Kamis, 20 September 2012

Tugas 1 Autobiografi Gavirazi Muhammad


15 Tahun hidup saya yang diberkati

 


Saya dilahirkan di dunia ini pada tanggal 01 September 1996, hari Minggu, pukul 09:20 pagi dari pasangan suami istri Hendi Prio Santoso dan Maya Fauzia . Saya dilahirkan di Rumah Sakit Pondok Indah. Dengan bantuan Dr. Karno Suprato saya lahir dengan selamat dan sehat dengan berat badan 3,26 Kilogram dan sepanjang 49 cm. Orang tua memberi saya nama Gavirazi Muhammad. Nama saya berasal dari ide ibu saya. Gavi berasal dari bahasa Persia yang berarti Pahlawan dan Razi artinya adalah bintang. Orangtua saya menamakan saya dengan harapan saya akan menjadi orang yang dibutuhkan dan berguna untuk orang-orang sekitarnya.
 

 

Ayah saya berasal dari keturunan Jawa,Solo dan ibu saya berasal dari keturunan Sunda,Tasikmalaya dan Banjarmasin.Sehingga saya adalah keturunan jawa-sunda.Saya juga mempunyai seorang kakak laki-laki bernama Muhammad Gazimahdi yang umurnya lebih tua satu tahun dari saya. Jadi kami selalu bertengkar antara satu sama lain dalam hal-hal yang sepele. Tapi, menurut ibu saya kita selalu bermain bersama waktu kecil.Saya juga mempunyai adik laki laki yang lahir waktu saya berumur 4 tahun.Nama adik saya adalah Gani Arrahman. Adik saya terlahir berbeda dari anak normal karena dia mempunyai Autisme. Ia mempunyai jenis autisme yang tidak parah dibanding kebanyakan anak autis lainnya.Dulu saya tinggal di sebuah rumah sedang di Jl.Alam elok Pondok Pinang, Jakarta Selatan.

 

MASA BALITA

 

Pada saat balita, saya termasuk anak yang cepat dalam merangkak dan berjalan.Saya mulai merangkak pada umur 6 bulan dan saya sudah bisa berjalan pada umur 11 bulan. Tapi saya lambat dalam belajar berbicara.saya baru dapat berkata lancar dan benar waktu saya menginjak umur 2 tahun.Waktu saya balita bapak saya adalah pekerja Bank Citybank dan ibu saya mengurus saya dan kakak saya di rumah.waktu saya berumur 2 tahun saya pindah ke rumah eyang saya yang jarang dipakai. Rumah itu terletak Taman Radio Dalam.Saya masih ingat rumah itu mempunyai halaman luas yang terlihat angker pada saat malam hari.

 

Keluarga keluarga saya sangat memanjakan saya waktu saya masih balita, saya sering dibelikan boneka binatang yang jumlahnya sangat banyak, dan saya sering sekali merusak boneka boneka itu dengan menarik narik kepalanya, matanya, atau melemparnya kemana mana, dan mereka selalu membelikan saya boneka yang baru jika ada yang saya rusak, saya juga sangat sering diberikan baju bersama kakak saya, hampir setiap minggu saya mendapat baju baru dari nenek saya. Om dan tante saya lebih sering memberikan perlatan peralatan mengurus bayi seperti botol minum bayi, tempat tidur kecil, atau semacamnya.
 

Ibu saya bercerita ia sangat kesulitan mengurus saya dan kakak saya waktu kecil, jadi ia menyewa babysitter, agak susah mendapat babysitter yang cocok, karena saya saat masa balita sangat susah tidur dan kakak saya sangat tidak suka makan, tapi akhirnya kita menemukan baby sitter yang betah mengurus kita, ia bernama Dari dan ia mengurus kita selama 7 tahun sampai akhirnya ia menikah dan mempunyai anak sendiri.

 

MASA TAMAN KANAK KANAK

 

Pada tahun 2000 saya masuk Taman Kanak Kanak Al-Ikhlas yang terletak di Cipete,Jakarta Selatan. Saya mengikuti TK dari umur 4 tahun sampai saya berumur 5 tahun.Ibu saya bercerita bahwa waktu saya masih belajar di tk saya adalah anak yang sangat berenergi, saya selalu pulang dari sekolah sore sore dan baju saya akan terpenuhi noda makanan dan tanah yang sangat sulit dihilangkan.

 Saya juga sangat bandel saat menginjak tk, saya sering melawan orangtua dalam hal hal yang sebetulnya berguna untuk kesehatan dan kebaikan saya, saat di tk saya juga sering sekali dihukum karena keisengan saya, saya ingat hukuman yang paling sering saya alami adalah mencuci baju.dari kecil selalu dididik dalam kesopanan.Karena menurut orang tua saya, saya orang yang tidak bisa membaca situasi dari kecil, saat tk permainan yang paling sering saya lakukan adalah petak umpet, tiada hari ada tanpa saya bermain petak umpet bersama teman saya kata ibu saya, waktu sekolah libur orang tua saya sering mengajak saya ke anyer untuk melihat pantai dan permainan-permainan yang ada disana.

 Waktu saya menginjak tk B saya mendapat guru ngaji untuk melancarkan dan menyempurnakan ilmu saya dalam agama islam, dan dengan bantuannya waktu menginjak sd saya sudah mulai belajar membaca al quran dan qhatam waktu kelas 3 SD. Saya lulus  tk pada tahun 2002.

Pada saya berumur 4 tahun saya juga diberkahi tuhan dengan memperoleh seorang adik, tapi karena ia mempunyai autism dan terkena masalah dalam proses kelahirannya ia dirawat di rumah sakit selama 2 bulan setelah kelahirannya, ia anak yang sangat energik dan aktif. Saya dan kakak saya yang mendapat seorang adik yang umurnya cukup jauh dari kita saat itu sangatlah senang dan selalu menemaninya bermain, saya mulai tertarik pada mainan otomotif sepeti mobil dan robot waktu saya berumur 3 tahun dan tentu keluarga saya membelikan banyak mainan seperti mobil mobilan, robot power ranger, kamen raider,dll.

 

Masa Sekolah Dasar

Pada tahun 2002 saya memasuki Sekolah Dasar Islam Al-Ikhlas, saat itu saya berumur 5 tahun dan 10 bulan. Masa masa saya waktu sd adalah saat saat yang sangat mengesankan menurut saya, waktu saya masuk dalam kelas 1 SD, nilai saya langsung hancur habis, terutama dibidang matematika dan menulis sambung, saya juga merasa tidak peduli dengan nilai karena menurut saya nilai itu tidak penting, saya lebih suka bermain bersama teman teman dan bermain playstation saya, orangtua saya selalu memarahi saya karena nilai nilai saya dan sikap saya yang tidak peduli.
 

 

 

Kelas 2 sd saya sudah lebih mulai memerhatikan pelajaran, ini karena saya dimarahi guru dan orangtua juga mulai memiliki jiwa kompetisi bersama teman-teman.tapi, saya masih lebih memilih bermain, Orangtua saya awalnya berjanji untuk memberikan hadiah seperti mainan kalau nilai saya bisa mencapai target yang diinginkan, dan itu memang membantu dalam meningkatkan motivasi belajar saya. Tapi saya dari dulu orang yang tidak sungguh sungguh mengerjakan hal hal yang menurut saya tidak menarik. Jadi kalau saya sudah malas motivasi mendapat hadiah itu tidak berjalan dengan efektif.

 

Waktu orangtua saya melihat rapot kelas 2 saya orangtua saya mengganti rencana, saya akan mulai dihukum jika saya mendapat nilai rendah atau saya melanggar aturan orangtua saya, dan cara ini mendapat hasil yang sangat memuaskan, saya yang ingin bermalas malasan lagi berusaha mendapat nilai bagus agar hukuman dan aturan orangtua saya tentang jam batas pulang dan jam main playstation. Saya mendapat nilai yang cukup memuaskan dan aturan orangtua saya mulai renggang tapi pada saat kelas 3  orangtua saya ingin nilai saya tetap bagus jadi saya dilarang bermain playstation dan harus lebih fokus belajar.

 

Salah satu malapetaka terbesar dalam hidup saya, adalah waktu saya kelas 4 saya menemukan keajaiban dan kelezatan “Nasi”, saya mulai sering memakan nasi, kalau tidak ada lauk saya memakannya dengan sayur sisa, seperti sayur asem dan sayur nangka, sejak saya ketagihan memakan nasi saya mulai naik dalam berat badan awalnya tidak terlalu parah tapi saya mulai malas berolahraga dan lebih memilih bermain kartu waktu kelas 4 sd.pada waktu saya kelas 6 sd saya sudah tergolong gendut, dan tinggi saya sudah diatas rata rata, pada waktu saya kelas 6 sd saya menghadapi uan sd dan saya bermotivasi tinggi, akhirnya saya keterima kedalam smp labschool melalui cadangan dahulu dan nilai NEM saya 23,70


 

 

 

Masa SMP

Kelas 7

Hari pertama sekolah saya datang dengan sikap terpaksa dan tidak peduli, mungkin saya masih menginginkan libur dan saya tidak ingin masuk sekolah yang standard akademis dan kedisiplinan tinggi seperti labschool, saya awalnya lebih memilih ALIX agar bersama teman teman saya lagi, dan saya tidak ingin botak. Masa-masa MOS adalah hal yang melelahkan dan merepotkan,tapi saya ikuti saja agar punya kesempatan mencari teman teman baru, teman pertama saya di smp adalah axel.
 
 

 

Waktu saya smp badan saya tumbuh sangat cepat saya yang awalnya berbadan rata rata menjadi tinggi dan besar, mungkin karena saya tertekan di sekolah yang aturannya sangat ketat dan badan saya besar saya bersifat kasar terhadap teman teman saya, teman saya waktu kelas 7 adalah axel,mubdi,faizin,rendi,etc. berbeda dengan sd saya, smp labschool mewajibkan kita mengikuti ekskul, saya yang selama 6 tahun tidak memilih ekskul karena malas latihan dasar (pemanasan,lari,dll) akhirnya memilih ekskul basket agar seperti komik slam dunk! ,tapi akhirnya saya malih terikat oleh game warnet counter strike yang dikenalkan axel.dan saya hampir tidak pernah latihan ekskul. Pelajaran di kelas 7 sangat berat, berbeda sekali dengan sd,menurut saya kalau saya bersantai-santai pada saat itu,saya bisa tidak naik kelas.akhirnya kelas 7 dipenuhi guru les dan remedial yang tiada habisnya.

 

Perpisahan kelas diadakan dirumah saya, dan ada tukar kado, saya membeli rautan dan berkata itu seharga 20 rb padahal hanya 5 rb, saya mendapatkan bingkai foto yang sampai sekarang masih ada di kamar saya. Perpisahan ini sangat berantakan, karpet ibu saya rusak,dan baju dan barang saya banyak yang hilang, saya bersumpah tidak akan membuat perpisahan untuk anak-anak binal ini lagi.
 

 

Kelas 8

Saat naik ke kelas 8, guru dan pelajarannya meringan sedikit, artinya saya bisa bermalas-malasan, kelas 8 saya sekelas lagi dengan rhido, saya juga sekelas dengan bima,rafi,galing,.selama kelas 8, saya ingat sekali tentang keusilan anak anak setan ini, kita sering cabut kelas dan mencari teman jika sampai dikeluarkan.
 

 

Kebiasaan saya yaitu kasar belum berubah, saya masih sering refleks memukul teman saya jika marah, dan ini sangat merepotkan, saya juga tidak ingin kasar-kasar, saya menghilangkan kebiasaan ini setelah peristiwa yang sangat berkesan, setelah shalat teman saya berinisial UFl mengejek saya, saya yang sedang kesal entah kenapa, meniban dia dan meng-submission tangannya,karena kesal saya terlalu berlebihan dan tulangnya patah, saya sangat panik “apakah saya akan dipenjara?masa remaja saya akan berakhir seperti ini? TIDAK BISA” karena panik  saya kabur dan tertangkap oleh teman teman saya di plaza labschool.akhirnya saya dihukum sangat keras, ibu saya menyuruh saya mengikuti bela diri seperti dirinya agar dapat mengontrol emosi,dan ternyata ia benar,saya dapat menghentikan kebiasaan kasar ini.

Kelas 9

Pada saat kelas 9 motivasi saya sangat tinggi karena akan menghadapi uan, tapi ternyata kebanyakan hanya mengulang pelajaran jadi saya sangat santai, akhirnya kelas 9 kelakuan saya lebih binal dibanding tahun-tahun sebelumnya. Kebiasaan paling rutin adalah tidur,saya sering membawa bantal dan tidur dibelakang kelas bersama teman-teman saya, teman-teman saya antara lain axel,rafi,fikri,gilang,faizin,dll.

 

Akhirnya saya lulus SMP dengan lancar dan NEM saya 37,7 nilai yang sangat tak terduga karena seingat saya, saya kebanyakan tidur di kelas 9 ini. Saya lulus tes Taruna nusantara, dan dan berencana bersekolah disana, tetapi ibu saya tidak mau saya sekolah di magelang dan akhirnya saya SMA di labschool lagi.
 

 

 

Masa SMA

Kelas 10

Sekolah yang saya pilih untuk memasuki kehidupan sma saya adalah Sma labschool kebayoran, pilihan saya waktu itu adalah tarnus, 34, dan 70. Pertamanya saya sudah lulus tes tarnus tapi ibu saya tidak setuju dan labsky lebih bagus akademiknya dibanding 34 dan 70.Kelas 10 di labschool sangatlah sibuk dengan akademiknya yang tinggi, kegiatan – kegiatannya yang sangat banyak. Saya masuk kedalam 10C kelas yang menurut saya sangat kompak dan asik warganya.Saya melanjutkan ke kelas 11 dengan jurusan IPS, awalnya saya ingin mengambil IPA karena lebih aman (bisa masuk jurusan mana saja) tapi tidak ada gunanya menyesal, lebih baik saya ambil ini pelajaran agar lebih serius dan berusaha keras di kelas 11 ini.

 

 




 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar