Rabu, 05 September 2012

Tugas-1 Autobiografi Prima Widyo Kuntoro

16 Tahun yang Patut disyukuri


Periode Balita
Palembang,11 Oktober 1996.Saya lahir pada saat itu dengan nama Prima Widyo Kuntoro dengan nama panggilan Dio. Saya anak pertama dari empat bersaudara;dua laki-laki dan dua perempuan. Anak kedua setelah saya lahir adalah perempuan yang bernama Diajeng Rahma Aulia yang lahir juga di Palembang. Setelah saya dan Diajeng Rahma Aulia lahir,lahir lagi seorang perempuan yang bernama Raisa  Sabina Aurellia dan lahir di Jakarta.Lalu setelah saya,Diajeng Rahama Aulia,dan Raisa Sabina Aurellia lahir,lahir lagi Laki-laki yang bernama Dzaki Makkili Kuntoro di Jakarta.
Ketika saya berumur dua bulan, kedua orang tua saya membawa saya ke Ambon karena ayah saya mendapat tugas dinas di Ambon selama satu tahun.Karena pada saat itu terjadi kerusuhan di Ambon saya dan ibu saya kembali pulang ke Sumatera Selatan,Palembang di rumah kakek dan nenek saya.Saya senang tinggal di Pelambang,Sumatera Selatan jalan-jalan ke Sungai Mussi,makan pempek.
Karena ayah saya masuk dalam pasukan garuda (PBB) ayah saya pergi tugas ke Bosnia.Saya dan mama saya ikut ayah saya ke Serbia,(Bosnia Herzegovina).Pada saat itu saya berumur dua setengah tahun . Saya berada di Bosnia selama satu tahun. Setelah Pulang dari Bosnia saya kembali ke Palembang.
Ketika saya balita berumur empat tahun saya hidup di Palembang dan bersekolah di TK Muhammadiyyah Palembang,Sumatera Selatan. Saya semat memenangi kompetisi lomba mewarnai di TK Muhammadiyyah Palembang,Sumatera Selatan. Ketika saya masih balita berumur empat tahun,saya tinggal di rumah kakek dan nenek saya bersama ibu saya.Sedangkan, ayah berada di Jakarta karena tugas dinas di Jakarta.








                                                                                                         
                                                           
           
Periode SD                                  
Saya pindah bersama keluarga saya ketika berumur 6 tahun ke Jakarta karena Ayah saya ada tugas dinas di Jakarta dalam waktu yang lama.Saya masuk sd al-azhar empat Kebayoran lama. Ketika Di Jakarta sayamengontrak dan tinggal di daerah Joglo selama 1 tahun sambil menunggu membangun rumah di  jl.Delman Elok iV no.8 Kebayoran Lama ,Tanah Kusir,Jakarta Selatan,Indonesia.
Ketika saya sd di AL –Azhar empat Kebayoran Lama saya mengikuti ekstrakulikuler basket. Sayapernah mengikuti beberapa kompetisi lomba basket.  Katika di SD saya biasa pulang jam 1:00 siang.  Saya ikut jasa antar – jemput yang disediakan sekolah .
Saya berada di SD Al-Azhar empat Kebayoran Lama selama  empat tahun saja. Ketika naik kelas 5 saya pindah sekolah ke Medan,Sumatera Utara, karena ayah saya dipindah tugaskan di Medan,Sumatera Utara. Saya sekolah di SD Harapan satu Medan selama dua tahun (kelas lima sampai kelas enam). Saya duduk di kelas lima A yang terdiri dari tiga puluh lima orang dan wali kelasnya bernama pak Rajo Ali. Beliau adalah seorang guru matematika. Di SD Harapan satu Medan setiap saya pulang sekolah, saya bersama teman-teman bekerja sama (patungan) mengumpulkan uang untuk membeli bola plastik lalu bermain bola di lapangan sekolah. Saya juga pernah kehilangan tas saya ketika saya sedang bemain bola karena dicopet orang. Saya juga mengikuti seleksi Paskibra (Pasukan Pengibar Bendera) untuk upacara bendera setiap hari senin pagi. Saya mendapat tugas sebagai pengikat bendera. Saya bangga menjadi anggota Paskibra.
Saya naik kelas dengan nilai yang memuaskan. Saya masuk ke kelas enam B. Karna saat itu saya akan menghadapi ujian nasional (UN) saya berhenti menjadi anggota Paskibra (Pasukan Pengibar Bendera). Sejak saya naik kelas, saya menjadi tambah sibuk karena banyak kegiatan. Seperti les bimbel (Bimbingan Belajar) , PM (Pendalaman Materi) yang biasa diadakan oleh sekolah setiap pulang sekolah. Materi yang di ujikan pada saat ujian nasional (UN) adalah Matematika , ilmu pengetahuan alam (IPA) , dan Bahasa Indonesia. Alhamdulillah saya lulus dengan nilai yang memuaskan dengan NEM 25,95. Angkatan saya mengadakan perpisahan di Pantai Cermin.



 

 
 
 
 


 

                                                      

Periode SMP
Saya dan keluarga saya pindah lagi kembali ke Jakarta saat saya tamat SD (sekolah dasar) karena ayah dipindah tugaskan di Jakarta lagi. Akhirnya saya lulus SD (Sekolah Dasar) dari Medan dengan NEM 25,95 dan masuk ke SMP Negeri 19 Jakarta. Ketika MOS saya di suruh membuat name tag dan masuk kelompok dengan nama einstein. Ketika saya SMP (Sekolah Menengah Pertama) negeri 19 Jakarta saya banyak bertemu dengan teman saya ketika saya sd  di AL-Azhar 4 Kebayoran Lama. Akhirnya saya masuk ke kelas tujuh D yang berisikan empat puluh orang dan saya duduk di pojok belakang. Wali kelas tujuh D adalah seoarang guru PPKN (Pendidikan Kewarganegaraan) yang bernama ibu Netty. Di SMPN 19 Jakarta ini saya pernah di hukum karena memakai ikat pinggang yang salah. Jadi,ikat  pinggang saya diambil oleh guru piket dan sampai sekarang belum di kembalikan.
Pelajaran yang paling saya suka saat itu adalah olahraga dan yang paling saya tidak suka yaitu tata boga. Ketika ulangan tata boga saya selalu remedial. Pelajaran tata boga pernah memberikan tugas yaitu membuat telur asin, bir pletok , dan makan siang untuk guru.
Pariwisata di SMP Negeri 19 ketika itu pergi ke Bandung,Jawa Barat. Kami pergi ke tempat pabrik pembuatan tahu , dan ternyata membuat tahu itu susah lho. Kami diberikan tugas untuk mencatat proses pembuatan tahu.
Setelah Ulangan umum akhirnya saya naik kelas dengan nilai yang memuaskan. Saya naik ke kelas delapan H yang berisikan tiga puluh sembilan anak. Saya bertemu lagi dengan beberapa teman saya yang dari kelas tujuh D. Wali Kelas saya di Delapan H adalah bu Rima. Beliau adalah guru matematika. Saya banyak bertemu dengan teman-teman baru. Ketika kelas delapan H saya pernah mendapat kasus karena bermain handphone selama pelajaran berlangsung. Handphone nya sebenarnya punya teman saya dan handphone nya disita oleh bu Rima. Akhirnya orang tua saya dipanggil. Itu salah satu pengalaman yang tak terlupakan selama saya di kelas Delapan H. Di kelas delapan H ini saya berpariwisata (outing class) ke Bogor,Jawa Barat. Kali ini kami pergi ke tempat pertanian dan perkebunan tempat memanen sayur-mayur dan buah-buahan. Kami di beri tahu cara memanen buah-buahan dan sayur-mayur dengan benar. Lalu , kami diberi tugas untuk menyalin kembali cara memanen buah-buahan dan sayur-mayur dengan benar di sebuah kertas yang diberikan oleh guru pembimbing kami. Setelah pulang dari Pariwisata kami bersiap untuk UKK (Ulangan Kenaukan Kelas) atau juga biasa disebut dengan guru-guru kami yaitu Ulangan Umum dengan KKM (Nilai Kelulusan Minimal) yaitu tujuh puluh lima. Materi yang di ujikan yaitu matematika,bahasa.inggris,bahasa.indonesia,Ilmu pengetahuan alam (IPA),ilmu pengetahuan sosial (IPS) , biologi , teknologi informasi dan komunikasi (TIK) , Pendidikan agama islam , penjaskes (pendidikan jasmani dan kesehatan),seni budaya , bimbingan konseling (BK), fisika , tata boga , bahasa mandarin , dan lain-lain.
Akhirnya saya naik kelas dengan nilai yang memuaskan. Saya naik ke kelas sembilan E yang berisikan empat puluh anak. Wali Kelas kami adalah ibu Masruroh S.Pd atau biasa di panggil bu nunu. Dia adalah seorang guru Bahasa Indonesia. Ketika saya di kelas sembilan,kali ini saya dan teman-teman saya berpariwisata ke Bogor,Jawa Barat di IPB (Institut Pertanian Bogor).Setiap kelas dibimbing oleh guru pembimbing dan dibagi dalam berbagai kelompok .Disana kami diberitahukan tentang taksonomi serangga,diajarkan cara mendaur ulang kertas agar ramah lingkungan,dan mengadakan outbound dan games di hutan yang dibimbing oleh guru pembimbing.Setelah selesai dari pariwisata kami deberikan sertifikat oleh pembimbing masing-masing. Sejak saya naik kelas ke kelas sembilan , saya menjadi tambah sibuk karena banyak kegiatan. Seperti les bimbel (Bimbingan Belajar) , PM (Pendalaman Materi) yang biasa diadakan oleh SMP Negeri 19 Jakarta setiap pulang sekolah untuk mempersiapkan diri di UN (Ujian Nasional) agar mendapat NEM yang tinggi dan masuk ke SMA (Sekolah Menengah Atas) Unggulan. Materi pelajaran yang di ujikan pada saat ujian nasional (UN) yaitu Bahasa.Indonesia , Bahasa inggris , Matematika , dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang terdiri dari Fisika dan Biologi. Sebelum saya mengikuti ujian nasional (UN) saya mengikuti ujian sekolah (US) dan Ujian Praktek terlebih dahulu. Ujian praktek yang di ujikan adalah bahasa.inggris, bahasa indonesia , biologi , fisika , seni musik.Sekolah juga menyediakan fasilitas Supercamp. Super Camp adalah kegiatan menginap bersama teman-teman selama 3 hari di sebuah villa dan belajar di sana secara intensif  agar bisa mempersiapkan UN (Ujian Nasional). Setiap pagi saya dan teman-teman saya bermain futsal dan berenang di kolam bernang, saya sangat senang bisa mengikuti super camp karena belajar jadi santai. Guru-guru pembimbingnya pun sangat baik dan mengajarnya mudah di mengerti. Ketika malam tiba saya dan teman-teman saya mengadakan acara renungan malam dan membuat api unggun. Alahamdulillah, akhirnya saya lulus ujian nasional (UN) dengan nilai yang memuaskan yaitu 36,00. Di angkatan saya alhamdulillah 100%  lulus semua.
Saya dan teman-teman saya mengadakan perpisahan di puncak. Saya dan teman-teman bermain bola, berenang di kolam bernang ,main kartu, dan mengadakan acara renungan malam. Saya memiliki kenangan yang manis bersama teman-teman saya di SMP Negeri 19
Setelah tamat dari SMP Negeri 19 Jakarta saya menlanjutkan sekolah ke SMA Labschool Jakarta,dan saya masih bersyukur masih diberi kesempatan oleh Allah untuk hidup di dunia ini.
                                      



Periode SMA
Akhirnya saya melanjutkan sekolah saya di SMA Labschool Kebayoran (labsky) DI SMA labschool kebayoran  banyak kegiatan yang sangat menarik seperti  masa orientasi siswa (MOS),pilar (pesantren kilat ramadhan) yang dilaksanakan pada bulan ramadhan,dan pra TO dan TO. Dari kegiatan yang saya sebutkan di atas wajib di ikuti oleh siswa sma labschool kebayoran  maupun       oleh siswi sma labschool kebayoran Jakarta dan sudah saya ikuti semua.Dari sekian kegiatan di sma labshool kebayoran  Jakarta yg sudah saya lalui yg paling berkesan adalah pra TO dan TO (trip observasi) yang akan dilaksanakan di Purwakarta,kampung Parakanceuri.
 Sebelum kita pergi ke purwakarta untuk melaksanakan TO (trip observasi) yang akan dilaksanakan dalam kurun waktu lima hari empat malam , kita akan mempersiapkan diri  dalam program pra TO seperti membuat name tag , mengecat  tongkat yang akan kami pakai di kampung Parakanceuri  , belajar memasak dengan kompor minyak , dan penjelasan tugas yang akan diberikan oleh panitia TO ( trip observasi ) yang akan dilaksanakan di Purwakarta,kampung Parakanceuri.
Dari dua ratus  empat puluh anak akan dibagi satu kelompok tujuh sampai delapan orang . Saya masuk ke dalam kelompok urutan dua puluh Sembilan yang diberi nama bubuy bulan. Pendamping kakak kelas kami adalah kak sani hadiyan dan pendamping gurunya adalah pak Nasuki . kelompok saya beranggotakan  delapan  orang yaitu, saya Prima Widyo Kuntoro , Alfath, Prabowo , Abraham Armani , Nadia Rahmadiani , Bella Elga , Camila Adianti , dan Anis . Ketua dari kelompok dua puluh Sembilan bubuy bulan adalah Alfath .
Pada hari pertama persiapan pra TO, kami diberi pengarahan tentang kegiatan TO(trip observasi)  yang akan dilaksanakan di Purwakarta,kampung Parakanceuri bersama kakak pendamping saya yaitu kak Sani Hadiyan. Pada awalnya kita mengadakan sesi perkenalan  sesama anggota kelompok  dua puluh Sembilan bubuy bulan. Lalu kami diberi penjelasan tentang pembuatan name tag dan pengecatan tongkat. Di kelompok  dua puluh Sembilan bubuy bulan ini dibagi menjadi dua yaitu yang membuat name tag dan yang mengecat tongkat . Saya, Alfath , Abraham Armani, Bella , dan Anis mendapat bagian tugas dalam mengecat delapan  tongkat . Eden , Nadia Rahmadiani , Prabowo mendapat bagian dalam membuat name tag . Pada hari pertama persiapan pra TO kami melakukan pengecatan dasar warna putih pada delapan tongkat yang ada , pada hari kedua kami memasang target pengecatan warna merah dan biru ,pada besoknya barulah kita mengecat tongkat secara keseluruhan warna . Sehingga pengecatan tongkat dapat kami selesaikan dalam kurun waktu tiga hari setiap pulang sekolah. Pengecatan tongkat biasanya lebih cepat diselesaikan dari pada pembuatan name tag.

                          
                   
                                                                     


Di hari pertama kita melaksanakan pra TO seluruh laki-laki harus dipotong botak , sedangkan perempuan rambutnya di ikat dengan pita yang berwarna warni. Kegiatan pra TO diawali dengan kegiatan lari pagi pada pukul 5.30 Pagi. kelompok  dua puluh Sembilan bubuy bulan sudah harus mengenakan name tag dan tongkat yang di buat. Setelah lari pagi kami melaksanakan apel pagi di dalam hall sma labschool kebayoran Jakarta . Setelah apel pagi kita diberi pengarahan tentang kegiatan TO ( trip observasi) di kampung Parakanceuri . lalu kelompok  dua puluh Sembilan bubuy bulan melakukan pembagian tugas seperti pembuatan presentasi , kegiatan pentas seni , dan kegiatan seni daerah. kelompok  dua puluh Sembilan bubuy bulan mewakili seni daerah Ambon. Sedangkan pentas seni yang akan dilaksanakan di kampung  Parakanceuri bertema super trap. Sedangkan saya ditugaskan membuat presentasi penelitian bersama Anis dengan tema perbedaan tekanan suhu dan tekanan udara pada dataran purwakarta dengan Jakarta . Pada hari kedua kami lari pagi seperti biasa lalu kami melaksanakan kegiatan  siaga tongkat  pada kegiatan ini kami harus mengambil kembali setiap tongkat yang diambil oleh kakak osis dengan cara berargumentasi dengan kakak osis yang telah mengambil tongkat kami . setelah kegiatan siaga tongkat kami melaksanakan apel pagi dan setelah itu kami menyiapkan barang untuk diberangkatkan ke kampong Parakanceuri. Setelah itu kami  melaksanakan latihan pentas seni yang bertema super trap .
Pada hari pertama  TO (trip observasi)  dilaksanakan di Purwakarta,kampung Parakanceuri. Kita mengadakan apel pagi yang menyimboliskan penyerahan orang tua kami ke panitia TO ( trip observasi ). Setelah kami melaksanakan apel pagi kami masuk ke bis masing – masing  bersama kelompok dua puluh delapan dengan kelompok tiga puluh . kami berangkat pada pukul delapan pagi dan sampai di Purwakarta pada pukul setengah dua belas siang. Untuk sampai pada kampong Parakanceuri ,saya dan kelompok dua puluh Sembilan bubuy bulan harus menuruni bukit , menyebrangi sungai , dan melewati sawah, dan saya  dan kelompok dua puluh Sembilan bubuy bulan sangat menikmati bersama  pemandangan persawahan. Ketika sampai di lokasi lapangan kosong kami berkumpul dan menerima kata sambutan dari kepala desa Parakanceuri dan beberapa sambutan pentas seni untuk menyambut saya dan kelompok dua puluh Sembilan bubuy bulan.





Setelah mendapat kata sambutan dari kepala desa Parakanceuri dan masyarakat Parakanceuri setiap kelompok langsung dititipkan ke orang tua asuh masing – masing.  Saya dan kelompok dua puluh Sembilan bubuy bulan mendapat orang tua asuh seorang petani, beliau biasa saya dan kelompok dua puluh Sembilan bubuy bulan panggil abah. Abah tinggal bersama istri dan dua orang anak, anak yang pertama sudah berumur  kira – kira Sembilan belas sampai dua puluh dua tahun. Sedangkan anak yang satu lagi bernama Farid dan biasa saya dan kelompok dua puluh Sembilan bubuy bulan panggil aid. Aid sekarang duduk di bangku kelas dua. Ketika sampai di rumah abah, saya dan kelompok dua puluh Sembilan bubuy bulan  mengadakan perkenalan dan maksud dan tujuan saya dan kelompok dua puluh Sembilan bubuy bulan datang menginap dalam waktu lima hari empat malam. Rumah abah terletak dekat masjid sehingga saya dan kelompok dua puluh Sembilan bubuy bulan bisa lebih cepat dalam melaksanakan salah satu ibadah wajib yaitu sholat fardhu.  Khusus laki-laki sholat di masjid, sedangkan perempuan sholat di majllis ta’lim.
Setelah melaksanakan perkenalan dan maksud dan tujuan saya dan kelompok dua puluh Sembilan bubuy bulan datang menginap dalam waktu lima hari empat malam. Kami diberi waktu untuk beristirahat dan makan makananan yang dibawa dari rumah.
Setelah beristirahat dan makan siang saya dan kelompok dua puluh Sembilan bubuy bulan melakukan penelitian bersama Anis dengan tema perbedaan tekanan suhu dan tekanan udara pada dataran purwakarta dengan Jakarta .  saya dan anis mengecek tekanan dan suhu udara  di dataran tinggi dan anis mengecek tekanan dan suhu di dataran yang rendah. Saya dan anis mengecek tekanan dan suhu udara dengan jam tangan dari pak Afdar dalam mengerjakan tugas yang bertema dengan tema perbedaan tekanan suhu dan tekanan udara pada dataran purwakarta dengan Jakarta .
Setinggal saya dan anis teman-teman yang lain sedang membantu ibu membersihkan rumah dan memasak untuk mempersiapkan makan malam.
Pada malam harinya kami ada acara menjaga  vendel saya mendapat giliran menjaga vendel bersama Prabowo. Menjaga vendel dilaksanakan pada jam sepuluh malam sampai dua malam. Jadi ketika jam sepuluh malam kakak-kakak osis berkeliling dan menyenter vendelnya dan kita harus menirunya kembali. Sebelum kita melakukan kegiatan jaga vendel kita harus membuat tower yang terdiri dari tongkat-tongkat kelompok dua puluh Sembilan bubuy bulan. Pada hari pertama saya dan bowo tidak mendapat giliran.
Pada saat pagi hari udara sangat dingin, jadi ketika dibangunkan saya langsung malas bergerak untuk sholat subuh.  pada saat siangnya saya, alfath, dan prabowo pergi ke sawah untuk membantu abah . Abah menyuruh  kami untuk memotong  rumput liar yang ada di tepi – tepi padi. Selagi kami memotong rumput liar abah memetik buah kelapa. Setelah membantu abah kami beristirahat di pondok abah dan meminum buah kelapa yang sudah di potong abah. Setelah membantu abah kami pulang ke rumah abah untuk beristirahat dan makan siang. Pada malam harinya di adakan acara pentas seni, setiap kelompok yang lolos seleksi harus menampilkan pentas seninya di acara ini. Kelompok kami mendapat giliran besok untuk menampilkan pentas seni yang bertema super trap. Pada saat itu saya mendapat tugas untuk jaga rumah bersama Abraham Armani. Malam ini saya dan Prabowo mendapat giliran tugas untuk menjaga vendel sampai jam dua pagi. Namun, saya gagal dalam melaksanakan tugas menjaga vendel.
Hari ketiga diawali dengan tadarus pagi di masjid, lalu kami lari pagi berkeliling desa. Setelah lari pagi saya kembali ke rumah untuk mempersiapkan diri dalam mempresentasikan penelitian kelompok dua puluh Sembilan bubuy bulan tentang perbedaan tekanan dan suhu udara di parakanceuri dan Jakarta. kelompok dua puluh Sembilan bubuy bulan mendapat giliran terakhir dalam mempresentasikan penelitian kami tentang perbedaan tekanan dan suhu udara di parakanceuri  dan Jakarta. Setelah presentasi kami langsung mempersiapkan pentas seni kami untuk nanti malam
Hari ini adalah hari kami melakukan kegiatan penjelajahan. Ada dua orang yang tidak di izinkan mengikuti kegiatan penjelajahan karena alas an kesehatan mereka adalah Nadia Rahmadiani dan Anis. Setiap kelompok berangkat dengan seling waktu masing-masing lima menit. Kami berangkat dengan urutan ke lima. Dalam perjalanan kami biasanya mendaki bukit dan menuruni bukit kami dibantu oleh kakak-kakak palabsky. Di perjalanan kami melewati setiap pos pada pos kesenian muka kami dicoret-coret, di pos bela Negara kami mandi lumpur lalu kami memersihkan diri di pos rohani di air terjun yang menjadi salah satu objek wisata Parakanceuri. Setelah kami pulang kami beristirahat sampai maghrib. Puncaknya pada malam acara api unggun, kami bernyanyi bersama dan bercanda bersama
    
Pada hari terakhir kami di parakanceuri diawali dengan senam pagi lalu operasi semut. Setelah operasi semut kami mengadakan apel pagi untuk memberikan terima kasih kepada masyarakat dan berpamitan dengan abah,ibu, dan aid. Saya dan teman – teman saya tak akan melupakan TO tahun ini
Setelah pulang dari trip observasi kami langsung focus kepada Ulangan tengah semester dan UAS atau ulangan akhir semester. Saya dan teman-teman sepuluh f mempersiapkan diri agar masuk ke jurusan yang diinginkan. Ada yang mau masuk sebelas IPA dan juga ada yang ingin masuk sebelas IPS . sedangkan saya sendiri sebenarnya ingin masuk sebelas IPA tetapi ketika pembagian raport nilai saya tidak mencukupi untuk masuk sebelas IPA . awalnya orang tua saya menyuruh saya untuk pindah ke SMA yang lain agar saya masuk sebelas IPA . tapi karena saya tidak menyukai pelajaran IPA antara lain fisika dan kimia saya lebih memilih untuk masuk ke sebelas IPS. Saya dan teman-teman sepuluh f mengadakan acara perpisahan di Paregu , Pondok Indah. Setelah makan-makan kami mengadakan acara refleksi di Puncak di villa salah satu teman saya. Di villa tersebut banyak terdapat permainan seprti meja billiard , tenis meja , kolam berenang (swimming pool) , taman bermain , dan lapangan bola. Setelah sampai di villa teman , saya dan yang lain langsung menuju kamar kami masing-masing. Setelah itu kami bermain billiard sebentar dan langsung menuju ke masjid terdekat untuk melaksanakan sholat jum’at berjamaah. Setelah sholat jum’at berjamaah kami pulang ke villa dan bermain. pada malam harinya kami mengadakan acara renungan malam tanpa bu wulan dan bakar-bakaran jagung dan sosis . Pada esok harinya saya berenang bersama teman-teman di kolam renang yang ada di villa tersebut dan kembali pulang ke Jakarta. Saya memiliki banyak kenangan manis bersama teman-teman sepuluh f.
Ini adalah foto perpisahan saya dengan kelas xf.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar