurang lebih telah mendidik total 12 generasi hingga sekarang dengan memiliki 9 angkatan sebagai alumni. 
                Alumni pertama yang memberikan komentar mengenai plus minus SMA Labschool Kebayoran adalah Oom saya yang bernama Nur Himawan Abdillah atau yang memiliki nama panggilan Himsky.  Narasumber merupakan bagian dari angkatan 2 yang bernama Dwi Satria Mandala atau biasa disingkat menjadi DSM yang merupakan salah satu angkatan terdahulu atau biasa disebut angkatan pioneer.  Narasumber juga merupakan salah satu anggota dari pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah dengan jabatan Edukasi dalam OSIS Bima Pranata Praja.  Organisasi Siswa Intra Sekolah Bima Pranata Praja inilah yang pertama kali mencetuskan dan menyelenggarakan program kerja SkyBattle yaitu program lomba olahraga antar sekolah se-DKI Jakarta yang hingga angkatan sekarang – sekarang ini masih tetap terlaksana dengan sangat baik.
Wawancara dengan Oom Himsky

                Menurut narasumber, bersekolah di Sekolah Menengah Atas Labschool Kebayoran merupakan sebuah lingkungan yang baru dibandingkan sekolahnya terdahulu di Sekolah Menengah Pertama Al-Azhar Syifa Budi Kemang.  Sekolah Menengah Atas Labschool Kebayoran mengutamakan keseimbangan antara bidang akademis dan bidang non – akademis sehingga dapat menciptakan pribadi yang tidak hanya memiliki nilai yang bagus namun memiliki sifat dan kedisiplinan yang baik juga.
                Keuntungan bersekolah di SMA Labschool Kebayoran menurut narasumber adalah pada zamannya bersekolah yaitu angkatan 2, Labschool Kebayoran masih memiliki siswa siswi yang tidak terlalu banyak.  Hal tersebut yang membuat konsentrasi belajar menjadi semakin meningkat.  Selain itu, karena jumlah orang yang tidak terlalu banyak itulah yang membuat mereka satu angkatan saling mengenal seluruh isinya satu sama lain dan membuat angkatan 2 Dwi Satria Mandala ini sangat kompak.  Narasumber juga berkata bahwa menjadi anggota dari pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah di Labschool Kebayoran ini juga menjadi salah satu kebanggaan tersendiri.  Tidak seperti di sekolah – sekolah yang lain yang untuk menjadi pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah tinggal mendaftar saja, untuk menjadi pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah harus mengikuti serangkaian tes yang akan selanjutnya disaring oleh guru dan kakak OSIS MPK, selain itu untuk dilantik harus berlari sejauh kurang lebih 17kilometer  dari Kalibata hingga Labschool Kebayoran yang tetap ada sampai saat ini dan biasa disebut dengan nama Lari Lintas Juang atau yang biasa disebut dengan singkatan LALINJU.
                Keuntungan lain bersekolah di Labschool Kebayoran menurut Oom Himsky adalah guru – guru dan murid sangat dekat.  Pada zamannya di angkatan 2, bangunan Labschool Kebayoran baik bangunan Sekolah Menengah Atas ataupun Sekolah Menengah Pertama belum sepenuhnya jadi.  Bisa dibilang masih dalam tahap pembangunan yang membuat guru-guru dan muridnya sangat dekat.  Pada zaman dahulu, jika ingin shalat siswa dan siswi SMA maupun SMP akan bersama – sama memasuki hall basket yang bisa dibilang cukup panas untuk melakukan kegiatan di dalamnya.  Diakui oleh narasumber bahwa antara guru dan murid sangatlah kompak.  Meskipun dalam masa pembangunan, narasumber mengakui bahwa fasilitas seperti kantin sudah maksimal karena ada di dua tempat.
                Kegiatan seperti Trip Observasi atau yang biasa disingkat TO dan juga BINTAMA juga sudah dilaksanakan.   Kegiatan Trip Observasi sudah ada sejak zaman Labschool Rawamangun sehingga di bawa ke SMA Labschool Kebayoran, sedangkan BINTAMA sendiri adalah sebuah program yang dibuat oleh SMA Labschool Kebayoran. Pada saat trip observasi, kita akan pergi ke sebuah desa dan menetap bersama orang tua asuh kita disana, dan juga kita akan melakukan kegiatan yang sesuai dengan pekerjaan sehari – hari orangtua asuh kita disana.  Lain halnya dengan Trip Observasi, saat BINTAMA kita akan dibawa ke markas kopassus dan melakukan pembinaan mental dengan berbagai macam kegiatan positif yang sangat menyenangkan.  Menurut narasumber, kegiatan seperti BINTAMA dan Trip Observasi akan berguna pada masa kuliah.  Kuliah itu sepenuhnya beda dengan SMA menurut narasumber, kita harus menentukan waktu belajar kita sendiri dan melawan kemalasan untuk dapat lulus suatu SKS.  Narasumber merupakan lulusan Sarjana Metalurgi Universitas Indonesia dan saat ini sedang melanjutkan studi S2-nya di daerah Nancy, Perancis.  Selain itu, BINTAMA dan Trip Observasi dapat membentuk kepribadian yang baik dan kedisiplinan yang telah dibentuk akan berguna untuk menentukan prioritas yang harus dilakukan dan manajemen waktu.
                Akan tetapi,  narasumber merasa sebagai angkatan kedua yang bersekolah di SMA Labschool Kebayoran ini belum optimal seluruh fasilitasnya.  Saat itu, masjid baitul ilmi yang telah berdiri kokoh sekarang ini sedang dalam masa pembangunan dan juga fasilitas – fasilitas pendukung pembelajaran lainnya  seperti laboratorium ataupun perpustakaan belum berjalan secara optimal.
                Saat kuliah, narasumber merasa bahwa pembelajaran akademik dan non akademik yang telah diterapkan di Sekolah Menengah Atas Labschool Kebayoran sangatlah berguna dan juga angkatan 2 ini telah menyebar di berbagai universitas ternama di Indonesia pada waktu itu.
                Alumni kedua yang menjadi narasumber untuk tugas ini adalah kak Ganis Syahputra.  Narasumber adalah alumni Sekolah Menengah Atas Labschool Kebayoran angkatan ke delapan yang bernama angkatan Hasta Praja Sanggakara atau yang biasa disingkat dengan nama HASTARA.  Pada zamannya narasumber bersekolah, narasumber adalah pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah dengan jabatan Koordinator Dana dan Logistik.
Wawancara dengan Kak Ganis

                Keuntungan bersekolah di Sekolah Menengah Atas Labschool Kebayoran menurut narasumber terletak pada keorganisasiannya.  Menurut narasumber, dengan banyaknya pilihan organisasi yang ada di Labschool Kebayoran ini membuat siswa dan siswinya lebih dapat mengatur waktu dengan baik namun pelajaran tetap prioritas nomor satu sehingga tidak tertinggal yang membuat antara bidang akademis dan non-akademis dapat berjalan dengan selaras untuk membentuk pribadi yang baik. Menurut narasumber, timeline pengajaran dari guru – guru Sekolah Menengah Atas Labschool Kebayoran ini sudah cukup bagus dan membuat murid – muridnya nyaman dalam melakukan kegiatan belajar di kelas.
                Keuntungan lain berada di Sekolah Menengah Atas Labschool Kebayoran menurut narasumber terletak pada banyaknya kegiatan - kegiatan yang terselenggara terutama seperti Trip Observasi dan BINTAMA.  Saat melaksanakan Trip Observasi, kita jadi tahu kehidupan orang lain selain kehidupan kita bersekolah di Sekolah Menengah Atas Labschool Kebayoran yang dapat dibilang termasuk lingkungan sosial dan ekonomi yang menengah ke atas, sedangkan saat trip Observasi kita dapat mengetahui seluk beluk kehidupan asli rakyat Indonesia diluar kehidupan sekolah.  Menurut narasumber, Organisasi Siswa Intra Sekolah merupakan salah satu contoh organisasi yang paling mendekati dengan kehidupan nyata di pekerjaan nanti.
                Dikarenakan kegiatan SMA Labschool Kebayoran yang sangat banyak itu, menjadi keuntungan saat kuliah di Fakultas Hukum Universitas Indonesia.  Karena pada saat kuliah time management sangatlah diperlukan agar nilai pelajaran dapat tetap stabil.  Dan biasanya, time management lulusan Sekolah Menengah Atas Labschool Kebayoran dapat lebih bagus dibandingkan dengan lulusan Sekolah Menengah Atas lainnya.  Narasumber mengakui bahwa mata pelajaran yang terpakai saat kuliah hanyalah pelajaran kewarganegaraan karena pada saat SMA narasumber mengambil jurusan Ilmu Pengetahuan Alam.
                Narasumber memberikan saran agar para guru dapat lebih transparan untuk membantu anak – anak dan untuk para muridnya lebih mendengarkan apa yang guru katakan.  Kalau saran untuk Labschooll sendiri adalah untuk lebih memfasilitasi organisasi – organisasi yang sudah ada untuk lebih didukung.  Narasumber pada saat Sekolah Menengah Atas mengikuti kegiatan Labsky Percussion Drum atau yang biasa disingkat dengan nama LAMURU.
                Kekurangan Sekolah Menengah Atas Labschool Kebayoran adalah tidak beragamnya status sosial yang ada di sekolah karena tingkat pembayaran SPP dan biaya pangkal yang cukup mahal sehingga menimbulkan anggapan bahwa Sekolah Menengah Atas Labschool Kebayoran adalah sekolah untuk siswa siswi yang tingkat perekonomiannya menengah keatas.  Lain halnya seperti di Sekolah Menengah Atas Labschool Kebayoran, saat kuliah kita dapat melihat seluruh lapisan masyarakat baik yang golongan menengah keatas ataupun golongan menengah kebawah seluruhnya membaur menjadi satu.
                Alumni ketiga yang menjadi narasumber untuk mengungkapkan plus dan minus bersekolah di Sekolah Menengah Atas Labschool Kebayoran adalah kak Dimitri Alvin Wirjowerdojo.  Ia merupakan alumni dari angkatan ke 9 yaitu NAWASTRA.  Seharusnya narasumber baru akan lulus tahun depan bersama teman-temannya di angkatan 10 yaitu Dasa Wiweka Wiragana atau yang biasa disingkat menjadi DASWIRA.  Tetapi, karena narasumber mengikuti program percepatan belajar di kelas akselerasi, maka narasumber telah lulus terlebih dahulu dibandingkan dengan teman – temannya.  Pada saat SMA, narasumber merupakan salah satu anggota Organisasi Siswa Intra Sekolah Agramanggala Kartapradhana dengan jabatan di bidang edukasi.
Wawancara dengan Kak Dimitri Alvin Wirjowerdojo

                Keuntungan bersekolah di Sekolah Menengah Atas Labschool Kebayoran adalah kegiatan – kegiatan yang cukup banyak tersebut bukan hanya menitikberatkan untuk pengembangan karakter di Sekolah Menengah Atas saja, melainkan ditujukan untuk berguna hingga kuliah.  Menurut narasumber, beberapa guru sangatlah bersungguh – sungguh dan sangat perhatian kepada murid – muridnya dan mengajari hingga murid – muridnya mengerti dan dapat memahami materi perlajaran dengan baik.  Guru – guru seperti itu diakui oleh narasumber jarang ditemukan di tempatnya di kuliah karena dosen akan cenderung lebih cuek dengan mahasiswanya.  Saat ini, narasumber berkuliah di luar negeri yakni di Leeds University.
                Kegiatan seperti trip observasi dan BINTAMA diakui oleh narasumber sangat membantu di kuliah dalam hal penentuan prioritas dan juga time management.  Saat kuliah, dosen hanya akan menjelaskan materi secara garis besarnya saja dan kita sendiri yang harus mencari detail – detail dari materi yang telah dijelaskan sebelumnya dan hal tersebut dapat dibilang cukup berbahaya apabila saat Sekolah Menengah Atas murid terbiasa semua hal diperhatikan oleh guru – guru.
                Akan tetapi, terdapat beberapa kekurangan dalam bersekolah di Sekolah Menengah Atas Labschool Kebayoran.  Narasumber mengakui bahwa saat dia bersekolah di Sekolah Menengah Atas Labschool Kebayoran terlalu banyak waktu pelajaran yang kosong karena guru tidak masuk ke kelas, ataupun masuk ke kelas namun tidak belajar apapun.  Selain itu, terkadang guru – guru kurang fokus dalam mengajar murid – muridnya sehingga murid – murid kurang jelas dalam mencerna pelajaran yang sedang dijelaskan.
                Begitulah wawancara saya dengan ketiga narasumber yaitu Oom Nur Himawan Abdillah, Kak Ganis Syahputra, dan Kak Dimitri Alvin Wirjowerdojo.  Ketiganya sama – sama mengungkapkan keuntungan kegiatan – kegiatan Sekolah Menengah Atas Labschool Kebayoran yang beragam dan khusunya kegiatan Trip Observasi dan BINTAMA membuat kedisiplinan meningkat dan juga time management serta penentuan prioritas kegiatan di dunia perkuliahan dapat berjalan dengan lancar dan dapat menghasilkan nilai – nilai yang maksimal.



1 komentar:

  1. HARGA PROMO TERMURA TERBESAR SE INDONESIA PIN BB : 264093EF .HP : 085-756-676-237 website:http://ardhanionlineshop.blogspot.com/ Produk dijamin asli Ready Stock ! Ready Stock! Apple iPhone 5 32GB Rp.2.500.000
    Ready Stock! Apple iPhone 5S 32GB Rp.3.000.000
    Ready Stock! Samsung Galaxy A3 A300H Rp.1.500.000
    Ready Stock! Samsung Galaxy A5 A500F Rp.2.000.000
    Ready Stock! Samsung Galaxy E5 E500H Rp.1.500.000
    Ready Stock! Samsung Galaxy Grand Prime SM-530H Rp.900.000.
    Ready Stock! Asus Zenfone 2 ZE551ML RAM 4GB Rp.2.000.000

    BalasHapus