Kamis, 20 September 2012

Tugas-1 Autobiografi Badra Gufhran Ramadhan


15 tahun yang tak terasa

Masa Balita
           

            Nama saya Badra Gufhran Ramadhan. Dulu saya dipanggil dengan nama Rama, tetapi sekarang saya dipanggil dengan panggilan Badra. Saya lahir pada tanggal 15 bulan Januari tahun 1997. Bertempat di Rumah Sakit asih yang berada di Panglima Polim. Saya adalah anak kedua dari tiga bersaudara, yang berasal dari pasangan Pitra Ismaya Kartika dan Endriaty.
           
            Anisa Firsta Aninditya adalah nama kakak perempuan saya, dia lahir pada tanggal 23 juli tahun 1993, dan nama adik saya adalah Chrisna Arie Fawaz, dia lahir pada tanggal 18 Maret tahun 2001. Bisa dibilang saya kurang akrab dengan mereka karena rentang waktu kelahiran yang cukup jauh yaitu 4 tahun. Saya bertempat tinggal di perumahan Taman Mangu Indah blok H6 No.11 Tanggerang, dan setelah 3 tahun semenjak kelahiran saya. keluarga saya pindah ke komplek DepSos raya di bintaro. Dikarenakan ayah saya mendapat rezeki dari Allah SWT.




masa tk

            Untuk pertama kali akhirnya saya dimasukkan ke playgroup Al_Azhar bintaro oleh orang tua saya saat saya berumur 3 tahun. saya merasa takut sekali karena ini pertama kalinya saya masuk ke sekolah dan bertemu serta berbaur dengan orang lain. Kata orang tua saya, dulu saat pertama masuk playgroup saya menangis dan tidak ingin melepas tangan pembantu saya yang mengantar saya ke sekolah. Saya bisa dibilang anak yang cengeng dan penakut dulu. Saat saya berumur 4 tahun, saya naik ke TK A dan mulai di jenjang tersebut saya diajarkan untuk menulis, membaca, menggambar dan masih banyak dasar-dasar lainnya. Dan saat saya berumur 5 tahun saya naik ke kelas TK B, ini adalah jenjang terakhir untuk masa taman kanak-kanak. Di TK B saya diajarkan banyak hal, saya mulai diajarkan untuk membuat suatu karya dengan menggunting, menggambar dan mewarnai, dan menghias suatu kelas ketika akan diadakannya suatu acara. Masa-masa saya di TK A dan TK B saya senang sekali bermain dan berolahraga, saya sering bermain di sekolah karena adanya taman bermain.

masa sd

bersama tim basket albin
            Masa sd saya bermulai dari SD Al-Azhar 17 bintaro yang berada di kawasan bintaro sector 3. Sekolah ini cukup besar dengan 2 bangunannya yang diperuntkukan untuk murid sd dan murid smp. Fasilitas di sekolah tersebut bisa dibilang cukup lengkap dengan disediakannya lapangan yang cukup besar dan fasilitas lainnya.

            Mulai dari kelas 1 sd saya sudah mulai berbaur dengan teman sebaya saya. Teman saya ada yang berasal dari tk Al-Azhar bintaro dan ada pula yang bukan. Saya mudah berbaur karena suasana di SD sangat berbeda dengan TK. Teman saya bernama kharisma aditara dion dan masih banyak lagi. Di kelas satu pun saya memulai kehidupan saya di sekolah dasar.

            Salah satu pengalaman yang menarik adalah saya mulai berolahraga bersama suatu organisasi yaitu ekskul. Saya mulai mengikut ekskul futsal dan ternyata ekskul itu sangat mengasyikan. SD saya membuat beberapa program seperti “class-meeting” yang mengharuskan semua murid ikut serta dalam program tersebut. Salah satu pertandingan yang dilombakan adalah futsal. Saya bermain untuk kelas saya dan kemudian saya merasa tertarik dengan olahraga dan saya mulai menekuni olahraga tersebut. Pelajaran di kelas satupun jauh berbeda dengan di TK, semua dasar yang telah diajarkan di TK pun terpakai di jenjang SD. Matematika pun terasa sulit bagi saya, oleh karena itu saya diikutkan les oleh ibu saya yang bernama kumon.

            Saat saya naik ke kelas dua, saya mulai mengenal lebih banyak tema lagi, guru-guru pun mulai mengenal saya, dikarenakan kaka saya yang berada di bangku kelas 6 SD dan mengenal kaka saya tersebut. Pelajarannya yang saya terima pun mulai meningkat. Hitung-hitungan maupun hafalan mulai mempersulit saya. Bagi saya pelajaran di jenjang ini lebih sulit dari yang saya terima di kelas 1. Tetapi, lambat laun saya bisa menerima dan memprosesnya. Tak lupa juga bantuan setia dari guru dan keluarga terdekat saya sehingga saya bisa melewati semuanya. Pengalaman yang cuku menarik bagi saya adalah ketika saya diberikan tugas untuk membuat karya seni rupa berupa kain yang diwarnai secara abstrak. Menurut saya pelajaran seni rupa adalah sesuatu yang kurang menarik, tetapi setelah saya membuat karya ini dan memerlukan waktu yang lama, hasilnya pun sepadan. Corak-corak yang terbentuk membuat saya berfikir pelajaran seni rupa pun tidak membosankan sama sekali.

            Lalu pada saat saya duduk di bangku kelas 4, banyak hal menarik yang terjadi pada saya. Saya pergi berlibur ke benua eropa bersama keluarga saya. saya merasa senang sekali. Saya dan sekeluarga pergi liburan selama libur kenaikan semester. Banyak sekali kenangan yang menarik dari liburan disana.saya pergi ke berbagai Negara dan saya pergi bersama tur atau kelompok. Saya mengunjungi berbagai monumen bersejarah. Salah satunya adalah menara Eiffel. Di kelas 4 pun saya mulai tertarik dengan olahraga basket. Saya mulai mendalami olahraga tersebut dengan mengikut ekstrakulikuler di sekolah dan klub yang pada saat itu bertempat di bintaro sector lima di universitas STAN, nama klub tersebut adalah Indonesia muda. Saya masuk klub itu karena referensi dan teman-teman saya banyak yang ikut ke dalam klub tersebut. Di kelas 4 pun terdapat kegiatan sekolah yang sangat menarik, yaitu pesantren kilat atau biasa disebut dengan “Sanlat”  kami satu angkatan yaitu angkatan 07 pergi ke sukabumi dan menginap serta mendapat latihan serta pendidikan tentang agama islam. Berbagai ilmu kami dapatkan disana seperti tata cara ibadah haji, umrah dan shalat.

saya naik ke kelas 6 dan di jenjang ini pun saya mendapat banyak prestasi di bidang olahraga maupun akademik saya. saya dipercaya oleh guru matematika saya untuk mengikuti lomba cerdas cermat. Saya berlomba dalam regu/kelompok bersama teman saya yaitu ula dan rama atau biasa disebut gumilang. Dengan usaha yang cukup keras kami memenagkan juara 3 dan saya pun merasa bangga karena dapat menyumbang prestasi ke sekolah. Sejumlah prestasi olahraga pun saya raih di kelas 6, melalui olahraga basket. Saya sangat menyukai olahraga basket. saya selalu rajin berlatih dan akhirnya saya dipercaya sebagai kapten dalam tim sekolah saya, saya merasa sangat bangga. Tim sekolah saya mengikuti berbagai kejuaraan dan tim kami dapat memenangkan hampir setiap kejuaraan yang kami ikuti. Akhirnya tiba juga pada saat UASBN dan ujian sekolah. Saya mengikuti bimbingan pelajar (BP) agar pada saat ujian saya merasa mudah. Saya sangat tekun belajar dan mengikuti bimbingan di BP tersebut. Akhirnya saat ujian pun tiba,  dan akhirnya perjalanan saya di sekolah dasar sudah berakhir dengan tidak terasanya. Saya lulus dengan nem 28,9 dan saya pun diterima di SMP yang saya inginkan yaitu SMP Labschool Kebayoran.

Masa smp

            Saya melanjutkan pendidikan jenjang SMP ke Labschool Kebayoran, sebuah sekolah yang terletak di daerah kebayoran baru, di Jl K.H. Ahmad Dahlan no.14. Hari pertama sekolah, saya mengikuti kegiatan MOS. Kegiatan in terasa sangat berat karena dulu di SD saya tidak pernah mengikuti kegiatan seperti ini. Saya dan angkatan saya yaitu angkatan 9 dibina dan diajarkan tentang nilai-nilai dan budaya labschool. Saya merasa terkejut dan kagum dengan budaya-budaya labschool, karena budaya tersebut sangat berbeda jauh dengan SD saya.
           
            Setelah lima hari yang melelahkan itu, akhirnya dibentuk juga kelas-kelas. Saya ditempatkan di kelas 7E, yang kebetulan tidak ada teman saya yang berasal dari SD Al-Azhar 17 bintaro. Saya mudah berbaur di kelas itu dan saya merasa senang di kelas itu. Tetapi tiba-tiba saya mendapat tawaran dari pihak sekolah untuk mengikuti program akselerasi. Saya merasa terkejut dan tidak menyangka akan mendapat tawaran seperti ini.  Saya langsung memberitahu orang tua saya dan mereka langsung mendukung saya untuk mengambil program tersebut. Saya pun menjadi tertarik. Setelah di pantau oleh pihak sekolah selama satu bulan, akhirnya hasilnya pun diumumkan dan saya diterima di program tersebut, bukan hanya saya tetapi ada beberapa anak di kelas saya yang diterima juga yaitu sandhia, putrid, andina dan amel. Sejak saat itu juga kehidupan saya di smp mulai terasa berbeda lagi.

            Belajar di program akselerasi ternyata tidak seperti yang saya bayangkan. Kami murid akselerasi diharuskan untuk menyusul kakak kelas kami yang sudah satu tahun lebih dulu dari pada kami. Pelajaran pun diajarkan dalam waktu yang sangat singkat. Berkat bantuan dan dukungan orang tua serta teman, dan juga motivasi yang saya dapatkan akhirnya saya dapat menyesuaikan dengan jadwal-jadwal yang padat tersebut. Banyak sekali kegiatan di masa SMP seperti KALAM, AKTUAL, dan BIMENSI. Acara KALAM dilaksanakan bersama angktan kami yang dulu yaitu angkatan 9. KALAM adalah acara pesantren kilat ramadhan. AKTUAL atau biasa disebut field trip dilaksanakan bersama angktana 9 pula, saya dan teman-teman berpergian ke bogor pada saat itu. Sedangkan BIMENSI (bina mental siswa) bertempat di SPN LIDO. Khusus kegiatan ini kami akselerasi mengikutinya dengan angkatan atas kami yaitu angkatan 8. Disana saya dilatih oleh polisi untuk menjadi orang yang disiplin dan bertanggung jawab. Kegiatan ini cukup menyeramkan di awalnya, tetapi setelah kegiatan ini selesai, banyak kenangan seru dan lucu yang teringat oleh saya.

            Saat kelas akselerasi mencapai kelas 9, nama kelas saya berubah menjadi 9F.  di kelas 9 pun saya sudah mulai berkonsentrasi penuh untuk UN (ujian nasional). Labschool menyiapkan beberapa try out dan latihan-latihan untuk UN, dan akhirnya UN pun tiba. Setelah berjuang keras dan melakukan pengorbananyang banyak, jerih payah saya pun membuahkan hasil. Saya lulus dengan NEM 36,9.                

Masa SMA

            Saya melanjutkan pendidikna saya yaitu SMA di SMA Labschool Kebayoran, orang tua saya menjelaskan manfaat dan bagusnya sekolah ini, mau tidak mau saya harus menuruti dan mencoba mengerti apa maksud dari orang tua saya.

            Kelas 10 merupakan waktu dimana kegiatan-kegiatan yang wajib dan padat dilaksanakan. Saya masuk ke kelas 10B dan di kelas itu terdapat banyak teman-teman lama dan kenalan baru saya, kelas 10B merupakan kelas yang paling nyaman menurut saya.
           
            Kegiatan tersebut adalah MOS yang dilaksanakan kurang lebih seperti pada masa SMP saya. lalu ada pilar yaitu semacam pesantren kilat yang dilakukan di bulan puasa.

            Trip Observasi (TO) merupakan pengalaman yang sangat bermanfaat bagi saya, saya diajarkan bagaimana tinggal di pedesaan, lalu ada BINTAMA yatu kami di didik untuk menjadi manusia yang bermental kuat, BINTAMA sangat menyenangkan menurut saya. dan yang paling mengesankan adalah Misi Budaya. Hanya anaka yang berminat saja yang mengikuti program ini. Tim svarnabhadaya balawandhipta adalah tim kami. Disini kami berlatih dengan sangat keras demi terciptanya kesuksesan. Pertama saya merasa agak malas karena jadwal latihan yang begitu padat. Tapi lama kelamaan saya mulai mengerti dan saya berlatih dengan keras juga. Jenis kegiatan ini adalah kompetisi dan festival, lalu dilanjutkan dengan tur ke benua Eropa. Semua hasil jerih payah saya akhirnya terbayarkan dan kami mendapatkan suatu penghargaan dan pengalaman yang berharga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar