Minggu, 26 Agustus 2012

Tugas 5 - Perkembangan Teknologi Musik

Teknologi Musik Yang Berkembang Pesat

Musik adalah suatu bentuk seni yang mungkin paling sering diapresiasi diantara bentuk-bentuk seni yang lainnya karena kemanapun kita pergi, pasti kita mendengar musik. Di rumah, di mobil dan juga di toko pasti ada suara musik. Pastinya di abad ke-21 ini orang-orang lebih banyak mendengarkan musik daripada orang-orang pada jaman dahulu karena sekarang sudah banyak alat-alat untuk mendengarkan musik yang cara menggunakannya tidak merepotkan. Tetapi, bagaimana kronologi sejarah teknologi musik ini? Akan saya jelaskan pada paragraf-paragraf berikut.


Gorillaz Concert

Teknologi musik yang pertama adalah music box atau kotak musik yang pertama dibuat pada tahun 1800-an. Pabrik kotak musik pertama di dunia dibuka oleh dua orang yang bernama Jérémie Recordon dan Samuel Junod pada tahun 1815. Pada abad ke-19, produksi kotak musik terkonsentrasi di Switzerland tetapi ada juga beberapa produsen di Bohemia dan di Jerman dan pada akhir abad ke-19 beberapa orang Eropa pembuat kotak musik membuka pabrik kotak musik di Amerika Serikat. Kotak musik ini dapat berukuran kecil yang dapat dimasukkan ke saku dan juga dapat berukuran besar.

Music Box

Teknologi musik yang ada pada tahun 1820 ini merupakan evolusi dari kotak musik yang sudah saya jelaskan di atas. Barrel organ ini menggunakan teknologi yang mirip dengan kotak musik tetapi lebih kompleks dan ukurannya lebih besar. Cara memainkannya sama, yaitu dengan memutar tuas yang ada pada alat tersebut.

Orang memainkan Barrel Organ di jalanan

Pada tahun 1870 ditemukan fairground organ yaitu alat musik yang biasanya digunakan di tempat hiburan. Alat ini dirancang agar dapat mengeluarkan suara yang keras agar dapat terdengar di atas suara-suara orang berbicara di tempat hiburan. Periode kegiatan membuat fairground organ ini paling banyak pada periode dari tahun 1880-an sampai tahun 1920-an. Organ ini dikonstruksi agar dapat meniru musik oleh manusia asli sehingga di Amerika Serikat, alat ini dinamakan band organs. Para pembuat fairground organ ini juga membuat organ-organ khusus untuk dimainkan di dalam ruangan yang digunakan untuk menari, disebut dance organ dan organ yang dimainkan di jalanan dan juga memiliki roda agar dapat dibawa ke tempat-tempat lain, disebut street organ.

Fairground Organ


Pada tahun 1877, orang Amerika yang bernama Thomas Edison mendemonstrasikan alat pertama yang dapat merekam dan memutar kembali suara manusia. Alat ini disebut tin oil phonograph. Pada tahun ini juga Alexander Graham Bell menemukan mikrofon dalam temuannya yaitu telepon. Desain loudspeaker juga muncul pada sekitar tahun ini. Loudspeaker adalah alat pengeras suara.

Gramophone record atau yang lebih banyak dikenal sebagai vinyl record ditemukan oleh orang Jerman yang bernama Emile Berliner pada tahun 1890. Gramophone record ini berbentuk seperti piringan berwarna hitam yang jari-jarinya agak besar dan terdapat alur yang berbentuk spiral. Spiral pada piringan hitam tersebut dimulai dari dekat bagian pinggiran piringan dan berakhir di dekat pusat piringan. Piringan-piringan hitam tersebut dapat dibedakan menjadi berbagai macam jenis berdasarkan diameter-diameternya dalam inci atau dalam bahasa Inggris, inches, yaitu 12-inch, 10-inch, 7-inch, dan sebagainya, berdasarkan kecepatan rotasinya yaitu 33⅓ r.p.m. (rotation per minute atau rotasi per menit), 28 r.p.m., 45 r.p.m., dan seterusnya, dan akurasi reproduksi mereka atau jumlah saluran audio yang disediakan yaitu monoaural atau mono (satu saluran), stereophonic atau stereo (dua saluran individual atau lebih), dan quadraphonic (4 saluran). Pada tahun 1991, piringan hitam sudah tidak banyak digunakan lagi tetapi, pada tahun 2008, vinyl records kembali digunakan bahkan sampai tahun 2012 ini. Tetapi, vinyl records tersebut hanya digunakan oleh musisi-musisi independent dan alternative seperti Radiohead dan Oasis, bukan musisi modern atau pop seperti Taylor Swift.

Queen - "Play The Game" vinyl record

Pada tahun 1898, orang Denmark bernama Valdemar Poulson menemukan alat yang bernama telegraphone yaitu alah perekam suara dengan menggunakan kawat yang pertama. Mesin ini adalah mesin primitif dan tidak banyak orang yang menggunakannya karena kualitas suara yang dihasilkan oleh sebuah telegraphone tidak lebih bagus daripada suatu piringan gramophone record.

Pada tahun 1904 ditemukannya alat yang disebut pianola atau player piano. Alat tersebut merupakan evolusi dari fairground organ yang diubah menjadi sebuah piano yang dapat memainkan musik tanpa dimainkan oleh manusia. Alat tersebut dapat memainkan ulang musik yang sudah direkam oleh pemain-pemain piano yang terkenal sehingga terdengar seperti mendengarkan pemain piano tersebut memainkan piano di rumah sendiri. Alat player piano ini paling banyak dibeli dari toko-toko pada tahun 1924.

Pianola / Player Piano

Orang Amerika yang bernama Lee de Forest menciptakan alat untuk membuat pengeras suara elektronik atau electronic amplifier yang disebut sebagai triode valve. Sebelum adanya alat triode valve ini, mengeraskan suara dengan pengeras suara tidak elektronik, melainkan mekanik. Telepon yang diciptakan Alexander Bell menggunakan baterai dan mikrofon, tetapi tidak menggunakan pengeras suara elektronik. Setelah ditemukannya triode valve, melakukan pengerasan suara menjadi lebih mudah daripada sebelumnya.

Pada tahun 1912, Lee De Forest menggabungkan teknologi triode valve dan wire recorder. Secara teknis, ia berhasil melakukan penggabungan teknologi-teknologi tersebut. Tetapi, secara komersial, ia tidak berhasil karena banyak orang yang mengira bahwa alat tersebut tidak efisien dan kualitas suaranya tidak baik.

Pada tahun 1930, Adolph Rickenbacker bekerja sama dengan George Beauchamp membuat gitar elektrik pertama dan menjualnya.

Gitar elektrik buatan Rickenbacker dan Beauchamp

Fritz Pfleumer, orang Jerman, bersama perusahaan AEG (Allgemeine Elektricitäts-Gesellschaft) atau dalam bahasa Inggris General Electricity Company, menghasilkan alat perekam yang layak yang pertama. Alat tersebut (tape recorder) digunakan oleh berbagai radio-radio di Jerman dan oleh orang-orang Jerman pada saat perang. Pada saat yang hampir bersamaan, AEG dan perusahaan lain, BASF (Badische Anilin- und Soda-Fabrik) atau dalam bahasa Inggris Baden Aniline and Soda Factory) menciptakan alat perekam plastic atau plastic recording tape. Pada tahun ini juga diciptakannya Hammond organ oleh seseorang yang bernama Lauren Hammond dan diproduksi oleh Hammond Organ Company. Alat musik tersebut diciptakan untuk menggantikan organ yang terdapat dalam gereja-gereja sehingga digunakan dalam musik gospel, jazz, dan rock.

Pada tahun 1947, Les Paul memodifikasi Ampex tape recorders agar dapat memungkinkan untuk merekam beberapa rekaman dan menggabungkannya. Contoh lagu pertama yang menggunakan modifikasi tape recorder Les Paul (overdub) adalah lagu oleh Les Paul sendiri yang berjudul “Lovers”. Les Paul juga mendesain gitar-gitarnya sendiri, disebut The Log. Tetapi, perusahaan gitar lainnya, Gibson Guitars, mulai merancang gitar-gitar mereka sesuai dengan gitar-gitar Les Paul dan menamakan gitar mereka Gibson Les Paul.

Pada tahun 1948, ditemukannya LP 12-inch yaitu gramophone record atau vinyl record yang lebarnya 12 inci yang diperkenalkan oleh Columbia Records. Vinyl record jenis ini banyak digunakan oleh musisi-musisi dengan aliran dance music atau disco.

Pada tahun 1954 ditemukan teknologi yang disebut plate reverb. Reverb adalah ketika dibunyikannya suara, akan terjadi gema. Pada tahun ini juga, perusahaan Sony menemukan alat yang disebut pocket transistor radio yang pertama di dunia. Alat ini merupakan alat komunikasi paling populer dalam sejarah dan karena ukurannya yang kecil dan dapat muat dalam saku, kebiasaan orang dalam mendengarkan musik semakin sering dilakukan. Sekitar tahun ini, Leo Fender, orang  yang berasal dari Amerika, merancang gitar listrik yang sampai sekarang banyak digunakan oleh pemain-pemain gitar dan dinamakan Stratocaster.

Fender Stratocaster

Pada tahun 1956, alat perekam suara yang jauh lebih kompleks dan efisien ditemukan dan diberi nama stereo tape recorder.

Pada tahun 1962, salah satu band yang paling inspirasional di dunia yaitu The Beatles mengeluarkan lagu mereka yang berjudul “Love Me Do” dengan teknologi mono. Setahun setelah itu, alat yang bernama Mellotron ditemukan. Alat Mellotron ini adalah alat musik berbentuk keyboard pertama yang menggunakan suara asli instrumen-instrumen lainnya seperti gitar, seruling, dan paduan suara. Mellotron ini dapat didengar dalam lagu “Strawberry Fields Forever” oleh The Beatles atau “Stairway to Heaven” oleh Led Zeppelin.

John Lennon (The Beatles) memainkan Mellotron

Pada tahun 1965, Dolby menemukan teknologi yang dinamakan Type A yaitu teknologi yang digunakan untuk menghilangkan atau mengurangi suara-suara inheren ketika diputar ulang. Pada tahun ini juga, Robert Moog memperkenalkan pada dunia salah satu synthesizernya yang pertama di dunia. Synthesizer adalah alat musik elektronik yang dapat meniru suara alat musik lainnya tetapi juga dapat memproduksi suara sendiri yang terdiri dari banyak efek-efek suara. Alat musik ini digunakan oleh banyak musisi dari aliran-aliran yang berbeda-beda. Contoh beberapa musisi-musisi yang menggunakan synthesizer adalah ABBA, The Cure, dan Lights.

Lights memainkan synthesizer

Dari tahun 1969 sampai 1975, banyak perusahaan-perusahaan seperti Dolby, Sony, dan lain-lain yang menciptakan teknologi-teknologi agar kualitas musik dapat menjadi lebih baik. Perusahaan-perusahaan menciptakan teknologi yang semakin maju semakin efisien dan juga lebih murah. Jadi, bisa dibilang teknologi musik berkembang cukup pesat.

Pada tahun 1979, perusahaan Sony menemukan Walkman yaitu alat untuk mendengarkan musik yang dapat dibawa-bawa (portable). Perusahaan Tascam menemukan alat yang bernama Portastudio. Alat tersebut adalah perekam empat lagu yang pertama di dunia. Dan pada tahun 1980, alat untuk merekam lagu sudah digital.

Pada tahun 1982 terdapat penemuan yang sangat penting di dunia musik karena sampai sekarang, alat tersebut digunakan oleh semua musisi. Alat ini disebut compact disc (CD). Awalnya, CD hanyalah alat untuk merekam dan memutar kembali isinya tetapi pada akhirnya, formatnya diubah menjadi beberapa format seperti CD-ROM, CD-R, CD-RW, dan lain-lain.

Dari tahun 1983 sampai 1996 juga terdapat perkembangan teknologi musik yang mengembangkan efisiensinya dan juga harganya dimurahkan menjadi di bawah £1000 agar dapat terjangkau.

Pada tahun 1997, DVD discs dan pemain DVD sudah dijual. Dan pada tahun 2001, perusahaan Apple, yang ditemukan oleh Steve Jobs, mengeluarkan produk mereka yang dinamakan iPod. Alat yang diberi nama iPod ini masih dikembangkan sampai sekarang dan termasuk salah satu alat yang paling banyak digunakan oleh semua orang.

Sekianlah kronologi sejarah perkembangan teknologi alat-alat musik dari tahun 1800 sampai 2001.

Sumber:
http//www.wikipedia.org/
http://www.offbeat.idps.co.uk/
http://www.google.com/imghp/
http://www.vinylrecords.co.uk/
http://www.fender.com/
http://www2.gibson.com/Gibson.aspx

1 komentar:

  1. Thanks ya gan udah sharing, thanks kebetulan sedang ada tugas ni hehe tengkyu bacaanya :)

    BalasHapus