Senin, 27 Agustus 2012

Tugas 5 - Perkembangan Olahraga Basket

"Basket tidak membangun karakter, tetapi mengungkapkannya~ "
Kobe Bryant, pemain basket NBA

Bola basket adalah olahraga bola yang dimainkan berkelompok. Olahraga ini terdiri atas dua tim beranggotakan masing-masing lima orang yang saling bertanding mencetak poin dengan memasukkan bola ke dalam keranjang lawan. Bola basket adalah salah satu olahraga yang paling digemari oleh penduduk Amerika Serikat dan penduduk di belahan bumi lainnya, antara lain di Amerika Selatan, Eropa Selatan, Lithuania, dan juga di Indonesia. Hal ini disebabkan karena olahraga ini mudah dipelajari, bentuk bolanya yang besar sehingga tidak menyulitkan pemain ketika memantulkan atau melempar bola tersebut, dan hanya diperlukan lapangan yang relatif kecil untuk bermain basket.

Sejarah dan Perkembangan olahraga bola basket

Prof. Dr. James A. Naismith
Permainan bola basket diciptakan oleh Prof. Dr. James A. Naismith salah seorang guru pendidikan jasmani Young Mens Christian Association (YMCA) Springfield, Massachusets, Amerika Serikat pada tahun 1891. Terinspirasi dari permainan yang pernah ia mainkan saat kecil di Ontario,Naismith menciptakan permainan yang sekarang dikenal sebagai bola basket pada 15 Desember 1891. Ide yang mendorong terwujudnya cabang olahraga baru ini disebabkan karena pada waktu itu keanggotaan dan pengunjung sekolah tersebut kian hari kian merosot. Sebab utamanya adalah karena rasa bosan dari para anggota jika hanya mengikuti latihan olahraga Senam yang gerakannya kaku. Selain itu kebutuhan yang dirasakan pada musim dingin untuk tetap melakukan olahraga yang menarik semakin mendesak sehingga diperlukan olahraga yang dapat dimainkan di ruang tertutup.
Dari hasil percobaan yang dilakukan itu Naismith, akhrinya sampai pada kesimpulan bahwa permainan yang baru itu harus mempergunakan bola yang bentuknya bulat, tidak menjegal, dan harus menghilangkan gawang sebagai sasarannya. Sebagai pengganti menendang dilakukan gerakan mengoper dengan tangan serta menggiring bola (dribbling) serta, gawang diganti dengan sasaran lain yang sempit dan terletak di atas para pemain, sehingga dengan obyek sasaran yang demikian pengutamaan tembakan tidak terletak pada kekuatan seperti yang terjadi pada waktu menendang, melainkan pada ketepatan menembak. Semula Naismith akan menggunakan kotak kayu untuk sasaran tembakan tersebut, tetapi berhubung waktu percobaan dilakukan yang ada hanya keranjang (basket) buah persik yang kosong, maka akhirnya keranjang itulah dijadikan sasaran tembakan.
Pertandingan resmi bola basket yang pertama, diselenggarakan pada tanggal 20 Januari 1892 di tempat kerja Dr. James Naismith. Basketball (sebutan bagi olahraga ini dalam bahasa Inggris), adalah sebutan yang digagas oleh salah seorang muridnya. Olahraga ini pun menjadi segera terkenal di Amerika Serikat. Penggemar fanatiknya ditempatkan di seluruh cabang YMCA di Amerika Serikat. Pertandingan demi pertandingan pun segera dilaksanakan di kota-kota di seluruh negara bagian Amerika Serikat.
Pada awalnya, setiap tim berjumlah sembilan orang dan tidak ada dribble, sehingga bola hanya dapat berpindah jika dipassing ke teman atau di shoot ke keranjang basket. Sejarah peraturan permainan basket diawali dari 13 aturan dasar yang ditulis sendiri oleh James Naismith. Prof. Dr. James A. Naismith dan Dr. Luther Gullick untuk pertama kali mengeluarkan peraturan permainan resmi pada Tahun 1894. Akhirnya pada tahun 1895 kata Basketball secara resmi diterima dan dimasukkan ke dalam perbendaharaan bahasa Inggris.
Awal permainan basket
Olahraga basket disebarkan dan dimainkan oleh anggota tentara pendudukan Amerika dan anggota YMCA di seluruh dunia. Pada Tahun 1913 untuk pertama kali diadakan Kejuaraan Bola Basket Far Eastern. Pada kesempatan tersebut regu Phillipina mengalahkan Cina. Lalu pada tahun 1918 memperkenalkan permainan Bola Basket di banyak negara Eropa. Pada tahun 1919 Dalam Olympiade Militer di Joinville, permainan Bola Basket termasuk salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan.
Pada Tahun 1932 untuk pertama kali diadakan Kongres Bola Basket bertempat di Jenewa Swiss. Para peserta yang hadir adalah : Argentina, Cekoslowakia, Yunani, Italia, Portugal, Rumania dan Swiss. Keputusan penting yang dihasilkan adalah terbentuknya Federasi Bola Basket Internasional yang bernama Federation International de Basketball (FIBA).  Lalu satu tahun kemudian pada tahun 1933 untuk pertama kali diselenggarakan kejuaraan Dunia Bola Basket Mahasiswa di kota Turin, Italia.
Pada tahun 1935 dalam Kongres Komite Olympiade Internasional, Bola Basket diterima sebagai salah satu nomor pertandingan Olympiade dan pada tahun 1936 untuk pertama kali Bola Basket dipertandingkan dalam Olympiade Berlin. Dua puluh dua negara ikut serta. Juaranya adalah USA, Kanada dan Meksiko. Saat Prof. Dr. James A. Naismith menghadiri Olimpiade Berlin 1936, ia dinamakan sebagai Presiden Kehormatan Federasi Bola Basket Internasional (FIBA).
Prof. Dr. James A. Naismith meninggal dunia 28 November 1939, kurang dari enam bulan setelah menikah untuk kedua kalinya. Setelah wafatnya beliau, basket mengalami perkembangan pesat dan sekarang sudah dimainkan diseluruh dunia.

Teknik permainan bola basket

Shooting dalam permainan basket
Secara garis besar permainan Bola Basket dilakukan dengan mempergunakan tiga unsur teknik yang menjadi pokok permainan, yakni : mengoper dan menangkap bola (pasing and catching), menggiring bola (dribbling), serta menembak (shooting). Ketiga unsur teknik tadi berkembang menjadi berbagai teknik lanjutan yang memungkinkan permainan Bola Basket hidup dan bervariasi.
Contohnya adalah dalam teknik mengoper dan menangkap bola terdapat beberapa cara seperti tolakan dada (chest pass), tolakan di atas kepala (overhead pass), tolakan pantulan (bounce pass),dan lain sebagainya. Dalam rangkaian teknik dribbling, dikenal juga sebutan pivot yakni pada saat memegang bola, bagian angkle dari salah satu kaki bergerak dan satu kaki lainnya tetap di lantai seabgai tumpuan. Teknik menggiring bola berkaitan erat dengan traveling, yakni gerakan kaki yang dianggap salah karena melebihi langkah yang ditentukan. Juga double dribble suatu gerakan tangan yang dilarang karena menggiring bola dengan kedua tangan atau menggiring bola untuk kedua kalinya setelah bola dikuasai dengan kedua tangan. Teknik menembak berkaitan erat dengan gerak tipu, lompat, blok dan lain sebagainya.
 Begitu banyak teknik permainan yang harus dikuasai oleh seorang pemain Bola Basket, sehingga sulit untuk diperinci satu-persatu dalam tulisan ini. Namun jika seseorang dapat menguasai ketiga unsur teknik pokok tadi serta beberapa lanjutannya, seseorang sudah dapat melakukan permainan Bola Basket, walaupun tidak sempurna.


Perkembangan teknik bermain basket

Permainan basket sudah sangat berkembang dan digemari sejak pertama kali diperkenalkan oleh James Naismith. Sekarang teknik bermain basket pemain professional sudah sangat berkembang dan banyak penggunaan unsur strategi dalam permainan basket. Contohnya adalah:
Slamdunk yang dilakukan oleh pemain NBA "Blake Griffin"
1.   Slamdunk atau menombok, yaitu gerakan untuk memasukkan dan melesakan bola basket langsung ke dalam keranjang yang bisa dilakukan dengan gerakan akrobatik yang berkekuatan luar biasa.
2.  Lay-up adalah usaha memasukkan bola ke ring atau keranjang basket dengan dua langkah dan meloncat agar dapat meraih poin. Lay-up disebut juga dengan tembakan melayang.
3.   Crossover merupakan cara dribble dengan cara memantulkan bola dari tangan kiri ke tangan kanan atau sebaliknya. biasanya teknik sudah banyak di improvisasi dengan cara memantulkan bola di antara celah kaki (kebanyakan pemain internasional sudah menggunakan teknik ini) atau belakang kaki.
4.   Jump Shoot adalah Teknik yang butuh lompatan tinggi, dan akurasi tembakan yang bagus. Yaitu dengan melompat dan melakukan tembakan yang liar dan sulit untuk di gagalkan.
5.   Serta teknik-teknik lainnya

Alat-Alat Perlengkapan dan Lapangan

 Berdasarkan Peraturan Permainan PERBASI/FIBA tahun 1980 - 1984, alat-alat perlengkapan dan lapangan terdiri dari :
  1. Bola Basket
Terbuat dari karet yang menggelembung dan dilapisi sejenis kulit, karet atau sintesis. Bola tersebut dipompa sedemikan rupa sehingga bisa dipantulkan ke lantai dengan ketinggian yang pas.
  1. Perlengkapan Teknik
    • Untuk pencatatan waktu diperlukan sedikitnya 2 buah stopwatch, satu untuk pencatat waktu dan satu lagi untuk time out. Diperlukan juga jam.
    • Kertas score (Scoring Book) untuk mencatat/merekam pertandingan.
  2. Lapangan
    • Lapangan Permainan Berbentuk persegi panjang dengan ukuran panjang 26 m dan lebar 14 m yang diukur dari pinggir garis batas.
    • Papan Pantul Papan pantul dibuat dari kayu keras setebal 3 cm atau dari bahan transparant yang cocok.
    • Keranjang Keranjang terdiri dari Ring dan Jala.
Lapangan basket yang dipakai saat Olimpiade London 2012
National Basketball Association (NBA)

National Basketball Association (atau dikenal dengan singkatan NBA) adalah liga bola basket professional pria di Amerika Serikat dan merupakan liga basket paling popular dan terkenal di dunia. NBA didirikan di New York City pada 6 Juni 1946 dengan nama Basketball Association of America (BAA).Pada saat ini, di kompetisi NBA terdapat 30 klub yang masing-masing berpusat di satu kota, kecuali Los Angeles yang mempunyai dua tim, yaitu Los Angeles Lakers dan Los Angeles Clippers.
           

Sistem Aturan NBA

NBA mengadakan kompetisi setiap tahunnya dengan sistem Season dan Playoffs, pada sistem Season setiap klub bertanding 82 kali melawan klub-klub lain dan 16 klub (8 dari wilayah timur dan 8 dari wilayah barat) yang mempunyai rekor terbaik berhak untuk lanjut ke babak Playoffs. Dalam babak Playoffs, 8 tim dari setiap wilayah akan diadu dengan format, tim ke-1 (yang terbaik di wilayah) melawan tim ke-8 (urutan 8 di wilayah, tim ke-2 melawan tim ke-7, tim ke-3 melawan tim ke-6 dan tim ke-5 melawan tim ke-4). Tim dengan rekor menang-kalah lebih baik di Season akan diberikan keuntungan bermain menjadi tuan rumah lebih banyak di babak Playoffs.
Pada Playoffs sistem yang digunakan pada babak pertama adalah “best-of-five”(siapa yang menang 3x duluan dari total 5 pertandingan), dan babak selanjutnya sampai Final adalah “best-of-seven” (siapa yang menang 4x duluan dari total 7 pertandingan).
Lebron James memegang Trophy juara NBA


Pembagian Wilayah, Divisi dan Klub

Di NBA Ke-30 tim ini dibagi menjadi dua wilayah (barat dan timur), di mana masing-masing terdiri dari tiga divisi. Berikut adalah pembagian tim menurut wilayah dan divisi untuk saat ini:
Tim Basket NBA

 

EAST DIVISION / Wilayah Timur


WEST DIVISION / Wilayah Barat

 


Divisi Atlantik

o    Boston Celtics
o    Brooklyn Nets
o    New York Knicks
o    Philadelphia 76ers
o    Toronto Raptors

Divisi Barat Laut

o    Denver Nuggets
o    Minnesota Timberwolves
o    Oklahoma City Thunder
o    Portland Trail Blazers
o    Utah Jazz

Divisi Tengah

o    Chicago Bulls
o    Cleveland Cavaliers
o    Detroit Pistons
o    Indiana Pacers
o    Milwaukee Bucks

Divisi Pasifik

o    Golden State Warriors
o    Los Angeles Clippers
o    Los Angeles Lakers
o    Phoenix Suns
o    Sacramento Kings

Divisi Tenggara

o    Atlanta Hawks
o    Charlotte Bobcats
o    Miami Heat
o    Orlando Magic
o    Washington Wizards

Divisi Barat Daya

o    Dallas Mavericks
o    Houston Rockets
o    Memphis Grizzlies
o    New Orleans Hornets
o    San Antonio Spurs

Kota-kota tim basket NBA
Women's National Basketball Association (WNBA)
Women's National Basketball Association (WNBA) adalah sebuah liga basket profesional wanita di Amerika Serikat. Liga ini terdiri dari dua belas tim. Liga ini didirikan pada 24 April 1996 sebagai versi wanita dari National Basketball Association (NBA). Pertandingan liga dimulai pada tahun 1997; musim regulernya diadakan mulai Juni hingga September dan finalnya pada bulan Oktober.
Candace Parker, 1 dari 2 perempuan yang
bisa melakukan dunk di WNBA
Banyak tim WNBA dan NBA yang bermain di arena yang sama. Connecticut Sun, Seattle Storm, dan Tulsa Shock adalah satu-satunya tim yang bermain tanpa berbagi pasar dengan tim NBA (meski Storm berbagi pasar dengan Seattle SuperSonics sebelum direlokasi). Selain tiga tim tersebut,Chicago Sky adalah satu-satunya tim lain yang tidak berbagi arena dengan NBA. Empat tim tersebut, beserta Atlanta Dream dan Los Angeles Sparks dimiliki secara independen. Kepemilikan independen ini penting bagi pertumbuhan WNBA; pada satu waktu, semua tim di liga ini dimiliki oleh NBA.
Perkembangan Bola Basket di Indonesia
Ada beberapa informasi yang mengatakan masuknya basket bersamaan dengan kedatangan pedagang dari Cina menjelang kemerdekaan. Tepatnya, sejak 1894, bola basket sudah dimainkan orang-orang Cina di Provinsi Tientsien dan kemudian menjalar ke seluruh daratan Cina. Mereka yang berdagang ke Indonesia adalah kelompok menengah kaya yang memilih olahraga dari Amerika itu sebagai identitas kelompok Cina modern.
Bola basket memiliki sejarah yang cukup panjang di Indonesia. Tercatat sejak tahun 1930-an, walau belum resmi menjadi sebuah negara yang merdeka, beberapa kota di Indonesia telah memiliki klub-klub lokalnya sendiri.
Walaupun belum memiliki induk olahraga nasional, pada saat penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional pertama yang diadakan di Solo pada tahun 1948, bola basket telah menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan dan mendapat sambutan cukup meriah baik dari segi peserta maupun penonton.
Tiga tahun setelah itu, pada tanggal 23 Oktober 1951, Persatuan Basketball Seluruh Indonesia lahir, dan kemudian berganti nama menjadi Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) pada tahun 1955. Mengikuti hasil keputusan Kongres ke VIII pada tahun 1981, Perbasi akhirnya menyelenggarakan sebuah kompetisi antar klub-klub basket di Indonesia yang merupakan kompetisi tertinggi yang diikuti oleh klub-klub besar yang berasal dari pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi.
3 April 1982 adalah tanggal bersejarah bagi dunia basket di Indonesia. Pada hari itu, pertandingan antara klub Rajawali Jakarta menghadapi Semangat Sinar Surya Yogyakarta menandai dimulainya Kompetisi Bola Basket Utama (Kobatama) yang pertama sekaligus langkah awal sejarah panjang kompetisi klub-klub papan atas di Indonesia. Indonesia Muda Jakarta mencatatkan diri sebagai klub pertama yang meraih gelar bergengsi Juara Kobatama.
Setelah bergulir selama 20 tahun, Kobatama mendapatkan kesempatan untuk berjalan lebih mandiri. Tahun 2003, Kobatama “terlahir kembali” dengan nama Indonesian Basketball League (IBL) dan diikuti oleh 10 tim papan atas di Indonesia.
Pemain Indonesia Warriors (Baju merah), Mario Wuysang
Sayang, perkembangan IBL tidak berjalan sesuai harapan. Setelah berkali-kali ganti promotor, liga itu terancam bubar di penghujung 2009. Seluruh perwakilan klub peserta pun meminta kepada PT DBL Indonesia untuk tampil sebagai pengelola. Sebelumnya, DBL Indonesia dianggap sukses mengelola Development Basketball League (DBL), liga basket pelajar terbesar di Indonesia, yang pada 2010 telah merambah 21 kota di Indonesia, diikuti sekitar 25.000 pemain dan ofisial.
Untuk mengembalikan lagi pamor liga profesional ini, re-branding tak terelakkan. Mulai 2010, IBL berubah nama menjadi National Basketball League (NBL) Indonesia. Sejumlah perubahan pun dilakukan, mencoba meningkatkan lagi jumlah pertandingan, mendekatkan lagi liga ini dengan penggemarnya. Dengan NBL, Indonesia pun punya harapan baru, semangat baru.
Selain NBL, prestasi Indonesia juga dipertunjukan dalam ASEAN Basketball League (ABL). Indonesia mempunyai perwakilan dalam ABL yang pada musim 2012 lalu, menjadi juara ABL yaitu Indonesia Satria Britama Warriors.

Selain NBL dibuat juga WNBL untuk wanita. Sebelum munculnya WNBL, kompetisi bola basket wanita Indonesia dahulu dikenal dengan Kobanita. Tapi karena kurang mendapat dukungan sponsor, maka Kobanita terakhir kali diadakan pada tahun 2008.

Di musim perdananya, WNBL dimainkan berbarengan dengan kompetisi NBL. Seri perdana WNBL bergulir bersamaan dengan digelarnya putaran kelima NBL yang akan berlangsung di Surabaya, pada 10-18 Maret 2012. Setiap tim akan saling bertemu sebanyak dua kali. Setelah melewati seri perdana di Surabaya, WNBL akan belanjut di seri kedua di Jakarta dan ditutup dengan Championship Series di Yogyakarta.

 Di Indonesia sekarang, pembinaan olahraga basket sudah dimulai dari muda. Banyak sekolah membina siswa-siswinya olahraga basket dengan ekskul. Serta sekarang banyak klub-klub basket di Indonesia yang sudah membina dan mengajari anak-anak muda Indonesia. Juga sudah ada turnamen basket untuk anak-anak muda seperti Development Basketball League (DBL). Semoga dengan pembinaan yang baik, basket di Indonesia dapat maju.
Sumber:
  1. http://queenqolbu.wordpress.com/2009/04/06/bola-basket-aturan-permainan-dan-serba-serbinya/
  2. http://id.wikipedia.org/wiki/Bola_basket
  3. http://students.ukdw.ac.id/~23090503/Sejarah%20BasketB.html
  4. http://id.wikipedia.org/wiki/Women%27s_National_Basketball_Association
  5. http://en.wikipedia.org/wiki/2012_ABL_season

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar