Minggu, 16 September 2012

Tugas 3 - Solusi Labsky Untuk Indonesia

Membentuk Generasi Muda Indonesia Lebih Baik


MASALAH

Indonesia sebagai salah satu negara dengan kekayaan alam  terbesar di dunia dengan luas wilayah ± 5.193.250 km memiliki deretan pulau-pulau  memanjang dari Sabang sampai Merauke yang mengandung  berbagai kekayaan alam  meliputi cadangan minyak bumi, mineral, berbagai barang tambang, gas alam yang melimpah serta hutan hujan tropis yang menutupi sebagian besar wilayahnya, dan masih banyak lagi. Di samping itu,  tekstur lapisan tanah yang terdiri dari pegunungan, perbukitan, dataran rendah, hingga lautan terhampar indah membentuk tanah air Indonesia. Generasi muda yang melimpah turut memberikan kontribusi besar dalam pembangunan negara ini. Dengan melihat kondisi ini, sumber daya manusia yang melimpah, terutama generasi muda, seharusnya dapat membawa Indonesia kepada kejayaan.

Merujuk pada UU No. 40/2009 tentang Kepemudaan, generasi muda atau pemuda didefinisikan sebagai “Warga negara Indonesia yang memasuki periode penting pertumbuhan dan perkembangan yang berusia 16  sampai 30  tahun. Sementara itu dalam konteks demografi dan antropologis, generasi muda dibagi ke dalam usia persiapan masuk dunia kerja atau usia produktif, antara 15-40 tahun. Saat ini terdapat 40.234.823 orang penduduk Indonesia masuk dalam kategori generasi muda. Sementara dari sudut pandang sosial budaya, generasi muda memiliki sifat majemuk dengan aneka ragam etnis, agama, ekonomi, dan bahasa. Mereka memiliki ciri ekosistem kehidupan yang terbagi ke dalam masyarakat nelayan, petani, pertambangan, perdagangan, perkantoran dan sebagainya. (1)

Dengan begitu banyaknya jumlah tenaga kerja produktif ini tentunya Indonesia seharusnya tidak pernah kehabisan tenaga kerja yang mampu mengelola sumber dayanya yang begitu melimpah.

Anak-anak usia belia yang mengemis di pinggir jalan 
Namun sayangnya, banyak sekali permasalahan dalam negeri yang mencekik negeri ini. Generasi muda seharusnya dapat menyokong masa depan negaranya sendiri. Melanjutkan perjuangan generasi-generasi sebelumnya untuk membangun Indonesia menjadi lebih baik. Namun, kondisi ini tidak sesuai dengan fakta yang ada di lapangan. Generasi muda yang tidak terdidik dan tidak terlatih menjadikan mereka seolah sia-sia dan hanya menjadi beban negara. Padahal seharusnya para generasi mudalah yang akan menggantikan generasi sebelumnya dalam mengelola seluruh sumber daya yang ada di tanah air ini demi kepentingan dan kemajuan bangsa. Namun, kurangnya pendidikan membuat mereka sama sekali tidak menyadari betapa pentingnya peran mereka sesungguhnya bagi keberlangsungan Indonesia.

Bekerja di usia sangat belia untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga

Jika kita lihat di jalan-jalan raya, banyak sekali anak-anak usia belia yang tidak bersekolah dan bekerja sebagai pengamen jalanan, atau bekerja serampangan. Alasan utama mereka tidak bersekolah terutama adalah ketidakmampuan ekonomi. Sebagian dari mereka adapula yang pengangguran. Hal ini diperparah dengan mental generasi muda yang kian bobrok dan terbawa arus modernisasi yang kadang tak sesuai dengan jati diri bangsa.


para tenaga kerja usia produktif yang tidak mendapat lapangan pekerjaan

Berbagai permasalahan yang menyangkut peran generasi muda Indonesia terhadap kemajuan bangsa pun kian bermunculan. Di antaranya adalah :

1.      Berkurangnya rasa nasionalisme dan jiwa patriotisme generasi muda Indonesia, membuat mereka lupa jati diri mereka yang sebenarnya.
2.   Banyak dari generasi muda indonesia yang tidak mengenal tanah air dan budayanya. Bahkan banyak yang cenderung bersikap tidak peduli terhadap tanah airnya

Kurangnya rasa kepedualian terhadap tanah air

3.     Kurangnya pendidikan bagi generasi muda indonesia. Tingginya jumlah anak yang putus sekolah tidak hanya merugikan generasi muda sendiri, juga merugikan bangsa
4.  Kurangnya tenaga kerja muda yang terdidik dan terlatih untuk mengelola SDA dan mengembangkan daerahnya masing-masing menyebabkan ketidakmerataan kemajuan wilayah di Indonesia. Kota–kota besar cenderung lebih maju dibandingkan wilayah yang jauh dari pusat pemerintahan dan perekonomian. Hal ini tentu mendorong laju urbanisasi yang dapat menyebabkan ketidakmerataan penduduk di wilayah Indonesia.
5.   Masalah generasi muda makin kompleks dengan maraknya tindakan kriminalitas dan premanisme. Dalam konteks ini, generasi muda seolah menjadi penyakit dan ditakuti di masyarakat.

Premanisme kian marak di tengah-tengah masyarakat


Tawuran yang mereahkan warga

6.    Kerusakan moral yang terjadi di kalangan kaum muda menyebabkan rusaknya generasi penerus bangsa. Dilihat dari berbagai kasus yang terjadi, pemakai narkoba sebagian adalah mereka yang berada dalam usia produktif.

banyak pelajar yang merokok di usia dini

7.    Generasi muda sekarang cenderung kurang disiplin, sulit diatur, dan cenderung memiliki pemikiran yang ‘bebas’. Hal ini menjadi basis utama untuk menunjukkan eksistesinya di dunia tempat mereka berada. Seringkali generasi muda cenderung hilang arah dan berakhir menjadi individu yang tidak berkualitas
8.  Kurangnya lapangan pekerjaan membuat banyak tenaga kerja usia produktif yang sebenarnya cukup berkualitas menjadi terlantar. Belum lagi jika lapangan kerja yang terbatas tersebut mempekerjakan lebih banyak orang asing di dalamnya, sehingga memperkecil peluang tenaga kerja dalam negeri untuk mendapatkan kerja di negeri sendiri

Data pengangguran di Indonesia dari 2006-2009

9.  Para tenaga kerja usia produktif (dalam konteks ini generasi muda) yang memiliki kemampuan dan berkualitas seringkali tidak diapresiasi oleh negara. Oleh karena itu, seringkali mereka mencari pekerjaan di luar negeri yang lebih mengapresiasi kreativitas dan inovasi generasi muda Indonesia dan menawarkan gaji yang lebih besar



Putus sekolah

Dari uraian beberapa paragraf di atas dapat disimpulkan beberapa masalah utama, seperti : Betapa pentingnya bagi generasi muda untuk mengetahui jati dirinya sebagai bangsa indonesia dan mencintai tanah airnya sehingga menimbulkan sikap nasionalisme dan jiwa patriotisme, pentingnya pendidikan bagi seluruh bangsa Indonesia, terutama generasi muda, pentingnya pengelolaan sumber daya alam (SDA) untuk kemajuan dan kesejahteraan bangsa, pengontrolan urbanisasi dan lain sebagainya. Namun pada dasarnya, semua persoalan di atas bersumber pada generasi muda Indonesia yang menjadi harapan bangsa. Generasi muda yang cemerlang mencerminkan masa depan bangsa.


SOLUSI

Pendidikan adalah mutlak diperlukan bagi generasi muda indonesia. Dari sanalah mereka akan mendapatkan pengajaran mengenai berbagai hal yang ada di sekeliling mereka, termasuk rasa cinta tanah air. Maka dari itu, wajib belajar yang kini dicanangkan pemerintah hendaknya dimanfaatkan sebaik mungkin. Pendidikan gratis adalah salah satu cara efektif yang dapat membantu warga kurang mampu untuk mendapatkan pendidikan dengan fasilitas dan pelayanan yang baik. Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang sudah dilaksanakan pemerintah seharusnya memberikan dampak yang cukup positif bagi negeri ini. Namun, dengan banyaknya jumlah penduduk di Indonesia, tentu bantuan ini tidak mencukupi.

Untuk itu, sebagai sesama bangsa Indonesia hendaknya saling membantu. Penggalangan dana untuk membantu membangun sekolah bagi anak-anak kurang mampu adalah salah satu hal yang dapat mencegah generasi muda dari keterpurukan pendidikan.

Pendidikan bagi generasi muda indonesia merupakan syarat mutlak untuk menghasilkan sumber daya manusia yang terdidik dan terlatih untuk mengelola sumber daya alam yang ada di wilayahnya. Lewat kreativitas dan inovasi dari masing-masing pribadi, dapat menjadikan wilayah yang sebenarnya memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, menjadi tereksplor. Dengan cara ini, pemuda-pemudi daerah dapat mengembangkan daerahnya masing-masing sehingga indonesia dapat maju bersama, tak ada wilayah yang terpuruk di belakang. Dengan cara ini pula laju urbanisasi dapat ditekan, sebab, kota-kota besar seperti Jakarta bukan merupakan satu-satunya kota metropolitan yang maju, meskipun merupakan pusat pemerintahan dan ekonomi. Daerah di luar Jakarta maupun di luar pulau Jawa pun merupakan pulau-pulau berpotensi yang telah dikembangkan sehingga menghasilkan mutiara-mutiara di pulau-pulau tersebut.

Biaya sekolah yang masih tak terjangkau oleh warga miskin

Selama ini, kita hanya disuruh menghafal nama, tahun dan tempat-tempat tertentu tanpa sepenuhnya mengerti perjalanan sejarah bangsa ini dan tanpa memahami nilai-nilai yang terkandung dalam sejarah perjuangan bangsa. Kisah-kisah perjuangan para pejuang bangsa pun hanya dongeng yang dikisahkan di sekolah atau yang pernah kita dengar. Tapi jarang dari bangsa ini yang benar-benar memahami apa inti dari semua kisah perjuangan tersebut.

Undang-undang mengenai pendidikan bagi setiap warga negara

Pemupukan rasa nasionalisme memang harus ditanamkan sejak dini. Di sini, orang tua berperan besar dalam pengenalan anak terhadap tanah airnya. Pendidikan seperti Pendidikan Kewarganegaraan dan sejarah Indonesia seharusnya diketahui oleh seluruh bangsa indonesia. Dengan begitu, diharapkan bangsa indonesia, terutama generasi muda dapat mengetahui sejarah bangsanya, mencintai tanah airnya, dan mampu melanjutkan perjuangan bangsa.

Berikut adalah beberapa upaya untuk membangkitkan rasa nasionalisme bangsa: (2)
1.   Menggunakan produk dalam negeri, karena selain dapat meningkatkan perekonomian bangsa, juga dapat mengasah kreatifitas tiap individu untuk membuat produk-produk yang tidak kalah saling dengan produk luar negeri.
2.    Teruslah membuat suatu prestasi-prestasi yang membanggakan baik dalam bidang       science, olahraga, teknologi dan sebagainya, karena dengan prestasi tersebut akan membuat negara ini disegani oleh negara-negara lain di dunia ini dan bukan lagi dianggap sebagai negara para pecundang.
3.    Jangan melupakan para pahlawan bangsa, karena kemerdekaan yang sekarang kita nikmati adalah berkat mereka para pahlawan yang berjuang.
4.    Pahamilah nilai-nilai yang terkandung dalam sejarah perjuangan bangsa.
     5.  Jangan pernah malu menjadi bangsa Indonesia. Sebaliknya, banggalah akan negara ini dan belalah negara ini dengan sepenuh hati.

Pengenalan budaya-budaya daerah kepada seluruh pemuda-pemudi bangsa juga penting sekali bagi pengetahuan mereka terhadap budaya bangsa. Seperti  kita ketahui, Indonesia memiliki banyak sekali budaya dan bahasa. Itulah salah satu hal yang membuat kita kaya. Namun justru perbedaan itulah yang membuat bangsa ini menjadi unik dan beragam namun tetap satu bangsa. Pemahaman terhadap budaya bangsa inilah yang penting untuk diketahui. Agar kita tidak menjadi bangsa yang tidak kenal diri sendiri.


wayang yang kian hilang ditelan waktu

Pemuda-pemudi daerah hendaknya mengetahui apa yang menjadi sumber daya di daerahnya masing-masing. Misalnya, Kalimantan yang kaya akan hutan hujan tropisnya dan minyak bumi. Orang-orang Kalimantan itu sendiri harus mampu mengelola sumber daya alam yang begitu melimpah tersebut tanpa mengeksploitasi. Dan yang terpenting, sumber daya alam tersebut harus digunakan oleh bangsa indonesia sendiri, sampai semua wilayah hingga pelosok negeri tercukupi. Setelahnya, barulah sisanya bisa diekspor sebagai penambah devisa negara.

Namun sayangnya, hingga kini masih banyak wilayah indonesia yang berada di bawah tekanan bangsa asing. Banyak sekali sumber daya alam yang dikuras untuk keuntungan bangsa asing. Dan ini diperparah lagi dengan belum adanya pemuda-pemudi bangsa yang berani mengambil alih itu semua. Seperti beberapa perusahaan asing yang secara besar-besaran mengambil hasil tambang dan berbagai sumber energi dari Indonesia. Mereka menggunakan tenaga kerja orang-orang Indonesia itu sendiri. Keuntungannyapun dibagi secara tidak merata, kian mencekik Indonesia. Tentu kondisi ini sangat menyedihkan. Selain bangsa kita dirugikan milyaran dollar, kitapun menjadi budak di negara sendiri.

Untuk itu, pengetahuan akan kekayaan alam di daerah masing-masing sangat mutlak untuk diketahui. Setelah itu hendaknya generasi mudalah yang mengelola semua kekayaan alam itu. Dengan begitu, Indonesia tidaklah dirugikan, sebab semua sumber daya alam tersebut digunakan oleh bangsa, dan untuk bangsa Indonesia sendiri.

Selain solusi-solusi di atas, tentunya pengontrolan dan bimbingan sejak dini diperlukan bagi generasi muda agar tidak tersesat dalam pencarian jati dirinya. Seringkali orang tua yang melepas kontrol akan anak-anaknya, membuat mereka akhirnya terjerumus dalam pergaulan bebas yang sangat tidak sesuai dengan norma yang berlalu. Seperti narkoba, premanisme, dan tindakan-tindakan kriminalitas lainnya. Permasalahan yang terjadi di dalam keluarga juga dapat mempengaruhi psikologi anak. Selain itu, lingkungan tempat bermain dan belajar juga merupakan faktor penting pembentuk kepribadian seseorang. Maka dari itu, berhati-hatilah dalam memilih teman bergaul. Dengan begitu, tindakan-tindakan amoral dapat diatasi.

SAYA BERHAK SEKOLAH!

Semua berhak sekolah

Sekali lagi, generasi muda adalah permata-permata bangsa yang harus dijaga kemurniannya. Karena merekalah yang akan menentukan akan dibawa kemana arah dan masa depan negara ini. Tanpa mereka negara ini hanya menunggu kematiannya. Untuk itu, jadikanlah generasi muda bangsa Indonesia menjadi generasi yang kuat, berkualitas dan cinta tanah airnya.



Jadilah bangsa yang mencintai tanah airnya sendiri. Jadilah bangsa besar yang tidak melupakan para jasa pahlawannya. Jadilah bangsa cerdas yang selalu belajar dari kesalahan. Jadilah bangsa yang bisa menghargai segala perbedaan dalam dirinya. Dan yang terpenting, jadilah bangsa yang kuat dan saling menguatkan satu dengan yang lain.

Sumber :

S    Sumber Gambar :

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar