Minggu, 23 September 2012

Tugas-1: Autobiografi


15 Tahun Kehidupan Saya

Masa kecil

Saya dilahirkan di RS YPK Menteng pada tanggal 3 juni 1997.Saya lahir dengan berat 3,7 kg.Saya adalah anak pertama untuk Ayah dan Ibu saya,mungkin karena itulah saat saya lahir ayah saya langsung membisikan adzan ke telinga saya.Nama lengkap saya adalah Sinta Ramani.Menurut kedua orangtua saya,saya diberi nama Sinta agar kelak saya menjadi wanita yang cantik,pintar dan baikhati seperti dewi Sinta dalam Ramayana.Sedang kan Ramani adalah singkatan dari kedua nama orangtua saya dan bulan kelahiran saya yaitu Rachlinov dan Rima serta Juni.Ayah saya adalah seorang accounting di sebuah perusahaan swasta dan Ibu saya adalah seorang brand manager di Avon.Saya melewatkan masa kecil yang sangat indah dimana keluarga besar saya sangat memperhatikan saya,mungkin karena saya adalah cucu pertama bagi nenek saya.Saya hanya memiliki 1 orang kakek dan 1 orang nenek sewaktu kecil.Oma dan opa saya telah tiada sebelum Ayah dan Ibu saya menikah.Saya memanggil Ayah dan Ibu saya dengan sebutan ‘mama’ dan ‘papa’.Menurut Ayah dan Ibu saya,saya adalah orang yang berani,percaya diri dan menggemaskan.Ibu saya pernah berkata “Kamu itu waktu kecil putih banget sering disangka bule.Mama dikira babysitternya”Ibu saya sering bercerita tentang masa kecil saya,dia bilang setiap ada panggung dimanapun saya pasti langsung naik kesana.Masa kecil yang indah ini saya habiskan di Jakarta.Pada usia 3 tahun adik saya lahir,dia bernama Andre Danika.Ibu saya menyekolahkan saya di Playgroup Bobo dan melanjutkan di TK Patra IV sinabung.Di tk saya sering ada syuting sinetron contohnya sinetron Bidadari.Saat syuting sinetron Bidadari,saya disuruh menyanyi didepan anak-anak lain.Pada usia 4 tahun,ayah saya terkena serangan jantung saat menjemput saya.Kejadiannya,saat saya menghampiri ayah saya beliau sedang kesakitan dibagian perutnya dan dia bilang tidak bisa menyetir pulang.Sesampainya dirumah,ternyata Ayah saya telah menghubungi tante saya dan Ayah saya segera dibawa ke dokter.Saya ingat,saya waktu itu bertanya pada dokternya sakit apa ayah saya dan dokternya menjawab sakit jantung.Saat itu walaupun belum tau apa itu penyakit jantung,saya mengerti bahwa itu adalah penyakit yang mematikan.Ayah sayapun langsung dibawa ambulans ke Rumah Sakit Pusat Pertamina(RSPP).Setelah diperiksa dokter disana,Ayah saya divonis terkena serangan jantung dan akan di operasi secepatnya.Sesaat sebelum ayah saya di operasi beliau berkata “Jadi anak yang baik ya Sinta”dan Alhamdulillah operasi ayah saya berhasil.Setahun kemudian,saat saya menginjak tk besar Kakek saya meninggal.Beliau terkena kanker darah.Saya sangat sedih mengingat dia adalah Kakek saya satu-satunya.


Masa Pendidikan Sekolah Dasar
Saya melanjutkan jenjang pendidikan sekolah dasar di SD Mexico/Sdn.Gunung 05.Masa-masa di SD saya berjalan baik,walaupun saya tergolong murid yang ‘biasa’ tetapi saya menikmatinya.Ibu dan Ayah saya sibuk bekerja dan saya hanya bersama 2 orang pembantu dirumah.Jadi,saya lepas dari control orangtua saya.Semua keinginan saya dipenuhi.Pada kls 4 Ibu saya terkena phk dikantornya,sehingga beliau menjadi ibu rumah tangga.Mulai saat itulah Ibu saya mulai fokus terhadap saya dan adik saya.Saat kelas 5 saya mengikuti eskul drumband dan Alhamdulillah drumband kami menang kejuaraan nasional 3x berturut-turut.Ibu saya mulai menyadari bahwa saya termasuk anak yang ‘biasa’ sekolah.Ibu sayapun mendukung saya agar giat belajar.di sd saya,contek mencontek merupakan hal yang wajar.tetapi tidak bagi keluarga saya,bagi keluarga saya mencontek itu memalukan.Ayah saya selalu bilang “Lebih baik hasilnya jelek tetapi usaha sendiri dibanding baik tetapi mencontek”.Pada kelas 6 saya berusaha mengejar ketinggalan,saya les di berbagai tempat serta sangan mengurangi waktu bermain.saya mulai serius belajar pada bulan oktober.saya mengalami kegagalan yaitu saat tes di SMP Labschool kebayoran.Saya tidak menyerah,saya daftar di SMPN 19 RSBI tetapi sayang sekali,saya tidak lolos seleksi berkas.Sayapun daftar di SMPN 11 RSBI,saya lolos seleksi berkas dan tes akademik.akan tetapi saya tidak lolos di tes wawancara.Sungguh masa-masa sulit.Tidak diterima di 3 sekolah menjadi motivasi saya,saya harus bekerja keras agar dapat masuk sekolah bagus melalui jalur nem.Saya terus belajar dan belajar dan akhirnya tibalah waktu ujian.Tidak disangka,anak-anak lain mulai contek mencontek.Bahkan ada guru yang membiarkan hal itu terjadi.Seusai Ujian Nasional sayapun pasrah dan berdoa yang terbaik untuk diri saya.1 bulan kemudian,pengumuman nem pun tiba.Dan Alhamdulillah,rata-rata nem saya 9,1 dimana saat itu susah mencapai angka 9.saya menjadi nomor 8 disekolah saya,walaupun saya ingin menjadi nomor 1 tetapi saya sudah cukup lega.Sayapun segera mendaftar di SMPN 19 jakarta dan Alhamdulillah saya masuk.

Pendidikan Sekolah Menengah Pertama
Saya melanjutkan sekolah di SMPN 19 Jakarta.Awalnya,saya masuk dikelas regular sampai suatu hari saya diikutsertakan tes akselerasi oleh Ibu saya.Saya tak tahu apa itu kelas Akselerasi ternyata itu adalah kelas percepatan.dan Alhamdulillah dari 78 orang yang tes saya termasuk 20 orang yang diterima.Awalnya sangat berat berada dikelas Aksel,tetapi lambat laun sayapun beradaptasi dan mulai terbiasa dengan percepatan dan kekonsistenan belajar.Di kelas saya terdiri dari 20 anak pintar dan menarik.Masing-masing dari mereka memiliki kelebihan sendiri dan tentunya kelas ini sangatlah akrab.Kami menjalani masa-masa sulit bersama dan masa-masa indah bersama.Saya sangat senang berada dikelas itu,teman-teman saya menghargai perbedaan.Tidak jarang jika ada seorang murid yang tertinggal teman-teman saya membantunya dalam belajar.Wali kelas saya adalah seorang guru matematika muda yang bernama bu Jane.Bu Jane sangat sabar membimbing kami.Kelas kami terletak di lantai 2 pojok diatas masjid.Di kelas Akselerasi mempunya 6 semester,tetapi 1 semester itu 4 bulan.Jadi setiap 2 minggu sekali kami ulangan.Guru-guru dikelas kami adalah guru-guru pilihan yang telah lolos seleksi guru akselerasi.Akan tetapi kami enjoy didalam kelas itu,saat istirahat/tidak ada guru kami sering sekali bermain,melompat dan berlari-larian dikelas sehingga dibawah terganggu.Setiap ada teman kami yang berulangtahun,kami selalu membuat kejutan untuknya.Di kelas kami tersedia loker,saat tidak ada guru maupun istirahat kami naik ke atas loker dan mengobrol.Saat istirahat kami keluar ke koridor kelas untuk bermain gitar maupun didalam kelas.Walaupun banyak main,kami tidak lupa akan tanggung jawab kami dan Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada anak yang terancam diturunkan ke regular.Di kelas ini saya tidak hanya belajar akademik,tetapi juga arti teman sesungguhnya.Saya sangat bangga mempunyai teman-teman seperti mereka. Semester terakhir telah dimulai,pelajaran kami makin padat.Kami ikut bimbingan belajar dan tambahan pelajaran lainnya.Kami mulai focus ke sekolah tujuan.Awalnya saya berfokus ke SMAN 8 sayapun mengambil bimbingan belajar BTA tebet yang jaraknya jauh dari rumah saya.Pada bulan Agustus 2010 saya dan seorang teman menjadi MPK kelas.Saya menjabat sebagai Sekretaris umum di MPK.sewaktu itu tugas MPK adalah menyeleksi Kandidat OSIS baru.Saya cukup bangga karena dapat bekerja bersama kakak-kakak kelas dan menyeimbangkan antara kegiatan MPK dan akademik.Saya satu-satunya anak kelas Akselerasi yang menjadi panitia inti LDKS dan mempunyai jabatan inti di MPK.Teman saya yang juga MPK hanya menjadi anggota.Jadi,saya cukup bangga dengan hal itu.Pertengahan desember,saya memutuskan untuk ikut tes di SMA Labschool Kebayoran karena jarak SMAN 8 yang sangat jauh menjadi pertimbangan.Sayapun mengikuti bimbingan belajar Bintang Pelajar (BP) untuk memacu belajar saya mulai Januari.Disela-sela kegiatan saya yaitu les di BTA dan BP saya tetap ikut sebagai panitia inti LDKS di SPN Lido dan menjadi panitia Buku Tahunan Sekolah(BTS).Pada Februari 2011 saya dan 4 orang teman saya dari kelas mengikuti tes masuk SMA Labschool Kebayoran dan Alhamdulillah saya diterima.Saya sangat senang diterima di SMA Labschool sampai suatu hari saya tertarik mengikuti tes Kelas Internasional di 70 tahap 2.Sayapun mengikuti tes masuk KI di SMAN 70 dan Alhamdulillah saya lolos.Sayapun bimbang antara Labschool dan Kelas Internasional di SMAN 70.Sayapun mencari sumber-sumber keunggulan dari keduanya dan saya memilih SMA Labschool Kebayoran.Sekarang tiba saat yang menegangkan yaitu saat Ujian Nasional SMP.Saya dan teman-teman aya telah berusaha dalam 2 tahun ini untuk mencapai target yaitu sekolah di sekolah tujuan.Pada saat pengumuman nem kami berdoa agar mendapat yang terbaik dan Alhamdulillah SMPN 19 LULUS 100Di akhir masa sekolah,saya dan teman-teman saya membuat Farewell Party dengan tema Masquarade tanpa campur tangan pihak sekolah.saya dan seorang teman saya mewakili kelas aksel di kepanitiaan farewell party,dan Alhamdulillah lancar tanpa kendala.Tiba saatnya berpisah dengan teman-teman kelas saya,kami liburan ke Garut 3 hari 2 malam.Sungguh menyedihkan berpisah dengan mereka,tetapi saya yakin ini bukan yang terakhir.Mereka telah tersebar ke seluruh SMA di Indonesia bahkan ada yang melanjutkan di New York.Sungguh pengalaman yang tak tergantikan.

Masa SMA
Saya melanjutkan jenjang berikutnya di SMA Labschool Kebayoran.Saya ditempatkan di kelas XE pada kelas 10.Dikelas 10 saya kurang maksimal dalam hal belajar dikarenakan belum terbiasa.Di kelas saya yaitu di XE sebagian besar ingin melanjutkan ke jurusan IPA begitupun saya.Namun seiring berjalannya waktu teman-teman saya banyak yang berubah pikiran dan memilih jalur di IPS. Setelah kenaikan kelas di Labsky, saya mendapat jurusan IPS.Tetapi ada salah 1 sekolah negeri yang menawarkan saya untuk pindah kesana dan masuk IPA, saya belum mengetahui apa cita-cita saya lalu orangtua saya membawa saya ke psikolog untuk dites minat bakat ulang.Sebelumnya disekolah saya telah tes minat bakat dan disarankan masuk ke IPA tapi ternyata hasil dipsikolog saya ini menunjukan bakat saya di IPA tp minat saya di IPS. Jadi dengan banyak pertimbangan saya memutuskan untuk melanjutkan bersekolah di SMA Labschool Kebayoran jurusan IPS.






Dipuncak

Bersama adik


Ulangtahun ke 4

TK Patra
Perpisahan SD Mexico

Bakti Sosial SMPN 19

Pesantren Ramadhan di sekolah

Saat buka bersama

LDKS 2011

Panitia Farewell Party SMPN 19

Kelas XE

Perpisahan XE











Tidak ada komentar:

Poskan Komentar