Jumat, 21 September 2012

Solusi Labsky untuk Indonesia


Masalah


Banyak yang menganggap bahwa permasalahan ekonomi yang terjadi di Indonesia hanya deflasi dan inflasi. Hal ini tidak betul. Banyak tipe permasalahan ekonomi yang terjadi di Indonesia selain deflasi dan inflasi. Beberapa contohnya adalah masalah yang terjadi di sector ekonomi riil, seperti di industry rumah tangga, jasa, dan pangan. Sektor ekonomi riil tersebut masih mengalami berbagai tipe hambatan sehingga tidak bisa dibilang bahwa permasalahan ekonomi di Indonesia hanya deflasi dan inflasi.
Kebanyakan permasalahan ekonomi di Indonesia disebabkan oleh kemiskinan dan pengangguran. Dilihat dari kemiskinan dan persentase pengangguran di negara Indonesia, Indonesia masih jauh dari mendapatkan gelar “negara yang stabil”. Walaupun sudah berusaha, pemerintah tetap mendapatkan banyak kendala saat mencoba mengattasi masalah kemiskinan dan pengangguran di Indonesia. Kebutuhan pokok seluruh rakyat Indonesia saja sangat susah untuk dipenuhi. Hasil produksi pertanian di Indonesia tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan seluruh rakyat Indonesia. Akibat dari ini, Indonesia perlu berulang-ulang kali mengimpor kebutuhan pokok, seperti beras dan jagung, dari negara-negara lain.
Walaupun banyak masalah sekarang, negara ini sempat pernah terlihat kehebatan perekonomiannya. Indonesia pernah memberikan bantuan beras sebanyak 2.000 ton kepada India. Hal ini terjadi saat Sutan Sjahrir menjabat sebagai perdana menteri.
Tetapi sayangnya, zaman sudah berubah dan Indonesia pun telah berubah. Perekonomian negara ini tidak sama dengan perekonomian pada tahun-tahun ketika Indonesia masih muda. Banyak masalah yang muncul sekarang. Masalah-masalah tersebut akan dibahas di artikel ini.
                                         
Masalah perekonomian di negara Indonesia: Usaha Mikro
Salah satu masalah perekonomian yang besar di Indonesia adalah usaha mikro. Pemerintah sudah berusaha sebisanya untuk meningkatkan usaha-usaha kecil, tetapi sampai sekarang belum ada kemajuan yang pesat. Usaha bantuan yang dilakukan pemerintah antara lain adalah dana, penyuluhan, dan kerja sama. Hal-hal ini dilakukan pemerintah dengan usaha-usaha mikro untuk mengatasi permasalahan ekonomi di Indonesia.
Sayang sekali, dengan setiap usaha yang dilakukan oleh pemerintah, banyak kendala-kendala yang muncul. Kendala-kendala tersebut biasanya dating dari persoalan klasik yang yang hingga saat ini masih terus berlangsung. Persoalan klasik yang dimaksud disebut birokrasi.
Kompleksnya jalur birokrasi di negara Indonesia dalam rangka penuntasan permasalahan ekonomi di Indonesia penyaluran bantuan seringkali membuat pengusaha-pengusaha enggan untuk mengambil kesempatan membuat sebuah bisnis kecil.
Pengusaha-pengusaha kecil yang menginginkan dana bantuan dari pemerintah harus mengajukan permohonan dana bantuan dengan membawa surat proposal dari satu meja birokrasi ke meja birokrasi yang lain. Banyak juga kejadian dimana pengusaha-pengusaha kecil menyerah dan putus asa, akibat dari panjangnya proses permohonan dana bantuan dan perasaan malasnya mengikuti permainan birokrasi yang tidak bisa dibilang sederhana.

Masalah perekonomian di negara Indonesia: Jalur Distribusi
Distribusi merupakan salah satu factor penting dalam kegiatan perekeonomian negara Indonesia. Masalah distribusi di Indoneisa sangat berdampak pada perekonomian di negara Indonesia. Lancar atau tidak lancarnya jalur distribusi produk di Indonesia akan berpengaruh besar terhadap kekuatan masyarakat dan pasar.
Kadang-kadang, jalur distribusi yang harus dilewati sebuah produk yang hendak dijual, sangat panjang sehingga memakan biaya dan waktu yang banyak. Hal ini bisa menjadi hal yang besar dan menciptakan sebuah masalah perekonomian di Indonesia. Contoh kejadian ini adalah masalah yang terjadi pada cabai. Petani seharusnya menjual cabai dengan harga yang ditentukan, tetapi karena panjangnya jalur distribusi, biaya yang dikeluarkan petani makin banyak, dan akhirnya petani terpaksa menjual cabai dengan harga yang lebih tinggi. Akibatnya, harga cabai di pasar melonjak.

Masalah perekenomian di negara Indoneisa: Iklim Investasi
Foreign Direct Investment (FDI) adalah jumlah investasi yang masuk ke sebuah negara dari negara lain. FDI yang masuk ke negara Indonesia masih rendah sekali: 0,66% dibandingkan FDI dunia, dan 5,18% terhadap FDI negara Amerika Serikat.Walaupun angka tersebut terlihat sangat rendah, angka tersebut masih lebih tinggi dibandingkan pada tahun 1997, ketika permasalahan ekonomi di negara Indonesia memuncak.

Masalah perekonomian di negara Indonesia: Kebijakan Sumber Daya Alam, Lingkungan, dan Pertanian
Permasalahan ekonomi di Indonesia juga ada pengelolaan sumber daya alam, lingkungan, dan pertanian yang kurang baik. Ketiga hal ini tidak berpengaruh langsung terhadap perekonomian Indonesia, tetapi tetap lumayan berpengaruh. Indonesia sangat beruntung memilik sumber daya alam yang sangat melimpah, mulai dari laut, hutan, bahan tambang, pertanian, dan lain-lain.

Masalah perekonomian di negara Indonesia: Perilaku Masyarakat yang Selalu Menginginkan Sesuatu yang Baru
Masyarakat Indonesia mempuyai sebuah ciri yang sangat khas. Penduduk negara Indonesia sangat konsumtif. Bukti dari pernyataan ini adalah banyaknya penduduk Indonesia yang selalu menginginkan sesuatu yang baru. Walaupun barang lama mereka masih layak dipakai, penduduk Indonesia tetap menginginkan sesuatu yang masih baru, yang berbeda. Itulah salah satu sebab mengapa perekonomian Indonesia tidak merata. Akibat dari sifat penduduk Indonesia yang selalu menginginkan sesuatu yang baru, kebanyakan uang pindah dari yang miskin kepada yang kaya. Yang kaya menjadi semakin kaya, yang miskin menjadi semakin miskin.

Masalah Perekonomian di negara Indonesia: Perilaku Masyarakat Indonesia yang Lebih Menyukai Produk Luar Negeri Dibandingkan dengan Produk Asli Dari Indonesia.
Selain mempunyai sifat yang selalu menginginkan sesuatu yang baru, masyarakat Indonesia juga mempunyai cirri lain. Ciri itu adalah masyarakat Indonesia tidak mencintai produk asli negaranya sendiri. Masyarakat Indonesia lebih menyukai produk-produk luar yang berasal dari tempat-tempat yang terlihat mewah di pandangan orang Indonesia seperti Singapura, Jepang, Amerika Serikat, dan Eropa. Sampai mereka bersusah payah menghabiskan jutaan rupiah dari uang mereka sendiri untuk mengekspor barang yang berasal dari negara lain. Padahal, terdapat barang yang mirip dengan barang tersebut dengan kualitas yang tidak kalah bagusnya yang dijual di Indonesia. Selain ada juga di Indonesia, barang tersebut bisa dibeli dengan harga yang jauh lebih murah. Untuk produk yang sampai jutaan rupiah di luar negeri Indonesia, bisa dibeli untuk harga yang kurang dari sejuta di Indonesia.

Solusi


Untuk menjadikan perekonomian Indonesia sebuah perekonomian yang maju, perlu diadakan usaha dari semua pihak, pemerintah dan masyarakat public. Usaha-usaha yang dilakukan bisa berdampak besar pada penyelesaian permasalahan ekonomi di Indonesia. Bahakan, usaha-usaha yang dilakukan bisa mengakibatkan kemajuan yang pesat pada perekonomian Indonesia.
Usaha-usaha bisa dilakukan oleh semua pihak, pemerintah maupun non-pemerintah. Usaha-usaha yang bisa dilakukan oleh penduduk Indonesia yang bukan merupakan pemerintah adalah sebagai berikut.
  1. Hidup Hemat
Masalah-masalah ekonomi di Indonesia tidak bisa diatasi hanya dengan usaha pemerintah Indonesia saja. Kita juga harus membantu sebisa mungkin. Usaha yang bisa kita lakukan adalah hemat. Hidup hemat merupakan awal dari perekonomian Indonesia yang stabil. Dengan berhemat, perekonomian Indonesia akan menjadi lebih merata.
  1. Cintailah produk yang berasal dari negara anda sendiiri
Selain hidup hemat, kita juga harus mencintai produk yang berasal dari negara Indonesia. Walaupun kadang-kadang barang Indonesia tidak sebagus barang dari luar negeri, kita tetap perlu membeli produk negara kita sendiri agar perekonomian Indonesia bisa stabil dan kalau bisa, maju. Apabila kita tidak mulai mencintai produk negara Indonesia, nanti semua uang akan berpindah ke negara-negara yang sudah berkembang seperti Amerika Serikat, Singapura, Jepang dan negara-negara di benua Eropa. Akibat dari itu, perekonomian Indonesia akan tertinggal jauh dengan perekonomian negara-negara lain di dunia.
  1. Saling memberi dan berbagi
Sikap saling memberi dan berbagi juga bisa berpengaruh pada perekonomian Indonesia. Saling memberi dan berbagi akan mewujudkan pemerataan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Selain usaha dari masyarakat Indonesia yang bukan pemerintah, pemerintah juga harus mengadakan usaha. Usaha-usaha yang dapat dilakukan pemerintah antara lain adalah sebagai berikut.
  1. Memperbaiki kondisi Indonesia
Kondisi Indonesia yang dimaksud di sini adalah kondisi lingkungan dan infrastruktur ekonomi. Pemerintah harus menggunakan dana yang lebih banyak untuk membersihkan lingkungan di Indonesia, sekalian membantu jalur distribusi produk Indonesia.
Infrastruktur ekonomi Indonesia dapat diperbaiki dengan kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan pemerintah. Kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan tidak boleh berpihak kepada hanya satu sisi. Kebijakan-kebijakan ini harus mewakilkan semua pihak dan menciptakan keadilan.
  1. Memperbaiki jalan birokrasi yang terlalu panjang
Birokrasi yang terlalu panjang membuat pengusah-pengusaha Indonesia malas meminta bantuan dana kepada pemerintah dan bisa mengakibatkan ketidakpercayaan pengusaha-pengusaha kecil Indonesia terhadap pemerintah negara Indonesia.
Demikian artikel ini mengenai masalah-masalah perekonomian dan solusinya di Indonesia. Penulis berharap artikel ini dapat berpengaruh bagi pemerintah dan masyarakat non-pemerintah Indonesia. Perjalanan perekonomian Indonesia untuk menjadi perekonomian yang sudah berkembang dan stabil masih jauh, tetapi dengan banyak usaha dari semua pihak di Indonesia, tujuan itu dapat tercapai.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar