Rabu, 22 Agustus 2012

Tugas 5- Perkembangan Nail Polish


Nail polish atau familiar dengan kara cutex adalah cairan untuk mempercantik kuku. cutex ini juga berfungsi sebagai proteksi.
Berkat bantuan nail polish seseorang dapat mengekspresikan gaya dan individualitas mereka. Nail art secara bertahap menjadi sangat populer sebagai media untuk meningkatkan kreativitas seseorang. Dengan mudah dapat memilih warna kuku sesuai dengan suasana hati atau pakaian yang kan dipakai.
Menghias kuku sudah menjadi tradisi dari ratusan tahun yang lalu seperti Masyarakat mesir kuno  menggunakan Henna, begitu juga rakyat kuno Jepang dan Cina yang menggunakan bahan alami dengan berbagai ekstrak herbal.
Berikut ini adalah sejarah dari nail polish.

3200 SM - Babylonia
Setelah penggalian makam kerajaan Babel kuno ditemukan manicure set pertama Lain dengan india yang menggunakan henna, para babel kuno menggunakan Kohl. Semua kaum lelaki mengecat kukunya, tetapi ada perbedaan warna di setiap kasta. Hitam dikenakan oleh kelas tinggi dan hujau dikenakan oleh kelas bawah

3000 SM – China&Mesir
Masyarakat di Cina mulai memproduksi nail polish. Campuran awal mengadung lilin lebah, gelatin, dan putih telur. Sebagai pewarna, mereka menemambahkan kelopak bunga seperti mawar, dan anggrek. Setelah semua adonan sudah di campur, kuku dicelupkan selama beberapa jam. Kemudian, warna kuku yang awalnya bewarna nude/pink/cream akan berubah menjadi merah/merah muda sesuai dengan warna kelopak muda yang digunakan.
Pada waktu yang sama, di Mesir bangsa kelas atas  termasuk Cleopatra juga menggunakan nail polish. Sejak itu hanya rakyat kelas atas yang menggunakan nail polish bewarna merah, sedangkan rakyat jelata hanya boleh mewarnai kuku nya dengan warna pucat. Kemerahan kuku menunjukan seberapa tinggi kasta.
Memang gaya tidak pernah keluar dari dunia mode.

600 SM – China
Pembedaan kasta juga terjadi saat dinasti Chou. Emas dan Silver merupakan warna yang hanya boleh digunakan oleh keturunan raja. Jika ada kaum bawah ada yang menggunakan nail polish, akan terkena sangsi hukum mati.
Betapa ironis nya dulu, melihat sekarang manusia sudah bebas mengekspresikan kreatifitas nya.

1800 – Britania
 Kemurnian dan kebersihan adalah identitas era Victoria, sehingga kuku bersih adalah suatu keharusan. Jenis yang paling populer dari manikur adalah sederhana, hanya buffer kuku dan celupkan kuku dengan minyak merah.

1920 – Amerika
Pada tahun inilah tahun dimana nail polish modern sudah ditemukan.
Charles Revson
Dimulai dari Charles Revson seorang perintis dalam industri kosmetik asal Boston mengajak kakak nya Martin Revson dan ahli kimia Charles Lachman untuk membangun the Charles Revson company.
Mereka memperkerjakan make-up artist dari Prancis, Michelle Menard. Michelle Menard berfikir apakah teknologi baru yang digunakan untuk mengecat mobil bisa digunakan juga untuk kuku. Setelah berfikir jauh, ia berhasil menciptakan lacquer modern yang terbuat dari nitrocellulose yang terlarut dalam pelarut, yang digunakan pada mobil (dengan kekuatan yang berbeda)
Charles Revson dan rekan-rekannya menganggap nail polish ini memiliki potensi besar untuk dijual di pasaran. Akhirnya, dirikan pabrik khusus memproduksi itu. Nail polish yang berkomposisi dari bahan kimia jauh lebih menguntungkan karena cairan dikemas dalam botol yang disegel sehingga pelarut tidak bisa menguap.
Perusahaan Charles Revson berubah nama menjadi Revlon (mereka menambahkan L di tengah dari nama untuk Lachman pendiri lainnya). The Revlon pertama cat kuku mulai dijual pada tahun 1932. Ini awalnya dijual di salon rambut dan kecantikan, dan kemudian dipasarkan di department store dan toko obat.
Berbagai warna nail polish dari Revlon 

Hollywood  membuat  nail polish menjadi ternama. Berhubung dengan baru adanya film berwarna, penonton bisa melihat aktris favorit mereka mengenakan merah eksotis dan Mauves dari perusahaan Revlon. Dari situ menarik pembeli untuk mencari keluar produk di toko-toko. Harga nail polish cukup terjangkau.

Shailene Woodley 
Rihanna 
1930 - Prancis
French Manicure 
Pengecetan kuku sudah mulai berkembang dengan berbagai teknik. Teknik yang paling popular dan tidak pernah out of style adalah French Manicure. Sesuai dengan namanya French Manicure berasal dari Prancis pada tahun 1930
French manicure disebut-sebut sebagai tampilan kuku alami. Teknik ini menciptakan kuku tampak alami dengan memoles kuku dengan lapisan putih di ujuk kuku, kemudian seluruh kuku dipoles dengan cat warna merah muda. Hasil akhirnya membuat kuku tampak bersih dan terawat.
French Manicure kit by Avon 

Tidak hanya di Prancis, perempuan-perempuan di Amerika Serikat juga mulai menggunakan French manicure. Sayang sekali untuk mendapatkan nya harus pergi ke salon dan membutuhkan biaya yang cukup mahal. Akhirnya banyak orang yang melakukan nya sendiri di rumah. Walaupun begitu, French manicure tidaklah mudah karena dibutuhkan ketepatan dan kemantapan ketika melukiskan putih-putih di cuticle.

Seiring dengan perkembangan jaman, kini French Manicure kit sudah banyak dijual di pasaran. Di French Manicure kit ini berisi Top Bottom basecoat, topcoat all-in-one,  White Tips Nail Lacquer, Nail LacquerHalf, dan buku manual.
Bagaimana pun digunakan nya. The French manicure telah ada selama beberapa dekade dan telah mempertahankan popularitasnya sebagai tampilan yang klasik.

Sekarang
Formula nail polish tetap sama dengan penemuan pertama kali oleh Michelle Menard. Dengan kemajuan teknologi, nail polish sekarang tahan lebih lama dan kering jauh lebih cepat.
Di tahun-tahun awal dimana nail polish baru diproduksi, koleksi warna biasanya dicocok kan dengan warna bibir. Sehingga varietas warna cenderung bewarna merah atau pink. Tetapi sekarang warna nail polish sudah bermacam-macam lebih dari puluhan ribu warna.
Sekarang tidak hanya Revlon yang memproduksi nail polish, banyak brand nail polish yang menjual produk jauh lebih banyak dari Revlon setiap tahun nya. Berikut ini adalah salah satu merk nail polish yang marak di kaum remaja maupun dewasa.
O.P.I nail lacquer
O.P.I adalah merek cat kuku profesional yang populer di seluruh dunia untuk berbagai produk perawatan kuku dan desain. O.P.I disingkat dari Odontorium Products, Inc. Perusahaan ini dibeli pada tahun 1981 oleh George Schaeffer, yang memfokuskan  arahnya untuk industry cat kuku.
Schaeffer masih tetap presiden perusahaan. Sebagian besar dari bisnis OPI Suzi Weiss-adalah Fischmann. Dia adalah Wakil Presiden Eksekutif dan Direktur Artistik saat ini. Namanya dikenal OPI nail polish funs seperti “Suzi Skis in the Pyrenees”, “I’m Suzy & Im a Chocoholic”, “Suzi & the Lifeguard”
O.P.I terkenal berkat ProWide brush mereka, yang dirancang untuk aplikasi lebih cepat dan lebih mudah. Cairan tidak mengandung DBP (dibutyl phthalate), toluene, or formaldehyde. DBP dapat menyebabkan serangan asthma, dan setelah pencobaan di binantang dapat diketahui bahwa DBP salah satu faktor penyebab kangker. Menurut Lunder toluene menyebabkan pusing dan keracunan jangka pendek. Sedangkan formaldehyde merupakan bahan kimia yang menimbulkan algergi,
Semua produk O.P.I memiliki nama yang catchy. "Barefoot in Barcelona" dari koleksi O.P.I di spanyol, "What’s With the Cattitude?”  Dirancang untuk koleksi OPI Shrek Forever After , " Eiffel for this Colour " dari Perancis, "La Paz-itively Hot" dibuat untuk Amerika Selatan di tahun 2002, dan masih banyak warna-warna bagus dengan nama yang menarik.
OPI khusus merancang Nicole by OPI untuk generasi muda. Sementara Sephora by OPI hanya dijual eksklusif di Sephora. Yang paling unik OPI pernah membuat brand Pawlish by OPI, yang biasanya nail polish digunakan oleh kaum manusia, Pawlish dirancang untuk binatang, sayangnya pembuatan pawlish tidak dilanjutkanlagi beberapa tahun yang lalu.
Apa yang lebih menarik pembeli lagi adalah, OPI sering berkolaborasi dengan artist/musisi papan atas di Hollywood. Untuk koleksi spring 2012 Nicole by OPI melaunching Kardashian Kolor. Warna-warna nya sesuai dengan pilihan dari keluarga ternama Kardashians. “Khloe had a little lam-lam” warna hijau tua yang dipilih Khloe Kardashian, “Rainbow in the s-kylie” untuk Kylie Jenner dan 12 warna lain nya. Rapper dari Amerika yang sedang marak di dunia permusikan, Nicki Minaj juga ikut mendesign salah satu koleksi OPI. Di koleksi ini ada 3 wana biasa, 2 glitters, dan 1 warna shatter baru. Kalau favorit saya tersendiri itu “Fly”.

Chanel
Kata chanel diambil dari nama belakang pencetus chanel, yaitu Coco Chanel. Chanel terkenal dengan baju, tas, dan parfum nya, tetapi chanel juga memproduksi nail polish. Salah satu edisi yang paling terkenal adalah Vamp nail polish. Vamp bewarna merah tua kehitam-hitaman. Warna ini terinspitasi dari warna darah kering. 
Saat runaway tahun1994, make-up artist chanel menutupi kuku model dengan marker hitam untuk photoshoot sebelum runaway berlangsung. Kemudian artist ini membuat nail polish kehitaman sesuai warna marker yang digunakan untuk photoshoot. Setelah warna ini dipublish ke public, dan menjadi salah satu the most in-demand products di sejarah Chanel. Warna ini juga digunakan oleh Uma Thurman di film Pulp Fiction.
Ditahun pertama Vamp diliris telah dihasilkan sekitar 15 juta USD, dan terjual lebihdari 500 Vamp habis di setiap toko Chanel.
Uma Thurman di film Pulp Fiction 
"if I had a penny for everyone that wanted Vamp, I'd be rich. It's literally flying out of the store. In my 11 years with Chanel, I've never seen anything like this." Ucap Judy Biasalli.
Vamp by Chanel

Nail Polish Remover
Umumnya, nail polish akan tahan lama di kuku selama 2/3 minggu. Tetapi pada 2 minggu terakhir, warna tidak akan seutuh seperti pertama kali. Dengan itu, dibuatlah penghapus nail polish (nail polish remover).
Untuk menghapus nail polish dibutuhkan kapas yang telah mengandung cairan nail polish remover. Kemudian hapus cat kuku dengan bantalan kapas tersebut. Nail polish akan hilang dengan sekejap.
Cairan nail polish remover mengandung Aseton. Aseton adalah senyawa organik dengan rumus (CH3) 2CO, tidak bewarna, cairan yang mudah terbakar, dan merupakan contoh sederhana dari suatu keton. Aseton ditemukan pada tahun 1895 oleh ahli kimia Richard Wolffenstein. Beliau adalah orang pertama yang menggunakan asam anorganik sebagai katalis.
Alternatif dari aseton biasa disebut “non-acetone nail polish remover", mengandung etil asetat. Ini adalah pelarut yang tidak terlalu agresif dan karena itu dapat digunakan untuk menghapus cat kuku.

Nail Arts
Mengecat kuku sudah menjadi hal yang biasa. Manusia yang lahir dengan kreatifitas tinggi mulai menggunakan nail polish untuk menghias kuku nya dengan cara lain. Tidak seperti biasanya Nail Arts ini, adalah kegiatan menghias kuku dengan design sendiri seperti menggambar di kuku.
Zooey Deschanel

Kuku smurfs Katy Perry 

Katy Perry dengan nail arts nya yang matching dengan bajunya

Nail Sticker

Nail sticker adalah metode termudah dan tercepat. Caranya mudah, biasanya seuatu produk sudah menyiapkan sticker dengan design yang lucu. Sticker ini berbentuk kuku, tinggal dicocokan sesuai ukuran kuku masing-masing dan tinggal ditempel. Kuku yang menarik bisa didapatkan dalam sekejap.


Saya terinspirasi untuk membuat artikel ini karena saya tertarik dengan nail polish. Di Indonesia sudah banyak counter-counter yang menjual nya, tidak hanya menjual tetapi  ada juga salon khusus untuk nail arts. Saya berharap nail polish akan terus berkembang di masa kedepan.

Sumber :
1. http://www.lavillanailspa.com/index.php?option=com_content&view=article&id=62&Itemid=67
2. http://popularnailpolish.blogspot.com/2009/11/history-of-nail-polish.html
3. http://daisydot.hubpages.com/hub/The-history-of-nail-polish
4. http://www.alligator.org/blogs/lifestyle/thefbomb/article_92924820-8e3d-11e1-b5bf-001a4bcf887a.htm
5. http://www.muxe.net/nail-polishes/opi/
6. http://en.wikipedia.org/wiki/Nail_polish
                                                                                    

1 komentar: