Senin, 27 Agustus 2012

Tugas 3 - Solusi Labsky untuk Indonesia


“Dari Kita untuk Indonesia”

                ‘Dari Sabang sampai Merauke berjajar pulau-pulau, sambung menyambung menjadi satu itulah Indonesia’

                Kutipan lagu nasional Indonesia yang menunjukkan bahwa indonesia adalah sebuah negara kepulauan. Indonesia terletak di garis katulistiwa, tepatnya di 95º BT – 141º BB dan 6º LU – 11º LS. Indonesia sudah merdeka sejak tanggal 17 Agustus 1945. Kemerdekaan yang telah kita pegang selama 67 tahun ini ternyata telah berubah sedikit banyak kondisi bangsa ini. Ada yang semakin baik, ada yang justru semakin kesini semakin memburuk.
                Negara kita ini, merupakan sebuah negara yang memiliki wilayah yang besar. Dengan segala sumber daya dan kelimpahan material alam berada di dalamnya. Mulai dari perairan, kita memiliki wilayah laut yang sangat luas. Kemudian di daratan, kita memiliki pegunungan, sumber mata air, hutan, rawa yang juga tersebar di berbagai daerah. Hal ini tentu saja merupakan modal besar dan berharga yang dapat digunakan dengan sebaik-baiknya untuk kemakmuran dan kesejahteraan warganya.
                Pada kenyataannya, Indonesia di beberapa tahun belakangan sepertinya sedang dalam kondisi yang sama sekali tidak menguntungkan. Banyak pihak yang merasa kesulitan dalam pangan, papan, keamanan, dan lain sebagainya. Krisis pangan, kemiskinan, korupsi sering sekali kita lihat di televisi. Lalu kemanakah selama ini cita-cita para pendiri bangsa yang sudah di amanahkan kepada kita? Kemana saja hasil perjuangan para pahlawan bangsa?
                Di Indonesia ini, masalah-masalah yang sering muncul adalah:
  • ·         Krisis pangan
  • ·         Korupsi
  • ·         Perang antar suku
  • ·         Kesehatan masyarakat
  • ·         Sempitnya lapangan pekerjaan
Masalah-masalah diatas saya dapatkan informasinya dari berbagai sumber seperti koran, televisi, dan juga informasi dari orang tua. Masalah-masalah tersebut tidak boleh terlalu lama dibiarkan begitu saja. harus ada penyelesaian secara tegas dan tuntas dari pihak-pihak yang memiliki wewenang. Untuk itu saya akan mencoba menguraikan satu-persatu masalah-masalah diatas.

1.       Krisis pangan


Saya perjelas sekali lagi, Indonesia merupakan negara dengan sumber daya alam yang sangat melimpah. Banyak negara di luar sana yang justru iri pada indonesia karena kita memiliki kelimpahan bahan-bahan murni dari alam. Laut, hutan, pegunungan adalah relief bumi yang sudah menjadi pemandangan sehari-hari warga indonesia ini. Tetapi mengapa masih saja ada daerah yang mengalami krisis pangan? Di tv, di koran hampir setiap hari ada berita tentang krisis pangan.
Masalah seperti ini harusnya bisa diselesaikan dengan cepat oleh pemerintah. Pemerintah harus bisa membenahi kondisi masyarakatnya. Memperhatikan kebutuhan-kebutuhan rakyat. Karena pemerintah adalah amanat dari individu masyarakat untuk memimpin negara ini.
Untuk menyelesaikan masalah krisis pangan ini, tentu harus ada koordinasi yang baik antara pemerintah, distributor, dan para pekerja yang ada di sektor pangan. Koordinasi ini dibutuhkan agar makanan dan kebutuhan masyarakat bisa tersalurkan dengan baik.
Indonesia yang sumber makanan utamanya adalah beras, harus bisa menciptakaan keadaan dimana beras tidak langka dan tidak mahal. Dengan lahan dan tanah yang subur, indonesia seharusnya dapat membuat panen beras menjadi surplus. Surplus adalah keadaan dimana kebutuhan pangan dalam negri sudah terpenuhi. Sehingga sisa bahan pangan yang ada dapat di ekspor ke negara lain dan dapat menjadi devisa negara lagi.
Pemanfaatan lahan, laut dan hutan harus dilakukan dengan bijak sana. Sehingga pemenuhan kebutuhan pangan tidak menimbulkan masalah baru.

2.       Korupsi


Masalah kedua di indonesia yang juga selalu emnjadi sorotan publik adalah korupsi. Korupsi di indonesia seperti sudah menjadi kebiasaan para pemimpin bangsa ini. Padahal pemimpin bangsa seharusnya adalah orang yang mampu menjadi teladan dan sorotan untuk hal-hal yang positif. Para pemimpin ini sudah menanggung banyak amanah dari rakyat. Dan seharusnya bisa memegang amanah itu sampai masa jabatannya habis. Tetapi yang terjadi adalah sebaliknya. Saat ini para pemimpin bangsa sedang mengalami kemerosotan moral. Dalam arti mereka tidak lagi perduli dengan siapa mereka akan bertanggung jawab, dan untuk siapa mereka bekerja.
Saat ini di indonesia sudah ada organisasi KPK (Komisi Pemberantas Korupsi). KPK ini diharapkan dapat menuntaskan masalah-masalah korupsi yang sedang melanda bangsa kita. Selain itu, kita tidak boleh hanya menggantungkan semuanya kepada KPK. Korupsi ini tidak bisa diselesaikan kalau hanya dari satu sisi saja. kita juga harus membenahi moral bangsa. Khususnya moral anak-anak bangsa, yang nantinya akan menjadi penerus dan melanjutkan perjuangan bangsa ini. Menerapkan sifat jujur dan displin itu merupakan kebiasaan baik yang harus dimiliki oleh seluruh anak-anak bangsa dan para pemimpin negara sekarang ini. Dengan adanya kejujuran dan kedisiplinan, kedepannya bangsa ini akan bebas dari korupsi. Tentunya kejujuran dan kedisiplinan juga membutuhkan dukungan dari sektor pendidikan dan dari keluarga. Karena bagaimana pun keluarga dan sekolahlah yang membentuk kepribadian anak-anak bangsa.

3.       Perang antar suku


Masalah ketiga adalah perang antar suku. Negara kita ini merupakan negara kepulauan yang selain kaya akan sumber daya alam, juga kaya akan keragaman budayanya. Budaya-budaya ini datang tentu saja dari kelompok-kelompok orang yang ada di daerah tertentu. Kelompok ini biasa kita sebut dengan suku-suku. Mereka memilihhi ciri khas dari kelompoknya. Banyak diantara mereka yang ciri khasnya bahkan disukai dan dikagumi oleh warga asing.
Tetapi yang terjadi di lapangan justru kebalikan dari apa yang kita harapkan. Banyak sekali suku-suku ini yang berperang dengan satu sama lain. Padahal mereka tinggal di negara yang sama. Sama-sama dalam naungan “Bhinneka Tunggal Ika”. Kurangnya rasa toleransi dan besarnya ego selalu menjadi pemicu utama terjadinya perang antar suku. Jika keadaan ini terus-terusan berlanjut, akan mengakibatkan perpecahan di bangsa ini.
Masalah-masalah seperti ini seharusnya tidak perlu terjadi. Karena sebenarnya masalah yang menimbulkan perang ini sebagian besar bisa diselesaikan dengan jalur musyawarah. Biarkan para pemimpin suku dan para warganya berdiskusi untuk hasil terbaik. Dengan begitu keadaan perang tidak perlu dialami oleh warga
Jika memang kemungkinan terburuk terjadi, dengan kata lain perang. Maka disinilah tugas keamanan masyarakat yaitu polisi, tentara, atau mungkin keamanan setempat harus bisa melerai keadaan. Karena di negara manapun hukum negaralah yang berwenang secara umum. Sehingga kalau aparat negara yang melerai, warga yang berperang harus mematuhi. Disini harus ada saling mengerti dari semua pihak yang terlibat. Dengan begitu suku-suku bisa hidup dengan nyaman dan tentram.

4.       Kesehatan masyarakat


Masalah keempat yang dihadapi Indonesia akhir-akhir ini adalah tentang kesehatan  masyarakat. Sebagai warga negara Indonesia, tentu kita mengharapkan penjaminan kesehatan dari pemerintah. Baik dari segi pelayanan dan kualitas rumah sakitnya.
Indonesia dengan jumlah penduduk yang banyak tentu membutuhkan pelayanan ekstra untuk bidang kesehatan. Kondisi rumah yang kumuh, kemudian tingkat ekonomi yang cenderung rendah ini menyebabkan masalah kesehatan semakin rumit. Banyak diantara keluarga yang kurang mampu, harus membiarkan anggota keluarganya sakit karena tidak punya biaya untuk berobat.
Kenyataan yang terjadi di lapang sesungguhnya lebih memprihatinkan, kalo di banding dengan apa yang sering di tayangkan di televisi atau di koran. Usaha pemerintah selama ini sepertinya masih kurang berhasil. Masih banyak orang-orang yang belum merasakan bantuan dari pemerintah.
Untuk itu, kita harus mensiasati cara menanggulangi masalah ini. Cara pertama adalah membuat posko bantuan kesehatan dan suplai makanan untuk meningkatkan gizi warga. Posko-posko ini di khususkan pada tempat yang memang kondisinya memprihatinkan. Agar warga di daerah tersebut bisa cepat teratasi kondisinya.
Yang kedua adalah meningkatkan kinerja puskesmas dengan cara menaruh dokter-dokter yang berkualitas dan mampu menangani penyakit-penyakit di daerah. Karena biasanya di daerah pelosok, penyakitnya lebih ekstrim di banding dengan orang yang berada di kota-kota. Di setiap puskesmas juga sebaiknya ada pelayanan UGD. UGD sangat diperlukan untuk menanggapi pasien yang gawat.
Yang ketiga, pemerintah harus membangun rumah sakit yang layak di setiap daerah. RSUD harus berkualitas baik. Dokter, apotik, UGD, dan bagian administrasi harus jelas dan mudah di hubungi. Karena RSUD biasanya menjadi tujuan utama orang-orang di daerah untuk berobat.
Yang terakhir, pemerintah sebisa mungkin mensubsidi kesehatan masyarakat. Khususnya rakyat yang membutuhkan.karena saat ini kartu kesehatan gratis dari pemerintah sering di sulitkan administrasinya. Padahal pemerintah sendiri yang mengeluarkan kartu itu. Untuk mencegah keadaan seperti ini, pemerintah harus bisa tegas kepada rumah sakit yang diberi tugas melayani kartu kesehatan ini. Sehingga masyarakat tidak perlu lagi merasa sulit. Dengan menerapkan solusi ini diharapkan kesehatan masyarakat indonesia lebih terjamin.

5.       Sempitnya lapangan pekerjaan


Masalah kelima adalah sempitnya lahan pekerjaan. Ditengah-tengah era globalisasi ini, semua manusia di tuntut untuk bersaing. Baik bersaing untuk tetap hidup, bersaing dalam sosialisasi, sampai bersaing di dunia kerja. Indonesia yang memiliki jumlah penduduk yang sangat banyak, tentu menjadikan masalah ini menjadi serius. Jumlah penduduk yang siap bekerja dan jumlah lapangan pekerjaan yang tersedia berbanding jauh.
Sebagai ibu kota Indonesia, Jakarta merupakan salah satu tujuan utama perantauan orang-orang dari daerah yang ingin bekerja. Mereka mengadu nasib di jakarta, berharap agar bisa memperbaiki taraf hidup. Pada kenyataannya, justru pengangguran semakin banyak di Indonesia. Padahal jika kita bisa memaksimalkan kinerja masyarakat, kita bisa mempercepat laju perkembangan negara.
Untuk mengurangi jumlah pengangguran, sebaiknya kita membangun motivasi masyarakat yang bekerja untuk membangun lapangan pekerjaan. Sehingga selain mengurangi jumlah pengangguran, hal ini juga dapat menghidupkan sisi indrustri dan ekonomi Indonesia. Dengan begitu kondisi ekonomi Indonesia secara tidak langsung akan terangkat.

Dari penyelesaian masalah diatas yang telah saya utarakan, di harapkan bangsa Indonesia semakin maju. Semakin mengerti bagaimana harus mensikapi masalah-masalah yang berkembang di masyarakat. Di harapkan juga pemimpin-pemimpin bangsa bisa lebih bijaksana dalam menjalankan posisinya. Dengan begitu akan tercipta bangsa Indonesia yang sejahtera dan damai sesuai cita-cita para pendiri bangsa ini.


Dikutip dari: www.wikipedia.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar