Sabtu, 22 September 2012

Tugas 1 - Autobiografi Aldeina Putriandita



16 tahun kehidupan. Sepotong perjalanan, sebuah kisah.

Kisah ini dimulai bersamaan dengan terbitnya sang jingga pada bulan Januari di hari ke-empatbelas. Bertepatan dengan tahun tikus, RS Pondok Indah kedatangan seorang penghuni baru. Pasangan Hendriyanto dan Meiti Ratmanti, atau yang biasa dipanggil Dudit dan Anti dititipkan oleh Tuhan seorang bayi perempuan yang bersiap akan mewarnai hidup mereka. Ya, bayi itu adalah saya. Aldeina Putriandita.


Saat umur beberapa hari


Bersama Ayah

Masa Balita

Rumah di JL. Delman Asri 5 No. 2 itu dimiliki oleh pasangan Soesjono dan Ratnati yang dipanggil Akung dan Uti oleh keluarga. Mereka ditemani oleh 3 anak mereka. Si bungsu Martino, yang di tengah Manto, dan yg pertama Anti -mama saya- bersama suaminya -ayah saya-. Dan sekarang ditambah saya sebagai penghuni paling kecil di rumah itu. Keberadaan saya di rumah itu tidak lama karena kemudian, kakek saya yang merupakan duta besar Indonesia ditugaskan di Kuwait. Oleh karena itu, saya ikut dengannya.
Di kuwait, dengan keluarga
Dengan teman di Kuwait

Hari- hari saya di sana sangat penuh kenyamanan. Sampai pada 1 tahun saya lahir, ulang tahun pertama pun diadakan di sana. Bersama dengan teman-teman asing, lewatlah 1 tahun kisah hidup saya.
Dengan Dira, merayakan ulang tahun

Tak berapa lama kemudian, kami pulang ke Indonesia karena uti yang pada dasarnya kesehatannya sedang tidak bagus, dipanggil oleh Allah SWT. Banyak orang bilang bahwa saya mirip ibu saya, tapi sesungguhnya saya merupakan jiplakan uti saya. Kami kembali lagi ke kuwait, dan kali ini kami berencana untuk melaksanakan Ibadah Haji. Ibadah haji selesai, saya pun menjadi haji di umur 3 tahun.
Di Kuwait

Kami kembali lagi ke Indonesia dan menetap secara permanen. Di kala itu, merupakan waktu saya mulai mengenal dunia sekolah. Sebagai awal, saya dimasukkan ke KB/TK Al-Azhar 4 di Kebayoran Lama. Namanya juga sekolah islam, kami juga diajari baca tulis tulisan arab. Di TK ini pula saya pertama kali mulai membaca al-quran setelah didahului dengan membaca Iqra dari 1-6.
Dengan teman TK sekelas
Saat ikut lomba

Masa bermain usai, kepolosan dan keceriaan masa kecil sudah menjadi memori. Saat keseriusan sudah mulai dituntut. Gerbang pengalaman baru mulai terbuka.

Masa SD

SDI Al-Azhar 4. Memori saya langsung jatuh pada tahun ketiga. Saya ingat, ada seorang guru baru perempuan galak. Ditambah, Ia mengajar pelajaran matematika dan merupakan wali kelas saya. Tapi saya dapat pelajaran banyak dari dia. Alhasil sampai sekarang, Ia adalah guru yang paling saya kangenin. Saya banyak ketemu guru "ngajar", tapi baru saat bertemu dengan beliau saya merasakan guru yahg "mendidik".
Kelas 4C
Dari awal, saya memang menyukai pelajaran matematika. Jadi sejak kelas 4, saya mulai diikutkan berbagai perlombaan mata pelajaran. Namun sayangnya, belum ada yang lulus menjadi juara. Kesempatan datang di kelas 5. Saya ditugaskan untuk mengikuti olimpiade matematika se-Jakarta Selatan. Setelah tes, saya pasrah saja tidak terlalu berharap karena susah banget soalnya.

Pengumuman keluar, dan tanpa disangka saya lolos. Atas kelolosan saya, saya berhak mengikuti semacam pelatihan selama kurang lebih 3 hari dalam seminggu. Dan pada sesi terakhir dari pelatihan, kami diberikan tes kembali untuk penyaringan tahap jakarta selatan. Tidak disangka lagi, saya kembali lolos sampai tahap DKI Jakarta. 

Sebagai peserta yang lolos hingga tahap provinsi, kami diwajibkan untuk mengikuti 2 kali pelatihan di Cipayung, Puncak. Setiap kali nya, selama 3 hari 2 malam. Dan di sesi terakhir, kembali diadakan tes penyeleksian untuk tahap nasional.
Karantina Cipayung
"Pas waktu itu rambut lo pendek, terus lo nyenengin orangnya senyum mulu terus kalem gitu" -Nisya Ullyza

Waktu berlalu dan pengumuman pun keluar. Hasilnya, saya tidak lolos tahap nasional. Namun yang membuat saya terkejut adalah peringkatnya. Saya terhitung sebagai peringkat 56 dari 1496 peserta. Dengan hasil seperti itu, saya sudah sangat bangga karena ini merupakan kali pertama saya mengikuti olimpiade nasional seperti ini.
Saat Lomba Mata Pelajaran kelas 5

Kelas 6 sd dimulai. Tahun saya, merupakan tahun pertama sekolah dasar menjalani ujian nasional. Kembali saya mengikuti olimpiade mata pelajaran Al-Azhar se-Indonesia. Kali ini, lomba dilaksanakan di Al-Azhar Kemang Pratama. Dan akhirnya, setelah bertahun-tahun menjalani berbagai lomba, saya berhasil mendapatkan juara 3. Ujian nasional berlalu dan pelulusan pun terlewati. Kembali tidak disangka, saya berhasil meraih posisi peraih nilai ujian sekolah tertulis terbaik.
Kelas 6A
Dibutuhkan buku baru untuk menuliskannya. Sebuah dunia baru mulai terkuak. Ketika kedewasaan sudah mulai terbentuk, tetapi jiwa kanak-kanak masih mendominasi.

Masa SMP

SMP labschool kebayoran. Dari awal mos, kami sudah dididik dengan tegas. Pertama kali mengenal istilah makan komando. Labschool padat dengan kegiatan. Mulai dari di kelas 7, mos-kalam-aksi-aktual-ldks-OL-dsb. Dan di kelas 8 ada Bimensi. Setiap hari Jumat pagi juga diadakan lari pagi bersama.
Ki-Ka: Fiera, Dinda, Saya
 Terdapat OSIS di SMP. Di sini, penyeleksian osis dilaksanakan cukup ketat. Dan Alhamdulillah, saya lolos hingga tahap capsis. Saya berminat pada jabatan ketua bidang 1. Apabila ingin menjadi ketua bidang, kami harus mengikuti tes calon ketua umum. Oleh karena itu saya mengikuti fit and proper test caketum. Hasilnya, saya dan teman saya Fachri yang lolos menjadi caketum. Pada akhirnya Fachri menjadi ketua umum, saya berada di ketua bidang 1, dan Arvin berada di ketua bidang 2. 17 Agustus 2009. Lalinju datang dan dengan resmi kami menjadi OSIS/MPK Hasthaprawira Satya Mahadhika. Prajurit jujur dan istimewa dari angkatan ke-8.
Hasthaprawira Satya Mahadhika

Saat OL dengan pengurus OSIS
Salah satu event paling penting yang kami laksanakan adalah Acex-Labspart 2010. Kami adalah angkatan pertama yang menggabung pelaksanakan Acex dan Labspart. Saya diberi amanah untuk menjadi ketua panitia. Di sinilah saya benar-benar memahami arti sebuah kepanitiaan. Ketika acara selesai, rasa haru langsung menyambut. Senang, lelah, haru, kangen, lega, bercampur menjadi satu. 9 Agustus 2010 datang, dan kami akhirnya menyelesaikan masa jabatan kami.
Dengan panitia Acex-Labspart

"... gue tau, kabid 1 lo tukang nangis, kabid 2 lo tukang marah..." -Fachrizal Arsya S
Ki-Ka: Arvin, Fachri, Saya, Pak Hari

Kelas 9 datang. Nama angkatan kami pun terbentuk: Scavolendra Talvoreight. Eight is a typical entitiy which figures a never ending story. Selain itu, terbentuk kepanitiaan lain untuk buku kenangan dan acara farewell. 
Ki-Ka: Syahla, Saya, Amita
 Saya terpilih untuk menjadi bendahara di panitia buku kenangan. Ini merupakan bidang baru bagi saya, karena selama ini saya terbiasa mengurus acara, bukan membuat sesuatu.
Dengan Panitia Buken
PABUKEN 2011

Bersama dengan panitia yang lain, kami sering berkumpul di rumah Igar untuk mengerjakan proses buku kenangan ini. Namun rasanya gak selesai-selesai. Sampai akhirnya kami dibantu oleh orang dari percetakannya itu sendiri. Dari awal kami bekerja sendiri karena kami ingin ini benar- benar hasil dari tangan kami. Mulai dari desain, foto, editing, dll. Pada akhirnya buku kenangan itu pun rampung dan dibagikan saat gladi wisuda. Ditutup dengan wisuda, berakhirlah masa smp saya.
Dengan Kelas 9D
“Deina itu mirip Winnie the Pooh versi Evil! Dijulukinnya Winnie the Deina. Dia itu smart, intelligent, dan sangatlah helpful. Care juga sama lingkungan terutama sama aku? :)” -Febrasaka Madindari
Dengan Febrasaka Madindari
  
Seiring waktu, tak terasa masa terindah akan datang. Ketika kenakalan menjadi puncak, dan emosi masih belum terkontrol. Tahap penting menuju kedewasaan, saat mencari jati diri telah tiba.

Masa SMA

SMA Lasbchool Kebayoran. Putih abu-abu. Bangga sekali ketika memakainya. Saya masuk kelas XC. Kami bersama-sama melalui betapa beratnya SMA itu. Di mana hasrat ingin bermain, tapi nyatanya harus bekerja keras untuk mempertahankan nilai.
Dengan kelas XC

“Deina tuh rajin.. banget. Tekun, pinter, asik banget diajak ngomong. Rajin sholat O:)” - Irdina Tiara Putri
Dengan Irdina Tiara Putri

Trip observasi. Kelompok saya beranggotakan 8 orang yaitu saya, Ara, Thya, Wina, Bimo, Ihsan, Andri, dan Faris sebagai ketuanya. Ditemani dengan Kak Widari sebagai pendamping. Di Desa Parakan Ceuri, kami habiskan 5 hari bersama dengan belajar untuk hidup di lingkungan desa.
Kel. 27 Trip Observasi!
Di sini, saya belajar memasak nasi menggunakan tungku. Saya jadi mendapat tugas untuk memasak nasi. Bisa dibilang ini adalah kegiatan yang meresmikan angkatan kami. Nama angkatan kami: Dasa Eka Cakra Bayangkara juga telah terbentuk saat pra-TO dengan Bayu, Maga, Abon sebagai ketua angkatan.

Bintama. Bina Mental Kepemimpinan Siswa. Ini merupakan kegiatan yang saya yakin tidak akan pernah terlupakan. Saya melakukan banyak hal baru saat bintama ini. Mulai dari mendengar bunyi TNT, makan ular dan biawak, sampai minum air ludah. Selama 6 hari ini kami sekelas tergabung dalam satu pleton dengan Pelatih Ribut sebagai dantonnya dan Kak Riandri sebagai pendamping.
Pleton 3 Kompi 1 BINTAMA!

"TO sama Bintama itu seru banget. Tapi kalo TO diulang mau banget, bintama diulang gakdeh”

Selama kelas sepuluh, saya juga terlibat dalam berbagai kepanitiaan. Saya dipilih menjadi dana angkatan 11, yang berujung menjadi panitia dana Skybattle. Selain panitia dana, saya juga menjadi official table basket saat skybattle. Lalu, saya juga menjadi panitia dana JIG, dan Skyavenue 2012. Terakhir adalah stage crew dalam drama musikal Skylite.

“Kamu tuh orangnya ulet buat ngerjain tugas, maunya cepet selesai. Terus teliti sama hal kecil. Dan teguh sama prinsip yang udah dipegang jadi gakmudah goyah gitu. Kalo buat sama orang-orang di sekitar bisa berbaur dengan pas gitu jadi kalo buat kerja apalagi duit-duit gitu lebih enak pendekatan ke orang-orangnya” -Pritamara W

Dengan Pritamara W.
Sekarang saya berada di kelas 11 IPA 3. Proses penyeleksian calon pengurus osis baru saja terlewati. Alhamdulillah saya lolos menjadi capsis. Selain itu, saya kembali mengajukan diri untuk menjadi ketua umum. Kali ini, saya mengincar posisi ketua bidang 2. Namun, Tuhan berkata lain dan saya ditempatkan di Bendahara Umum. Kecewa memang, tapi di lain pihak ini merupakan keuntungan bagi saya karena bisa mendapatkan pengalaman bekerja yang lebih luas.
KI-Ka: Saya, Syahla, Ara, Fiera

"Reach for the moon, because if you fall, you will land among the stars"
"A ship is safe in a harbour, but that's not what ships are for" -Bella Elga

Terget saya untuk selanjutnya adalah beasiswa AFS. Selama di kelas 10, saya telah mengikuti serangkaian tes AFS hingga sekarang telah sampai tahap terakhir. Kini tinggal menunggu pengumuman. Kemudian, target selanjutnya adalah masuk universitas melalui jalur surat undangan. Teknik Industri Universitas Indonesia. Amin.

Kisah ini mungkin selesai di sini. Tapi masih ada perjalanan panjang berisi kisah lain menunggu di depan sana.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar