Jumat, 21 September 2012

Tugas 1 - Autobiografi Pradipta Kartika Kirana


DIECISÉS

(Enam Belas)


Nama saya Pradipta Kartika Kirana atau yang akrab dipanggil oleh keluarga dan teman-teman dengan sebutan Tikka yang diambil dari Kartika. Saya lahir di RS Medistra, Jakarta, pada tanggal 9 Maret 1996 pukul 22.00 WIB.

Dulu - Sekarang

Saya adalah anak pertama dari 3 bersaudara. Ibu saya bernama Atik Pribadi Priambodo dan ayah saya Ir. H. Bambang Ari Priambodo.
Untuk sejarah nama saya, cukup simple. Tikka berasal dari gabungan antara Atik dan Ari (A”Tik-A”ri). Ketika saya kecil nama Tikka hanya memiliki satu huruf K tetapi karena dokter kandungan saya yaitu dr. Abdul Latief memberikan saran kepada Ibu saya untuk menambahkan satu K lagi agar lebih banyak rezeki, akhirnya nama panggilan saya pun diubah menjadi. Toh, hanya untuk nama panggilan dan tidak akan mengubah diri saya.
Saya memiliki 2 adik perempuan. Cukup jauh jarak umurnya. Adik saya yang pertama bernama Pradinda Athirra Kirana (7 tahun) dan Pranindya Azzahra Kirana (6 tahun) mereka bersekolah di SDI Al-Azhar 01 Kebayoran.

Papa - Tikka - Mama - Nana - Yaya

Masa Kecil

Membahas mengenai masa kecil saya, saya dulu adalah "anak tunggal gagal" karena akhirnya saya punya 2 adik yang jarak umurnya cukup jauh. Ketika saya masih batita saya sudah mulai disekolahkan di sekolah anak Kidsport di daerah Pondok Indah. Kidsport hanya sekedar perkenalan agar tidak kaget dan mempunyai dasar untuk sekolah.
Ketika kecil saya terkenal dengan "si penyembur makanan" sehingga setiap saya datang ke kantor Papa saya pasti teman-teman kantornya jika ingin bertemu atau bermain dengan saya harus membawa tissue. Saya tumbuh menjadi anak yang sehat dan banyak bicara.
Ketika kecil Papa dan Mama sering mengajak saya pergi ke luar negeri dan berbagai tempat-tempat rekreasi. Sayangnya itu sewaktu saya masih kecil sehingga saya sangat sulit untuk mengingatnya kembali.

Sudah saatnya masuk Kelompok Bermain! Karena saya pernah bersekolah di Kidsport, ketika masuk KB saya bukan anak yang penakut dan tidak berani masuk kelas. Saya termasuk anak yang aktif di KB. Saya bersekolah di Al-Azhar Syifa Budi yang terletak tidak jauh dari rumah saya.




Masa SD

Saya melanjutkan pendidikan saya di SDI Al-Azhar Syifa Budi Jakarta. Ketika SD saya masuk kedalam kelas anak berbakat. Sehingga saya dari kelas 3 hingga 6 mempunyai teman sekelas yang sama.
Namanya juga Sekolah Dasar, di sekolah ini saya banyak sekali diajarkan dasar-dasar banyak hal. Ketika saya kelas 5 SD saya aktif di Paskibra sehingga sewaktu ketika saya memenangkan lomba dan juara ke-3. Dan saya juga selalu menjadi Paskibra ataupun pemimpin upacara ketika ada upacara di sekolah. Lalu saya termasuk tim paduan suara di SD yang sangat menyenangkan.


Ketika SD saya juga bergabung di tim Drum Band dan memegang Bass Drum. Setiap tahun selalu ada Panggung Gembira. Saya selalu tampil untuk memerankan peran di drama ataupun menyanyi. Pada tahun terakhir saya di SD, saya memberikan ide kepada teman-teman saya “bagaimana kalau kita tampilin yang belum pernah untuk panggung gembira?” akhirnya saya dan teman-teman berinisiatif untuk menampilan tarian saman dimana saya menjadi ketuanya.
Saya lulus dari SD dengan nilai yang cukup kecuali mata pelajaran ipa. Nem saya 26,50 dan saya mendapat peringkat ke-6 satu angkatan. Sebagai tradisi sekolah SD saya, ketika pemberian pengumuman kelulusan, kami dikumpulkan di lapangan lalu kami dibagikan sebuah surat yang berisi pengumuman nem. Setelah itu, setelah kami mengetahui nilai dan nem kamipun disiram oleh air (seperti hujan) dengan hydrant dari atas. Itu adalah pelulusan terbaik sepanjang hidup saya.

Masa SMP 

            Setelah saya lulus dari SD saya pun melanjutkan jenjang pendidikan di SMP Labschool Kebayoran. Ketika saya pertama kali masuk saya berfikir “ini sekolah apa?” karena, jujur, saya tidak terlalu mengetahui profil sekolah ini.
Saya ingat sekali, pertama kali saya berkenalan di SMP Labschool Kebayoran adalah teman saya namanya Adinda Olivia Ryan Sabrina, pada saat Pra-MOS.
Pada Pra-MOS kami diberitahu apa saja yang harus dikerjakan, kelompok, dan apa saja yang harus dibawa. Saya kebingungan karena begitu banyak yang harus dikerjakan, yaitu membuat tas yang harus di cat nama OSIS yang pada waktu itu adalah Heksatriya Praja Danadhyaksa dari angkatan 6. Lalu kami juga harus membuat name tag yang menurut saya sangat susah karena saya baru pertama kali disuruh membuat hal seperti itu.
Pada saat itulah pertama kalinya saya mengetahui bagaimana pola dari kegiatan di SMP maupun SMA Labschool. Di hari pertama saya membawa makan siang yang cukup banyak, karena saya tidak mengetahui akan seperti itu sayapun kaget karena makan itu dihitung sehingga kami makan dibawah tekanan para OSIS. MOS dilaksanakan selama 5 hari. 5 hari yang cukup panjang.
Setelah MOS berlalu saya akhirnya masuk ke kelas 7A (Ra7Atouille, re: atatouille),  dengan wali kelas Bapak Tri Asmoro dan Bapak Cep Andi Alim. Ketika itu saya tidak mengenal siapa saja yang ada dikelas itu kecuali teman les bahasa Inggris saya Dhira Mandala. Saya berlaga asik dan seru. Ketika pelajaran TIK kami duduk bersebelahan dengan absen karena kami belajar di Lab Komputer. Setelah 2 kali pertemuan saya akhirnya akrab dengan teman sebelah absen saya yang bernama Putri Indam Kamila. Putri tertawa akan lelucon lelucon saya sehingga kami sering mengobrol.
Di awal kelas 8 saya mula memiliki teman yang sangat banyak. Perlahan saya megenal semua teman-teman satu angkatan saya. Setelah mengikut beberapa tahap akhirnya saya terpilih menjadi Ketua Bidang 2 Majelis Permusyawaratan Kelas (MPK) Hasthaprawira Satya Mahadhika. Pada 17 Agustus 2009 saya mengikuti Lalinju (Lari Lintas Juang) yang dilaksanakan dari MENPORA hingga Labschool Kebayoran. Setelah itu saya dilantik dan menjadi MPK. Jika harus dikatakan dengan satu kata kelas 8 itu asik.

Xlavorious

ki-ka:
Putri - Tikka

Kelas 7A



Lalinju 2010


Akhirnya saya naik ke kelas 9 dimana saya menjadi kakak kelas tertua di SMP Labschool Kebayoran. Saya duduk di bangku kelas 9D, saya sekelas dengan 3 teman terdekat saya yaitu Putri, Ebha, Dinda Alya dan Rani. Saya sengat senang karena bisa sekelas dengan mereka. Kelas 9 sangatlah sibuk, setelah turun jabatan dari MPK pada 17 Agustus 2010. Saya diutus untuk menjadi seksi acara panitia Celebration Day, kami juga harus mengikuti PAKET (tambahan pelajaran) setiap pagi ataupun pulang sekolah, kami juga mengurus foto untuk buku kenangan.
Angkatan 8 atau Scavolendra Talvoreight terbentuk dengan ketua angkatan Bayu Siswonegoro. Saya juga bergabung di Xlavorious (modern dance) dan menjadi manager, kami mengikuti beberapa kompetisi dan tampil di beberapa acara sekolah. Lalu saya bergabung di komunitas ASEP (Anak Sepeda) bersama teman-teman perempuan saya walaupun tidak semunya bisa naik sepeda. Saya mengikuti eksul basket dan menjadi tim inti.

"Empire of Mon9Dolia"


Ketika masa-masa try out dan mencari sekolah saya hanya tes di dua sekolah yaitu SMAI Al-Azhar 01 dan SMA Labschool Kebayoran. Awalnya saya berniat untuk sekolah di SMAN. Tetapi karena tidak yakin dan merasa lebih nyaman, akhirnya saya pun memutuskan untuk melanjutkan sekolah di SMA Labschool Kebayoran.
Saya termasuk orang yang tidak puas dengan nilai UAN saya karena tidak memenuhi target. Tetapi itu tidak membunuh semangat saya untuk berprestasi di SMA sekarang. Setelah mengikuti syarat-syarat kelulusan saya akhirnya lulus dari SMP Labchool Kebayoran dan mendapat penghargaan “The Jokes Mania” dari teman-teman seangkatan saya.

Celebration Day Scavolendra Talvoreight

Masa SMA

Study Tour ke Bandung!

Reuni Trip Observasi!

Makan siang bersama!

            Seperti SMP, di SMA juga dilaksanakan MOS. Karena saya sudah terbiasa dengan kegiatan Labschool yang seperti ini saya menjalaninya dengan sabar. Setelah MOS saya bergabung dengan kelas saa yaitu 10C. Saya cukup cepat untuk mengenal individu yang ada dan melebur dengan semuanya. Diawal kelas 10, SMA Labschool mengadakan acara pentas seniSky Avenue dan itu adalah pertama kalinya saya terlibat menjadi panitia disebuah acara SMA Labschool Kebayoran. Kelas 10 adalah dimana banyaknya kegiatan yang harus diikuti dari mulai PILAR, TO, BINTAMA, LAPINSI, TPO, LALINJU. 

            Pilar adalah acara pesantren yang dilaksanakan di bulan puasa. Beberapa bulan setelah PILAR, setelah UHT lebih tepatnya diadakan Pra-TO (Pra Trip Observasi) kita mengecat tongkat, membuat nametag, dan banyak hal yang harus disiapkan sebelum pergi ke Purwakarta. Saya sekelompok dengan Nana, Ifad, Alen, Addin, Dina, dan Bilqis dengan PDP (pendamping) Kak Wisnu dan Adia. Di hari terakhir Pra-TO diumumkan nama angkatan kami yaitu Dasa Eka Cakra Bayangkara dengan ketua angkatan Bayu, Maga dan Rayhan Athaya.
            Kami berangkat ke Parakan Ceuri dengan bis dan kami pun akhirnya sampai disana. Trip Observasi merupakan kegiatan terseru yang pernah saya ikuti di SMA Labschool Kebayoran. Kami melakukan penjelajahan, api unggun dan lain-lain. Menurut saya TO sangat bermanfaat karena dengan program ini saya bisa tahu bagaimana rasanya tinggal di pedesaan.

Di POS SXN saat penjelajahan!

Panitia Skybattle 2011!!
Lari pagi terakhir!!


            Lalu berlanjut ke BINTAMA yang dilaksanakan di Kopassus selama satu minggu. Disana kami belajar banyak mengenai kedisiplinan, manajemen waktu dan keberanian mental. Saat berangkat kami naik bis kesananya, sesampainya disana, setelah memasuki gerbang, bis kamu di pukul dan para pelatih berteriak “Ayo turun! Kalian sudah memasuki daerah kami kalian harus mengikuti aturan kami! Ayo turun!!”. Kami terkaget-kaget! Setelah beberapa kegiatan berlalu akhirnya kami sampai dipenghujung acara yaitu apel dan penciuman bendera. Saya terharu karena perjuangan untuk bertahan disana selama itu adalah sesuatu yang berharga menurut saya. Saya tidak jatuh sakit dan saya mengikuti semua kegiatan dengan baik.
            Dekat-dekat semester 2 saya mengikuti LAPINSI, seperti LDKS untuk pemilihan menjadi OSIS. Setelah itu TPO yaitu tes fisik, tes agama, dan presentasi. Alhamdulillah, saya lulus TPO dan sekarang menjabat menjadi seksi kesenian 2 OSIS Amarasandhya Batarasena.
            Dipertengahan tahun 2012, saya pergi untuk menari dengan sanggar tari Swarna Nusantara untuk tampil misi budaya di Spanyol tepatnya di Lloret de Mar, Barcelona. Dan melakukan tour keliling beberapa Negara di Eropa.

Di San Siro Milano, Stadion AC Milan!

Bersama teman baru dari Italia
ki-ka:
Ziha - Tikka - Teman Baru - Anne - Kenu - Aza

Sebelum tampil! Bersama teman-teman Swarna Nusantara

Di Grand Auditorium, Cannes!!
            Syukur, kelas XI saya masuk dijurusan yang saya inginkan yaitu IPA. Kelas saya sekarang adalah XI IPA 3 dengan wali kelas Bapak Osa. Baru 3 bulan berjalan kelas XI sudah terasa seperti 1 tahun. Begitu banyak yang saya ikuti dari OSIS, pemeran di Skylite 2012 dan banyak. Pada September tanggal 16 kemarin saya baru saja tampil di acara Skylite Musicals yang diselenggarakan di Graha Bhakti Budaya, TIM. Saya sangat senang dan bersyukur bisa terlibat disini karena tingginya rasa kekeluargaan antar satu anggota dan lainnya sangat terasa. Saya giat berlatih hingga larut malam.
Skylite Musicals 2012

            Waktu berjalan sungguh cepat, saya sangat beruntung menjadi saya. Banyaknya hal-hal yang belum saya ceritakan disini. Masih banyak lagi kejadian-kejadian yang tidak akan pernah terlupakan.
            Masa depan menunggu!

“Never regret everything and everyone that makes you smile” -t

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar