Jumat, 14 September 2012

Perkembangan Senjata Manusia




Selalu Menyeramkan dan Mematikan

Dewasa ini, kita sering melihat alat ini. Baik di dalam permainan, televisi, pos keamanan dan bahkan dijalan. Ya, alat yang saya maksud adalah senjata. Mengutip dari wikipedia, senjata adalah : “Alat yang bisa menimbulkan luka, baik secara fisik maupun secara mental, menghancurkan sebuah struktur dan sistem”. Senjata itu bentuknya macam-macam, mulai dari yang sangat sederhana, yaitu tubuh kita, batu dan bahan keras lainnya sampai senjata canggih yang bisa hanya merusak bagian tertentu. Misalkan dengan senjata sonik (suara). Bisa membuat makhluk hidup yang mendengarnya pusing, kebingungan hingga kematian.  

Sekian dulu pendahuluannya. Sekarang, saya akan memberitahu anda tentang sejarah senjata dari primitif sampai modern.

A.      Jaman Pra-Sejarah

Sejak pertama kali genus homo mulai mneghuni bumi kita tercinta, atau nenek moyang kita, mereka sudah mengenal dengan apa yang disebut makan. Makan adalah suatu aktifitas yang diperlukan oleh makhluk hidup untuk bertahan hidup, termasuk kita, manusia. Dan kita manusia, adalah makhluk omnivora, yang artinya memakan daging dan sayuran. Namun, kala itu nenek moyang kita jarang sekali memakan sayur dan lebih sering memakan daging karena lebih gampang didapat dan tidak perlu pengelolaan yang tinggi.

Kembali ke topik, mereka memikirkan cara yang terbaik untuk memburu mangsa mereka yang susah ditangkap. Dan mereka menemukan solusinya. Ambil suatu  barang yang keras namun kecil (contohnya batu) dan lemparkan ke arah target/mangsa. Pertamanya cara ini adalah inovasi mereka yang terbaru. Namun, lambat laun, mereka mulai berfikir untuk menemukan cara yang lebih efektif dan efisien. Yaitu dengan membuat tongkat dari kayu untuk menusuk mangsa.

Seiring dengan berjalannya waktu, senjata-senjata untuk berburu pun mulai lebih dan kompleks. Contohnya adalah senjata kampak, tongkat dengan batu yang ditajamkan diujung tongkat (tombak) dan pemukul kayu. Selain dari kegunaan senjata sebagai berburu binatang, senjata juga bisa dipakai sebagai alat untuk melindungi dari hewan karnivora yang mengancam keselamatan, menyelesaikan masalah antar sesama teman dan lain-lain.

B.      Zaman Klasik dan Kuno

Di zaman ini, senjatanya jauh lebih modern daripada senjata di jaman pra-sejarah. Senjata-senjata pada zaman ini telah merevolusioner senjata militer dan perkembangannya bisa dilihat pada dewasa ini. Senjata zaman ini dibuat dari bahan yang tidak gampang dicari dan susah dibuat. Contohnya adalah pedang, anak panah dan busurnya yang awalnya dari jaman tembaga. Dikala itu, banyak orang-orang yang mulai bereksperimen dengan benda baru yang bernama logam. Mulai dari hanya disentuh, dibanting, dilelehkan dan macam-macam.

Tidak hanya senjata saja yang mengalami perkembangan pesat pada zaman ini. Pertahanan dari senjata-senjatapun juga ada perkembangannya. Contohnya adalah perisai. Perisai adalah sebuah alat yang terbuat dari bahan yang solid/kokoh/kuat untuk melindungi tubuh dari segala macam marabahaya yang disebabkan oleh senjata dan lain-lain. Perisai-persiai zaman dulu terbuat dari logam yang berat, membuat badan kita susah bergerak. Tapi, dibalik kelemahannya itu, perisai ini kuat dan tidak gampang ditembus oleh senjata-senjata canggih pada jaman itu. Perlu tenaga yang sangat amat kuat dari si pemakai senjata untuk membunuh orang yang memakai perisai dengan cara menghunuskan senjatanya ke tubuh yang memakai perisai.


Zaman makin cepat berlalu dan senjata-senjatapun makin lebih canggih. Misalkan, pada masa ini. Senjata termewah pada saat itu adalah kereta berkuda yang diberi perisai yang banyak. Detailnya, di kereta kuda ini terdapat anak panah yang bisa dilontarkan ketika kita bergerak. Intinya, kita bisa membunuh / melontarkan panah kepada sasaran yang jauh atau cepat (tidak bisa dikejar oleh kecepatan manusia). Senjata ini dipakai selama berabad-abad. Dibalik itu semua, karena pemikiran manusia untuk berubah dan seiringnya waktu, senjata yang dulunya termasuk canggih dan mewah ini pun mulai ditinggalkan sembari dicarinya senjata yang lebih canggih, efisien dan efektif.

Senjata tidak hanya dikenal didaratan, namun dilautan senjata pun juga ada. Contohnya di kapal perang, yang dimana isi dari kapal itu adalah senjata peperangan untuk menyerang musuh. Ketika jaman ini, peperangan dilautan caranya adalah mendekati kapa musuh dan pasanglah kayu jembatan diantara dua kapal itu, dan genderang peperangan pun otomatis dibunyikan. Kapalnya pun sudah berubah menjadi kapal yang lebih besar. Inovasi baru makin sering muncul, dan lama-lama, senjata yang tadinya terpisah dari kapal diubah menjadi bagian dari kapal itu. Jaman dulu contohnya adalah kapal perang yang ditambahkan tombak yang sangat besar di bagian sekelilng bawah kapal yang memungkinkan kapal yang bertabrakan dengan kapal ini akan karam karena berlobang.

Senjata di zaman kuno dan klasik tidak selalu untuk membunuh. Ada juga senjata yang hanya digunakan untuk keperluan taktis. Contohnya adalah pendobrak. Walaupun sangat besar dan bisa membunuh beberapa orang, senjata ini biasanya dipakai hanya untuk melakukan penetrasi ke jantung pertahanan musuh atau untuk membuka gerbang benteng / kastil yang sangat besar dan kuat.

C.      Zaman Pertengahan

Di awal zaman pertengahan ini, senjata amat sangat terlihat lebih sering yang memakai adalah para ksatria dari sebuah kerajaan dan senjata-senjata itu jauh lebih berteknologi tinggi daripada senjata yang dimiliki oleh rakyat sipil.  Senjata yang ada di zaman ini tidak ada perubahan yang sangat signifikan, hanya modifikasi dari bentuk sebelumnya. Contoh : pedang yang dibuat lebih tajam, tipis, dan ringan dibanding pedang di zaman sebelumnya, catapult (batu yang dilontarkan dari sebuah alat yang memang fungsinya untuk melontarkan batu) yang dimodifikasi bahan bakunya, busur dan anak panah yang dibuat dari bahan tertentu dan kualitas lebih baik, tombak yang dibuat lebih ringan dan lebih tajam serta perisai yang lebih detail desainnya.

Di pertengahan sampai akhir zaman pertengahan, telah ditemukan sesuatu yang baru, sesuatu yang merubah cara kita, manusia, berperang sampai seperti saat ini dan jauh lebih efektif ringan serta efisien. Yaitu Bubuk Mesiu. Pertama kali ditemukan di cina dan menyebar sampai ke seluruh penduduk di muka bumi ini. Penemuan bubuk mesiu ini membuat peran senjata yang jarak dekat seperti senjata-senjata yang saya telah sebutkan diatas tidak terlalu berarti dan baju zirah pun sudah mulai ditinggalkan karena tidak mempan melawan senjata yang didalamnya ada bubuk mesiu.

 Bubuk mesiu sebenarnya telah merubah cara kita melihat, menggunakan senjata. Contoh-contoh perubahan dari senjata ini adalah : tombak, pedang, kayu pukul, kampak sudah jarang terlihat di pertempuran dan digantikan oleh senapan yang diisi oleh peluru. Catapult / batu lontar pun berubah menjadi senjata yang besar dan diisi oleh bola besi yang besar pula. Atau disebut meriam. Kapal laut perang pun sudah digantikan senjatanya menjadi beberapa meriam yang mengelilingi sebuah kapal untuk menembakkan peluru meriam ke kapal lain / objek lain. Pedang masih digunakan, tapi ukurannya dikecilkan menjadi seukuran pisau dan ditempelkan ke senapan untuk pertarungan jarak dekat atau nama lainnya adalah bayonet.

D.      Era Modern

Di zaman ini, senapan dan roket (mercon,petasan) sudah mulai ditemukan dan dimanfaatkan seefisien, sebaik dan seefektif mungkin dalam pertempuran. Senapan awalnya hanya bisa digunakan untuk sekali tembak dan harus mengisi bubuk mesiu dan peluru. Zaman makin maju, ilmuwan-ilmuwan mulai membuat senjata yang bisa menembakan beberapa kali tembak secara terus menerus tampa berhenti untuk mengisi bubuk mesiu (senapan otomatis). Pelurunya pun dibuat menjadi lebih tajam dan lebih kencang lajunya. Begitupun juga dengan meriam. Meriam yang awalnya hanya sebuah gentong horizontal yang panjang dan diisi bubuk mesiu secara manual, makin lama ukurannya menjadi makin besar dan bisa dimasuki oleh manusia atau biasa disebut tank. Kapal pun sudah diisi meriam modern.

Ada inovasi yang penting di masa ini, yaitu rudal, pesawat, misil, bom nuklir. Senjata-senajata yang saya sebutkan tadi adalah senjata dan transportasi yang sangat canggih, saking canggihnya harus orang yang terpelajar dan harus bekerjasama saja yang bisa membuat senjata-senjata tersebut. Penggunaan senjata-senjata tersebut bisa dilihat ketika perang dunia kedua. Rudal dan misil Nazi / German membombardir London. Pesawat sering kali terlihat di masa ini membombardir tempat-tempat yang strategis dan berbahaya dengan hulu ledak yang dijatuhkan berkali-kali sekaligus. Bom nuklir yang dua kali menghantam negara Jepang yang ketika itu sedang berperang dengan pihak Amerika. Kerusakan dan korban dari senjata tersbut sangat amat banyak. Senjata-senjata itu telah dibuktikan sangat menyeramkan dan mematikan.

Pesawat baru ditemukan pada masa ini oleh Wright Bersaudara. Mereka berdua adalah mekanik sepeda yang mendesain pesawat pertama di dunia. Dan yang pertama kali menggunakan pesawat. Seiring jaman, pesawat mengalami modifikasi dan perubahan yang lebih baik. Pesawat yang awalnya terbuat dari kain dan kayu, sudah dianti menjadi mesin dan bahan dari alumunium. Ketika perang, pesawat ditambahkan senjata seperti senapan otomatis, misil, bom.

Penemuan lain pada masa ini juga ada lagi. Contohnya adalah mobil. Mobil adalah sebuah kendaraan yang menggunakan mesin dan roda. Mobil di era ini telah menggantikan kuda sebagai alat transportasi jarak jauh. Dan pihak militer pun membuat modifikasinya. Contohnya ditambahkan senjata otomatis.

Ada senjata jenis baru, yaitu flamethrower. Flamethrower adalah senjata yang isinya adalah bahan bakar / gas yang bilamana ditembakanan dari pelatuknya, maka itu akan mengeluarkan api yang besar dan banyak, jika ditaksir ada beberapa orang yang memakai ini, mereka mampu membakar  dan menghanguskan 1/32 hutan Kalimantan.  Biasanya orang-orang itu pakai topeng gas untuk melindungi dirinya dari bau api yang menyesakkan pernapasan.

E.       Era Nuklir

Nuklir pertama kali ditemukan oleh pihak Amerika yang memakai rumusan dari ilmuwan anyar Albert Einstein (E=mc2). Bom nuklir pertama kali dicoba di padang pasir New Mexico, Amerika Serikat. Setelah diteliti, ada beberapa hewan di sekitar ledakan yang terpapar radiasi dari bom nuklir. Bom nuklir yang berbahaya ini di gunakan oleh pihak Amerika sebagai ultimatum oleh Jepang jika mereka tidak menyerah dan mereka tetap tidak menyerah. Akhirnya, Amerika menjatuhkan bom nuklir di Hiroshima, Jepang yang menewaskan sangat banyak orang pada tanggal 6 Agustus 1945. Bom kedua pun jatuh di Nagasaki, Jepang dan menewaskan banyak orang pada tanggal 9 Agustus 1945. Dan Jepang pun menyerah tanpa syarat apapun. 

Setelah masa perang dunia kedua, terjadilah perang dingin yang terjadi antara pihak Amerika dan Pihak Soviet. Perang ini adalah perang mental dan alhamdulillah tidak ada peperangan fisik. Kalau terjadi, maka perang ini tidak akan dinamakan perang dingin, tapi menjadi perang nuklir.

 Selain senjata nuklir, di masa ini, persenjataan militernya dibuat lebih canggih, kompleks dan lebih mematikan. Ada senapan yang bisa menembakan beberapa peluru hanya dengan sekali tarik pelatuk untuk melawan musuh jarak menengah (senjata otomatis ex : M4A1, AK47, G36, MP5), ada senapan yang hanya bisa sekali tembak, tapi itu efektif melawan musuh jarak jauh (ex : L115A1, Dragunov) ada tank, yang bisa dikendalikan manusia didalamnya. Ada pesawat supersonik, pesawat siluman (tidak terdeteksi radar), pesawat tidak berawak (dikontrol jarak jauh). Kapal perangpun sudah bisa menampung pesawat tempur dan dipersenjatai lengkap layaknya tank.

Selain itu, pada masa ini, ada juga yang namanya radar,satelit, gelombang radio, dan banyak macam peralatan canggih lainnya.
        


film pun juga memperlihatkan kita evlousi dari persenjataan militer dari jaman-ke jaman  lain. Jika kita melihat film 300, film knight’s tale dan film perang dunia kedua ex : Inglorious Basterds, kita bisa melihat perkembangan senjata dari zaman ke zaman. Di film 300, kita bisa melihat bahwa orang-orang yang berperang dijaman itu tidak mengenakan perisai baju, yang ada adalah perisai yang diikatkan ditangan dan lebarnya sebesar badan bagian atas kita (kecuali kepala). Pelindung kepala juga sudah ada di jaman itu. Di film knight’s tale, kita bisa melihat bahwa orang-orang yang berperang memakai baju zirah yang sangat kokoh melindungi tubuh, dan ada tombak, pedang, busur dan panah di film itu yang terlihat rapih, tidak besar dan efisien. Di film Inglorious Basterds, kita bisa melihat bahwa tidak ada yang memakai baju zirah, tombak, pedang atau perlengkapan militer dari film kedua di atas. Mereka hanyalah memakai pistol, senjata mesin (senjata yang dimana bubuk mesiu sudah dipakai).  

        Inilah gambaran singkat / rangkuman dari sejarah senjata. Mulai dari yang sangat primitif sampai dengan modern. Sungguh menakjubkan evolusi dari senjata-senjata itu. Nah, sekian dulu dari saya, termia kasih.











referensi :









Tidak ada komentar:

Poskan Komentar