Kamis, 27 September 2012

Tugas 2 - Plus - Minus Bersekolah di Labsky

" Terbentuknya Karakter para alumni Labsky "



VISI      :

Labschool merupakan sekolah yang mempersiapkan calon pemimpin masa depan yang bertakwa, berintegritas tinggi, mempunyai daya juang yang kuat, mempunyai kepribadian yang utuh, budi pekerti yang luhur, mandiri, serta mempunyai kemampuan intelektual yang tinggi.

MISI     :
  • menciptakan lingkungan belajar yang menantang dan menyenangkan, adil, kreatif, terintegratif, dan dedikatif dalam pencapaian misi.
  • Menghasilkan lulusan yang berkualitas tinggi dalam perkembangan intelektualnya dan mempunyai karakter taqwa, jujur, kreatif, mampu menjadi tauladan, bekerja keras, toleran dan cakap dalam memimpin
  • Menjawab tantangan akan kebutuhan pengembangan sumberdaya manusia yang dapat menjawab tantangan dan berperan dalam perkembangan ilmu dan teknologi.

Itu adalah visi dan misi SMA labschool kebayoran yang merupakan sekolah saya saat ini. SMA Labschool kebayoran merupakan salah satu SMA swasta unggulan dan favorit yang ada di Jakarta. Buktinya adalah begitu banyak para pelajar yang antusias untuk menuntut ilmu di disini.Pada saat PSB yang saya ikuti tahun lalu, tercatat lebih dari 1200 orang yang mengikuti tes. Dan pada angkatakan saya kebetulan hanya sekitar 240 orang yang diterima.

Labschool kebayoran bukan hanya SMA favorit tetapi juga salah satu SMA unggulan karena ciri khasnya yang mengatakan bahwa setiap lulusan dari SMA Labschool Kebayoran ini adalah calon pemimpin masa depan. Sehingga saat para pelajar menuntut ilmu disini, Karakter kami benar – benar di bentuk untuk dipersiapkan sebagai calon pemimpin masa depan.Pendidikan karakter tersebut bukan hanya semata – mata meninggikan nilai – nilai di bidang akamedik kami , Labschool juga sangat memperhatikan pendidikan kami di bidang non akademik.Labschool juga terkenal sebagai sekolah yang bagus sekali mendidikan murid – muridnya untuk lebih disiplin , mandiri , dan melatih kepemimpinan para siswa, baik untuk memimpin diri sendiri maupun orang lain.

Dengan tujuan untuk membentuk karakter kami , SMA ini mengadakan kegiatan – kegiatan yang jarang ada disekolah lain. Kegiatan itu adalah Trip Observasi , Bintama , Lapinsi , dll.Saat menjalani kegiatan – kegiatan tersebut , memang begitu banyak keluhan – keluhan yang datang dari murid karena kegiatan tersebut memang cukup menguras tenaga dan mental.

Kembali lagi ke Visi dan Misi. Apakah Visi dan Misi tersebut telah berhasil dicapai oleh Labschool ? Untuk mengetahui itu saya mewawancara 3 orang alumni SMA labschool kebayoran.Saya menanyakan kepada mereka seputar kelebihan dan kekurangan dari SMA Labschool Kebayoran. Sebagaimana telah dijelaskan diatas , begitu banyak hal – hal positif yang bisa para murid dapatkan di SMA ini , tetapi , apakah menurut pandangan mereka sekolah ini memiliki kekurangan ? berikut hasil wawancaranya.

1 . Kak Nalika Retalsys ( NAWASTRA )

Foto dengan Kak Nalika

Orang pertama yang saya wawancarai adalah kak Nalika. Saya berkesempatan mewawancarai kak nalika bersama beberapa orang teman saya saat sedang bermain – main. Kak Nalika merupakan alumni dari angkatan NAWASTRA yang baru saja lulus tahun 2012 ini. Kak Nalika kini melanjutkan belajarnya di Universitas Negeri Indonesia di kelas internasional di bidang management. Berikut adalah hasil wawancaranya.

Pertama – tama kak Nalika sedikit mengutarakan kesenangannya bisa mengenal teman – teman di SMA ini , terutama anak futsalnya. Kak Nalika ini memang merupakan tim inti futsal di Labsky ini. Ia mengatakan bahwa Menurutnya, futsal di labsky ini selain mengasyikan juga timnya yang jago-jago sehingga sering memenangkan banyak kejuaraan. “anak-anak futsalnya labs jago-jago jadi bikin semangat banget tiap tanding dan latihan” begitu menurutnya.Saya yang kebetulan mengikuti eskul futsal sering kali melihat kak Nalika dan teman – temannya bermain , dan komentar saya tentang permain mereka adalah “ Menakjubkan “.

Menurut Kak Nalika hal-hal yang ditanamkan oleh labsky saat masih bersekolah disana sangat berguna sekali untuk kehidupan kuliahnya sekarang ini. Dia mengatakan “ternyata program TO ama BINTAMA itu sangat berguna, karena gua berhasil menjadi lebih disiplin dan peduli sesama sejak gua ikut program itu”.Dia juga mengaku bahwa memang saat mengikuti kegiatan tersebut begitu banyak keluhan. Tetapi , dia memberikan kami kepercayaan bahwa tujuan dari kegiatan – kegiatan tersebut baru akan kita rasakan belakangan. Menurut Kak Nalika Tidak adanya senioritas juga menjadi nilai tambah bersekolah di sekolah ini. “labsky tuh enaknya gak ada senioritasnya, kalo misalnya ada adik kelas yang tengil ya lo omongin baik-baik aja lah gausah secara kasar tapi secara halus aja”. Begitu katanya sambil bercanda.

Sambil sedikit bercanda juga Kak Nalika berkata “selain itu labsky tuh enaknya ceweknya cantik-cantik jadi tiap hari ga bosen buat kesekolah soalnya banyak pemandangan menarik hahaha”. Saya dan teman – teman saya hanya bisa tertawa mendengar pendapat kak Nalika seperti itu.

Tetapi ada 1 kekurangan di Labschool. Kak Nalika berkata “labsky tuh gaenaknya cuman satu peraturannya tuh terlalu ketat banget ”. Begitu juga menurut saya sekarang seperti keharusan membawa kartu legitimasi saat ujian.

Menurut Kak Nalika walaupun peraturan sekolahnya ketat namun guru-gurunya sangat baik dan peduli sekali terhadap murid-muridnya. Dan ada 1  pesan dari Kak Nalika  yang disampaikan kepada saya dan teman – teman sambil sedikit bercanda – canda, “lo sekolah di labsky tuh boleh asik-asikan boleh bandel-bandelan tapi lo tetep harus pikirin pelajaran lo buat masa depan lo”.Pesan yang sangat mendalam untuk kami.

2 . Kak Dimas ( NAWASTRA )

Foto dengan Kak Dimas
Sama seperti Kak Nalika, Kak Wijay juga merupakan anggota tim inti futsal SMA Labschool kebayoran. Mereka telah memenangi banyak kejuaraan dan mampu mengharumkan SMA Labsky.Dan kalau tidak salah Kak Wijay ini sempat menjadi kapten bagi Tim Futsal SMA labsky.

Saya berkesempatan mewawancarai Kak wijay selepas eskul futsal. Waktu itu, kak wijay yang sedang tidak sibuk dengan kuliahnya menyempatkan diri untuk ikut latihan futsal bersama kami. Ia mengaku cukup kangen latihan futsal bersama dengan pa Tigno dan pa Sabram. Untuk itu dia menyempatkan diri untuk ikut latihan.

Sebenarnya saya tidak cukup banyak mendapat jawaban karena waktu itu hari sudah malam dan saya tidak enak jika menyita waktu Kak Wijay terlalu lama.Sebenarnya soal kelebihan dan kekurangan dari labsky ini sendiri menurut pendapat kak wijay tidak terlalu berbeda dengan pendapatnya Kak Nalika.Ia mengatakan bahwa Kegiatan TO , Bintama , lapinsi itu sangat berpengaruh untuk kehidupannya di dunia perkuliahan saat ini. Menurutnya murid labschool yang biasa diberi tekanan atau di bebani banyak tugas tidak akan kaget lagi saat menghadapi dunia perkuliahan. Kak wijay juga sempat mengikuti lapinsi karena Dia juga merupakan MPK pada saat bersekolah disini.Dia juga mengatakan bahwa dia merasakan satu angkatan itu bukan hanya sekedar seperti teman, tapi sudah seperti keluarga sendiri.Begitu juga yang saya rasakan sekarang , saya baru merasakan satu angkatan yang istilahnya benar – benar satu angkatan. Disini kami semua saling peduli satu sama lain dan menganggap satu sama lain itu keluarga.

Kalau kekurangannya sama seperti Kak Nalika, Kak wijay berpendapat bahwa terkadang labschool membuat peraturan yang terlalu ketat.

3 . Kak Raya Vindya ( CATRUKA )

Foto dengan Kak Raya
 
Narasumber saya yang terakhir adalah Kak Raya Vindya yang kebetulan merupakan kakak saya sendiri, sehingga saya bisa berbincang – bincang dengan leluasa dan bisa mendapat informasi sebanyak – banyaknya.

Kak raya ini merupakan bagian dari angkatan Catur Tunggal perkasa  ( CATRUKA ) yang merupakan angkatan 4 di SMA Labschool Kebayoran. Dia masuk tahun 2004 dan sekitar 5 tahun lalu lulus dari SMA ini. Setelah lulus kak Raya melanjutkan pendidikannya di Universitas Atmajaya di Jakarta. Ia mengambil jurusan Ekonomi Akuntansi yang memang merupakan tujuannya sejak SMA.Dan kini ia telah lulus dari masa kuliahnya dan tahapan hidup dia selanjutnya adalah bekerja.Kini dia bekerja di Rustan Consulting di Jakarta.Dari semua narasumber saya kak Raya adalah narasumber tertua.Sehingga saya bisa mendapat informasi lebih bukan hanya seputar dunia perkuliahan tetapi juga manfaat yang ia dapat selama bersekolah di Labschool yang kini ia rasakan di dunia kerja.

Kak Raya mengaku sangat beruntung sekali bisa bersekolah disini. Dia mengaku bahwa Labshool memang benar – benar telah membentuk karakternya sehingga kini ia menjadi lebih mandiri dan disiplin.Kegiatan seperti Bintama, TO, Lapinsi yang memang cukup berat ia rasakan untuk dijalani, tetapi pada akhirnya memberikan dampak yang sangat baik bagi kehidupannya. Saya masih sangat ingat ketika dulu dia masih bersekolah di Labsky , saya beberapa kali mendengar keluhannya ketika dihadapkan dengan kegiatan – kegiatan tersebut.Seperti ketika mengerjakan Nametag untuk MOS dan TO yang memang saya rasakan sendiri sangat susah membuatnya.

Kak raya yang merupakan anggota dari MPK pada angkatannya waktu itu, juga mengaku sangat senang bisa menjadi anggota MPK pada saat itu, karena di saat itu ia benar – benar bisa belajar berorganisasi yang manfaatnya masih ia rasakan sampai sekarang. Dia mengatakan bahwa kurang asik bersekolah di Labsky kalau tidak ikut kedalam organisasi , kepanitiaan acara , eskul , dll.

Yang benar – benar ia rasakan manfaatnya adalah kegiatan TO dan Bintama. Walaupun cukup menguras tenaga dan mental, dia mengaku bahwa kegiatan – kegiatan itu telah membuatnya jauh lebih mandiri dan disiplin. Kegiatan – kegiatan yang mengharuskan kita untuk bergerak cepat itu juga membuatnya menjadi orang yang lebih kuat dan tidak lembek menurutnya.Saat saya harus mengikuti kegiatan – kegiatan itu , ia menanamkan pada diri saya “Semua kegiatan di Labschool jalanin aja , Kamu yang milih untuk sekolah disini jadi kamu harus ngikutin apapun yang di kehendaki labschool. Percaya deh kalo manfaatnya besar banget untuk kehidupan kamu selanjutnya. Memang ga akan dirasain sekarang, tapi 1 2 3 4 5 tahun kedepan”. Mendengar ucapannya itu saya menjadi cukup bersemangat dalam mengikuti kegiatan – kegiatan di Labschool ini.

Kak Raya juga menyinggung soal kekompakan tiap angkatan yang ada di Labsky, terutama angkatannya. Ia mengaku kalau masih terjalinnya komunikasi antar anak – anak CATRUKA sampai saat ini. Mereka juga masih sering mengadakan reuni.Karena memang benar – benar terasa bahwa kekompakan itu sangat penting , apalagi ketika TO, Bintama , dll. Dimana di setiap kegiatan kami dituntut untuk saling bahu membahu dan tidak ada yang mementingkan diri sendiri.Satu angkatan itu benar – benar harus bersatu.Dan itulah tugas ketiga ketua angkatan untuk menyatukan angkatannya.

Kini di dunia kerja , menuntut dia untuk bekerja cukup berat. Tetapi karena murid labschool yang sudah terbiasa dengan hal – hal tersebut tidak akan kaget menerima tekanan – tekanan seperti itu.

Soal kekurangan di Labsky yang pertama ia melihat ke segi fasilitas,seperti kamar mandi yang terkadang kurang bersih.Begitu juga seperti lantai hall yang terkadang retak, dan juga rumput di lapangan Labsky yang menurutnya jelek.Ia berpendapat bahwa hal – hal itu sangat harus diperhatikan Oleh Labsky.

Soal kekurangan lain mungkin ia melihat dari segi anak – anaknya yang beberapa temannya yang merupakan anak labsky itu kurang peduli dengan lingkungan sekitar.Seperti ketidakpedulian dengan sampah dan terkadang Sekos suka berantakan.Dan ia juga berpendapat bahwa anak labschool menerapkan pola hidup yang terlalu konsumtif

Itulah hasil wawancara saya terhadap 3 sumber.Tiap – tiap pendapat dan pesan mereka akan saya ingat baik – baik dalam menjalanani kehidupan saya ini baik selama masih bersekolah di Labsky maupun ketika kelak sudah lulus nanti.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar