Jumat, 21 September 2012

Tugas-1 Autobiografi Raqa Kharisma Hasli



 “15 TAHUN YANG BERSEJARAH”

            Assalamualaikum Wr. Wb. Sebelumnya saya akan memperkenalkan diri saya. Nama lengkap saya Raqa Kharisma Hasli atau biasa dipanggil Raqa. Disini saya akan mendeskripsikan diri saya melalui autobiografi, yaitu mendeskripsikan kehidupan saya saat masih bayi sampai saat ini. Saat ini umur saya 15 tahun 10 bulan dan saya mempunyai pengalaman-pengalaman yang sangat banyak, yang tidak bisa saya tulis terlalu banyak pengalaman tersebut.

Saya lahir pada 16 oktober 1996 di Jakarta, tepatnya hampir enam belas tahun yang lalu. Saya mempunyai ayah bernama Firdan Hasli, dan ibu yang bernama Sri Saras Mundisari atau biasa dipanggil Ninies. Alhamdulillah saya lahir dalam keadaan seperti dimana bayi normal (tidak pakai operasi caesar) di RS Asih, Jakarta Selatan.
MASA BAYI
Foto diatas adalah foto ketika saya masih berumur dua bulan (Menjelang tahun baru 1997). Di dalam foto tersebut saya (kiri) bersama ayah saya (kanan). Saat itu saya tinggal di daerah ulujami sampai tepat berumur satu tahun.
Ketika saya berumur satu tahun, saya pindah rumah ke apartemen taman rasuna. Disanalah saya tumbuh dan berkembang sampai saat ini. Di apartemen tersebut, saya tinggal di tower 15 lantai 6 dan nomor unitnya 1506A. Di umur yang masih belia ini, saya mulai menyebut nama orang tua saya dengan sebutan ‘mama-papa’. Dan di penghujung umur saya yang kedua, saya sudah mulai belajar berjalan seperti dimana bayi bayi lakukan.

Umur dua tahun saya mulai mencoba banyak hal walaupun masih ‘asal-asalan’, saya pun sudah mulai belajar menulis, mengenal huruf, mengenal angka, dan sudah berjalan tanpa bantuan apapun lagi. Usia itu juga membuat saya mengenal komputer.
    
Dua foto diatas ini adalah foto foto keluarga ketika saya masih berumur tiga tahun. Di sebelah kiri, adalah foto saya bersama keluarga saya, dalam foto tersebut saya memakai baju hitam dan blankon. Di foto sebelah kanan, adalah foto saya bersama adik saya dan eyang kakung saya. Eyang kakung saya bernama Doeladi Adikusumo, beliau sering dipanggil pak Doeladi oleh teman sebayanya serta keluarga yang seumuran dengan beliau, sedangkan saya sendiri menyebutnya dengan sebutan ‘tatung’. Eyang kakung saya tersebut telah meninggal di tahun 2005 yang pada saat itu beliau berusia 92 tahun, yang saat itu bertepatan dengan hari raya idul fitri. Di usia tiga ini saya mulai dikenalkan dengan mainan mainan seperti yang terdapat di foto saya sebelah kanan.

Foto foto yang diatas ini adalah foto ketika saya masih berumur 4 tahun. Di foto sebelah kiri, saya berfoto dengan adik saya (kiri) dengan background menara twin tower dari malaysia. Di usia ini, saya mulai diajak pergi bersama orang tua saya ke luar negeri, seperti Malaysia. Keinginan saya sendiri adalah agar saya bisa melanjutkan kuliah disana, karena disana memiliki kualitas yang bagus dibanding di Indonesia ini. Twin tower ini sendiri adalah gedung yang sering dikunjungi para turis turis, maupun penduduk negara itu sendiri. Twin tower ini terletak di ibukota Malaysia, Kualalumpur.
Kemudian difoto di sebelah kanan itu adalah foto ketika saya di Singapura. Saya berfoto dengan adik saya bersama lumba lumba berwarna merah muda, konon katanya lumba lumba berwarna merah muda itu cuma berada di singapura. Lumba lumba itu dilestarikan di tempat bernama Sentosa Island. Tempat tersebut berada di pusat kota singapura, dan selalu dipenuhi oleh pengunjung pengunjung yang ingin melihatnya.
MASA TK
    
Foto ini adalah foto dimana saya telah beranjak usia 5 tahun. Di usia ini saya mulai diperkenalkan dengan dunia pendidikan, dan dimasukkan kedalam kelompok bermain (KB/TK) Pendidikan itu adalah hal yang penting untuk dipahami, Mengapa? Karena pendidikan itu sendiri akan berguna jika suatu saat nanti kalian bekerja di suatu tempat, contohnya ketika kita belajar ilmu seni musik, kita akan diajarkan bagaimana caranya bermain musik, bagaimana sejarah musik, dan itu berguna ketika kalian menjadi guru musik ataupun musisi musisi terkenal yang mencintai musik.di sebelah kanan itu adalah foto ketika saya lulus TK dan naik ke Sekolah Dasar (SD), foto tersebut adalah foto saya bersama Pak Seto, ia adalah menteri di bidang anak. Di usia ini pula saya mengikuti kegiatan olahraga bernama baseball, saya menekuni olahraga itu sampai sekarang ini. Baseball sendiri awalnya karena disuruh orang tua. Dulu saya hanya ingin bermain bola sepak, tapi setelah bertahun tahun menjalani latihan latihan rutin dan bermain dalam pertandingan baseball lokal, saya akhirnya menyukai olahraga tersebut.

MASA SD

Umur 6 tahun, saya masuk ke Sekolah dasar di SDN Menteng 01. Saya bergaul dengan anak anak yang relatif pintar dan yang gemar bermain bola. Saya diajarkan cara bersosialisasi dengan teman, ilmu pengetahuan, melakukan olahraga dengan benar, disiplin waktu, dan sebagainya. Saat mengambil raport semester satu, Alhamdulillah saya berada di peringkat 4 dikelas, dan pada semester dua, saya mendapat piala penghargaan sekolah karena berada di peringkat dua teratas.
Umur 7 tahun saya melakukan tes di sekolah lain, dan pada akhirnya saya berpindah sekolah ke SD Ar-rahman Motik, saya berpindah saat saya naik ke kelas 2 SD. Kembali seperti kelas satu lalu, saya pun harus bisa bergaul dengan anak yang telah di sekolah tersebut sejak lama. Disana saya belajar yang namanya Iqro. Iqro sendiri adalah buku panduan yang berisi huruf huruf dalam bahasa arab yang dipadukan dalam suatu kalimat singkat yang tujuannya adalah untuk bisa membaca dengan benar ketika suatu saat membaca al-qur’an.
Umur 8 tahun alhamdulillah saya naik kelas ke kelas 3, di kelas ini saya telah ditinggalkan 4 teman saya karena berpindah ke sekolah lain, dan ada pula yang pergi ke luar negeri dan melanjutkan sekolahnya di negara tersebut. Umur ini juga yang membuat saya khatam iqro, dengan khatamnya iqro saya sudah resmi membaca kitab al-qur’an.
Usia 9 tahun alhamdulillah saya naik kelas ke kelas 4, usia ini adalah usia yang menurut saya yang paling mengesankan, berbagai pengalaman yang menyenangkan pun banyak yang telah saya alami di usia 9 ini. Saya termasuk orang yang suka berolahraga, dan dibuktikan ketika saya mengikuti ekskul futsal di sekolah itu, dan saya berhasil masuk ke daftar tim inti yang akan bermain di ajang futsal se-sd, tapi hal itu bukanlah mudah, saya harus bersaing dengan banyaknya teman untuk mendapatkan tempat inti, dan hal ini yang membuat saya senang berkompetisi.
Pengalaman lain adalah ketika saya mengikuti program sains klub. Sains klub telah membawa saya ke kepulauan seribu melalui kapal. Disana saya snorkling untuk melihat kehidupan di dasar laut kepulauan seribu. Laut disana sungguh indah, berwarna biru langit dan terdapat anemon laut serta terumbu karang yang dilestarikan disana.

Umur 10 tahun saya naik ke kelas 5, dimana kelas 5 ini pelajaran di sekolah mengalami masa masa sulit. Saya sering tidak fokus lantaran berpikir hanya ingin main saja, tapi hal itu saya coba hilangkan dengan cara belajar, dan hasilnya alhamdulillah bisa dibilang baik. Di usia ini juga saya mendapatkan pengalaman berharga. Saya dipanggil untuk bermain di Singapura atas nama negara Indonesia, dan hal itu awalnya adalah hal yang mustahil. Karena bisa dibilang bermain ke luar negeri dengan bermain baseball itu sungguh hal yang sulit, dan saya bisa membuat pelatih memanggil saya untuk menjadi timnas U-12 tahun.
Umur 11 tahun saya memasukki ajaran terakhir di sekolah ini. Di tahun angkatan saya, baru dimulai sistem ujian nasional (UN) yang sebelum sebelumnya hanya Ujian sekolah (US) yang diterapkan. Saya menghentikan sementara aktivitas seperti bermain baseball, bermain bola, dan lain lain, untuk fokus ke ujiannya itu sendiri. Sekolah pun mengadakan try-out dan tambahan tambahan guna meningkatkan kinerja lulus dari SD. Try out diadakan 4 kali dan tambahan tambahan dilaksanakan di hari sabtu. Setelah melewati itu semua, saya menghadapi ujian nasional di hari senin sampai kamis, dan terdiri dari 3 mata pelajaran, yaitu pelajaran IPA, Matematika, dan Bahasa Indonesia. Saya menunggu hasil keputusan ujian itu 1 bulan setelah ujian nasional itu berlangsung. Setelah satu bulan berlalu, saya akhirnya datang ke sekolah untuk melihat hasil ujian itu yang diumumkan satu persatu melalui pembagian amplop. Dan setelah dibuka, Alhamdulillah lulus dengan nilai yang baik!
Foto diatas ini adalah foto saya bersama orang tua saya. Disini saya foto saat akhirrussanah berlangsung. Akhirrussanah ini diselenggarakan di taman mini Indonesia indah (TMII). Penutupan ini adalah penutupan yang sangat dikenang, karena banyak hal yang dihasilkan dalam 5 tahun (masuk kelas 2) bersama teman teman, sangat disayangkan karena harus berpisah pada penutupan ini.

MASA SMP  

Usia menginjak 12 tahun, saatnya saya mencari sekolah menengah pertama (SMP) dan labschool kebayoran adalah tujuan yang pertama. Saya melaksanakan tes disana, tapi setelah melihat pengumumannya, hasilnya tidak lulus. Alpus adalah tujuan saya kedua, dan melalui tes tersebut, Alhamdulillah saya diterima disana. Memasuki ajaran baru, saya dan teman teman saya melakukan masa orientasi siswa yang dipandu oleh osis osis disana. Awalnya saya melakukan pra-mos, yang tujuannya untuk mempersiapkan diri sebelum masa orientasi tersebut. Saya membuat nametag yang luar biasa rumit, dengan memakai background berwarna hijau (sesuai kelas) dan terdapat foto yang ketentuannya boleh memilih, yaitu foto dengan kuli bangunan, ataupun tukang jamu, dan saya pun memilih kuli bangunan. Mos diadakan selama 5 hari. Setelah mos, saya mulai perkenalan dan pembelajaran pun dimulai.
Foto ini masih foto pada saat kelas 7, foto ini bersama ibuku di Disneyland. Ketika saya kembali bermain baseball lagi setelah berbulan bulan lalu sibuk dengan ujian nasional, saya justru kembali dipanggil untuk ikut berpartisipasi dalam pertandingan antar dunia di Jepang, hal itu pun saya sambut dengan positif. Saat di jepang, setelah berjuang keras, ternyata hasil yang didapat masih mengecewakan, menghadapi Australia, Amerika, dan Kuba, kami masih belum melampaui negara tersebut. Di Jepang pula, saya pergi ke Disneyland di Tokyo. Setelah 6 hari di Jepang, saya akhirnya pulang ke Indonesia dengan selamat.
Foto tersebut adalah foto saat saya berumur 13, saya naik kelas ke kelas 8. Foto disebelah kiri, saya sedang berdiri dan yang tinggi. Di foto sebelah kanan, saya mengangkat piala juara ke tiga. Saya kembali dipanggil tim baseball untuk ikut bertanding lagi di Filipina, dan Alhamdulillah juara ke tiga dan mendapat piala. Foto di sebelah kiri adalah foto tim saya yang berlaga di Filipina. Foto di sebelah kanan adalah foto ketika saya mengangkat piala juara 3 untuk Indonesia, dan itu adalah suatu pengalaman yang membanggakan.
Foto ini adalah ketika saya berumur 14 tahun, ini adalah ulang tahun saya yang menarik, pasalnya saya selalu berulang tahun pada saat bulan ramadhan, di sebelah saya itu adalah adik sepupu saya bernama fauzan yang sekarang berumur 8 tahun, dan pada ulang tahun itu, langsung diadakan pertandingan futsal. Usia tersebut menandakan saya telah memasuki kelas 9, yang artinya saya harus serius untuk menghadapi ujian nasional SMP. Seperti kelas 6 SD, saya mengurangi jadwal aktivitas berat seperti latihan baseball, dan ekskul futsal. 4 kali Try out dan pendalaman materi setiap pulang sekolah pun mulai dilaksanakan. Hari demi hari berlalu, saya akhirnya menempuh tahap akhir dalam ujian nasional. Setelah Ujian nasional itu selesai, seperti biasa, saya dan teman angkatan saya harus menunggu hingga satu bulan lamanya untuk melihat hasil rapor akhir. Liburan itu tidak saya gunakan sia sia, saya pergi ke Mekkah dan Madinah untuk berdoa supaya mendapatkan nilai yang maksimal dan bisa masuk ke SMA yang dituju.
Di sebelah kiri adalah foto bersama teman saya dalam persiapan menuju Masjidil Haram (saya paling kanan sedang menghadap kiri), sedangkan di sebelah kanan adalah foto bersama kedua teman saya di medan magnet (saya paling kanan). Disebut medan magnet karena gunung itu bisa mendorong dan menarik sesuatu contohnya bis ketika diam dia bisa mendorongnya menuju ke arah lain
Pengumuman pun tiba, dan semua yang berada di dalam aula buya hamka (tempat diselenggarakan pengumuman) pun bergetar. Dan ketika diumumkan, ternyata semua lulus 100%.
Foto ini adalah foto saya setelah pengumuman selesai, saya memakai toga dengan medali yang diberikan dari kepala sekolah SMP al-azhar itu.
Setelah semua selesai, kami (angkatan saya) langsung melangsungkan prom dalam rangka perpisahan satu angkatan. Prom itu sendiri harus membawa satu pasangan lain jenis, dalam acara itu terdapat acara maaf maafan satu sama lain secara terbuka, dan diakhiri oleh pesta  pesta bersama dengan berdansa
MASA SMA

Usia 15 saya pergi mencari sekolah untuk melanjutkan di tingkat SMA, dan Labsky adalah tujuan saya. Tes sudah dilangsungkan dan alhamdulillah diterima oleh labsky. Di labsky saya mengikuti mos, dan kali ini sungguh berat dari mos smp, contohnya kita makan diberi hitungan detik, sedangkan smp tanpa komando.

Foto ini adalah foto ketika saya terpilih menjadi pemain terbaik dalam pertandingan baseball yang membawa nama labsky. Saat itu baseball labsky berhasil menduduki peringkat 6 dari 14 peserta, hasil yang lumayan baik untuk sekolah ini. Banyak pengalaman yang telah saya jalani selama ini termasuk Trip Observasi (TO) dan Bintama. TO adalah observasi yang dilakukan untuk merasakan kehidupan orang orang yang fasilitasnya kurang memadai. TO dilaksanakan dalam 5 hari dan masing masing mempunyai kelompok untuk bertempat tinggal di tempat orang yang bersangkutan. Bintama adalah Latihan kekuatan fisik yang dipandu oleh para komandan pasukan khusus (KOPASSUS). Bintama ini dijalankan selama 6 hari dan memiliki tujuan menguatkan mental anak labsky dan meningkatkan fisiknya.

Demikian autobiografi yang saya buat dari saya bayi sampai sekarang. Semoga pengalaman pengalaman yang baik yang pernah saya alami ini bisa membuat Pembaca memotivasi untuk menjadi orang yang lebih baik.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar