Minggu, 02 September 2012

Tugas 1 - Autobiografi Hasif Syahrastani

TUGAS-1 AUTOBIOGRAFI HASIF SYAHRASTANI

16 Tahun hidup penuh pengalaman
         16 tahun saya hidup telah melewati berbagai masa, berbagai kejadian dan berbagai pengalaman.  Mulai dari pengalaman unik sampai pengalaman pahit. Semua pengalaman itu kadang terlintas dipikiran saya dan membuat saya teringat kembali akan pengalaman itu.

PERIODE KELAHIRAN
Buku Kelahiran saya
Saya saat baru lahir
         1 Juni 1996 hari dimana saya lahir ke permukaan bumi dari pasangan Wasriniel Said ayah saya dan Ellya Zain ibu saya.  Saya lahir di Rumah Sakit YPK yang terletak di sekitaran daerah Theresia, Jakarta Pusat. Saya terlahir  sebagai anak kedua dan memiliki kakak yang lahir pada tahun 1993 yaitu Emiryzan.  Kelahiran saya tepat pada pukul 5.30 pagi hari.  Ibu saya melahirakan saya melalui proses yang sama seperti ia melahirkan kakak saya, yaitu melalui proses operasi caesar.


PERIODE BALITA DAN TK
Saya (jaket merah) dan kakak saya di Perth, Australia
         Periode balita saya dimulai dari dimasukannya saya ke TK Mini Pak Kasur kelas A, disana kerjaan saya hanya belajar menulis, membaca, bermain, bermain, dan bermain.  Setiap hari saya selalu membawa mainan di tas saya dan sesampainya di TK saya langsung bermain dengan teman saya yang lainnya.  Setelah lama di TK A saya berpihan ke TK B atau kelas nol besar.  Di TK B saya mulai diajari untuk menghitung, menulis huruf sambung, membaca cerita - cerita dongeng dan banyak lagi.  Sejak TK B minat bermain saya semakin meningkat karena saya bertemu dengan teman - teman yang memiliki mainan sejenis dengan mainan saya.
         Saya sangat takut apabila telat datang ke TK, saya takut karena pikiran saya akan dimarahi apabila telat. Kalau sudah telat walau cuma 5 menit saya tidak akan keluar dari mobil, walaupun sudah dibujuk berkali - kali oleh ibu saya, tetep saya tidak akan keluar mobil sampai akhirnya ibu saya capai membujuk dan akhirnya kembali ke rumah.
         Setiap minggu pagi ayah saya selalu mengajak saya dan kakak saya menuju daerah mega kuningan untuk bermain sepeda. Mega Kuningan dulu sangat berbeda dengan mega kuningan saat ini, dulu mega kuningan belum penuh dengan gedung - gedung tinggi dan sangat cocok untuk tempat berolahraga.  Rutinitas itu mulai berhenti sejak saya memasuki bangku sekolah dasar.
         Pada saat umur 5 tahun setiap pagi sebelum ayah saya pergi kantor, saya selalu meminta ayah saya untuk mengajak saya berkeliling sekitar daerah rumah saya tinggal, melihat  rumah - rumah besar yang baru dibangun, melihat peninggalan kereta - kereta tua. Sampai sekitar 15 menit saya diajak berputar - putar akhirnya saya kembali ke rumah.
         Sejak umur 3 tahun saya adalah orang yang sangat tidak betah menggunakan sepatu di dalam rumah, berbanding terbalik dengan kakak saya yang selalu berpakaian rapih dan menggunakan sepatu di dalam rumah. Sejak kecil saya selalu berebut mainan dengan kakak saya. Saya sering sekali mengambil mainan kakak saya dan memainkannya sesuka hati saya, kadang saya banting, saya lempar, atau saya pukul ke lantai sampai akhirnya kakak saya menyadarinya dan melapor ke ibu saya.  Sejak kecil saya belum terlalu lancar berbicara, saya hanya mahir berbicara kata "mama", "papa", "abang".
         Saat kecil saya adalah anak rumahan yang kerjaannya hanya berkutat di dalam rumah. Kerjaan saya di dalam rumah hanya bermain dan gangguin mbak saya yang lagi masak. Kadang setiap jam 5 sore saya keluar rumah untuk bermain sepeda dan sudah kembali di rumah sebelum jam 6 sore. Rutinitas itu tetap bertahan sampai memasuk Sekolah Dasar.
"Kamu pas kecil paling suka ngerusakin mainan" -Ellya Zain

PERIODE SEKOLAH DASAR
         Kehidupan sekolah dasar saya dimulai saat saya mengikuti test masuk ke SDN Menteng 01.  Test masuk sekolah dasar tidak terlalu susah yaitu hanya menyebutkan warna - warna pelangi, menghitung hitung - hitungan dasar, membaca cerita dan menulis tulisan sambung.
Saya dan teman - teman sd saya di Singapore


         Pelajaran kelas 1 SD tidak terlalu susah karena kebanyakan mengulang pelajaran TK seperti menulis dan lain - lain. Saat saya kelas 1 SD sekolah saya masih menggunakan sistem sekolah pagi dan sekolah siang, saya dan kelas saya lebih sering mendapatkan kelas siang yang dimulai sekitar jam 9 sampai dengan jam 12. Setelah sekitar sekolah 2 semester atau sekitar 1 tahun akhirnya saya naik kelas 2. Di kelas 2 ini lagi - lagi saya mendapat kelas 2B. Kelas 2 sudah mulai memasuki pelajaran - pelajaran yang rumit seperti mulainya belajar sains, mulainya belajar pangkat sederhana.
         Setelah bosan bertahan di kelas 2 SD saya pun akhirnya naik ke kelas 3 SD, lagi - lagi di kelas 3 ini saya mendapat kelas 3B, ntah apa bedanya kelas A dan kelas B sampai sekarang saya belum mengerti. Saat kelas 3 adalah saat dimana saya mulai mengikuti les - les diluar sekolah seperti les berenang yang saya ikuti di Hotel Indonesia, tetapi les berenang tersebut tidak bertahan lama, saya hanya mengikuti les terebut sekitar 4 bulan dan setelah itu saya malas dan akhirnya berhenti les berenang.
         Sejak kelas 3 SD saya mulai mengikuti gaya - gaya kakak saya yang lebih tua 3 tahun dari saya, seperti model rambut mohawk yang saat itu menurut saya aneh tapi keren atau model celana yang dikecilin dengan nama skinny jaman sekarang.
Saya dan kakak saya di Perth, Australia
         Kelas 3 SD saat itu sangat menentukan saya naik kelas 4A yang dulu disebut sebagai kelas lebih pintar atau masuk di kelas 4B yang disebut kelas pintar. Masuk kelas 4A buat saya saat itu bukanlah perkara mudah, saya harus belajar sangat giat saat itu, sampai - sampai saya harus belajar dengan ayah saya sampai jam 9 malam dengan mata sangat mengantuk.
         Setelah perjuangan keras akhirnya sayapun naik ke kelas 4 dan tanpa diduga ternayata saya masuk ke kelas 4A. Perasaan saya saat itu sangatlah bangga bisa masuk ke kelas 4A tersebut walau tantangan belajarnya akan semakin sulit saya tetap akan berjuang.
         Sekitar 2 semester dan 1 tahun saya bersekolah di kelas 4, akhirnya saya naik ke kelas 5 SD. Di kelas 5 SD inj saya mendapat kelas A dan akan terus mendapat kelas A sampai kelas 6.  Di kelas 5 ini saya semakin giat belajar karena angkatan saya merupakan angkatan pertama yang melakukan UASBN di kelas 6 SD.
Saya (ke 3 dari kiri di baris ke 2 dari depan) saat perpisahan kelas 6 SD
         Berlanjut ke kelas 6 SD, saya semakin semangat belajar di kelas 6 karena dalam beberapa bulan saya akan lulus dan yang pasti liburan. Kelas 6 menambah jadwal les saya semakin banyak dan semakin padat. Masa - masa di kelas 6 buat saya adalah masa yang penuh perjuangan untuk menempuh UASBN, mengingat UASBN merupakan pertama kalinya dilakukan di angkatan saya. Setelah belajar sekitar 8 bulan akhirnya pun saya lulus dan mendapat nem yang lumayan bagus.

PERIODE SMP
Saya (tengah), reyhan, dan badra saat Farewell Party
         SMP merupakan suatu hal terpenting, terunik, dan terasik dalam sejarah 16 tahun saya hidup. SMP Labschool Kebayoran adalah sekolah yang meneriman saya untuk memasuki jengan sekolah menengah pertama. Dimulai dari ketidakhadiran saya saat PraMos, saya kira ketidakhadiran saat pramos merupakan sesuatu yang biasa ternyata tidak, akibat tidak ikut pramos saya tidak tahu design nametag yang saya harus buat.
Saya (ke 3 dari depan) saat lari lintas juang di dalam barisan Bela Negara
         Memasuki jenjang kelas 7 SMP saya duduk di bangku kelas 7E, awalnya saya tidak mengenal siapa pun dalam kelas itu sampai akhirnya saya mulai bersosialisasi dan mulai mengenal satu sama lain. Kelas 7 di SMP Labsky merupakan sesuatu yang seru karena banyak kegiatan di luar kelas seperti showing sympathy for needy (SSN) atau bakti sosial dalam Bahasa Indonesia. Lalu ada acara keagamaan yang wajib juga untuk diikuti yaitu Kajian Islam Ramadhan (kalam), buat saya kegiatan itu cukup men
Bimensi 2010 di SPN Lido
         Berlanjut ke kelas 8, dikelas 8 ini terdapat banyak kegiatan yang lebih seru dari kelas 7 seperti bina mental siswa (Bintama), Lari Lintas juang (LALINJU), dan masih banyak lagi. Dimulai dari bimensi, bimensi merupakan kegiatan wajib di kelas 8, kegiatan itu merupakan kegiatan yang dilaksanakan di SPN Lido di daerah Lido, Jawa Barat.  Disana kami diajarkan menjadi orang yang tangguh dan dilatih dengan polisi. Yang kedua adalah LALINJU, kegiatan tersebut adalah tantangan terakhir menjadi osis, alhamdulillah saat itu saya lolos menjadi osis dan mengikuti lalinju dengan jabatan Bela Negara 1.
Saya (paling kanan) saat berlibur di Pantai Anyer
         Memasuki ke kelas 9, ditahun ke 3 saya di SMP Labsky ini saya menjadi semakin tegang akibat Ujian Nasional yang kata guru - guru susah.  Kelas 9 merupakan tahun full belajar dan sedikit bermain buat say terutama saat semester 2. Dulu saat semester 2 hampir setiap bulan pasti ada Try Out yang tidak gampang soalnya. Tetapi full pembelajaran selama sekitar 9 bulan itu terbayar sudah saat Bapak Ukim (Kepsek SMP) mengumumkan bahwa Scavolendra Talvoreight (nama angkatan 8 SMP) lulus 100% dengan peringkat yang cukup baik pada 4 juni 2011.

PERIODE SMA
Saya (paling depan kanan) saat penjelajahan di TO'11
         Sekolah Menengah Atas, sesuatu yang buat saya terdengar asik karena menurut orang - orang mas­a SMA adalah masa yang tidak terlupakan dan ternyata kata - kata tersebut benar terjadi walaupun saya belum lulus.
Saya bersama XB saat buka puasa bersama
         SMA Labschool Kebayoran adalah satu - satu nya SMA yang saya pilih, saat saya mendapat kabar dari ibu saya bahwa saya diterima di SMA Labsky yang terlintas dipikiran saya hanya satu yaitu saya akan sekolah 3 tahun lagi dengan sekolah yang sama, lapangan yang sama, kantin yang sama, mesjid yang sama, tetapi dengan kelas yang berbeda dan tentu dengan teman - teman yang baru dan berbeda.
Saya (paling depan kanan) bersama teman - teman SMA
         Dimulai dari kelas X, saya menduduki kelas XB dengan homebase ruang Geografi dan wali kelas Bapak Eri. Awalnya saya kira wali kelas saya ini adalah seorang yang galak ternyata tidak sama sekali. Kelas X merupakan tahun penuh kegiatan yang sangat seru dan tidak terlupakan. Dimulai dari Trip Observasi di purwakarta, Pesantren Islam Ramadhan, BINTAMA di Grup 1 Kopassus, Lapinsi, Misi Budaya & Europe tour, dan masih banyak lagi.
Saya (jaket coklat) bersama teman - teman saat Study Tour Bandung
        
Dari semua kegiatan diluar kelas, buat saya yang paling berkesan adalah Trip Observasi di Desa Parakan Ceuri, Purwakarta, Jabar. Kegiatan ini adalah kegiatan wajib dan harus dilakukan. Saya sangat antusias mengikuti kegiatan ini karena sangatlah seru. Sebelum melakukan TO nya sendiri saya dan kelas X lain nya melaksanakan pra-TO. Di kegiatan pra-TO ini kami membuat tongkat angkatan, nametag TO dan laripagi dengan rute panjang. Di pra-TO ini mental dan fisik kami sangatlah diuji melalui kegiatan Siaga Tongkat dimana kita harus mempertahakan tongkat jangan sampai terebut oleh kakak osis, saya sendiri kurang sigap dan akhirnya terambil oleh kakak osis sebanyak 2 kali. Setelah pra-TO sekitar 3 hari saya memiliki waktu kosong selama 1 minggu sebelum berangkat ke Purwakarta.
Saya (paling depan sebelah kiri) dan teman - teman saat Europe Tour di Eiffel Tower
        
         Di Purwakarta saya dan kelompok saya memiliki kegiatan seperti Presentasi, Baksos, dan yang terseru adalah penjelajahan. Saat penjelajahan kelompok saya mendapat urutan ke 4 sehingga kami jalan duluan dan sampai pun lebih cepat. Di penjelajahan ini kami melewati berbagai pos - pos kakak osis dan kami harus melakukan sebuah test yang seru untuk melewati pos tersebut. Rute penjelajahan ini buat saya cukup panjang dan cukup membuat lelah.
Saya (pemegang bendera) bersama Tim Misi Budaya 2012
         Setelah melewati berbagai banyak kegiatan - kegiatan diluar kelas akhirnya saya kembali ke kelas untuk mengikuti kegiatan belajar di kelas X. Saat semester 1 saya berkeinginan untuk masuk jurusan IPA akibat pelajaran - pelajarannya yang menurut saya susah, sejak semester 2 saya memutuskan untuk masuk jurusan IPS dan dengan saat senang saya pun masuk ke XI IPS 3.

"Hasif itu temen saya sejak SMP. Awalnya emang gak kenal, terus kta sama - sama jadi pengurus osis. Waktu kelas 8 juga kita sempet satu kelompok BIMENSI. Waktu SMA juga kita sempet sekelompok lagi pas TO. Hasif suka bantu - bantu bapak dan ibu yang punya rumah. Hasif itu sangat loyal sama teman - temannya, makanya hasif punya banyak teman" -Nadhira Khanza

Tidak ada komentar:

Posting Komentar